Kenapa kita bungkam? Mengapa kita menutup dialog? Bukankah sebagai manusia –yang begitu beragam — kita butuh berbicara satu sama lain?
Pernah ada yang mengatakan di balik setiap media, apapun bentuknya, ada sesuatu yang murni yang menyebabkan kita bersedia menembus lingkaran-lingkaran monolog yang tertutup.
Seperti anak yang berjalan malam, kita sering takut kepada suara sendiri yang tak berjawab, kata Paklik Isnogud.
Agaknya itu pulalah sebabnya seorang raja, dalam dongeng di sekitar 300 tahun sebelum Masehi, biasa mengirimkan spion-spionnya ke kalangan penduduk.
Bukan buat memata-matai. Mereka menyusup ke dalam kelompok orang-arang malah untuk menerbitkan debat dan diskusi tentang masalah-masalah kenegaraan.
Pendapat mereka digalakkan, untuk didengar, sebab sang raja tidak ingin memilih kesepian dan kemudian kesalahan.
Mengatasi kesendirian, agaknya itulah juga peran semua media … termasuk blog. Jadi kenapa sampean ndak nge-blog sekarang juga?
Layanan ini tak memihak satu golongan. Mereka percaya bahwa kebajikan, juga ketidak-bajikan, tidak menjadi monopoli satu pihak.
Mereka juga percaya bahwa tugas blogger bukanlah menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan membenihkan kebencian, melainkan mengkomunikasikan saling pengertian.
Mudah-mudahan, semua itu bukanlah omong kosong besar, lima atau sepuluh tahun kemudian.
Februari 5, 2008 pukul 2:01 am
Wah promosi terus saiki,rek.
Februari 5, 2008 pukul 3:08 am
Ini namanya memasyarakatkan blog dan mengeblogkan masyarakat …
Februari 5, 2008 pukul 5:09 am
Aku wis sign up lho ndoro…
Februari 5, 2008 pukul 6:09 am
caranya gimana ndoro?
Februari 5, 2008 pukul 6:13 am
sudah mengamankan diri…
Februari 5, 2008 pukul 7:13 am
lha saya blm daftar. lupa mulu dai kemaren.
Februari 5, 2008 pukul 7:16 am
ga ngerti ndoro dagdigdug
Februari 5, 2008 pukul 7:22 am
Ayo ngeblog
Februari 5, 2008 pukul 8:34 am
Thiiinx: ada yang mau ndak jadi mentor aku.
Februari 5, 2008 pukul 8:53 am
Yeah, keep blogging everybody!!
Februari 5, 2008 pukul 9:42 am
semoga sukses dengan dagdigdugnya ya ndoro ! sudah ada rencana marketingnya ?
Februari 5, 2008 pukul 10:01 am
“tugas blogger bukanlah menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan membenihkan kebencian, melainkan mengkomunikasikan saling pengertian.”
Sabda anyar ini.
Februari 5, 2008 pukul 10:50 am
sudah mbikin indonesia.dagdigdug tapi ya belum kuisi lha wong lom sempet…
Februari 5, 2008 pukul 10:56 am
saya dagdigdug juga nulis komen ini, karena saya takut dengan tulisan saya sendiri -omong opo to le-
Februari 5, 2008 pukul 11:35 am
menuju tkp dulu
Februari 5, 2008 pukul 11:40 am
Lapor ini udah saya bikin ndoro
Februari 5, 2008 pukul 12:04 pm
menuju tkp sajah……..
Februari 5, 2008 pukul 12:19 pm
izinkan aku berguru padamu…hahaha. eh tapi tampilan dagdigdug masih nggak ok tuh
Februari 5, 2008 pukul 12:48 pm
SAYAH NDAK BERPRASANGKA..!!!
**loh, caps locknya kepencet..**
situ sahabat nabi yang baru ya.. hihihih..
Februari 5, 2008 pukul 1:15 pm
wah .. klo makin banyak yang ngeblog.. tambah makin lebat belantara kata2 ini .. .
Februari 5, 2008 pukul 1:53 pm
saya udah akuisisi nama sayah di dagdigdug ndoro……
Februari 5, 2008 pukul 3:01 pm
ngetes pake wordpress gratis nih ndoro…
Februari 5, 2008 pukul 3:19 pm
bukan menyebar prasangka, justru melenyapkannya… hohoho, kena deh gw!
Februari 5, 2008 pukul 3:37 pm
hidup bloggerindo
Februari 5, 2008 pukul 5:16 pm
prasangka itu perlu ndoro, untuk membangun kewaspadaan…
ya asal ndak berlebih sahaja.
Februari 5, 2008 pukul 5:49 pm
Spying dunk? akh ndoro, mentang2… (apa sih?)
Februari 5, 2008 pukul 7:44 pm
http://www.myrmnews.com/indexframe.php?url=situsberita/index.php?pilih=lihat_edisi_website&id=52122
Februari 5, 2008 pukul 8:14 pm
Baru tahu ada dagdigdug. Kayaknya situsnya perlu diperbaiki. Saya ga bisa ngakses “tentang”. Jadi kurang ngerti itu buat apa.
Februari 5, 2008 pukul 11:32 pm
“Mereka juga percaya bahwa tugas blogger bukanlah menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan membenihkan kebencian, melainkan mengkomunikasikan saling pengertian.”
*trenyuh*
.
.
*terharu*
ternyata blog sebegidu besar maknanya…
Februari 6, 2008 pukul 4:47 am
[...] Posted Februari 6, 2008 Lelananging jagad itu sudah bersabda : …. bahwa tugas blogger bukanlah menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan [...]
Februari 6, 2008 pukul 7:12 am
wew keren,,dag dig dug keren neh,,,promosi mulu,,hihihii
Februari 8, 2008 pukul 6:08 pm
[...] Tentu saja kitab ini tidak bermaksud untuk menyesatken pengunjungnya karena memberikan info yang seenak wudel kontributor sendiri. “[…] tugas blogger bukanlah menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan membenihkan kebencian, melainkan mengkomunikasikan saling pengertian.-ndoro kakung-” [...]
Februari 9, 2008 pukul 2:57 am
SAYAH NDAH BIKIN NIH,WALO ISINYA BARU SATU..