Sarah Pecas Ndahe

2007 November 14
by Ndoro Kakung

Perempuan bermata indah itu tiba-tiba ada di depan saya. Saya terpana karena seperti melihat ada manik-manik bening yang selalu berpendar di sana. Mmm … seperti taburan bintang di langit kelam. Haiyah.

Senyumnya mengembang lebar ketika tangan kami berjabat.

“Sarah,” begitu dia menyebutkan namanya dengan lembut, selembut telapak tangannya.

Ya, dia Sarah Astriani yang itu: anak bungsu dari tiga bersaudara, lahir 7 September 1988, pernah sekolah di SMA Bopkri II, depan Rumah Sakit Bethesda, Yogyakarta.

[Heh, itu kan sekolah saya dulu? Jadi, kamu terhitung satu almamater, adik sekolah jauh? Halah.]

Kami bertemu di Amadeus Cafe, Setiabudi Building, Jakarta, atas jasa baik Iman Brotoseno. “Sarah pengen ketemu temen-temen blogger,” kata Iman via SMS.

Jadilah kami, Iman, Sarah, Saya, Sir Mbilung, Ipul, dan Iqbal reriungan di bawah keremangan lampu kedai yang hangat.

Dan, begundal Mas Bagoes itu cuma bisa misuh-misuh [sambil ngedug sumur] melalui YM … :)

Tentu saja, Sarah jadi seperti kelinci di tengah kepungan serigala durjana. Duduknya kikuk dan terlihat gelisah. Halah. Padahal kami cuma blogger sontol kenyut dan bukan Burisrawa pemakan bayi.

Untunglah, kebekuan es lekas mencair. Dewi Supraba dari Matraman itu lama-lama merasa nyaman berada di tengah buto-buto cakil tanpa taring ini. Pelan-pelan dia membuka diri dan memamerkan senyumnya yang menggetarkan itu. Ehm …

Sarah lalu bercerita tentang ketakutan dan kegundahan hatinya gara-gara insiden “kopipas” itu hingga akhirnya terpaksa menutup blog Buanadara di blogspot miliknya. “Aku ngeri baca komentar-komentar itu, Ndoro,” katanya sambil mengedikkan pundak.

Kami, blogger-blogger tengil dan sok tahu ini, ngakak begitu mendengar kepolosannya. Buat kami, komentar-komentar sak penake dewe itu bukan sesuatu yang harus membuat Sarah harus menutup blog.

Saya setuju dia perlu belajar mengenal kehidupan di ranah yang nyaris tanpa batas ini. Tapi, sebetulnya dia juga harus lebih tegar dan dewasa menghadapi tantangan. Sebab, bukankah dengan semakin sering mendapat “tepukan ringan di pundak”, seseorang akan jadi lebih kuat?

Entahlah. Yang jelas, Sarah lalu berterus terang tentang ketidakmengertiannya bermain di kolam bernama blogosphere ini. “Saya titip pesan ya Mas, saya minta maaf pada teman-teman di luar sana yang merasa nggak nyaman karena posting saya dulu.”

“Tentu,” jawab saya.

Saya merasa kebesaran dan kerendahan hati Sarah perlu dihargai. Ia sadar dirinya bukan perempuan yang sempurna, yang bisa alpa dan berbuat salah. Ia sudah memulai. Kita wajib menghargai. Sebab, begitulah adab kita bergaul dengan orang lain.

Apalagi, saya mendengar Sarah sudah menelepon Dewi Pencumbu Hujan langsung untuk rekonsiliasi. Dan, Dewi — lewat SMS ke saya — mengatakan, “Sudahlah Ndoro, layar sudah ditutup. Case closed.”

Saya lega mendengarnya. Pada akhirnya everybody happy [Pachinko, Harry Dagoe?]. Sekarang tinggal kita menunggu kapan Sarah akan membuat blog lagi. Kita tunggu tulisan-tulisannya lagi, tentang apa saja. Bahkan kalaupun dia cuma sempat menuliskan titik dan koma pun tak mengapa.

