Digugu lan ditiru. Itu wajah guru di masa lalu. Artinya, dipercaya dan diteladani.
Dulu kebanyakan orang mencitrakan guru sebagai sosok yang pintar, lurus, idealis, mengayomi, galak, dan kebanyakan kere — cuma punya sepeda yang bisa “standing dan terbang” seperti lagu Oemar Bakrie yang dinyanyikan dengan getir jenaka oleh Iwan Fals].
Sekarang?
Giliran sampean menilainya, Ki Sanak …
>> Salam hormat saya kepada semua guru — siapapun dan di manapun sampean berada — yang hari ini merayakan Hari Guru Indonesia.
Nopember 26, 2007 pukul 11:24 am
pertamax buatan pertamina
bangsa untung, ndoro kakung buntung.
baca nanti… keduax…
Nopember 26, 2007 pukul 11:37 am
wuah brarti cuma saya ini guru yg pecicilan
Nopember 26, 2007 pukul 12:06 pm
Guru : waGU tur KuRU…(jarene..)
Salam hormat buwat guru eS-De saya…
Nopember 26, 2007 pukul 12:21 pm
Salam buat guru-guru saya di smu dulu…
Nopember 26, 2007 pukul 12:34 pm
eit, jangan salah. sekarang gaji guru nggak kecil lagi lho. ada yang bilang gaji guru yang pegawai negeri juga akan lebih tinggi daripada gaji pegawai negeri biasa. lagi pula, guru masih bisa mendapatkan penghasilan lain, misalnya: jual buku (maaf pak… saya cantumkan di sini), jual foto kopian (jadi ingat Pak Naryo Bagong, guru SMP saya), kasih les privat, jadi guru di lembaga pendidikan.
Nopember 26, 2007 pukul 12:55 pm
selamat buat semua guru juga…
Nopember 26, 2007 pukul 1:01 pm
guru kencing berlari, murid kencing diatas pohon
Nopember 26, 2007 pukul 1:06 pm
Jaman sekarang ada guru yang wagu tur saru, bukannya ngajar muridnya tapi malahan SMS-an dan muridnya berkeliaran seenak hati.
Nopember 26, 2007 pukul 1:07 pm
Ndoro, saya guru 100%, tanpa side job apapun. Perkara gaji, hehe, jelas ngepas. Tapi ini masalah panggilan hidup kok, jadi meskipun tidak berlimpah materi ning saya bahagia dengan profesi saya.
Selamat hari guru juga untuk rekan lainnya.
Sekedar info, blog juga sudah jadi media pembelajaran lho….
Nopember 26, 2007 pukul 1:11 pm
guru, mulia sekali. ada satu guruku dulu yang enggak. tapi aku maklum, guru juga manusia
Nopember 26, 2007 pukul 1:56 pm
Indonesia yang sekarang adalah hasil didikan para guru sejak dari tempo dulu.Jadi melihat wajah Republik ini sekarang,adalah hasil didikan para guru kepada muridnya …dan seterusnya ….dan seterusnya.
Selamat hari Guru Indonesia.
(Salam buat Bp.Kadim guru SMPku dulu )
Nopember 26, 2007 pukul 2:09 pm
Sekarang, tidak semua yang mengajar di sekolah adalah Guru, Ndoro…
Nopember 26, 2007 pukul 2:18 pm
sekarang guru jadi orang-orang proyek. sucks!
Nopember 26, 2007 pukul 2:28 pm
Bukankah Ndoro Kakung juga guru, mencerdaskan manusia lewat blog? Jadi guru bukan cuma tukang ngajar, Ndoro. Aku paling sebel kalau ada guru (sekolah formal) yang merasa hanya dirinya yang berjasa mencerdaskan bangsa. Sekatang manusia bisa belajar melalui apapun, terutama media massa. Jadi guru (sekolah formal) jangan GR merasa paling berjasa.
Nopember 26, 2007 pukul 2:47 pm
Guru(termasuk Dosen), juga harus rajin2 periksa tugas muridnya lo!!!! Hilangkan kebiasaan membuang atau tidak menyentuh sama sekali tugas yang sudah dikerjakan murid2nya. Klo’ ada guru(termasuk dosen) yang punya banyak waktu untuk ngeblog, ada juga guru(termasuk dosen) di Indonesia yang tidak punya banyak waktu untuk memeriksa dan memantau murid2nya(termasuk tugas2nya)dengan baik. Alhasil, murid2nya suka menyepelekan tugas, suka menyontek, dan pada akhirnya menjadi kultur yang mengedepankan hasil (jalan pintas) tanpa memeperhatikan dan melalui proses yang “halal” dan baik.
