Hukuman Pecas Ndahe

Perhatikan kata-kata dalam lingkaran putih.

Apakah pembuatnya belum lulus SD?

Saya mendapatkan kiriman foto ini dari Mas Gandrik kemarin. Saya ndak tahu apakah foto yang sama pernah beredar sebelumnya. Mohon maaf kalau “basbang” … hehehe …

39 Tanggapan ke “Hukuman Pecas Ndahe”

  1. Totoks Berkata:

    hehehe… yg nulis itu baru belajar berhitung ndoro :D

  2. Aris Berkata:

    pantesan kereta api gak pernah untung, wong gak bisa membedakan angka 6 dan 3 :)

  3. Praditya Berkata:

    Eh, srius tuh ndoro…

    Wkwkwk… Mau ngakak guling2… :D

  4. wieda Berkata:

    angka 6 bacanya tiga…..klo 3 bacanya opo???

    *pantes pecah ndase* …

    kabooorrrr ah…merem sambil ngakak

  5. didut Berkata:

    kesalahan cetak *membantu ngeles yg buat :p *

  6. anangku.wordpress.com Berkata:

    itu disengaja kali… hahahahaha

  7. begundal Berkata:

    “6″ itu yang seharusnya, nanti bisa dikorting jadi “tiga” kalo nambah uang saku buat aparat :P

  8. The Sandalian Berkata:

    Wakakaka…
    Yang nulis lagi mabok lapen tuh ndoro :D

  9. triyani Berkata:

    Barangkali disengaja untuk menarik perhatian :) setidaknya kemarin dimilisku pada rame ngebahas tulisan tsb dan sekarang saya tertarik ikut komen di blognya ndoro heheh.

    Ehh..tapi itu khan ngutip dari undang-undang khan.. perlu di cek juga mungkin UU-nya bilang gitu “6 (tiga)” :(

  10. Bening Berkata:

    Kalau sudah lulus, mungkin lulusan SD Pecas Ndahe tuh Ndoro :D

  11. stey Berkata:

    itu bukan tipuan kamera kan ndoro?

  12. venus Berkata:

    PJK butuh spam protector :p

  13. Hoek Soegirang Berkata:

    Gyaahhh….
    kalo ndak salah, dalam matematika, kek geto itu bentuk ferkalian deh. 6 (3), brarti hasilna 18… *sok ngarang*

  14. guntur Berkata:

    lhah sudah bener gitu kok… *orang ptkai*

  15. kenny Berkata:

    nulisnya salah tapi maksudnya bener, hukuman 6 bulan (3bln aja yg dijalananin) getuuu lohhhh :D

  16. genduk anti pedhot Berkata:

    ndoro…..orang kereta api memang bener2….”mabok”….GUBRAKKK (kaget sambil jatuh dari kursi dgn posisi kaki diatas…:-))

  17. Dee Berkata:

    suruh ke blognya mbok venus dulu, biar belajar berhitung ndoro

  18. arya Berkata:

    cuman bisa ngakak

  19. kw Berkata:

    ha ha … selalu tak serius mereka!

  20. eko ambin Berkata:

    lha wong lulusan ilmu gathuk, hukuman aja pake di mistik
    kok bukan 6 dimistik jadi 9 sekalian ( he he he )

  21. nananias Berkata:

    bukan hal yang mengejutkan kan? bagaimanapun ini (masih) indonesia. kan bagus bisa untuk berkelit dimana diperlukan.

  22. annots Berkata:

    itu karena uang proyek pembuatan reklamenya baru dibayar separo, jadi efeknya separonya dari 6 bulan yang kecetak, kalo dah dilunasi mungkin ganti jadi (enam)

  23. Moes Jum Berkata:

    berarti itu yang moto bisa sulap … hehehe

  24. Anto Berkata:

    sepertinya typo belaka, dan kebetulan bagian cek dn riceknya gak ngeh.

  25. Kukuh TW Berkata:

    itu maksudnya paling lama 6 bulan, tapi bisa dinegoisasi jadi 3 bulan aja.

  26. funkshit Berkata:

    klo di ilmu matematika
    dalam tanda kurung bisa jgua dikalikan
    berarti isnya 16 bulan tuh

  27. detnot Berkata:

    bener2 pecas ndahe :))

  28. mikow Berkata:

    itu maksudnya penjara paling lama 6 bulan tapi kalo mau “damai” diskon jd 3 bulan deh :D

  29. Kardjo Berkata:

    Bukankah matematika SD ada “Jam empatan” ada “Jam Limaan”. Lha yang ini memakai “Jam Tigaan”. Dalam jam hanya ada angka 1,2,3. Hitungan ke enam jatuh pada angka 3.

  30. JoNkeR Berkata:

    Intinya… Semua bisa dinego, bukan begitu Ndoro?…

  31. Tukang nGelindur Berkata:

    Lagi ngelindur tuh yg ngedesign dan yg nyetak digital print nya juga ngelindur

  32. Pacul Berkata:

    Oooh..itu bacanya berarti 63 bulan…..he..he

    jyan..indonesah banget pokoke lah

  33. aRdho Berkata:

    waakakakakakakakaa =))

  34. thea Berkata:

    Itu billboard nya ga lulus service quality control:D

  35. Beta Uliansyah Berkata:

    Dikorupsi ya?

  36. mas tommy gund Berkata:

    mungkin waktu nulis mikirnya ‘69′ jadi 6-9 ketemunya 3… itu hasil yang ‘keluar’ dari ‘69′ itu tadi….

    (bentar… ‘69′ atau ‘96′ ya….. mimpinya apa sih?)

  37. kewek Berkata:

    hidup calo sepur…

  38. blogidator Berkata:

    Saya mah khusnudzon ae. Mungkin itu cuma hoax untuk memecah deretan gigi yang terkatup, nDoro. Dengan olah digital sekarang, kita banyak menemukan hoax seperti foto kepala raksasa bangsa Kana’an yang ukurannya 2 kali orang dewasa. Dengan olah digital, pamflet Djamoe Djago Terpercaya sejak 1911 bisa diubah jadi Terperdaya. Dengan olah digital angka 3 itu bisa dengan mudahnya disulap angka 6. Sayangnya dari foto itu saya tidak menemukan data alamat atau lokasi pendukung yang bisa digunakan untuk membantah bahwa itu sekadar hoax. Funny, though:)

  39. Dimas Berkata:

    Lebih parah lagi justru koran Tempo. Seperti yang diposting di blognya mas Kardjo. Koran yang terkenal sempurna itu saja masih bisa keliru… hihihihi

Tinggalkan Balasan