Seorang pemuda baru saja lulus pendidikan di Akademi Kepolisian. Saking bahagianya, di malam kelulusannya itu sang pemuda mengadakan pesta minuman bersama rekan-rekannya sampai mabuk.
Pagi harinya, tiba tiba ada panggilan dari kesatuannya untuk segera mengikuti apel bendera. Karena masih ada pengaruh minuman di kepala, polisi muda itu pun mampir ke warung dekat kantor untuk beli Antimo sebelum ikut upacara.
Pemuda : “Pak, beli Antimo.”
Warung : “Untuk apa, Pak? Bapak mau pergi jauh ya?”
Pemuda : “Oh, nggak. Saya pusing karena mabok.
Setelah minum Antimo, si pemuda pun ke kantor untuk ikut upacara. Namun, ia masih merasa mabuk dan kepalanya berat.
“Kurang ajar penjual warung itu. Katanya obat antimabuk, lah kok kepalaku masih pusing. Awas, nanti aku samperin dia sehabis upacara. Obatnya pasti palsu!”
Setelah upacara, pemuda itu pun langsung ke warung tempat beli Antimo dan ngomel-ngomel.
Pemuda : “Pak, obatnya palsu ya?”
Warung : “Emang kenapa, Pak?”
Pemuda : “Saya sudah minum 2 butir kok mabuknya nggak ilang-ilang?”
Warung : “Bapak dari Kepolisian, ya?”
Pemuda : “Iya. Emang kenapa kalau Kepolisian?”
Warung : “Pantesan ndak mempan, Pak. Lah wong Antimo itu hanya untuk Darat, Laut, dan Udara. Dari Kepolisian nggak ada, Pak.”
Pemuda : Ahgrgrrrrhhhrrrrhhhhh … @#%%#$@
Mohon maaf kepada yang pernah membaca lelucon gombal ini …
Nopember 30, 2006 pukul 4:24 pm
Dodol… lucu tenan iki
Nopember 30, 2006 pukul 4:32 pm
pelecehan intelektualitas inih. huh. *mlengos sambil nyengir malu2 takut ketauan*
Nopember 30, 2006 pukul 4:47 pm
untuk polisi itu obatnya jadi polisi tidur, dipijeti mobil dan motor …. gratis.
Nopember 30, 2006 pukul 5:51 pm
garing banged dab leluconnya. terus kalo satpol pp minum antimo kira-kira jadi tambah garang nggak, ya?
Desember 6, 2006 pukul 6:53 pm
ooh gitu….
pangtesan…
Desember 15, 2006 pukul 9:55 am
dabz..dabz…polisinya nga bisa baca ngkali, soale masih pusiiinggggg…….
Februari 3, 2008 pukul 10:06 pm
hahahahaha…