Albar Pecas Ndahe

“Dunia ini panggung sandiwara, cerita yang mudah berubah
Kisah Mahabarata atau tragedi dari Yunani
Setiap kita dapat satu peranan
Yang harus kita mainkan
Ada peran wajar ada peran berpura-pura … “
Ah, Ahmad Albar mungkin memang sudah menujumkan nasibnya seperti lagu itu. One down, many more to go …
Tulisan ini dikirim pada pada Nopember 28, 2007 5:25 pm dan di isikan dibawah Indonesiana, Piwulang. Anda dapat meneruskan melihat respon dari tulisan ini melalui RSS 2.0 feed.
Anda dapat merespon, or trackback dari website anda.
Nopember 28, 2007 pukul 5:32 pm
Yang lain segera menyusul..
Nopember 28, 2007 pukul 5:33 pm
ndoro ndak usah ikut2an lho
Nopember 28, 2007 pukul 6:29 pm
warna-warni dunia kah?
Nopember 28, 2007 pukul 6:33 pm
hubungan lagunya sama kasus ahmad albar apa ya?….
Nopember 28, 2007 pukul 6:48 pm
katanya apes… kasian ya kalau bener
Nopember 28, 2007 pukul 7:10 pm
ndherek prihatin..
Nopember 28, 2007 pukul 7:18 pm
mudah2an ndoro gak ikut terjerumus
Nopember 28, 2007 pukul 7:29 pm
kayak duren aja…
lagi musim…
musim ditangkepin…
dulu2 kemane aje, tuh kang tangkep!
Nopember 28, 2007 pukul 7:30 pm
walah…..
dari dulu, masak apatar masih “nyemot” ajah
***protes***
Nopember 28, 2007 pukul 8:20 pm
Albar masih sodaraan sama Algore?
btw setuju ama penutupnya One down, many more to go … so it is not the final countdownnya seperti kata Europe
Nopember 28, 2007 pukul 8:25 pm
Ini ndak tentang Sarah to ndoro?
Nopember 28, 2007 pukul 8:31 pm
Thiiink: Gusti Alloh mboten sare ndoro… Sepertinya masih banyak artis lainya yang di tunggu iyek di tikungan kehidupan di depan.
Nopember 28, 2007 pukul 9:27 pm
Kalau kanjeng ndoro ini paling-paling terkena 3 pasal cabul,bukan 3 pasal tentang narkoba.jadi kemungkinan untuk masuk penjara gara-gara narkoba pastilah kecil.Kecuali “narkoba” yang lainnya (narik kolor babu)
:))
Nopember 28, 2007 pukul 10:09 pm
baru dapet peran berpura-pura ya ndoro
Nopember 28, 2007 pukul 11:06 pm
Hiks, lagu-nya begitu dalam makna-nya…
Dan ternyata Ahmad Albar ndak mau kalah ya Ndoro?
Nopember 29, 2007 pukul 7:37 am
wik… secara artis gitu loo!!
kebanyakan uang, so bingung mo dikemanain…
Nopember 29, 2007 pukul 9:10 am
Another one?! *sigh*
Nopember 29, 2007 pukul 10:36 am
Para selebriti pada ngedrugs… jangan sampe seleb blog ikutan ngedrugs juga hehe..
Say NO to drugs, say YES to blog.
Nopember 29, 2007 pukul 10:42 am
kok akeh artis sing pakek narkoba seh ???(heran). Ndoro jangan ikut2an yha …
/*mugo2 mas iman jg gak ikut2an, aminn (*halahhhh)
Nopember 29, 2007 pukul 12:05 pm
pantesan ngga pernah liat kang ahmad ikut2 an kampanye anti narkoba
tapi klo rocker biasanya emang ngedrug ya
Nopember 29, 2007 pukul 12:27 pm
manggung di penjara?
Nopember 29, 2007 pukul 1:30 pm
Say NO to DRUGS, Say YES to BLOG
Gak nge Blog sakaw
Nopember 29, 2007 pukul 5:26 pm
Bang Iyek, ditunggu kolaborasinya ama Bang Fariz =)
Nopember 29, 2007 pukul 5:46 pm
Ada yang aneh dalam kasus Albar, seakan dia dijadikan blower untuk menutupi isu yang sebenarnya, yakni tertangkapnya bandar narkoba besar.
Indikasi:
1. Seusai penangkapan, polisi mengumumkan Albar ditangkap karena menyembunyikan bandar narkoba. Anehnya, saat diwawancarai wartawan, polisi enggan menyebutkan nama sang bandar (belakangan diketahui namanya Cece?). Mestinya, penangkapan bandar inilah yang utama, sedangkan Albar hanyalah figuran. Tetapi mengapa dibalik?
2. Bandar yang ngumpet di rumah Albar itu, ditangkap dengan genit. Saat disorot kamera, terlihat dia mengenakan tas punggung dengan setelan kaos dan celana kasual. Di tengah sorotan kamera wartawan, dia malah terkesan tengah melakukan peragaan mode. Sementara penagkapan Albar dibuat heboh (dia dipegang dua polisi). Mengapa bandar itu seakan memperoleh perlakuan istimewa? Mestinya dia dirantai seperti Amrozi.
3. Liputan Enam SCTV memburamkan wajah bandar yang ditangkap, namun memajang foto keluarga Albar (termasuk anak dan istrinya, yang belum tentu bersalah). Harusnya foto bandar tidak diburamkan. Kalau wajah Albar, terserah mau buram atau jelas.
4. Kita lihat saja, apakah berita Albar akan lebih ramai dibanding bandar narkoba kakap itu. Jangan sampai masyarakat lupa akan bandar itu dan lebih asyik membahas penangkapan Albar.
Nopember 29, 2007 pukul 5:56 pm
waspada memang harus agar lengah bisa terjaga…
saya dulu pernah usul ke temen-temen untuk ganti nama (merek maksudnya)
Karena, bawa-bawa nama gusti Allah kalau kelakuan kita kaya gendruwo ..bisa kuwalat..
nggak direken yo wis..karepmu , asal jangan madon mendem lan madat .
ehh..nekat ,…….rasakno dhewe
Nopember 30, 2007 pukul 10:13 am
kok saiki wong tuwo2 podo kelakuan yo
Nopember 30, 2007 pukul 11:22 am
hmm,mungkin dia sudah lelah bersandiwara,jadi udah ga diem2 lagi pake narkobana..
Nopember 30, 2007 pukul 11:34 am
Dua minggu lagi siapa selebritas gaek yang bakalan kena ciduk tekab? Bisa nebak nggak, Ndoro?
Nopember 30, 2007 pukul 12:52 pm
betuuull…!!
dunia ini mmang panggung sandiwara ndoro…
Nopember 30, 2007 pukul 3:53 pm
If you got bad news, you wanna kick them blues; cocaine.
When your day is done and you wanna run; cocaine.
She dont lie, she dont lie, she dont lie; cocaine.
(Eric Clapton)