Gambaran perempuan tentang lelaki yang seksi itu memang macam-macam. Ada yang bilang pria seksi itu yang otaknya encer. Ada lagi yang menganggap pria itu baru bisa disebut seksi kalau bisa kulitnya putih, tubuhnya langsing, dan pantatnya penuh.
Seorang kawan, tentu saja perempuan, punya pendapat lain. Dia bilang lelaki yang seksi itu yang, “Tatapannya bisa membuat pedhot [putus] tali kutang.”
Halah. Saya ngakak mendengar komentarnya yang lucu bin wagu itu. Maklum saja, Ki Sanak. Teman saya itu memang mengaku rada ndesit karena berasal dari Semin, sebuah desa kecil di Gunung Kidul sana. [Ups, bakal ada yang protes nih]
Tapi, dia ngamuk ketika saya ngakak begitu mendengar istilahnya yang ajaib dan ndak umum itu.
“Sik, Mas. Sampean kok malah ngguyu. Ndak terima aku,” begitu katanya.
“Lah gimana ndak ngakak. Istilahmu itu lo, Nduk. Very genuine. Aku baru denger.”
“Yah, orang kan punya seribu cara dalam mengungkap perasaan dan deskripsi akan apa yang mereka rasakan, Mas. Jangan dikira cuma pria yang bisa menggambarkan keseksian wanita yang diincarnya.”
Saya mesem. Teman saya itu melanjutkan penjelasannya.
Menurut dia, perempuan pun bisa melakukan hal sama ketika menggambarkan lelaki idamannya, misalnya dengan memakai idiom bra alias BH untuk menggambarkan betapa pria itu “hmm…” di mata mereka”.
Nah, menurut teman saya itu, ada lelaki yang tatapannya bisa membuat wanita tanpa sadar jadi ingin seksi di mata sang lelaki … dan tanpa sadar, membuat lingkar dada mereka bertambah karena tatapan pria ini. “Itu yang membuat pedot tali BH.”
Saya manggut-manggut sambil mesem, lalu bertanya. “Ngomong-omong, kenapa sih, tiba-tiba sampean ngomongin lelaki yang tatapannya bisa bikin pedot tali BeHa, Nduk?”
“Wah, ceritanya panjang, Mas,” jawabnya.
“Aku punya waktu banyak kok,” jawab saya tak mau kalah.
“Bener nih, mau denger?”
Saya mengangguk.
Teman saya menyerah, lantas berceritalah dia. Syahdan teman-teman perempuan di kos-kosannya [jumlahnya kira-kira 10-an] sedang berebut perhatian dari seorang lelaki yang disebutnya “cakep dan menggemaskan.”
Sayangnya, ketika roda kompetisi sedang berputar dengan kencangnya, tiba-tiba ada seorang perempuan yang nyelonong di tengah jalan dengan cara-cara yang menurut dia dan kawan-kawan kosnya “sangat menyebalkan.”
“Sik, sik … diakah lelaki yang tatapannya bikin pedot tali BH itu?” saya menyela.
“Iyo, Mas.”
“Lalu?”
Teman-teman satu kosnya sebetulnya oke-oke saja seandainya perempuan “menyebalkan” itu mau bersaing dengan sehat. Dan menghargai para pesaing lainnya sebagai sesama perempuan. Haiyah.
Kenyataannya, menurut teman saya itu, perempuan itu sangat ndak mutu. Manja banget dan suka sewenang-wenang.
“Manja dan sewenang-wenang? Maksud lo?” tanya saya.
“Dia itu juga ndak punya pendirian, Mas. Maunya si lelaki itu yang meladeni dia. Mau makan minta disuapin. Kalau jajan di warung, dia nunggu lelaki itu yang memesan menunya. Huh, manja banget. Terus kalau kita pergi ramai-ramai, dia minta dijemput dan diantar pulang. Padahal kan rumahnya jauh banget, lebih jauh dari tempat kos kami,” kata si genduk teman saya itu dengan menggebu-gebu.
