Profesi Pecas Ndahe
Profesi apa yang paling berat menurut sampean? Polisi, hakim, dokter, tukang sapu, copet? Atau apa? Di Inggris, survei menunjukkan sopir taksi itu profesi paling berat. Kok bisa?
Discovery Channell-lah yang menunjukkan — melalui sebuah survei — bahwa menjadi sopir taksi itu lebih sulit ketimbang nelayan atau tukang ledeng sekalipun.
Dengarkan penuturan Dave Jones, pengemudi taksi di London, responden survei itu, tentang profesinya. “Pekerjaan ini sangat berat dan banyak tantangannya. Kemacetan, jam kerja yang panjang, penumpang yang menjengkelkan …. Semuanya membuat pekerjaan ini begitu sulit.”
Oh ya? Bagaimana bila kita bandingkan pekerjaan di belakang kemudi itu dengan profesi lain? Katakanlah bila diadu dengan pekerjaan sebagai penjaga kebun binatang.
Ini profesi yang tampaknya menarik, tapi penjaga bonbin London Sebastian Grant menuturkan, “Mengawasi hewan itu ndak ada enaknya. Pokoke kacau, deh. Bayangkan, semua yang dikeluarkan para kewan harus dibersihkan. Binatang — terutama yang galak — itu juga berpotensi membahayakan. Sampean apa ya mau digigit macan?”
Selain itu, kata Grant, jam kerjanya panjang amat. “Kami biasa memulai pekerjaan pada pukul 08.00 — bahkan pada saat Natal. Kami dilarang pulang sebelum pekerjaan membersihkan kandang selesai. Tak lebih gampang dibanding menjadi sopir taksi, kan?”
Well, mungkin. Tanyakan saja pada dokter kewan di Yogyakarta itu. Dokter kewan mungkin lebih berat kerjanya ya, dok? Karena jam kerjanya ndak jelas, apalagi kerjaannya …. ![]()
Atau mari kita bandingkan saja dengan pekerjaan para buruh pabrik kotak kardus. Syahdan tersebutlah Sam Jordisan, buruh pabrik kotak kardus. Dia menceritakan, “Pekerjaan ini secara fisik tak terlalu melelahkan, tapi secara mental sangat menyakitkan.”
Kenapa, Sam?
“Aku punya rekan yang sudah bekerja selama 20 tahun. Karena tiap hari — bayangkan, selama 20 tahun — ia cuma melihat kotak, bahkan dalam mimpi pun dia bertemu kotak. Tak hanya itu. Ketika menutup mata, yang terbayang ya kotak. Makan pun rasanya seperti kotak.”
Halah!
Apa pekerjaan sampean, Ki Sanak? Beratkah? Penuh tantangankah? Mari berbagi tentang “lemak yang membuat tubuh bergelambir” itu. Saya ingin tahu, beranikah sampean menyebut apa yang sampean lakukan sehari-hari sebagai profesi yang lebih berat dibanding pekerjaan apa pun.
UPDATE: Seorang kawan dari jauh baru saja mengirim SMS. Dia menulis begini, “Germo atau mucikari itu pekerjaan yang berat, tapi enak. Kalau dagangan lagi nggak laku, bisa disimpen dulu karena tahan lama. Atau ya dipakai sendiri aja.” Haiyah ….

Nopember 29, 2006 pukul 8:06 am
dikomplain dan dimarahi hampir setiap hari memang bikin bete. tapi kayanya bukan paling berat sedunia deh…
Nopember 29, 2006 pukul 8:07 am
Semua kerja ya mesti berat kalo yang ngerjain ndak seneng. Ndak antusias.
Contohnya ya ngeblog ini. Susah hlo ngeblog itu. Cuma yang ngeblog udah kebacut seneng jadi ya ndak kerasa susah lagi.
Nopember 29, 2006 pukul 8:48 am
jd bu guru itu susah, apalagi anak anak kecil usia balita, tiap hari dpt komplain trus dr orang tua, biar mangkel senyum kudu distel terusss
Nopember 29, 2006 pukul 9:01 am
Kerjaan yg paling berat —-> pengangguran
beban mental ga sih? (kecuali anak konglomerat)
Nopember 29, 2006 pukul 9:03 am
profesi paling sulit? penulis. yg musti memeras otak dan keringat sampe berdarah2 klo mau menghasilkan satu tulisan yang bener2 bisa mentransfer pikiran ke kata - kata *hiperbola mode*
Nopember 29, 2006 pukul 9:05 am
haiyyah! selamat atas kepindahannya! ntar saya edit linknya, oom…
Nopember 29, 2006 pukul 10:30 am
@2
Hlo hloh….
Kalo saya, ngeblog itu pekerjaan. Ngetik program itu hobi.
:p
Nopember 29, 2006 pukul 11:26 am
@april : setojooo…. profesi paling berat itu pengangguran
Nopember 29, 2006 pukul 11:32 am
pekerjaan berat..? menolong orang lain termasuk juga dhe..?? kalo ya, udad udud itu buat saya berat banget pakdhe pecas, wis resikone kesehatan gedhe, masih dipisuh pisuhi wong liyo, padahal sisi positifnya gedhe, mayoni tani mbako dan juragan juragannya, mayoni pabrik rokok, menambah income pajak negara, yang pada akhirnya menyejahterakan rakyat dan pejabat.. ironis sekali bukan?? ada lagu dari Ebiet G Ade, coba engkau tanya pada paman tyo yang bergoyang (dikomentar panjang toleransi dan niat)
Nopember 29, 2006 pukul 11:38 am
Pekerjaan yang berat? Pekerjaan ketika sedang mencari pekerjaan…
Nah, tambah aneh ya?
Nopember 29, 2006 pukul 12:14 pm
Pekerjaan saya berat dan membosankan. Mau jadi sopir taksi saja.
Nopember 29, 2006 pukul 2:12 pm
pekerjaan yang maha berat? jadi kadal bodoh. *lanjuut*
Nopember 29, 2006 pukul 3:45 pm
lanjutin nananias, pekerjaan paling berat itu jadi kadal bodoh sok tahu.
Nopember 29, 2006 pukul 4:39 pm
pekerjaan paling berat adalah cewek… liat tu kemana2 bawa gunung.. berat nggak… hehe jayus ya ndoro?? gpp lah
Nopember 29, 2006 pukul 6:09 pm
belakangan saya mulai sering pegal-pegal kalau menulis
tengah berpikir untuk alih profesi
hihihihi
Nopember 29, 2006 pukul 9:07 pm
paling berat kalo punya kerjaan dobel. ibu rumah tangga merangkap blogger. berat orak ?
Nopember 30, 2006 pukul 12:21 am
He! He! Ya ibu macam saya tho, pakde! Ibu sekaligus blogger serius, ini!
Kerjaan paling berat ya jadi ibu. 24 jam, 7 hari seminggu, je!
*ngikik*
Mei 28, 2007 pukul 11:18 am
profesi yang paling berat ya…..pikiren dhewe…
coz berat’e profesi blum ada yang nimbang….
Juli 16, 2007 pukul 1:29 pm
weh… coy kabeh
ki ono kanca ku sing lagi pado stressssssssssss buanget soal kerjaan, piwe maneh arep metu mengko ora duwe kerja
tapi nek nang kantor isine mung kur dolanan internet wae rak no maneh piye doro kakung
ono saran ra ki podo ra waras kabeh mengko
dimohon segera untuk memberikan saran yang signifinakah lah setidaknya
maturuwun sederenge nge doro kakung
sugeng siang
Oktober 19, 2007 pukul 5:08 am
cialis…
pjiavuwi onaniw…