Ndak usah takut nge-blog. Rileks saja. Nge-bloglah suka-suka, sesempatnya. Bahkan ketika Sarah ndak punya apa-apa, layar kosong itu bisa menjadi pertanda bahwa dia barangkali cuma sedang kehabisan ide menulis atau mungkin juga karena dia sedang kesepian dan butuh teman saja.

Jadi kami menunggumu, Nduk …

76 Tanggapan leave one →
  1. 2007 November 14

    wow .. photonya,..
    matanya ….
    0_0

    asli ya ndoro…

    Yes,.. ngambil kapling duluan dari Anto.. :D

  2. 2007 November 14

    tutup lawng sigotaka, pertunjujan telah usai :D

  3. 2007 November 14

    wis gitu aja tah ndoro? mana foto2 yang lainnya? kan kita tgu laporan pandangan matanya :p

  4. 2007 November 14

    kopas komennya Mas Ipul di blognya Ndoro Iman (tentunya tanpa seijin ybs): “seandainya, seandainya nih. seandainya buana dara itu item, kecil, jelek dan yang semua kejelekan fisik terkumpul padanya, apa ya ada yang mau bela ya?” (nunggu komennya Mas Ipul setelah kopdaran ama Sarah).

    Utk Sarah, selamat ngeblog lagi Dewi Supraba (kalau pada akhirnya ngeblog lagi). Manfaatkan elmu2 yg diperoleh dari para dewa2 blogosphere. Peace

  5. 2007 November 14
    sarahpisan permalink

    Oalah Ndoro….begitu ketemu Sarah langsung klepek – klepek…. kaya munyuk ketulup, wingi waktu nulis Penumpang Pecas Ndahe kayaknya sinis banget. Apa kelemahan Ndoro itu kalau ketemu wanita ayu yo? Ndoro….?

    loh memangnya posting itu menyindir sarah? read between the lines, mas :P

  6. 2007 November 14

    masih ada yang inget Dewi, si korban yang sesungguhnya gak ya? helloooooooo……..??

    jangan lupa, ndoro. Dewi ada di luar sana, menyimpan kegelisahannya biarpun dia bilang ‘case closed’. you never know, ndoro. you never know.

    sampean kan gak tahu juga saya sudah ngomong apa ke dewi, mbok. you never know :P

  7. 2007 November 14

    wakakaka…ga usah esmosi gitu dong, ndoro…

    heran, semua orang jadi defensif beberapa hari ini. i wonder why :D

  8. 2007 November 14

    Tunggu liputan kopdar sarah sama saya di jogja.

    *gak mau kalah*

  9. 2007 November 14

    jadi sedih baca posting Ndoro di bagian terakhir. sesungguhnya ada pelajaran juga buat saya dan juga para blogger lain. terutama dalam hal ‘kopipas’. meskipun hal itu sangat mudah dilakukan di dunia blogspare , tapi jika itu dilakukan maka dampaknya luar biasa.

    saya berharap seperti Ndoro, mudah-mudahan Sarah tidak kapok untuk kembali nge-blog. yang lalu, biarkan berlalu. don’t think it to much :)

  10. 2007 November 14

    @begundal
    Aku diajak ga To, kita bikin berita lebih heboh dari ini. Ah kamu giliran ketemu sarah ga mo ajak2, giliran ketemu blogger lanang kowe sms aku, siyal..

    Nuwun sewu ndoro, dalem OOT *wong ndeso kok ngerti OOT, omong opo to aku iki*

  11. 2007 November 14

    bukan ngarang crita khan ndoro :D :D

    alamat blognya sarah apa tuh?

  12. 2007 November 14

    sarah udah punya pacar belum, ndoro?
    ada lowongan? lho…

  13. 2007 November 14

    lha kan udah ada ituh blog baru sarah??
    *lirik tetangga baru*

    tikaaaaaaaa… diam! :D

  14. 2007 November 14

    akhir-nya, ternyata damai itu indah ya ndoro?

  15. 2007 November 14
    upikabu permalink

    ndoro … I’m jealous!

    halah, iki sopo maneh? :)

  16. 2007 November 14

    Oalah.. ternyata ini toh fotonya ‘Diajeng’… ck..ck..

