Musibah Pecas Ndahe

Kapal motor Levina I yang terbakar pada Kamis pekan lalu itu kemarin tenggelam di perairan Muara Gembong, Bekasi. Dan, ia pun kembali menelan korban tewas, di antaranya wartawan. Mari kita menundukkan kepala dan berdoa untuk para korban.

11 Tanggapan ke “Musibah Pecas Ndahe”

  1. balak6 Berkata:

    Turut Berduka Cita & Ikut belasungkawa.

    Mudah2an kedepan lebih berhati-hati serta lebih ‘care’ terhadap keselamatan kerja…

  2. Biho Berkata:

    Turut berduka cita sedalam-dalamnya :( safety first!

  3. Anang Berkata:

    turut berduka cita yang sedalam-dalamnya…

  4. yati Berkata:

    turut berduka…

  5. mei Berkata:

    sudah d wakili sama biho….

  6. venus Berkata:

    sudah jadi bangkai masih minta korban lagi ya, mas? so sad…:(

  7. andrias ekoyuono Berkata:

    ikut berduka cita :-((

  8. diditjogja Berkata:

    semoga gak berulang lagi…

  9. Rara Berkata:

    SEDIH.. miris membayangkan kejadiannya.. Juga ngeri melihat hasil karya terakhir almarhum.. suara2 dan bebunyian bangkai kapal sebelum tenggelam *kriek.. kriek* Kasian jg temen2 yg belum ketahuan nasibnya..

    Semoga mereka diberikan kedamaian di SANA..

  10. SANTO Berkata:

    mari kita berdoa buat para korban, Berdoa mulai!!!…

  11. SelarasF Berkata:

    Sebenarnya sedih juga … Sedih ada kapal kebakaran dan harta benda hilang. Wong carinya saja susah … hilang lagi. Lalu nyawa juga ikut hilang … apalagi …

    Sedih yang kedua … yang ikut memeriksa kan biasanya paling rewel soal prosedur … lha ikut meremehkan … celakanya ikut jadi korban juga… wis komplit …

    Jadi siapa yang bikin peraturan, dan siapa yang menjadi contoh menjalankan peraturan, dan siapa yang mau diatur … Marilah kita sama-sama infeksi … eh introspeksi …

Tinggalkan Balasan