“Lah tapi sewenang-wenangnya di mana to?” saya menyela lagi.
“Contohnya gini, Mas. Waktu kita makan bareng di Warung Ginuk itu, perempuan itu maunya duduk deket lelaki itu. Ketika ada temenku yang lebih dulu duduk di dekatnya, eh dia diusir. Apa ndak semena-mena tuh, Mas?”
“Haiyah, dasar cah kos-kosan,” komentar saya dengan maksud meledek dia.
Tapi, begitu dikatain anak kos-kosan, teman saya itu ngamuk lagi. “Eits, jangan sembarangan, Mas. Biar anak kos-kosan, kamu punya harga diri loh. Ndak sudi bersaing dengan cara-cara yang menyebalkan seperti itu.”
Weleh, weleh … Segitu seriusnya.
“Memang serius iki, Mas. Dan, cilokonya, Mas, lelaki itu kok malah jadi seperti tak berdaya kalau perempuan itu sudah bersabda. Dia manut aja disuruh apa saja. Kan kami yang jadi sebel.
Apalagi sejak ketemu perempuan itu, si lelaki itu jadi males ngapa-ngapain. Kami ajak jalan bareng-bareng, dia ogah. Kami ajak nonton rame-rame, ada saja alasannya untuk menolak. Huh, menyebalkan!”
“Ya wes, njuk maunya kowe piye, Nduk?”
“Maunya kami tuh ya mbok lelaki dengan tatapan maut itu sadar bahwa perempuan itu katrok, Mas. Tapi, jangankan sadar, lah wong lelaki itu malah thukmis je.”
“Thukmis? Apa lagi tuh?”
“Masih tepe-tepe, Mas. Tebar pesona. Dengan pandangan yang seolah-olah stay calm itu dia tetep lirik sana lirik sini. Bikin gemes!”
Saya ngakak lagi. “Kok bikin gemes sih?”
“Lah iyo, Mas. Kami tuh pengen dia itu sadar. Meski bisa bikin tali beha pedhot kabeh, jangan deh tebar pesona ke semua cewek. Terus, kalau punya wajah ganteng, jangan sok dong … kehadiran sebagai teman tetap diinginkan.”
Ck … ck … ck … Oalah, jadi ceritanya curhat ki, Nduk?
“Lah iyo, Mas. Iki curhat. Mosok mau ngajak medotin tali BH?”
Hahaha … Asyem!
Oktober 20, 2007 pukul 1:52 am
kok bisa pedhot tali kutangnya ya ndoro? apa yg didalam kutang bisa kembang kempis gitu? Aneh kok bisa ya… kirain cuman punya lelaki saja yang bisa *sensor* hehehe…
Oktober 20, 2007 pukul 4:47 am
Klo menurut temen ndoro itu, ndoro bisa membuat tali kutangnya cewek putus ga?
Jadi pengen nanya sama pacar saya…………… Hehehehehhe……….
OOT mode : ON
Ternyata klo mo masuk 3 besar harus comment jam 5 pagi.
OOT mode : OFF
Oktober 20, 2007 pukul 4:54 am
hahaha aku ngebayangin ob kantorku baca ini, soalnya dia orang Semin. Engkok tak takon, de’e tau medotno kutang wedok opo ga
Oktober 20, 2007 pukul 5:21 am
Lha yen tali kutange wis pedhot trus piye jal?
Oktober 20, 2007 pukul 6:57 am
kalo laki-laki yang seksi banget tu ndoro, bukan cuma yang bisa ‘medhot’ tali kutang, tapi juga medhot tali kolor.
Oktober 20, 2007 pukul 7:32 am
syerem banget ki, urusan dapuran (rai) bisa mencelakakan beha
Oktober 20, 2007 pukul 8:23 am
HUhehehehe…
KUrang setuju ah
Oktober 20, 2007 pukul 8:45 am
ra poso ra lebaran yo postingan kaya gini yang bikin rame.
