<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Yusril Pecas Ndahe</title>
	<atom:link href="http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Feb 2012 05:56:42 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: rivafauziah</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-21530</link>
		<dc:creator><![CDATA[rivafauziah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 15:27:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-21530</guid>
		<description><![CDATA[Kalau Para Pejabat Ngeblog .. kita makin gampang bisa menyampaikan aspirasi dan tentunya tepat sasaran.... 
Semoga deh pejabat-pejabat juga ikutan terserang Demam Blog yang sudah mulai mewabah*****]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau Para Pejabat Ngeblog .. kita makin gampang bisa menyampaikan aspirasi dan tentunya tepat sasaran&#8230;.<br />
Semoga deh pejabat-pejabat juga ikutan terserang Demam Blog yang sudah mulai mewabah*****</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: BLoG Yusril Ihza Mahendra &#171; CiAnJur BLoG&#124;.:Riva Fauziah:.</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-21529</link>
		<dc:creator><![CDATA[BLoG Yusril Ihza Mahendra &#171; CiAnJur BLoG&#124;.:Riva Fauziah:.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 15:24:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-21529</guid>
		<description><![CDATA[[...] yang mirip2 dengan maksud tujuan yang tidak jelas. Namun saya yakin setalah banyak artikel yang membenarkan bahwa bung YIM - Yusril Ihza mahendra sudah mulai &#8220;terinfeksi virus Blog&#8221; *** he..hee dan sebentar [...]]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] yang mirip2 dengan maksud tujuan yang tidak jelas. Namun saya yakin setalah banyak artikel yang membenarkan bahwa bung YIM &#8211; Yusril Ihza mahendra sudah mulai &#8220;terinfeksi virus Blog&#8221; *** he..hee dan sebentar [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zukhalai mohamed</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8744</link>
		<dc:creator><![CDATA[zukhalai mohamed]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Nov 2007 17:53:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8744</guid>
		<description><![CDATA[Please continue to read Unspun posting on former state secretary Yusril Ihza Mahendra. You are a journalist. I wish you will get enligthment when reading Pak Ong (Unspun) opinion on Patung and other commentators in Indonesia Matters about Yusril and his wife.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Please continue to read Unspun posting on former state secretary Yusril Ihza Mahendra. You are a journalist. I wish you will get enligthment when reading Pak Ong (Unspun) opinion on Patung and other commentators in Indonesia Matters about Yusril and his wife.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: totot</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8743</link>
		<dc:creator><![CDATA[totot]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 08:25:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8743</guid>
		<description><![CDATA[Ndorokakung, isu yang disinggung Pak Yusril -- tentang &quot;arogansi&quot; pers atau media -- sungguh menarik, dan sebetulnya sudah lama pula menjadi kegelisahan saya.

Kalau Pak Yusril bilang pers sudah jadi &quot;penguasa baru&quot;, saya malah pernah bilang mereka seperti &quot;preman baru&quot;.

Saya jadi kepingin Ndoro, yang kebetulan wartawan dan blogger, menulis soal itu di blog. Kami, setidaknya saya
dan Pak Yusril, kepingin banget mengetahui kecenderungan itu dari perspektif orang dalam. Apa sih yang ada di otak dan hati wartawan ketika asyik mereportase dan menuliskan sebuah berita?

Saya pernah menulis soal itu tapi ditolak dimuat, dan kemudian cuma bisa saya dimpan di blog saya: http://pakde.com/?page_id=183

