Arsip untuk Nopember, 2007

Al Gore Pecas Ndahe

Nopember 28, 2007

Bukankah kabar ini ironis?

It said:

The average household in America consumes 10,656 kilowatt-hours (kWh) per year, according to the Department of Energy. In 2006, Gore devoured nearly 221,000 kWh—more than 20 times the national average.

Inconvenient truth, no?

>> Menanti Sir Mbilung Mac Ndobos mengoceh di blognya soal cara paling praktis dan bisa dilakukan semua orang untuk mengurangi carbon footprint. Syokor …

Megatruh Pecas Ndahe

Nopember 28, 2007

Sebuah kisah jatuh dari dahan ke sungai yang keruh. Ia hanyut ke sana-sini. Bunyinya seperti megatruh, dari jenis yang paling ngelangut.

Seorang lelaki memungutnya, lalu membacanya pelan-pelan. Dahinya mengernyit tanda berpikir keras. Mungkin juga dia tengah berusaha meresapi karena tak sepenuhnya ia mengerti.

Kisah itu dimulai dengan sebutir embun yang merambas dari kelopak mata seorang perempuan. Bulir-bulir bercahaya itu melintasi beranda kwarsa biru abu-abu dan ruangan berwarna jingga menuju ke balairung panjang tempat orang berpesta.

Ia pun melihat di atas ranjang kelabu terbaring seseorang dengan rambut bermahkota mawar, dengan bibir yang jadi merah karena anggur.

Ia mendekat, menyentuh pundak lelaki yang terbaring itu. (more…)

JakJazz Pecas Ndahe

Nopember 27, 2007

Sudahlah Mas, sudah … simpan saja maaf dan penyesalanmu. Aku tahu bahkan sejak kamu belum mengucap janji itu dan akhirnya tak bisa kau tepati.

Tak usah kau pikirkan lagi kesempatan menonton JakJazz yang lewat begitu saja di depan mata kita. Tak usah kau sesali pekerjaan yang menahan langkahmu itu. Tak usah kau ingat lagi perintah tuan-tuan yang membuatmu tak bisa menjemputku itu.

Tahun depan toh JakJazz bakal datang lagi. Daripada kau mengutuk waktu yang lenyap, lebih baik menyalakan harap.

Aku tahu JakJazz itu tontonan yang begitu merangsang sensasi dan menggoda imajinasimu. Aku juga paham betapa kau ingin menunjukkannya padaku.

Tapi, buat aku, kamulah sesungguhnya pertunjukkan hidup yang tak pernah kehabisan pesona. Warna-warni JakJazz bukan apa-apa dibanding seluruh denyut dan gairah kehidupan yang kau tunjukkan setiap hari kepadaku. (more…)

Bulan Pecas Ndahe

Nopember 26, 2007

Why can’t it wait ’til morning?
We can talk about it then
‘Cos I’ve had a drink too many
And my troubles, well I ain’t got any
So close your eyes
I’ll make it oh, so nice …

Di atas ranjang itu kamu teratai di tengah telaga. Tegak. Tenang. Bercahaya.

Aku elang yang melayap di atas air. Mematuk. Mencengkeram. Mencabik.

Air menggeletar dalam temaram. (more…)

Guru Pecas Ndahe

Nopember 26, 2007

Digugu lan ditiru. Itu wajah guru di masa lalu. Artinya, dipercaya dan diteladani.

Dulu kebanyakan orang mencitrakan guru sebagai sosok yang pintar, lurus, idealis, mengayomi, galak, dan kebanyakan kere — cuma punya sepeda yang bisa “standing dan terbang” seperti lagu Oemar Bakrie yang dinyanyikan dengan getir jenaka oleh Iwan Fals].

Sekarang?

Giliran sampean menilainya, Ki Sanak …

>> Salam hormat saya kepada semua guru — siapapun dan di manapun sampean berada — yang hari ini merayakan Hari Guru Indonesia.