  17. 2007 November 14

    walah, yang namanya sarah masih ABG tah.. tak pikir sudah dewasa dan cukup matang untuk ditelan
    *rumangsanya pelem pow

    kok ngga ada poto2 barengnya tah ?

    maaf, foto bareng itu koleksi pribadi, disimpan dalam hard disk :P

  18. 2007 November 15

    Loh, Ndoro, berarti dari Kranggan ke Gramedia gak jauh ya dulu… Walah, dari Bopkri II toh? Hehehehe…

    Tanpa merasa sok bijak, kayaknya masalah ini seharusnya bisa selesai. Okeylah, yang terjadi itu tetap menjadi catatan sendiri. Oleh pihak-pihak yang bersinggungan langsung.. dan bagi bloger bisa jadi pelajaran juga. Cuma bagi beberapa orang, mungkin pelajaran harus dibayar mahal… mungkin.

    Saya masih percaya bahwa banyak hal yang bisa dituliskan oleh yang bersangkutan… mungkin belum terbiasa? Dan karena belum terbiasa, yang terjadi kemarin adalah sebuah ekspresi kekaguman atas sebuah hasil karya orang lain kan ya? Cuma, mungkin melampiaskan dengan cara yang ‘kurang bisa diterima’ oleh bloger kebanyakan… mungkin.

    Saya sih berharap, semoga ini bisa diselesaikan dengan baik, KHUSUSNYA diantara bloger yang memang bersinggungan langsung (antar pemilik tulisan asli dengan ‘yang tidak asli’).

    Lha sakjanne iki kan urusanne sing nulis asli karo sing orak asli kan ya? Ming ndilalah e kok ya diekspos oleh bloger sing duwe bala kurawa akeh… Kayaknya si mbak yang itu sedang apes… Wis, bali nge-blog meneh wae…

    ho-oh, kamu memang sok bijak, thoms… :P

  19. 2007 November 15

    trus?

  20. 2007 November 15

    sarah… berhati hatilah kau Nduk…

  21. 2007 November 15

    Evan belum kenal Sarah Ndoro. No comment lah. Evan cuma mau lapor, tadi sore rumah kebanjiran. Jimat kaos ‘Banjir untuk Semua’-nya gak mempan.:-)

  22. 2007 November 15

    Hm.. ndak yakin kalo matanya Sarah sebegitu mempesonanya..

    Masih ada mata blogger lain yang mempesona saya..

    *siyul-siyul*

  23. 2007 November 15

    testing Pak Dhe… komenku kok ilang yo?

  24. 2007 November 15

    Wah, saya udah jadi mas bagoes…
    ngeceeee!!! :evil:

  25. 2007 November 15

    ayoe nto, dibikin kopdaran lagi di jogja. tak tunggu..

  26. 2007 November 15

    …. Saya, Sir Mbilung, Ipul, dan Iqbal reriungan di bawah keremangan lampu kedai yang hangat. @Begundal : pppsssttt, kalo jadi kopdar ama si sarah mbok aku dijak. (ghonku mburine BOPKRI loh).

    Thomas : hayuk cah’e diundang ketemuan ajah (mesem bejat).

    .::he509x™::.

  27. 2007 November 15

    waduh, kepotong banyak comment’e (salah tag), jadi jauh sama yg tak maksud …. *garuk²*

  28. 2007 November 15

    ndoro kakung, saya mohon izin bikin trackback ke post ini yah di artikel berikut saya, hehe.. dikasih gak nih? thanks..

  29. 2007 November 15

    @ Yeni Setiawan :
    hah?!! sayah??!! duh.. mas.. *tersipu..*

  30. 2007 November 15

    ciee ndoro uhuy…ehem ehem….

  31. 2007 November 15

    AYO KEEP GO BLOG !!! BLOGGER JUGA MANUSIA, SALAH DAN KHILAF PASTI ADA PADA MANUSIA.JANGAN BERKECIL HATI..BUAT MBAK SARAH, AYO TETEP NGE BLOG..SAYA DULU PERNAH SPT MBAK SARAH KOPIPAS, DAN ITU MEMBUAT CAMBUK TERSENDIRI BUAT SAYA UNTUK MENJADI BLOGGER BAIK..TEBARKAN PERDAMAIAN SESAMA MANUSIA..

