Zaenal Pecas Ndahe
Ini namanya aneh, tapi nyata. Dua orang yang namanya mirip tiba-tiba jadi pembicaraan orang karena sama-sama baru saja dipecat. Halah.
Yang satu, Zaenal Arief, dipecat sementara (skorsing enam bulan) dari tim sepak bola nasional, karena melakukan tindakan indisipliner, yaitu meninggalkan penginapan tanpa izin dan kembali melampaui batas yang telah ditentukan.
Yang satunya lagi, Zaenal Ma’arif, dipecat dari keanggotaannya di DPR atas usul Partai Bintang Reformasi karena berpoligami.
Bayangkan, bedanya cuma satu suku kata saja ["ma"], tapi ternyata nasibnya mirip.
Aha, Shakespeare tampaknya harus merevisi pernyataannya dulu, dari what’s in a name menjadi what’s your name.
Tapi, tunggu dulu. Lah kok posting ini kayaknya layak masuk kolom Sungguh-sungguh Terjadi di harian Kedaulatan Rakyat di Yogya itu ya? Adakah di antara sampean yang berminat mengirim ke sana, Ki Sanak?


Juli 31, 2007 pukul 6:31 am
pertamax…
wah sudah lama gak baca KR…(sejak sekolah SMA kayaknya)
Juli 31, 2007 pukul 8:30 am
yup,tp alamate lali ndoro. masih jln mangkubumi to?deket kok ma kos an saya,suk tak kirimne
Juli 31, 2007 pukul 8:35 am
Berita KR hari ini:
1 US$ = Rp 10.350,-
Edan tenan, sekarang segitu po dolare? Cukonge mbathi okeh
Juli 31, 2007 pukul 8:46 am
ya…dan sebagai penonton yang baik..saya hanya melihat, siapakah yang akan keluar sebagai pemenang dalam pertandingan ini. SBY atau Ma’arif???
Juli 31, 2007 pukul 9:55 am
mosok to ? setahu gw di bca gak segitu.
wah money changer e kakehan bathi
Juli 31, 2007 pukul 10:51 am
saya ndak setuju kalau what’s in a name diganti what’s your name…
apapun yang terjadi pada diri seseorang adalah refleksi dari segala tindakan…
punishment yang diterima adalah akibat dari apa yang sudah dibuat…
jadai what’s in a name…….
Juli 31, 2007 pukul 11:51 am
setuju sama may, ra setuju ama ndoro…kekeke
Juli 31, 2007 pukul 1:06 pm
cuek bebek mbah, sing penting negoro aman, tentrem , kerto raharjo. NB mbah,biasa tejadi klo menjelang pemilu.
Juli 31, 2007 pukul 2:56 pm
SST ini sampeyan kirim aja, mas ndoro..
Juli 31, 2007 pukul 4:32 pm
dagelan bodoh…
Juli 31, 2007 pukul 7:38 pm
Dari nama terkandung unsur doa, mungkin maksud orang tuanya agar anaknya bisa menjadi arief.
Juli 31, 2007 pukul 9:45 pm
wah kok kebetulan sekali ya.. apakah ini kebetulan yang disengaja atau sengaja kebetulan hahahahaha…..
Agustus 1, 2007 pukul 8:17 am
tul Zaenal jali jatul jaeji!
Agustus 1, 2007 pukul 10:12 am
Wah Ndoro,
saya kemaren juga sempet kaget pas nonton berita..kok presiden kita sampe nuntut pemain bola.
Apa gara-gara mangkir dari timnas itu kah?
Ealahh, ternyata.. :))
Agustus 5, 2007 pukul 11:41 am
Saya sempet ngebatin juga tuh. Persamaan nama dan nasib hehehehe… Masyalahnya, adik saya juga punya belakang nama yang sama. Moga2 nasibnya jauuuuh berbeda. kekekeks