Kelimun Pecas Ndahe

Maret 2nd, 2008 § 14 Komentar

dalam kelimun
aku mendengar kau menyengau
mendesah dengan keluh

suaramu mirip pelaut majenun
yang menceracau parau
mengutuk hati yang rusuh

“ah, payah-payah dilamun ombak, tercapai juga tanah tepi,” katamu.

jadi apa lagi yang kau tunggu? ayo kita nge-blog lagi …

§ 14 Responses to Kelimun Pecas Ndahe

  • venus mengatakan:

    lhah? *bingung* :p

  • mbakDos mengatakan:

    lagi?! memangnya sempet prei tho?!

  • Rara mengatakan:

    horee.. ndoro ngajak aku ngeblog lagi.. hihi…

    *tpi aku tak pernah menyengau, aku tak pernah mendesahkan keluh, aku jg tak menceracau parau.. suara ku indah* xixixi…

  • daus mengatakan:

    maksut loh?

  • antobilang mengatakan:

    eh nanti kalau saya balik ke jogja pasti ngeblog lagi kok ndoro…

  • munyuk pemalu mengatakan:

    ehm…baru berasa ada di tanah melayu kalo bahasanya begini….xixixixi

  • nico mengatakan:

    bukan karena habis benwit kan?

  • sancaludira mengatakan:

    minum limun ya Ndoro….

  • kopisusu mengatakan:

    Lho…? (bingung)

  • Effendi mengatakan:

    Coba ajak om Roy ngeblog deh ndoro. *siul2*

  • kopisusu mengatakan:

    (Internet Njengking,….)
    Gara-gara ini po..?

  • starboard mengatakan:

    ayoook :D

  • mikow mengatakan:

    kelimun?

  • mastogog mengatakan:

    monggo kang abdi togog nderek wingking mawon

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kelimun Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 258 pengikut lainnya.