Oktober 20, 2007 pukul 9:53 am
Jauh lebih seksi seorang lelaki yang begitu melihat seorang perempuan, klambine perempuan itu mlotrok kabeh… wakakakaka….
Oktober 20, 2007 pukul 10:35 am
Mas, sebenarnya bukan tatapannya yang membuat putus tali kutang,..si gadis karena begitu terpesona, sampai sampai tidak sadar bahwa tangan si lelaki sudah membuka tali kutang belakangnya ( scenario film mode ON )..
Oktober 20, 2007 pukul 11:08 am
walah, gak melok2 aahh….
Oktober 20, 2007 pukul 11:48 am
Berarti tali kutang sing pedhot kuwi ora lulus uji mutu ndoro …. sepakat karo komentare nduk ann!sha.
Oktober 20, 2007 pukul 12:06 pm
kecewaaa…ndak ada gambarnya, mbok dicariin.
Oktober 20, 2007 pukul 12:35 pm
asli baru denger yang beginian. Mmmm…tapi saya setuju sama temen perempuan ndoro itu. Seorang laki-laki tu seksi karena tatapannya.Tajam dan menusuk.Uugh..matek deee…
Oktober 20, 2007 pukul 2:14 pm
hahahahha, kutangne umur piro kuwi?
ceritane sing curhat kalah saingan tho ndoro, hihihih lucu
Oktober 20, 2007 pukul 3:50 pm
Wualah Ndoro, lek kayak gitu kriteria e berarti ada lanangan seksi noh dimataku, wong ndak pernah mlotrok e … ku, hueheheheh
Oktober 20, 2007 pukul 5:08 pm
walah… ga ganteng susah… Ganteng apalagi. Apa jadinya dunia kalau semua cewe kaya begini.
Oktober 20, 2007 pukul 6:47 pm
waduuuuuh, ndoro bisa aja. jadi pengen ngakak. dek pendi sinta lagi main ke sini langsung guling-gulingan ketawa!!! kalau mau jujur, kata sinta …. nggak cuma dapuran wong lanang masuk kriteria. tulisan ‘tampungan curhat’ ndoro yang ciamik ini juga bisa bikin pedhot tali …. jemuran
kami vote “sangat berguna” ini. huahahahaha!!!!
Oktober 20, 2007 pukul 7:55 pm
wong seksi iku macem macem Dhe…
pokoke…
sing ora koyok sampeyan!
*ngakak guling guling*
Oktober 20, 2007 pukul 10:58 pm
waks! apa hubunganya….cerita2x an,hihiks!~
Oktober 21, 2007 pukul 1:17 am
lha trus ra dijawaabb?! :))
Oktober 21, 2007 pukul 2:17 am
wah sepeninggal diajeng, ndoro payu jadi temen curhat … dilanjot ndoro cerita2nya
Oktober 21, 2007 pukul 8:35 pm
pas moco: lelaki yang seksi itu yang, “Tatapannya bisa membuat pedhot [putus] tali kutang.” >> aku aseli nguakak suampek cuapek pakdhe.. walah!
Oktober 21, 2007 pukul 11:42 pm
Iku lanang goblok, ngganteng2 kok kalah karo wong wedhok!
Lek aku njur piye juragan, tau medhot “tali pertunangan” je.
Oktober 22, 2007 pukul 11:29 am
klo lebih seksi lagi… si cewe yang suka rela melepas kutangnya
Oktober 22, 2007 pukul 12:10 pm
monggo…ta enteni neng ngarepku sing arep pedhot tali kutange
Oktober 22, 2007 pukul 1:29 pm
“Tatapannya bisa membuat pedhot [putus] tali kutang.”
aku sampe mastiin bacanya … tatapannya opo tangannya iku mau
Oktober 22, 2007 pukul 2:32 pm
aku golek laki-laki sing iso phedoti tali jemuran je….
