Kalender Pecas Ndahe

Desember 31st, 2007 § 37 Komentar

Untunglah pergantian tahun dihitung berdasarkan aturan kalender Masehi. Coba seandainya pakai metode melihat bulan dan sebagainya itu, bisa-bisa ada yang sudah merayakan tahun baru hari ini, ada yang besok, dan ada yang kemarin.

Tapi, kenapa ya masih ada di antara kita yang terkesan lebih suka mempersulit hal-hal yang mudah, membuat soal yang gampang jadi rumit?

§ 37 Responses to Kalender Pecas Ndahe

  • didut mengatakan:

    pertamax!!

  • didut mengatakan:

    kalau bisa dipersulit kenapa hrs dipermudah *denger dimana ya itu :P *

  • Wazeen mengatakan:

    bukankah memakai metode bulan itu lebih seksi ndoro? cahaya bulan yang adem-adem itu memancing kita untuk berpikir beda dan menyikapi beda dengan arif.

  • detnot mengatakan:

    Yg penting gk nglanggar

  • harid mengatakan:

    Kesekian.
    bisa saja pakai kalender hitungan bulan. malah seharusnya bisa.. meredam perselisihan hitungan hari/bulan. selama pemerintahnya komitmen & TEGAS.

  • leksa mengatakan:

    repot ndoro..
    repot itu berharga…

  • upikabu mengatakan:

    kata malaikatku katanya begini ” orang pintar membuat yang sulit jadi mudah, orang bodoh membuat yang mudah menjadi sulit ” hayo mau jadi orang yang mana ? ;)

  • anna mengatakan:

    Lha nggih to, Ndoro..Kados tiyang kirang pedamelan kemawon..Lha mbok menawi ‘telat bulan’ nggih kesah dumateng Dokter kemawon, lha kok malah mbulet ligrat-ligrut mboten karu2an…

  • annots mengatakan:

    ups, dari judulnya tak pikir ndoro mau posting puisi dengan tema kalender

  • munyuk pemalu mengatakan:

    yup, bener…kalo bisa dipersulit kenapa dipermudah?

  • iman brotoseno mengatakan:

    biarlah apapun metodenya. Setidaknya kita butuh ikon seremonial.
    Selamat tahun baru 2008 untuk dunia yang lebih baik

  • totot mengatakan:

    Ndoro kebanyakan nonton film Indonesia sih… :p

  • nananias mengatakan:

    .. soalnya kalo ndak gitu kita ndak keliatan pinter :D

  • Titis Sinatrya mengatakan:

    Thiinx:: itulah tradisi bangsa kita sing salah urus ndoro …

  • danisby mengatakan:

    That,s Indonesian!

  • ono mengatakan:

    “……masih ada di antara kita yang terkesan lebih suka mempersulit hal-hal yang mudah…..” ini termasuk panjenengan atau bukan nih pak’de.

  • inyongè mengatakan:

    Ada banyak kalender di planet ini Ndoro. Kalender Masehi alias Kalender Gregorian, Kalender
    Hijriah, Kalender Cina, Kalender Yahudi, Kalender Baha’i, Primidi VendĂ©miaire (Kalender Revolusi Perancis), Kalender Jawa, Kalender Batak, dll. Masing-masing punya aturannya sendiri-sendiri. Kebetulan saja karena kita biasa pake yang sistem Masehi, makanya suka nganggep aneh yang make sistem kalender lain. Ha’ah pok?

  • Hedi mengatakan:

    karna kurang kerjaan aja :D

  • evan mengatakan:

    kata bang haji..karena eh karena, itu godaan..

  • nina harada mengatakan:

    wis … wis … kalender apapun, semoga di taun yang baru semua orang dapet rejeki yang baik, yang diridhoi Tuhan. karena katanya angka 8 itu angka yang baik untuk rejeki yang tak putus. dan semoga mbak rejeki yang kemarin putus cinta dapet segera menemuken pengganti yang lebih oke (opo neh iki).
    Selamat Tahun Baru 2008 buat semua.
    maaf ndisiki, soalnya tempatku kan 2 jam duluan dari tempat situ!
    Matur nuwun ………

  • nicowijaya mengatakan:

    hahaha… kebayang ndoro taun baru mpe 4 versi

  • sukuperutbuncit mengatakan:

    maaf
    aku taon baruan ikut yang besok
    jd belom bisa comment

  • deniar mengatakan:

    Aku tahun baruan ikut pemerintah, biasanya aku ngeduluin. Tapi kali ini sekali2 ikut pemerintah lah…. biar seru ada kembang apinya, kalo ngeduluin gak ada kembang api. halah opo to yo?

  • kw mengatakan:

    tahun depan aja yuk bikin 5 versi biar liburnya panjang

  • Rystiono mengatakan:

    Pake bulan kan lebih romantis ndoro…

  • Kurt mengatakan:

    Iyaa banget mas…
    apa tahun baru ini tidak dianggap agamis kali yaa sehingga dibiarkan apa kata rukyat-rakyat … :)

  • arya mengatakan:

    ndoro sekarang jadi kopiwraiter eklan rokok?

  • Mardies mengatakan:

    Boleh tau rahasianya Ndoro? Tulisan sak emprit dan nggak penting ini kok laris komen, ya?

    Oh lupa, Ndoro kan seleb blog. hehehe

  • daustralala mengatakan:

    again, it’s politics…

  • didi mengatakan:

    tapi kalender bulan nggak punya kesalahan (kelebihan) hari yang dikumpulin tiap 4 tahun sekali. kasihan yang lahir 29 february.

  • Nazieb mengatakan:

    Ya enak to ndoro seumpama tahun barunya beda-beda, pestanya nggak cuma sekali :D

  • congcorang mengatakan:

    Orang pinter bahagia kalau ada orang lebih pinter atau bisa membuat orang lain lebih pinter darinya, orang bego paling senang kalo bisa ngebegoin orang bego disekitarnya

  • guntur mengatakan:

    panjenengan bukannya ikut aturan kalender porno?

  • fahmi! mengatakan:

    hehe, tahun baru juga ada macem2nya lho: ada yg 1 januari, ada yg 10 januari, ada juga yg 7 februari :D

  • stey mengatakan:

    yang gampang aj saya g bisa apAlagi yg susah,ndoro..

  • Aris mengatakan:

    Biar terlambat, saya cuma mau nguapin selamat tahun baru 2008. Semoga di tahun baru bangsa kita menjadi lebih baik dan berharap dapat limpahan kenaikan harga minyak dunia (halah).

  • Aris mengatakan:

    Maaf, ralat dikit:
    Biar terlambat, saya cuma mau NGUCAPIN selamat tahun baru 2008. Semoga di tahun baru bangsa kita menjadi lebih baik dan berharap dapat limpahan kenaikan harga minyak dunia (halah).

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kalender Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 258 pengikut lainnya.