    SALAM HANGAT DARI BLOGGER KOTA PAHLAWAN

  32. 2007 November 15

    Would she get the same honour and treatment had she is not a drop dead gorgeous female?

    *just wondering … so please, carry on*

  33. 2007 November 15

    td malam saya ngobrol sama dewi lewat telepon, meski case close ndoro, tp masih ada satu hal yg perlu diluruskan disini…..

  34. 2007 November 15

    *pendatang baru bingung*

    kok sepertinya sarah sangat di blow up sekali ya?

    *tanya kenapa?*

  35. 2007 November 15

    @Silverlines
    May =) … Maybe yes, maybe no.

    Tetapi tetap, dunia itu tidak adil. Dan tidak akan pernah =)

    *komen gak jelas*

  36. 2007 November 15
    upikabu permalink

    agree with silverlines.. wondering the same way too :)

  37. 2007 November 15

    Ndoro ….

    Fotonya Sarah kurang gede tuh :-)

  38. 2007 November 15

    wis nek ketemu ga sempat bismilah ki…

  39. 2007 November 15

    dadi pengen ngeblog…

  40. 2007 November 15

    aprikot :::
    apanya yang mesti dilurusin ni mba?? Bagi-bagi ceritanya yah..

    silverlines, pikiran kita sama. Kira2 keadaan bakal berbeda ga ya??

  41. 2007 November 15

    Tentang Kopipas,
    Saya cuma mau berbagi,
    Posting di blog saya tentang TQM yang ditulis ketika sedang iseng dan ngantuk malah tiba-tiba muncul jadi materi iklan training Quality Management. Kopipas full. Training nya cukup mahal lho.

    Saya cuma diam, karena ga tahu harus gimana. Ga punya teman blog, la wong nge-blog cuma iseng.

  42. 2007 November 15

    saya kok bingung ya, kok masih ada yang ngorek-orek masalah fisik dikaitkan dengan perdamaian, saya kok ngerasa gak sreg ya…..
    yo wis kan, biarkan berdamai, rekonsiliasi, gak usah dikorek-korek lagi lukanya mbak dewi ama mbak saras, yang penting ada langkah konkret dari dua belah pihak serta kasus ini membuka mata kita akan penghargaan karya orang lain

  43. 2007 November 15

    ya, kami menunggumu… :ngiler:

  44. 2007 November 15

    ayo ayo ramaikan… atau kita bikin isu baru? :)

  45. 2007 November 15

    mendadaks sarah jadi seleb blog..

  46. 2007 November 15

    @anto: maksude ndoro itu mungkin bukan Mas Bagoes, tapi Den Baguse (tanya ndoro artine den baguse)
    @gita: lha ndoro waktu ketemu Sarah juga sudah lurus kok git

  47. 2007 November 15

    wah…ndoro sudah siap2 nambah istri, uhuk…uhuk..
    *cekikikan sambil kabur…*

  48. 2007 November 15

    @Aprikot, halah opo meneh iki…salah satu risiko ngeblog ya dikopipes. Sudahlah…

  49. 2007 November 15

    Waduh…saya telat ya…

    Saya dah kontak sama Sarah via FS. Katanya mo mikir2 dulu mo nge-blog lagi pa ndak…

    Waduh…moga-moga ndak lama-lama ya mikirnya…heheheheh…

  50. 2007 November 15

    Ada gosip terbaru apa lagi, Ndoro?

  51. 2007 November 15

    layar kosong sebagai tanda ndak kehabisan ide? ah yang bener ndoro. kalimat anda ini kok aneh…

    oh iya, lupa mbusek kata “ndak”. suwun le

  52. 2007 November 15

    @pitik
    bismilahe sakdurunge ketemu wae, dijamak :D

  53. 2007 November 15

    Saya tak kopipas juga ah. Biar dihujat, biar bisa kopdar, dan jadi seleb. Tapi saya gak cakep, bisa gak ya? :P

  54. 2007 November 15

    Sudah sepantasnya orang mengadu, mengeluh, minta pemahaman, mohon pertimbangan, kepada Ndoro Bedhes. Dia alamat yang tepat.

