Tips Pecas Ndahe

Desember 4th, 2007 § 64 Komentar

Saya kerap menerima email yang menanyakan segala sesuatu tentang blog. Mungkin pengirimnya mengira saya jagoan urusan beginian. Padahal, asal tahu saja, saya itu sama begonya dengan mereka semua.

Tapi, supaya mereka tak terlalu kecewa dan merasa menyesal karena sudah mengirim email, saya sudah menyiapkan jawaban standar.

Kira-kira beginilah risalah percakapan antara mereka dan saya, siapa tahu berguna buat sampean juga, Ki Sanak.

>> Ndoro, blog itu apa sih? Untuk apa kita bikin blog?

:: Blog itu cuma sejenis mainan saja kok. Mungkin seperti Tamagotchi buatan Jepang itu. Setelah memilikinya, sampean mesti merawatnya agar dia hidup terus.

Untuk apa? Oh ya bukan untuk apa-apa, kecuali kalau sampean ingin memperoleh pelajaran. Blog itu sarana kita belajar, tentang apa saja. Tempat memberi dan menerima. Nah, kalau sampean bukan orang yang biasa berbagi, melepaskan kekesalan hati dengan cara yang beradab, ya ndak usah bikin blog.

Jika sampean bukan orang yang suka mencatat, menyimpan, ndak apa-apa kok kalau ndak bikin blog. Blog itu seperti percakapan. Ada yang ngomong, terus yang lain menanggapi. Kalau sampean ndak suka bercakap-cakap, lebih baik menulis di buku harian sendiri, lalu simpan di dalam lemari. Jangan sekali-sekali sampean tunjukkan ke orang lain.

>> Oke, kalau begitu saya mau bikin blog. Eh, bisa pesen di mana? Kaki lima?

:: Tentu saja. Di kaki lima banyak tukang yang jual atau jago bikin betul blog kok. Malah ada yang buka warung di bawah pohon asem. Di pasar juga ada, sampean tinggal pilih. Tapi, sebaik-baiknya blog adalah yang bikinan sendiri. Sampean sendiri yang lebih tahu ukuran dan takarannya secara persis. Sampean ndak bakalan kedodoran atau kesempitan.

>> Nah, setelah saya nanti bikin blog, enaknya diisi apa ya, Ndoro? Maksud saya biar banyak orang datang …

:: Ya terserah sampean. Biasanya sih, blog itu berisi kehangatan, paseduluran, dan kedamaian. Beberapa orang mengisinya dengan cinta dan kasih sayang. Halah.

Sampean boleh saja mengisinya dengan tangisan dan erangan, tapi belum tentu semua orang suka mendengarnya. Terserah sampean mau pilih yang mana. Suka-suka saja.

>> Tapi Ndoro, bagaimana kalau nanti nggak ada pengunjung yang datang ke blog saya? Ada saran?

:: Loh, apa sampean sudah ngasih tahu orang lain di mana alamat blog sampean? Kalau belum, ya diumumkan dulu ke tetangga sebelah, teman, adik, kakak, pakde, bude, simbah, paklik, bulik dan seterusnya.

Setelah semua orang tahu, pasti akan datang satu-satu. Memang, ibarat rumah baru, yang datang pertama biasanya cuma tetangga kiri dan kanan. Baru setelah itu tetangga di RT dan RW sebelah, dan seterusnya. Ndak apa-apa. Lama-lama kan ngetop juga.

Kuncinya ya mesti banyak-banyak gaul. Berbaik-baiklah dengan tetangga kiri dan kanan. Siapa tahu suatu saat nanti ada yang mengirimi sampean pisang goreng.

>> Saya takut pada mulanya nanti satu-dua pengunjung berdatangan ke blog saya, tapi mereka lalu ndak pernah balik lagi ya. Jadi sebaiknya bagaimana?

:: Lah pengunjung itu sampean suguhi apa? Kalau tampang sampean cemberut, tamu-tamu itu pasti takut, kapok, dan ndak mau datang lagi. Jika sampean suguhi nyamikan, cemilan yang maknyus, wedang anget, pasti mereka ndak kapok dan akan datang lagi.

>> Tapi kan kadang kita juga bisa capek, jemu, dan kehilangan hasrat ngeblog, seperti halnya kita kadang males mengurus rumah sendiri. Bagaimana dong, Ndoro?

:: Santai saja. Kalau lagi males, ya tidur saja. Ndak usah maksa diri. Nanti malah kehilangan keasyikan. Seperti kalau di rumah itu loh. Sampean boleh males-malesan, boleh sarungan atau cuma pakai daster, boleh mandi siang-siang.

Tapi kan biasanya kejemuan ndak lama kok. Sebentar lagi sampean pasti pengen bersih-bersih dan beres-beres rumah lagi, mandi dan menyemprotkan minyak wangi, dandan, dan sebagainya.

>> Oh gitu to? Ternyata gampang ya bikin blog?

:: Memang. Yang susah merawatnya.

>> Kenapa susah?

:: Lah blog itu seperti Anthurium je. Sampean bisa membeli tanamannya, tapi bukan kehidupannya. Supaya Gelombang Cinta dan sebangsanya itu langgeng, pertama-tama sampean harus mengenali seluk-beluknya, bisa lewat buku, koran, majalah, atau bertanya pada penjualnya.

Setelah itu, sampean harus rajin memberinya pupuk, membersihkan daun-daunnya biar kinclong, menjaganya agar jauh dari tangan jahil, dan sebagainya.

>> Waduh, repot juga ya? Ndak ada cara yang lebih gampang?

:: Ada. Sampean ndak usah bikin blog saja. Toh hidup jalan terus meski sampean ndak punya blog. Sampean mungkin hanya akan berbeda dari yang lain — yang sudah punya blog itu. Tapi, nggak apa-apa juga kan sekali-sekali berbeda?

>> Loh kok mencla-mencle sih? Tadi disuruh ngeblog, sekarang malah nggak usah bikin. Piye sih, Ndoro?

:: Sudahlah, ndak usah dipikir. Gitu aja kok repot sih …

>> Ah, semprul!

§ 64 Responses to Tips Pecas Ndahe

  • ilhamsaibi mengatakan:

    kekeke, tips yang “sangat bermutu” pakdhe.he he he

  • Sharon mengatakan:

    “Nah, kalau sampean bukan orang yang biasa berbagi, melepaskan kekesalan hati dengan cara yang beradab, ya ndak usah bikin blog.”

    brarti blogger gak beradab ya ndoro???? hehehehehe,,,

  • Totoks mengatakan:

    sungguh ini tips yg baik Ndoro ;) )

  • evan mengatakan:

    Ndoro iki betul-betul layak jadi pengasuh Ponpes Blogger Indonesia. Hidup Gus Ndoro!

  • Aris mengatakan:

    thanks ndoro, toss ach

  • herru mengatakan:

    wah analogi yang tepat pat pat…

  • ojat mengatakan:

    so, ngeblog yuk…. :D

  • Dee mengatakan:

    Kalau saya sudah kaya raya, boleh ngingu batur buat ngerawat blog saya ndak ndoro?

  • Titis Sinatrya mengatakan:

    Mengko nek wis titiwancine mau bikin juga ah…
    Ada yg mau jd mentor privat ndak???

  • anna mengatakan:

    Ndoro,
    Kulo puniko taksih amatir, nyak-nyuk-nyak-nyuk ajrih mbok menawi wonten ingkang klentu anggenipun kulo ngeblog, lha menawi kados mekaten lak mbebayani to, Ndoro…?

  • bangsari mengatakan:

    wekekekek. jadi pak nukman kedua ki…

  • djoko mengatakan:

    tips ngeblog yang sangat khas dari Ndoro, blak-blakan tapi sarat makna

  • adis™ mengatakan:

    punya blog tuh keren…bisa buat ditampilkan di kartu nama…

  • Bening mengatakan:

    Ngeblog biar ndak Pecas Ndahe, Ndoro :D

  • Jiewa mengatakan:

    Komen.. ndak.. komen.. ndak.. *ketularan mencla mencle*
    Ya wis komen ae :P

    Penjelasan yg mantab banget ttg blogging, analoginya pas. Kurang satu, tips menjadi seleb blog :P

  • annots mengatakan:

    Anthurium sama blog sampeyan ini mahal mana ndoro? *liat isi dompet*

  • Andri Setiawan mengatakan:

    Aku ngeblog, karena aku ada …
    Aku ada, karena aku ngeblog …

    * halah !! *

  • CakBowo mengatakan:

    Bagian yang saya suka adalah :

    :: Blog itu cuma sejenis mainan saja kok. Mungkin seperti Tamagotchi buatan Jepang itu. Setelah memilikinya, sampean mesti merawatnya agar dia hidup terus.

    Mantap.
    Baru sekarang ada yang ngasih analogi seperti itu.
    Santai tapi dalem banget …..

  • funkshit mengatakan:

    @atas

    aku ada walaupun tidak ngeblog…
    dan semoga blog ku masih tetep akan ada ketika aku tidak ada

  • dindin mengatakan:

    aku maluuu memamerkan blogku…hihihi

  • anna mengatakan:

    Ndoro,
    Nyuwun sewu, badhe nge-tes gravatar…(mosok moenyoek terus…)

  • aprikot mengatakan:

    tp bisa nda ndoro blog semahal anthurium? :D

  • Hedi mengatakan:

    bisa bikin jawaban segitu banyak kok, ngaku bodoh…humor yang keterlaluan :P

  • serdadu langit mengatakan:

    Kulonuwun….n maturnuwun Ndoro pituturipun. Mathuk banget…nget…nget!

  • kalengkrupuk mengatakan:

    makasih atas tips-nya, nDoro.. asiiikk… ngeblog aaaahhh…. :D

  • morishige mengatakan:

    ndoro kakung bukan Hi, Roy™ kan? :-D
    *kabur
    -penghuni baru di blogosfir-

  • morishige mengatakan:

    *bingung
    kekna saya dah daftar gravatar, deh?
    kok gak muncul, ya? :roll:

  • munyuk pemalu mengatakan:

    satu pertanyaan lagi, Ndoro…
    gimana caranya membatasi pengunjung?

  • agusnaim mengatakan:

    matur sembah nuwun nDoro Kakung, kanggo nambahi semangat nge-Blog, sinten ngertos saged tambah beradab..
    Lha biasane lek ngamuk ngepruki komputer je…

  • mei mengatakan:

    wakakakaka..idene iku lo gak tau entekkk..haha

    sepp, sayapun sudah terbiasa sama munyuk ini. dia cinta saya kali kang..haha

  • kombor mengatakan:

    Ngeblog aja kok repot banget to, Ndoro?

  • -tikabanget- mengatakan:

    ndak usah ngeblog aja.
    repot.
    bisa bisa kena urusan diajeng kayak si pakdhe.

  • Jauhari mengatakan:

    Blog kalau SEMPAT dan kalau SEMPAT ngeBlog aja :D

  • mitra w mengatakan:

    hehehe… bener2 nih si ndoro… :)

  • detnot mengatakan:

    ngeblog biyar bisa cepet dapet pacar gimana ndoro? :d

  • Anto mengatakan:

    Ngeblog atopun aktifitas yang lain tuh butuh anggaran.
    kalo sampeyan pengin hidupnya efktif,hemat dan yakin bahwa ngeblog ga begitu nambah manfaat/kurang berguna ya ga usah ngeblog.
    Tapi kalo ngeblog bisa ngasih hal positif yang sampean mau,yang jelas sampean ndak rugi dan ndak maksain kemampuan ya marilah ngeblog.

  • guntur mengatakan:

    cuma mbaca blog orang lain saja sudah habis waktu kerja saya. kalo saya punya blog bisa lembur tiap hari, ndoro =)

  • venus mengatakan:

    makasih tipsnya, ndoro. pecas ndahe tenan :p

  • ayo ngeblog! mengatakan:

    ndoro, tulisannya saya kutip di ayongeblog.com ya.. terimakasih banyak..

    http://www.ayongeblog.com

    :: silakan, mas. semoga bermanfaat. :D

  • begundal mengatakan:

    pasti yg nanya cowok… njawabnya asal2an itu…

  • AdityaWirawan mengatakan:

    Mantabhhh banget ndorokakung ini kasih jawaban. simple tapi mengena.

  • Ida Arimurti mengatakan:

    Hallo Ndoro kapan2 aku undang siaran, mau ?

    >> waaaaa … mauw, mauw, mauw … ada nunik gak? :)

  • begundal mengatakan:

    nah, sodara2 semua bisa liat, ndoro langsung njawab kalo yang komen mbak cantik ;)

    :: iri dan dengki hanya akan membuatmu hatimu berbulu nto … kekekek …. :P

  • eriek mengatakan:

    >> Waduh, repot juga ya? Ndak ada cara yang lebih gampang?