Silakan kalau Pak Yusril mau membaca, tapi maaf tidak bisa dikomentari, hehehe... :)]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ndorokakung, isu yang disinggung Pak Yusril &#8212; tentang &#8220;arogansi&#8221; pers atau media &#8212; sungguh menarik, dan sebetulnya sudah lama pula menjadi kegelisahan saya.</p>
<p>Kalau Pak Yusril bilang pers sudah jadi &#8220;penguasa baru&#8221;, saya malah pernah bilang mereka seperti &#8220;preman baru&#8221;.</p>
<p>Saya jadi kepingin Ndoro, yang kebetulan wartawan dan blogger, menulis soal itu di blog. Kami, setidaknya saya<br />
dan Pak Yusril, kepingin banget mengetahui kecenderungan itu dari perspektif orang dalam. Apa sih yang ada di otak dan hati wartawan ketika asyik mereportase dan menuliskan sebuah berita?</p>
<p>Saya pernah menulis soal itu tapi ditolak dimuat, dan kemudian cuma bisa saya dimpan di blog saya: <a href="http://pakde.com/?page_id=183" rel="nofollow">http://pakde.com/?page_id=183</a></p>
<p>Silakan kalau Pak Yusril mau membaca, tapi maaf tidak bisa dikomentari, hehehe&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jalansutera</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8742</link>
		<dc:creator><![CDATA[jalansutera]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 07:30:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8742</guid>
		<description><![CDATA[Pak Yusril,

Maafkan atas ketidaktahuan saya bahwa ternyata Anda juga adalah penulis pidato Pak Habibie dan Pak SBY. Saya semakin salut terhadap intelektualitas Anda sebagai seorang pemikir yang handal. Kami menantikan tulisan-tulisan Anda selanjutnya baik itu yang bersifat akademis, kenegaraan, dan juga sisi humanis Anda. Saya sangat menikmati tulisan Anda tentang sepupu Anda yang baru saja dipanggil Yang Maha Kuasa. Jarang sekali kita membaca tulisan seperti ini di blog-blog yang lain. Cerita tentang keluarga Anda tentu kiranya juga bisa menjadi teladan bagi banyak orang yang membaca.

Oh, ya, cerita tentang istri Anda yang berasal dari negeri tetangga itu juga pasti ditunggu banyak orang. Maklumlah, kebanyakan cerita yang beredar berasal dari tabloid yang tidak jelas sumber dan kebenarannya.

Saya menungggu cerita-cerita dan buah pemikiran Anda di blog yang baru.

Salam takzim,

JalanSutera.com]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Yusril,</p>
<p>Maafkan atas ketidaktahuan saya bahwa ternyata Anda juga adalah penulis pidato Pak Habibie dan Pak SBY. Saya semakin salut terhadap intelektualitas Anda sebagai seorang pemikir yang handal. Kami menantikan tulisan-tulisan Anda selanjutnya baik itu yang bersifat akademis, kenegaraan, dan juga sisi humanis Anda. Saya sangat menikmati tulisan Anda tentang sepupu Anda yang baru saja dipanggil Yang Maha Kuasa. Jarang sekali kita membaca tulisan seperti ini di blog-blog yang lain. Cerita tentang keluarga Anda tentu kiranya juga bisa menjadi teladan bagi banyak orang yang membaca.</p>
<p>Oh, ya, cerita tentang istri Anda yang berasal dari negeri tetangga itu juga pasti ditunggu banyak orang. Maklumlah, kebanyakan cerita yang beredar berasal dari tabloid yang tidak jelas sumber dan kebenarannya.</p>
<p>Saya menungggu cerita-cerita dan buah pemikiran Anda di blog yang baru.</p>
<p>Salam takzim,</p>
<p>JalanSutera.com</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yusril Ihza Mahendra</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8741</link>
		<dc:creator><![CDATA[Yusril Ihza Mahendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 07:06:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8741</guid>
		<description><![CDATA[jalansutera,

Mengapa hanya Suharto? Apa pidato Habibie dan Susilo Bambang Yudhoyono bukan saya yang buat? Saya ikut menulis draf pidato Suharto selama dua setengah tahun sebelum beliau berhenti. Jadi bukan selama beliau jadi Presiden seperti sering dibilang orang. Ketika Suharto jadi pejabat presiden, dan kemudian menjadi presiden, saya baru kelas 4 Sekolah Dasar.