    Tapi sayangnya, kalo sama saya dia zalim banget. Nasib.

    hahaha .. rasah melu-melu kang :)

  55. 2007 November 15

    podo ngomong opo too …. :(

  56. 2007 November 15

    @ bahtiar :
    mboh..
    *lempar lempar kacang ke ndoro*

  57. 2007 November 15

    Wah, happy ending ya ndoro?

  58. 2007 November 16

    @ Paman Tyo: alamat yang tepat kalau mau curhatannya dimuat, maksudnya? Hihihi… *masih nginget soal hujan kemarin*

  59. 2007 November 16

    ouh….akhirnya kebisingan ini akan berakhir

  60. 2007 November 16

    Kita semua bisa kebagian kopdar ma Sarah ga yaa?

  61. 2007 November 16

    hihihi ndoro tetanggaku

  62. 2007 November 17

    hehehehe nonton ae ah aku…ndak brani kopdar ma sapa2…..:)

  63. 2007 November 17

    Ada rencana kopdaran diJogja nich,besok aja pas libur Natal & Thn Baru.Jadi banyak yang bisa ngumpul.

  64. 2007 November 17

  65. 2007 November 18

    Oh jadi begitu toh ceritanya ndoro. Saya kuper nih. Baru ngerti kalau ada cerita Sarah yang kopipas artikel Dewi.

    Ada banyak pergulatan emosi jadinya. Saya baca di Venus ternyata Dewi yang semula sudah anggap case closed jadi masygul lagi karena kok simpati malah lebih besar ke Sarah.

    Kalau Sarah tahu psikologi ini maka kalau dia benar benar mau suasana jadi kondusif sebaik dia secepatnya bikin Blog baru. Posting lagi yang baru.

    Supaya efek simpati ke dia yang menjadikan orang orang yang sempat komentar keras dan menjadi merasa bersalah bisa berkurang.

    Jadi buat Sarah ketahuilah bahwa blogger bukan cuma para komentator itu, masih banyak lagi yang lain dan gak usah ngambek. Bikinlah Blog baru lagi, bukan untuk dirimu semata tapi untuk membuat suasana lebih kondusif.

    Buat Venus mungkin case closed adalah statement resmi Dewi. Jadi kalau dia ngomong lain mungkin itu cuma curhat yang gak perlu dipublish dan malah bikin mentah lagi.

    Mohon maaf kalau terkesan sok bijak, just a tought.

  66. 2007 November 18

    Hehehehehe.. saya juga lagi baca-baca tentang si Sarah. Kalau Sarah mau balik ngeblog lagi, bagus banget kan. alau stress sama kata-katanya yang ngomentari, tinggal nulis : Opo ae seh? Hihihihi… Btw, ndoro makasi ya dah mampir2

  67. 2007 November 19

    Waduh kasian juga, genduk ayu itu. Sampe harus nutup blog sgala, pan saya belom kenalan ;D

  68. 2007 November 19

    waduh, ndoro…

    eh, sebelumnya salam kenal dulu. :D

    saya kok mrasa tertarik sekali dgn sarah itu. saya dulu juga sempet sekolah di boda selama dua minggu, tapi kok siyalnya saya ndak pernah tau ada bidadari secantik sarah yang nyekul di situ. :evil:

    tgl ultah sarah juga menggelitik.

    ahh, sutralah … :neutral:

  69. 2007 November 20

    wah lg ngomongin aku ya :D

  70. 2007 November 20

    *clingak clinguk pastikan gak ada orang*

    kaburrrrrrrrrrrrrrrrr :lol:

  71. 2009 Februari 12

    Halo Mbak.. lam kenal ya..
    ternyata banyak blogger2 Jogja ngumpul disini :)
    Udah ga asing lagi namanya..

    Ayo kumpul2 lagi :)

Lacak Balik & Ping Balik

  1. Kentut berembun | Tetes Embun dotORG
  2. Letusan Di Pojokan Blogosphere « extremusmilitis imperialism
  3. Anonymous
  4. Anonymous
  5. Anonymous

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS