Musibah Pecas Ndahe
By Ndoro Kakung
Kapal motor Levina I yang terbakar pada Kamis pekan lalu itu kemarin tenggelam di perairan Muara Gembong, Bekasi. Dan, ia pun kembali menelan korban tewas, di antaranya wartawan. Mari kita menundukkan kepala dan berdoa untuk para korban.

Tulisan ini dikirim pada pada Februari 26, 2007 3:13 am dan di isikan dibawah Woro-woro. Anda dapat meneruskan melihat respon dari tulisan ini melalui RSS 2.0 feed.
Anda dapat merespon, or trackback dari website anda.
Februari 26, 2007 pukul 6:21 am
Turut Berduka Cita & Ikut belasungkawa.
Mudah2an kedepan lebih berhati-hati serta lebih ‘care’ terhadap keselamatan kerja…
Februari 26, 2007 pukul 6:55 am
Turut berduka cita sedalam-dalamnya
safety first!
Februari 26, 2007 pukul 7:35 am
turut berduka cita yang sedalam-dalamnya…
Februari 26, 2007 pukul 8:48 am
turut berduka…
Februari 26, 2007 pukul 8:56 am
sudah d wakili sama biho….
Februari 26, 2007 pukul 9:55 am
sudah jadi bangkai masih minta korban lagi ya, mas? so sad…:(
Februari 26, 2007 pukul 11:31 am
ikut berduka cita :-((
Februari 26, 2007 pukul 12:41 pm
semoga gak berulang lagi…
Februari 26, 2007 pukul 10:01 pm
SEDIH.. miris membayangkan kejadiannya.. Juga ngeri melihat hasil karya terakhir almarhum.. suara2 dan bebunyian bangkai kapal sebelum tenggelam *kriek.. kriek* Kasian jg temen2 yg belum ketahuan nasibnya..
Semoga mereka diberikan kedamaian di SANA..
Maret 1, 2007 pukul 6:03 pm
mari kita berdoa buat para korban, Berdoa mulai!!!…
Maret 2, 2007 pukul 6:45 pm
Sebenarnya sedih juga … Sedih ada kapal kebakaran dan harta benda hilang. Wong carinya saja susah … hilang lagi. Lalu nyawa juga ikut hilang … apalagi …
Sedih yang kedua … yang ikut memeriksa kan biasanya paling rewel soal prosedur … lha ikut meremehkan … celakanya ikut jadi korban juga… wis komplit …
Jadi siapa yang bikin peraturan, dan siapa yang menjadi contoh menjalankan peraturan, dan siapa yang mau diatur … Marilah kita sama-sama infeksi … eh introspeksi …