Hermaprodit Pecas Ndahe

Desember 22nd, 2006 § 18 Komentar

Apa enaknya jadi makhluk hermaprodit (berkelamin ganda)? Tanyakanlah pada mas komodo. Reptil melata raksasa ini ternyata bisa beranak-pinak meski tanpa pejantan. Lah terus di mana yang namanya kenikmatan “berhubungan” itu? Apa malah ndak rugi ya komodo itu bisa punya keturunan, tapi tanpa melakukan “itu”?

Saya jadi mikir, seandainya manusia juga tergolong makhluk hermaprodit, mungkin ndak ada lagi yang namanya poligami, poligini, poliandri dan poli-poli itu. Karena tanpa melakukan apa-apa, bayi-bayi itu bisa dibikin.

Tapi, apa enaknya ya? Tanpa pertemuan lingga dan yoni itu, lalu ke mana perginya sensasi alami itu? Ke mana larinya peluh-peluh yang berleleran dan lenguh-lenguh liar yang tak terkendali itu? Bukankah reaksi purba itu kadang-kadang membuat kita kangen? Membuat kita ingin melakukannya lagi? Terus dan terooos …

Ah, untunglah kita bukan hewan hermaprodit ya. Atau jangan-jangan ada di antara sampean yang [pernah] memendam keinginan jadi makhluk hermaprodit? :D

§ 18 Responses to Hermaprodit Pecas Ndahe

  • depokranger mengatakan:

    Wah Om Ndorokakung cuma lihat enaknya saja… Anak-anak manusia itu mewarisi sifat orang tuanya yang adaptif terhadap keadaan saat ini. Jadi pertemuan lingga dan yoni mutlak diperlukan demi kelanjutan generasi… Beda dengan hermafrodit yang hanya itu-itu saja keanekaragaman genetiknya. Gampang punah gitu bahasa singkatnya. Enak itu hanya ongkos sajalah, tapi banyak kita yang ambil ongkos saja tanpa mau punya anaknya he.. he…

    ada juga yang nggak ambil ongkos tapi juga mau punya anak loh … :D

  • Hedi mengatakan:

    masiyo durung payu, aku ga gelem ah :D

    mosok koen durung payu, rek? jadi, selama ini situ deket-deket saya itu biar payu yo … :P

  • lantip mengatakan:

    hmm.. rada aneh ya.
    kalo ayam jantan bertelur, pernah lihat. ayam betina bertelur tanpa pejantan, sering tau.
    tapi nek njur bisa netes.. weleh..
    pecas ndahe nggolek kenikmatannya pakdhe.. betul itu. waheuhehue

    ah, mas rony suka gitu ah … sajak ra rumongso … :P

  • kenny mengatakan:

    wah..ndoro nopo liar yen meh ngentok’ke lenguh2 kringet? ;) )
    ojo2 malah ndoro wes mendam karepan dadi hermaprodit ki, pizzz ndoro

    hush. rahasia tauuuuu … :P

  • pitik mengatakan:

    enak tenan tho ndoro?wah…lha saya itu kok belon tau rasanya…mbok sekali2 saya di ajak,supaya tau rasanya…sampeyan mesthi kenal yu dharmi yang di emceka tho?kira2 sampeyan bisa menjebatani saya untuk mendapatkan kenikmatan itu ga?

    yu dharmi ki sopo? sori, ra kenal … :P

  • nana mengatakan:

    melakukan *itu*. itu, itu apa to ndoro?

    ITU (Ieunak TeUnan). paham? :D

  • Andry mengatakan:

    kalau kita hermaprodit ya jelas ndak ada panjenengan, ndorokakung.

    begitu juga ndak akan ada ndoroputri.

    nah, kalau ndak ada ndorokakung dot com sensasi blogwalking jadi kurang “itu”.

    kira-kira demikian, ndoro.

    sensasi seleb juga ndak ada ya, ndry … :D

  • Abi mengatakan:

    Kalau menurut pendapat Aa Isnogym ketika saya sampaikan pendapet daripada ndoro kakung :”…manusia hermaprodit? bagus itu berarti tidak ada dosa zinah dan tete’em, sebentar… tidak ada poligami? tidak bagus itu!!… betul tidak?!…”

    betoooool … :P

  • Anang mengatakan:

    wah ndoro perlu nyoba nigh..

    ati-ati lo kalo mau nyoba sendiri, nanti ketagihan … :P

  • Mbahkeman mengatakan:

    wak kek kek kek. simbah ki wes ngrasake enaknya jadi KOMODO loh ?#$!@!kok iso mbah ??? ( halah le lee.. Koyo kuwe ki yo rapernah ) bedane… nek manungso koyo dewe ki ora metu anak e.. tapi metu.. Ambune tok neng kamar mandi.. hek hek… Ndoro Rasah ngguya ngguyu lagi seminggu wae marine… Ben di arani payu ngonoo, haaah Mbahmu Buyut wes ra ono .. Simbah terpaksa dadi komodo.

    nyebut, mbah. nyebut. wis tuwir rasah kakehan nggaya … :P

  • Herman Saksono mengatakan:

    Bukannya laki-laki sejak SD sudah hemaprodit? Cuman ndak bisa hamil aja.

    eits, laki-laki macam apa dulu tuh … :D

  • tito mengatakan:

    jadi ingat jurrassic park :D

    situ kan dokter kewan. lah mbok gantian cerito soal kewan, dok … :P

  • Brahmasta mengatakan:

    Yah.. Kalo semua manusia hermaprodit.. cinta menjadi langka kali ya?
    Salam kenal ndorokakung :D

  • Paidin mengatakan:

    Semua sudah diatur oleh kang Murbeng Dumadi kok Ndoro….

  • Jaenoel mengatakan:

    Yang pasti ada enak dan nggaknya. Enaknya no time and energy wasted. Nggak enaknya yah itu yang Ndoro bilang tadi “nggak kan pernah merasakan kenikmatan surga dunia”…ehhh tapi sapa tau tuh Komodo juga merasakan, nggak ada yang tau tho….yang tau cuma dia (wallahualam). Andai tuh komodo bisa ngomong, pasti sudah diwawancarai….

  • kikie mengatakan:

    yang serem itu kalo hermafrodit lalu bisa hamil hanya karena masturba**.

    manusia hermafrodit .. ah, memang cacing :D

  • Yohanes mengatakan:

    Lagi nyasar ke artikel ini,

    kebetulan beberapa hari yg lalu saya baca artikel di slashdot: manusia bisa jadi hermaprodit kalau mau (teknologinya sudah memungkinkan):

    http://science.slashdot.org/article.pl?sid=08/02/02/0244213

  • togeyangsuci mengatakan:

    waduh mas klo ngono sih seru juga mas
    kenikmatan dobel wkwkwkwkwkwk

    oh ya klo hermaprodit diterapkan ke manusia pasti gag ada yg namanya ilmu sosial, mo enaknya sendiri

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Hermaprodit Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 316 pengikut lainnya.