    :: Ada. Sampean ndak usah bikin blog saja. Toh hidup jalan terus meski sampean ndak punya blog. Sampean mungkin hanya akan berbeda dari yang lain — yang sudah punya blog itu. Tapi, nggak apa-apa juga kan sekali-sekali berbeda?

    wakakaka….saya suka tanya-jawab yang di atas itu ndoro. katrok deh :D

  • begundal mengatakan:

    kalo yang bikin dada berbulu, ndoro? :P

    >> antoooooooooo … minggat! :P

  • Daryono Wignyo mengatakan:

    Wah-wah….nDoro Kakung itu sedang mbuang sebel sialya…? Tinimbang pelampiasan kepada tetangga dekat , salah-salah bisa bikin mencep. Lebih baik bikin blog, gitu to nDoro Kakung? Taimingnya sesuai banget dengan sikon yang sedang banyak orang streeeess, jadi kalau gitu blogg juga sebagai jamu alias obat streesss nggih to!

  • Retty mengatakan:

    Orang gaptek boleh bikin blog juga kan ndoro?!
    Terus kalau ada yang nanya berapa orang yang baca blogmu, njawabnya gimana? Sementara ini praktek jawabnya: bengong :)
    Emang penting ada yang baca?! Tapi nggak ada yang baca nggak ada yang komentar ya…
    Omong-omong saya demen baca pembukaannya…soalnya biar sama “bego”nya tapi bisa punya kolom khusus ngupasin blog (emang kentang?!)…dan terbukti banyak yang percaya sampai nanya nanya …. weleh-weleh…ngelmu dong!

  • Partisimon mengatakan:

    Siip ndoro artikelnya, memang post artikel jangan dipasksa, kalau dipaksa ntar kitanya sendiri yang streeess.

    Wong blog itu majalah/ diary kita sendiri …

    Salam
    Partisimon

  • GPSMAP 76CSx mengatakan:

    salam kenal, informasi yang menarik, Trims. :)

  • sarah mengatakan:

    Hehehe…. ndoro,aku jadi inget. itu kiatkiat yg dulu dikasi ke aku yaa hihihi…
    Ndoro gitu loh.. ;)

  • geblek mengatakan:

    makacih tipsnya ndoro

  • ika mengatakan:

    wakakakak,,penyampaiannya kreatif banget ndoro,,ah saya makin kagum sama ndoro… musti semedi berapa hari ya, di gunung mana ya biar dapat inspirasi nulis blog yang begini kreatif… :D

  • eckonop mengatakan:

    gitu tho ndoro….kalo gitu beli wedang jahe dulu sama krupuk buat camilan deh..

    *pergitanpadosakayaiklanmotorbebekpenghasiltelor*

  • Ida Arimurti mengatakan:

    Thanks ya Mas..atas bantuan dan membuat blog aku jadi tambah bagus..

  • dhoni mengatakan:

    Jadi inti semua tadi..
    :: Sudahlah, ndak usah dipikir. Gitu aja kok repot sih …

    ngaten, ndoro..?

  • dhoni mengatakan:

    asem..ik. lagek nggatekke ternyata munyuk.

  • mantankyai mengatakan:

    wes lah ndoro gak usah binun seng penting ngeblog karo nyekel botol bir, hehehe suwun wes mampir

  • ana gustini mengatakan:

    Lucu…..membuat perutku naik turun ndoro…

  • phy mengatakan:

    curhat ya, ndoro ? *tetep ngakak*

  • [...] ndoro, blog itu seperti tamagotchi, sejenis mainan elektronik pengganti hewan peliharaan sesungguhnya. Dari telur, jadi bayi, minta [...]

  • [...] diambil dari sini [...]

  • bod mengatakan:

    ndoro… tips nya aku kutip untuk ngoyok-ngoyok temenku untuk bikin blog ya… :D

  • Prasetya Yudha mengatakan:

    hihihi..lucu banget…tapi ngena banget apa yang dimaksud..makasi iap..jadi semangat ngeblog jadina setelah mbaca postingan ini, terutama buat memperbaiki ‘isi’ dan ‘kulit’ blogku…semangat !!!

  • I like Your Article about Tips Pecas Ndahe Ndoro Kakung Perfect just what I was looking for! .

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Tips Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 258 pengikut lainnya.