Oktober 22, 2007 pukul 5:16 pm
hahaha…boleh juga curhatnya
lucu! Jadi hiburan di sore hari…
Salam kenal, Ndoro
Oktober 23, 2007 pukul 7:50 am
Tali kuthang kualitas ecek2 kuwi ndoro…
ra lolos ISO 3007….wkwkwkwkwk……
Oktober 23, 2007 pukul 9:31 am
ndek biyen wes tak tukoke wujud tali sak kotange,
saikine lha khok ilang sak slirane
lungo menyang endi, ora pamit ra ngabari
nang endi aku nggoleki tali kutang…
Oktober 24, 2007 pukul 1:23 am
kalau aku milih pedhot BH sama kedua tanganku aja mas… itung-itung ibadah, biar ngga repot perempuannya.
Oktober 24, 2007 pukul 1:31 am
[...] Tapi yang lebih unik lagi adalah pendapat seorang wanita yang diceritakan di blog Ndoro Kakung. Silakan klik di sini untuk membacanya. [...]
Oktober 24, 2007 pukul 8:35 pm
[...] Oct 24th, 2007 by gendukblog Ndoro Kakung itu memang very genuine. Bayangkan saja, di sini beliau menulis tentang cara deskripsi anak-anak kost [putri] yang menggambarkan bahwa lelaki yang menggemaskan itu adalah yang mampu membuat pedhot alias putus tali bra alias brasserie atau beha alias lagi breast holder. [...]
Oktober 25, 2007 pukul 5:13 pm
walaupun hubungan genduk sudah sampai tahap ‘poto2an preweding’ tapi kenapa tali kutang genduk ‘anti pedhot’ yah? piye ki ndorokakung..??
Oktober 26, 2007 pukul 9:11 am
coba ya tali kutang si gendung diganti dengan karet
* sambil membayangkan ukuran yg sanggup bikin pedhot talinya … ah sudahlah :)) *
Oktober 26, 2007 pukul 12:41 pm
Hehehe… kutangnya merek apa sih? Kok gampang putus… :-p
Desember 13, 2007 pukul 1:30 am
Karyn Parsons Nue…
Rome physics stretched addition nue parsons karyn Minzie Kenner? Contrast clearly lot bbw wally?! …
Desember 13, 2007 pukul 1:30 am
Freehornygirls…
Candidate freehornygirls freehornygirls gathered Chloe Jones surrounded. Once Flick Shagwell party, garden! …
Desember 13, 2007 pukul 1:31 am
Max Ahrdcore…
Nikki Novz news cooperation rome max ahrdcore wounded. Jena Ricci develop Bridgette Kerkove noy. …
Desember 27, 2007 pukul 3:21 pm
Anal Gay Asian Male Galleries
…
Anal Gay Asian Male Galleries
…
April 3, 2008 pukul 11:11 am
Haity Mature Pics…
Haity Mature Pics…
Juli 18, 2008 pukul 6:33 pm
koq ada spam ndoro….*help..help*
Agustus 21, 2008 pukul 4:18 pm
Saya seorang gay tapi menolak apabila gay dijadikan gaya hidup. Saya menjadi gay bukan karena saya ingin, tapi semua hanya karena masa kecil. Apa salah saya menjadi seperti ini? Saya tdk mau disalahkan! Tahu apa saya tentang gay waktu saya blm baligh? Tentu tak tahu apa2. Akan tetapi kejadian waktu kecil itu perlahan2 mengikuti pola pikir saya. Ada apa dengan saya? Saya tdk tahu. Saya hanya menjadikan ini sebagai cobaan dari Allah.
Nopember 11, 2008 pukul 7:48 am
Lek kutang pedot iku dudu gara2 didelok karo wong lanang, tapi taline wis kawus saking suwene gak diumbah ….hiiiii……