Selamat Hari Guru, Para Guru Indonesia.
Nopember 26, 2007 pukul 2:53 pm
weh,,saiki hari guru toh? guru2 jaman saiki keren2..bedo mbek jaman aku biyen jik sd
Nopember 26, 2007 pukul 2:58 pm
kita semua adalah guru kan?
Nopember 26, 2007 pukul 4:14 pm
wah saya kecepatan mengenang guru, pas hari pendidakan nasional 2 mei lalu
http://arishu.blogspot.com/2007/05/mengenang-guru.html
Nopember 26, 2007 pukul 4:24 pm
Piye muride iso podho cerdas nek pak gurune wae isih bingung mikir “dari tangan ke mulut” isih ono sing dadi pemulung maneh. Duh gusti sampe kapan bangsaku dadi bangsa indon, bangsa oon sing ora memperhatikan nasibe poro gurune.
Nopember 26, 2007 pukul 5:40 pm
wah, guru jangan diartikan sempit…
guru kehidupan, jauuuuh lebih banyak lho
Nopember 26, 2007 pukul 8:48 pm
Munyuk rasekolah:
Kalo di kota, guru jaman sekarang, mostly, ya cuma profesi. Hubungan dengan siswa/mahasiswa cuma sebagai penyedia dan pembeli.
Kalo di desa, guru jaman sekarang, mostly, ya pengen ke kota tadi.
Salam hormat kepada para guruku (yang dulu…)
Nopember 26, 2007 pukul 9:09 pm
hmm, guru tenan krupuke. eh, kuwi gurih yo? *ga nyambung blas!*
Nopember 26, 2007 pukul 9:27 pm
guru akan selalu ada untuk membawa bangsa ini kearah yang lebih baik. Selamat Hari Guru
Nopember 26, 2007 pukul 11:38 pm
di sekolahe kang kombor sama anjar malahan nggak ada tuh guru, yang ada pamong
Nopember 28, 2007 pukul 10:09 am
yup setuju ma mas ‘jalansutra’. gaji guru yang kecil bahkan minim mungkin hanya guru-guru di pinggiran. kalau dikota, gaji guru sangat besar, apalagi sekolah swasta..weleh marai ngiler..hehe
Nopember 28, 2007 pukul 10:04 pm
Jadi pengen tau, gaji guru sangat besar tuh guru yang mana….
*saya yang menolak jadi pahlawan tanpa slip gaji (mencomot salamnya Lord Mbilung pada dirikuh)*
Nopember 28, 2007 pukul 11:11 pm
(Tanpa baca koment-koment sebelumnya)
Jadi sekarang menurut Ndoro guru yang sekarang itu seperti apa?
Selamat hari guru… (wah kelewatan ya, saya yang seorang guru pun baru tahu kalau tgl 26 Novemebr adalah hari guru…
)
Nopember 29, 2007 pukul 2:59 pm
ahhh….jadi guru tuh pekerjaan yg punya tingkat STRESS TINGGI…apalagi guru SD…
“rintihan hati seorang guru”
hiks3…
Nopember 29, 2007 pukul 3:09 pm
guru sd saya biasanya ngasih tugas pas jam 9 pagi..
soale beliau sibuk nonton kasandra
Nopember 30, 2007 pukul 6:44 pm
guru jaman skrg?
matre edan!
trus pada suka mkan gaji buta!
saia sbagai murid jaman skrg sdikit ga ’sreg’ am guru jaman skrg ndoro..
klo yg kaya dimanis2in, yg kere twus bego pasti dledek2 trus..
apalagi ad salah satu guru saia yg klo kita ikut les sma dia, bakalan dapet nilai yg bagus!
huuh.. dmana guru yg sharusnya bisa mngayomi muridnya agar bisa mnjadi bangsa yg pintar cerdas dan aplikatif dsgala bidang *sigh*
ya udah lah ndoroo.. dtunggu ya mampirannya k blog saiaa..