Aksi pemalsuan kartu kredit belakangan ini benar-benar semakin menggila. Anggota sindikat pemalsunya pun berasal dari berbagai negara.
Bulan lalu, polisi membekuk sindikat pemalsu kartu kredit internasional dari bank-bank besar dunia, di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Para tersangka memegang paspor dari beberapa negara, seperti Malaysia, Singapura, Hong Kong, dan tentu saja Indonesia.
Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti sebanyak 4.500 kartu kredit palsu dari 31 negara dan 80 kartu tanda penduduk (KTP) palsu. Polisi menyita beberapa mesin dan peralatan untuk memalsukan kartu kredit itu.
Menurut salah satu pelaku pemalsuan, selama dua tahun terakhir ini mereka telah memproduksi lebih dari 10.000 kartu kredit palsu dari berbagai bank, termasuk di Indonesia. Gila, kan?
Seorang penyidik menyebutkan jaringan pemalsu kartu kredit itu diduga telah membuat 31 bank internasional rugi lebih dari Rp 30 miliar. Tapi, nilai kerugian sesungguhnya diperkirakan jauh lebih besar karena kalangan bank belum selesai mengumpulkan data semua catatan transaksi dengan kartu kredit palsu itu.
Untuk menghindari kerugian yang kian parah, beberapa bank mengeluarkan kartu kredit baru dengan teknologi keamanan yang jauh lebih canggih. Sistem baru ini dilengkapi dengan chip yang disebut-sebut antifraud alias susah dipalsu.
Harganya? Priceless!
Silakan klik tautan ini untuk melihat iklan kartu kredit baru yang sakti itu.
Kalau sudah ndak sabar, ya klik ini sahaja …

Maret 13, 2008 pukul 12:10 pm
Waahhhh..Makin canggih saja itu para penipu dan pemalsu. Terus terang saya kok pengen tahu gimana cara bikin kartu2 palsu itu. Tenang ndoro…tenang…nggak akan saya salah gunakan. Saya cuma penasaran aja.
Maret 13, 2008 pukul 12:12 pm
*klik*
What the… Thai Girl…
Maret 13, 2008 pukul 12:14 pm
mesti…gambare lho, cuma sayang kurang ayu
Maret 13, 2008 pukul 12:31 pm
Wah enakan sing wedhok asli, ndoro. Iso langsung ‘nggesek’ kartunya, hahaha….(*Kaburrr*)
Maret 13, 2008 pukul 12:42 pm
hadooh, pak… saya nyesel ngeklik link yg njenengan kasih…
Maret 13, 2008 pukul 12:46 pm
ceweknya asli apa palsu tuh xixixix
Maret 13, 2008 pukul 1:04 pm
lho …. pelanggannya ada yang ketinggalan miliknya.
Maret 13, 2008 pukul 1:06 pm
Forgeting hide the balls???
HAHAHAHAHAHA….
Maret 13, 2008 pukul 1:08 pm
buka link
walah…….
save as
Maret 13, 2008 pukul 1:34 pm
Hutang membentuk perilaku om
*ngiklan hihihihi*
Maret 13, 2008 pukul 1:45 pm
untung nek kredit isih langsung liwat mendhring…
dijamin podo cepete entuk dhuwit…
tur medhringe dhewe sing nagih utang
ora ono tempo tibo
Maret 13, 2008 pukul 1:51 pm
bisa dipake dan diterima dimana saja itu ndoro?
Maret 13, 2008 pukul 2:28 pm
AHAHAHAHAHAHA… yeeekkkk jijay deh ndoro gamabrnya… Ihhhh
Maret 13, 2008 pukul 4:13 pm
Ndak mau komen….kekekeh….
Maret 13, 2008 pukul 5:01 pm
Wuaah jadi pengen bisa… siapa tau kehidupan berubah. Nyekel pacul sui sui mboseni…
Maret 13, 2008 pukul 5:04 pm
Buahhh… apatarkyu… nggilani
Maret 13, 2008 pukul 5:29 pm
maka-nya ndak pernah make kartu kredit ndoro, dengan dua alasa: ndak punya duit banyak jadi takut ntar nggak bisa bayar, plus emang buat safety dan biar bisa hemat
Maret 13, 2008 pukul 5:38 pm
itulah negeri kita tercinta, Indonesia
tuk hal2 kayak gitu pasti no.1
Maret 13, 2008 pukul 6:01 pm
wah, ambeyennya gede amat yak…
Maret 13, 2008 pukul 6:03 pm
Karena aku gak punya kartu kredit dan juga belum berminat untuk memilikinya, maka ya tidak usah mengharap seperti di iklan ituh.
Eh.. sekarang ndoro jadi marketing kartu kredit juga rupanya?
Maret 13, 2008 pukul 6:30 pm
wasyem link-e…cewek kok kliatan bijinnya…hi..hi..
Maret 13, 2008 pukul 7:13 pm
Doh, marahi wedhi ki. Padahal nembe wae duwekku diapprove.
Maret 13, 2008 pukul 7:51 pm
jadi ngeri dengan card hackers…
credit card bukan uang lebih kale…
Maret 13, 2008 pukul 11:02 pm
ternyata ada mafia-nya ya
Maret 14, 2008 pukul 12:07 am
aku dah gak punya kartu kredit.. selamet
Maret 14, 2008 pukul 8:39 am
yang gila ya orang yang mbikin sistem kredit itu. bagus lah dipalsu. udah saatnya bagi2 keuntungan.
Maret 14, 2008 pukul 1:00 pm
Yaiikkksss, baru aja habis ngomongin kartu kredit… Gak boleh pake kartu kredit, bikin pusing… baik iman maupun imin!!!…
Skarang dah gak punya kartu kredit, dan gak minat bikin kartu kredit lagi, apalagi banyak yang palsu gitu!… Trus yang nawarin perempuan koyo ngono?… aduh, gak minat ama perempuan ahhh, mosok jeruk makan jeruk…