Current Pecas Ndahe

Desember 22nd, 2007 § 18 Komentar

Seseorang bertanya, ke mana perginya current issue dari sini? Lah ini, Mas!

Ini? Iya!

Kok bisa? Kenapa?

Karena kasus dua seleb itu mengandung pesan: bisakah kita mencintai seseorang begitu dalam sehingga bersedia melepaskannya?

Bagaimana menurut sampean?

§ 18 Responses to Current Pecas Ndahe

  • Praditya mengatakan:

    Itu mah karena emang kykna gak bsa akur lagi ndoro… :P

  • evan mengatakan:

    ‘untuk melupakanmu, aku mencintaimu’
    apa ndak begitu kira2,Ndoro?

  • Totoks mengatakan:

    hahahaha… yang penting ada porsi Hari Ibu dalam current issuenya, walaupun seharusnya “Maia Pecas Ndahe” :P

  • leksa mengatakan:

    sekarang gossip artis pun bisa jadi current issue…

  • mikow mengatakan:

    ndoro ga mau kalah sama infotainment nih :)

  • kw mengatakan:

    current issue gossip… alamakkkkk

  • Hedi mengatakan:

    danni goblok…bocah ayu koyok maya kok dicuekin…eman rek :P

  • funkshit mengatakan:

    @atas
    dani bisa dapet yang lebih ayu daripada maia seh
    lagian maia dah pernah ngelahirin 3x gitu :D :D

  • Biho mengatakan:

    Mencintai itu menyakitkan.

  • Titis Sinatrya mengatakan:

    Thiinx: Bener Cak Dani, isik iso golek maia-maia liyane sing luwih enom, seger lan rasane mas nyoos..

  • Rystiono mengatakan:

    Lah…Sayah yang protes malah ketinggalan.

    ** hihihi…akhirnya ndoro kesentil juga sama sayah… **

    Kalo sayah sih rela ninggalin yang sayah cintai asalkan dia bahagia karena sayah tinggalin, bukan karena ndak cocok lagi…

  • Pitra mengatakan:

    ato ini jangan2 taktik dagang? Supaya album Maia berikutnya laku?

  • hariadhi mengatakan:

    Cari dukungan, simpati, atau malah sensasi. Yang jelas dari dulu kalau gw lihat kasus dua orang ini bener2 bikin eneg, ndoro.

    Seharusnya lebih tepatnya pertanyaan itu seperti ini:
    bisakah kita mencintai seseorang begitu dalam sehingga tidak mengumbar kesalahannya?

  • Donny Reza mengatakan:

    bisa kok bisa…meskipun nangis-nangis darah juga sih :D

  • Ida Arimurti mengatakan:

    Perceraian hanya menyisakan dendam, kebencian dan permusuhan. Save the family!

  • maruria mengatakan:

    Kalo saya sih sulit kayaknya ndoro…Soalnya saya posesif. Hakakakakaka…

    Ida Arimurti :::
    Ga semua perceraian menyisakan dendam, kebencian & permusuhan ko. Tergantung orang yang menjalaninya. Contohnya Dewi Yull sama Ray Sahetapy. Ya to???

  • Silverlines mengatakan:

    I guess when we love someone so truly, the only thing we want is his/her happiness.
    Even if that means our sorrow to let him/her go.

  • stey mengatakan:

    saya ga setuju!!kalau memang cinta ya berusahalah untuk bersama kecuali jika tidak lagi ada cinta..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Current Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 258 pengikut lainnya.