Namun demikian, terima kasih atas dorongan Anda. Insya Allah saya akan terus menulis.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jalansutera,</p>
<p>Mengapa hanya Suharto? Apa pidato Habibie dan Susilo Bambang Yudhoyono bukan saya yang buat? Saya ikut menulis draf pidato Suharto selama dua setengah tahun sebelum beliau berhenti. Jadi bukan selama beliau jadi Presiden seperti sering dibilang orang. Ketika Suharto jadi pejabat presiden, dan kemudian menjadi presiden, saya baru kelas 4 Sekolah Dasar.</p>
<p>Namun demikian, terima kasih atas dorongan Anda. Insya Allah saya akan terus menulis.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jalansutera</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8740</link>
		<dc:creator><![CDATA[jalansutera]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 06:43:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8740</guid>
		<description><![CDATA[Pak Yusril,

Meskipun baru mengudara, saya yakin Anda kan menjadi blogger favorit. Kemampuan Anda menulis tentu sudah tidak diragukan lagi. Bukankah dulu pidato presiden Suharto dibuat oleh Anda? Saya menunggu cerita dan berita dari Anda di blog Anda yang baru.

Matur nuwun juga...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Yusril,</p>
<p>Meskipun baru mengudara, saya yakin Anda kan menjadi blogger favorit. Kemampuan Anda menulis tentu sudah tidak diragukan lagi. Bukankah dulu pidato presiden Suharto dibuat oleh Anda? Saya menunggu cerita dan berita dari Anda di blog Anda yang baru.</p>
<p>Matur nuwun juga&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yusril Ihza Mahendra</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8739</link>
		<dc:creator><![CDATA[Yusril Ihza Mahendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 06:23:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8739</guid>
		<description><![CDATA[Jalansutera,
Blog yang baru sudah &quot;mengudara&quot;. Belum ada hal baru yang saya tulis. Saya hanya menulis tentang peristiwa kematian.

Matur nuwun.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jalansutera,<br />
Blog yang baru sudah &#8220;mengudara&#8221;. Belum ada hal baru yang saya tulis. Saya hanya menulis tentang peristiwa kematian.</p>
<p>Matur nuwun.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jalansutera</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8738</link>
		<dc:creator><![CDATA[jalansutera]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 05:53:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8738</guid>
		<description><![CDATA[jadi nggak sabar nih liat dan baca blognya Pak Yusril yang sedang digodok. Kek apa ya nanti bentuknya? uff...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jadi nggak sabar nih liat dan baca blognya Pak Yusril yang sedang digodok. Kek apa ya nanti bentuknya? uff&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yusril Ihza Mahendra</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8737</link>
		<dc:creator><![CDATA[Yusril Ihza Mahendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 05:31:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/2007/11/05/yusril-pecas-ndahe/#comment-8737</guid>
		<description><![CDATA[Matur nuwun Ndoro Kakung ... Saya percaya, di balik semua peristiwa yang terjadi, akan selalu ada hikmah yang baik. Dulu ketika saya masih menjadi menteri, saya selalu menelpon atau mengundang wartawan untuk meluruskan suatu pemberitaan yang mereka buat. Mereka datang, tetapi yang dimuat justru hal baru yang mereka tanyakan kepada saya. Pelurusan berita dari saya tak pernah muncul. Mereka memanfaatkan waktu bertemu saya untuk tujuan mereka sendiri.

Berkali-kali juga saya menulis tanggapan atau sanggahan atas suatu berita, dan saya fax ke Redaksinya. Tetapi dua tiga hari kemudian baru muncul. Itupun di ditempatkan di kolom Surat Pembaca. Bahasanyapun telah diedit dan &quot;diperhalus&quot; sesuai selera.

Kalau berita itu dimuat di halaman online sebuah media, seringkali pula saya memberikan tanggapan. Ketika tanggapan saya dianggap terlalu keras, hanya sejam dua jam saja mereka tampilkan. Setelah itu menghilang dari internet. Mungkin boss media itu kurang berkenan.

