Prasangka Pecas Ndahe
Januari 29, 2008Baiklah, Nduk … Kuberi tahu sesuatu. Sejarah arti kata-kata memang bukan sejarah sebuah rencana yang disusun beres sebelum bahasa lahir.
Kata “prasangka” dan “bau”, misalnya, tak bisa dengan segera diberi arti. Kita harus menunda artinya sebelum kita tahu di mana ia terletak dan bagaimana hubungannya dengan kata yang lain — dan bagaimana pula situasi si pembicara dan si penerima.
Sebab, kata memang senantiasa bergerak antara kamus dan konteks. Ia terus-menerus berada dalam keadaan yang tak stabil dan tak 100 persen pasti. (more…)





