Wadehel Pecas Ndahe

2007 Mei 29
by Ndoro Kakung

Tersebutlah sebuah taman. Di dalamnya tumbuh seribu kembang. Ada yang cantik dan menarik kumbang datang. Ada juga yang bahkan kupu-kupu pun enggan menghampiri.

Tak semua kembang di taman bermekaran. Sebagian bahkan mati sebelum kuncup. Ada kembang yang lekas mekar secepat ia layu. Ada yang butuh waktu lama untuk mekar tapi bertahan hingga detik ini.

Seribu kembang terus bermekaran setiap hari. Mati satu tumbuh seribu. Karena hidup jalan terus, dengan atau tanpa kembang. Semoga yang pergi sempat memberi arti …

*) A tribute to Teguh aka Wadehel, a blogger turns a legend.

22 Tanggapan leave one →
  1. 2007 Mei 29

    diduga nanti akan muncul blog baru di wadehek.wordpress hueheuehe

  2. 2007 Mei 29

    meskipun wadehel telah mati, mudah-mudahan Teguh P muncul lagi. aku yakin dia yang tinggalnya di deket masjid, yang sangat tak suka asap rokok, yang vegan sejati , yang tampangnya mirip model iklan coca cola itu tak akan betah tak menulis.

    atau jangan-jangan menulisnya sekarang hanya untuk tabloid yang akan diterbitkannya?

    atau dia sudah menjadi businessman di pedalaman sumatera yang mengelola berhektar-hektar perkebunan karetnya?

    atau dia hanya berhenti menulis sesaat karena sibuk menyiapkan pernikahannya?

    apa pum semoga dia baik-baik saja :)

  3. 2007 Mei 29

    hooh Guh lagi bosen ama OOT di blognya, diskusi ga pernah berkembang padahal niatnya serius bener2 ingin ngajak mikir bareng… ntar dia pasti muncul lagi kok, dalam bentuk lain… aku jd mikir dunia blog ini bener2 maya ya…sak karep aja orang mau melenyapkn diri… tnggal mecas ndahe…

  4. 2007 Mei 29

    wadehel blum mati koq…
    kemaren dia juga ngambek.. buktinya kembali lagi…

  5. 2007 Mei 29

    dunia oh dunia….

  6. 2007 Mei 29

    legend?
    brarti bisa dibikin pilem nya sekarang?

  7. 2007 Mei 29

    Walau ikut merasa kehilangan, aku ngga sedih. Aku yakin dia ngga akan berhenti nulis begitu aja.
    Pastinya ada alasan. Dan biar waktu saja yang menjawab.

    Yuk, dukung blogger muda lain yang juga berani menulis :)

  8. 2007 Mei 29

    hahaha…bahkan seorang ndorokakung nulis tentang kematian wadehel. can u believe it? *wink*

  9. 2007 Mei 29

    heibat … ndoro kakung sampe begitu perhatian … keyennnnn
    eh, coba dihek aja tuh blognya … meski wadehel asli sudah gak ada, ada penerusnya yg menyamar jd wadehel

    *sekedar usulan gila*

  10. 2007 Mei 29

    Wheladalah, donya blog gonjang-ganjing tenan to iki?
    @mbokdhe: ndobos, jarene minggat, kok tetep jedal jedul?

  11. 2007 Mei 29

    ……..Selamat istirahat wadehel, sampai kapanpun kamu mau kembali lagi ke dunia blog ini, dengan atau tanpa nama wadehel tentu nya akan sangat membahagiakan………

  12. 2007 Mei 29

    bedanya teguh sama 4uh4rto adalah: teguh tidak dikudeta oleh rakyat blogsosfer. dia justru matek ketika sedang tenar. 4uh4rto lengser gara-2 rakyat sudah bosen… hihii.. hidup wadehel… longlive wadehel…

  13. 2007 Mei 29

    dia pasti kembali, gw yakin. hel…kalo lo baca ini, gw mo tanya: emang bakal betah kalo ga nulis?
    gw ga enak tau, jadi single fighter…hahaha, maksud lo?

  14. 2007 Mei 29

    hoo…disini juga ada postingannya… mari mari kita tahlilan :P

  15. 2007 Mei 29

    Good luck ya hel. Semoga tidak ada buntut-buntut yang tidak mengenakkan.

    Herman

  16. 2007 Mei 29

    teguh tuh siapa ya?

  17. 2007 Mei 29

    emmm… ndoro juga tho!

  18. 2007 Mei 30

    “Satu lagi keberanian telah mati. Diantara mayatnya tumbuh seribu anak – anaknya.”

    O m a i g a t

  19. 2007 Mei 31

    weh sampe ndoro nulis ttg wadehel juga…

  20. 2007 Juni 2

    biasa aja deh.. atas keengganan si wadehel….

  21. 2008 Desember 4

    Semoga damai di alam sana *waduh*

Lacak Balik & Ping Balik

  1. Hormati Pilihannya « A Journal of A Not-Superman Human

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS