Kali ini saya mau mengajak sampean berbicara tentang brondong. Hohoho … bukan cemilan dari jagung itu, Ki Sanak. Ini tentang pria-pria muda yang mencari [atau sudah punya pasangan] perempuan yang lebih tua itu.
Kenapa brondong? Karena laki-laki usia 20-an itu ‘napsuan’. Beda banget dengan pria-pria di atas 30-an yang lebih matang dan tahu apa yang diinginkan.
“Kalau lelaki twenty something itu berhubungan dengan perempuan thirty something – yang lebih matang dan tahu apa yang dirinya mau – si perempuan jadi merasa ‘capek deh’.”
Itu bukan kata-kata saya lo, Ki Sanak. Itu komentar teman saya, perempuan kemayu tapi baik hati itu. Demi keamanan bersama, nama dan link blognya ndak saya tulis di sini, kecuali dia berubah pikiran, hehehe …
Profil teman saya itu kira-kira begini. Usia tiga puluh sekian. Lajang. Smart. Relijius. Punya pekerjaan di industri perhotelan di … tempat yang eksotis gitulah. Posisinya lumayan — lumayan rendah atau tinggi, basah atau kering, itu bukan urusan kita, tapi urusan dia. Sekarang lagi hot-hotnya pacaran dengan “brondong” yang terpisah ribuan kilometer.
Nah, dia bilang begini tentang hubungannya dengan brondong, pria lajang di usia yang “napsuan” itu.
“Kalau sama brondong, kita yang bayarin dan manjain, capek deh … Kalau dengan yang seumuran jauh lebih stabil, baik secara finance maupun mental. Masalahnya, nah ini dia, yang seumuran sama kita most probably sudah married. But I am not going to that option, meski sudah ada beberapa suami orang yang mendekati, hihihi …” begitu katanya.
Ups, sounds familiar. Dan, saya setuju seratus persen pendapatnya.
“Tapi gini nduk, saya juga menemukan fenomena perempuan lajang yang lebih suka melirik suami orang. Kira-kira kenapa itu?” saya ganti bertanya.
“Aku pikir sih ndoro, cewek lajang yang sudah 30-an biasanya sudah financially and mentally stable. Dia nggak mau complicate her life. Kalau sama brondong banyakan complicated. Kalau dengan yang seumuran lebih aman. Tapi, ya itu tadi, kebanyakan sudah menikah. Lagian such mature and stable girls attract you guys very much, kan?”
Saya ngakak.
Dia melanjutkan ocehannya. “Cewek 30-an itu biasanya more independent. Mereka tergolong “knows what she wants”. Menantang gitu loooh … Sementara cowok-cowok 30+ juga sudah nggak penting kan pengen jadi hero buat ceweknya. Kalau masih muda, cowok-cowok maunya nyari cewek yang lemah biar berasa jadi hero … ” katanya.
Saya ngakak lagi.
Bagaimana menurut sampean Ki Sanak? Sampean tentu lebih pinter dari saya untuk urusan beginian, kan?
Agustus 28, 2007 pukul 3:13 am
ehm … Diajeng kabarnya gimana ndoro???
Agustus 28, 2007 pukul 3:29 am
sahur….sahur….
Agustus 28, 2007 pukul 5:17 am
ndoro emang paling tahu tentang perempuan … so, diajeng itu masuk yang mana ? girl 20+ vs cowok 30+ ? bukan begitu, ndoro ?
Agustus 28, 2007 pukul 7:03 am
ahhh sang pengipas ego.
Agustus 28, 2007 pukul 8:34 am
hi mbok! ™ **kaburrr**
Agustus 28, 2007 pukul 8:41 am
saya lebih pinter, sampeyan lebih pengalaman!
Agustus 28, 2007 pukul 8:49 am
Kalo menurut saya sih tetep mantepan perempuan usia 20 something lah, lah wong cewek 20 something juga banyak yang udah mapan di jakarta ini. Udah muda, cakep, pinter, mapan, kurang apa coba ndoro ? Pernyataan temennya ndoro itu kan cuman pernyataan ngayem-ngayemin diri dari perempuan berusia 30 something hihihihi.
Atau karena memang usia saya masih 20 something juga kali ya
Agustus 28, 2007 pukul 9:01 am
sekarang umur 20an juga dah jadi presdir hik hik yang wanita dah jadi marketing manager (nek tuo yo ra payu dodolan)
si indie baca ini gimana reaksinya yaa… hihihihih gimme a call yak!!
Agustus 28, 2007 pukul 9:02 am
o iya…. nasib’e diajeng piye? wiihh… dah lumutan tur jamuran pasti dia nunggu sendirian di restoran di puncak. kedinginan… hhuhuhuhuh
Agustus 28, 2007 pukul 9:11 am
aku suka ciblek aja. “no feeling” heheh
Agustus 28, 2007 pukul 9:11 am
jadi ndoro, masih ada ‘peluang’ nih dong ya…
hehehe
Agustus 28, 2007 pukul 9:12 am
kalo para penghobby ada istilah iku loh pak wicak ” old boys old toys ” bcoz what? bcoz girl are toys ..
Agustus 28, 2007 pukul 10:18 am
Saya suka gaya mbah kung menokohkan sang wanita. dengan gaya bahasa yang campuran inggris-indonesia, sang wanita sangat terkesan sebagai wanita karier yang matang, kaya, berwawasan luas. sangat khas wanita karier metropolis. saya bahkan bisa membayangkan penampilan wanita itu dari tulisan mbah kung: perokok, modis, rambut dicat kecokelatan dengan potongan rambut terbaru.
Agustus 28, 2007 pukul 12:19 pm
ini mewakili suara perempuan…*lho*….
kalo sama brondong, capeknya setengah mati
kalo sama suami orang, enaknya setengah mati
kalo sama suami, pura - pura mati
wakakak….
Agustus 28, 2007 pukul 1:25 pm
hidup brondong!
Agustus 28, 2007 pukul 1:28 pm
ndoro, hari ini, saya juga posting soal yg mirip ini. eh sebenernya gak mirip. baca aja deh.kebetulan, atau ndoro yg ikut2an? huh!
Agustus 28, 2007 pukul 2:00 pm
sama kek komentar pertama: kabar diajeng gimana ya?
Agustus 28, 2007 pukul 2:03 pm
ndoro bener kan crita diajengnya ditunggu lanjutannya, kok ndak percaya tho kalo ini suara hati pembaca2mu hehehe, tolong diperhatiken yaa
Agustus 28, 2007 pukul 3:29 pm
melu2, kabar Diajeng gimana?
Agustus 28, 2007 pukul 5:57 pm
bojo wong pancen gurihhh…
Agustus 29, 2007 pukul 11:07 am
akika juga masih brondong lho, bo’!
*kok malah jadi brondong bencong?*
Agustus 29, 2007 pukul 3:08 pm
brondong? buat gue gak banget. rata-rata mereka cuma numpang hidup. teramat sangat menyedihkan jika seorang pria (berapapun usianya) hobi menjadi benalu. pride dunk ah… tp buat mereka yang doyan brondong, ya urusan masing-masing sih, gak usah karna udah dikejar umurlah akhirnya memutuskan untuk bersama pria. cuma demi status gituh? daripada ngempanin anak orang mending kita bantu orang-orang sekitar bukan? keluarga atau saudara atau teman atau tetangga.. c’mon, life isn’t about guys only eventhough we know we’re lonely without them.
Agustus 30, 2007 pukul 8:48 am
Sepakat dengan apa yang ditulis oleh Birong :D.
Agustus 30, 2007 pukul 12:49 pm
sepakat juga yang di tulis tuginem..=P
Agustus 30, 2007 pukul 3:46 pm
boleh juga ndoro ini….
kalo blog ndorokakung apa termasuk blog brondong..???
Agustus 31, 2007 pukul 10:04 am
saya masih brondong loh
Agustus 8, 2008 pukul 10:28 am
ni saya brondong asli.yang kenalan hub saya.05117336072 siap menemani ok