Jadi, marilah kita fair. Kalau media selalu berdalih kemerdekaan pers, orang lain juga berhak untuk bersuara. Namun yang terjadi kini adalah, hubungan antara subyek pemberitaan --lebih-lebib kalau dia pejabat yang perlu &quot;diattack&quot;-- adalah laksana hubungan patron-klien. Posisi mereka tidak seimbang. Media adalah penguasa baru: mereka pemilik media, mereka punya kebijakan mana yang dimuat mana yang tidak, termasuk pula bagaimana isi dan muatan pemberitaannya, kata apa yang dipilih, dan seterusnya. Politisi seperti saya, bukan seperti seperti Ketua Dewan Pembina Golkar, Surya Paloh, yang begitu besar peranannya di dunia media. Saya hanya Ketua Majelis Syuro partai kecil. Suara saya sangat tergantung pada belas-kasihan media, apa mereka sudi memberitakannya atau tidak.

Namun saya berterima kasih atas respons Anda ini. Sekali lagi matur nuwun Ndoro Kakung...

&lt;blockquote&gt;pak yusril, saya kira karena itulah blog muncul. blog merupakan salah satu &quot;jawaban&quot; atas kegelisahan publik terhadap media massa yang mulai tak menarik lagi. krn itu pula saya nge-blog, hehehe .. dan saya senang anda akhirnya nge-blog juga. salam hormat untuk anda.&lt;/blockquote&gt;]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Matur nuwun Ndoro Kakung &#8230; Saya percaya, di balik semua peristiwa yang terjadi, akan selalu ada hikmah yang baik. Dulu ketika saya masih menjadi menteri, saya selalu menelpon atau mengundang wartawan untuk meluruskan suatu pemberitaan yang mereka buat. Mereka datang, tetapi yang dimuat justru hal baru yang mereka tanyakan kepada saya. Pelurusan berita dari saya tak pernah muncul. Mereka memanfaatkan waktu bertemu saya untuk tujuan mereka sendiri.</p>
<p>Berkali-kali juga saya menulis tanggapan atau sanggahan atas suatu berita, dan saya fax ke Redaksinya. Tetapi dua tiga hari kemudian baru muncul. Itupun di ditempatkan di kolom Surat Pembaca. Bahasanyapun telah diedit dan &#8220;diperhalus&#8221; sesuai selera.</p>
<p>Kalau berita itu dimuat di halaman online sebuah media, seringkali pula saya memberikan tanggapan. Ketika tanggapan saya dianggap terlalu keras, hanya sejam dua jam saja mereka tampilkan. Setelah itu menghilang dari internet. Mungkin boss media itu kurang berkenan.</p>
<p>Jadi, marilah kita fair. Kalau media selalu berdalih kemerdekaan pers, orang lain juga berhak untuk bersuara. Namun yang terjadi kini adalah, hubungan antara subyek pemberitaan &#8211;lebih-lebib kalau dia pejabat yang perlu &#8220;diattack&#8221;&#8211; adalah laksana hubungan patron-klien. Posisi mereka tidak seimbang. Media adalah penguasa baru: mereka pemilik media, mereka punya kebijakan mana yang dimuat mana yang tidak, termasuk pula bagaimana isi dan muatan pemberitaannya, kata apa yang dipilih, dan seterusnya. Politisi seperti saya, bukan seperti seperti Ketua Dewan Pembina Golkar, Surya Paloh, yang begitu besar peranannya di dunia media. Saya hanya Ketua Majelis Syuro partai kecil. Suara saya sangat tergantung pada belas-kasihan media, apa mereka sudi memberitakannya atau tidak.</p>
<p>Namun saya berterima kasih atas respons Anda ini. Sekali lagi matur nuwun Ndoro Kakung&#8230;</p>
<blockquote><p>pak yusril, saya kira karena itulah blog muncul. blog merupakan salah satu &#8220;jawaban&#8221; atas kegelisahan publik terhadap media massa yang mulai tak menarik lagi. krn itu pula saya nge-blog, hehehe .. dan saya senang anda akhirnya nge-blog juga. salam hormat untuk anda.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

