Spanduk Pecas Ndahe

Spanduk ini saya temukan di kawasan belakang Bandar Udara Soekarno-Hatta tadi pagi. Berkibar-kibar tertiup angin, spanduk kuning ini mencolok karena kata-katanya.

Dalam pikiran saya, spanduk ini mungkin sebuah provokasi. Barangkali juga klaim belaka. Mungkin juga pembuatnya sekadar ingin pamer: kekuasaan, otoritas, keangkuhan, atau kesalehan.

Tapi, saya jadi bertanya-tanya. Dengan logika spanduk itu, apakah mereka yang tak mengutuk goyangan Dewi Persik tergolong masyarakat yang akhlaknya bejat?

Bagaimana dengan masyarakat yang menikmati setiap liukan tubuh molek dan goyangan pantat bahenol Dewi Persik di TV?

46 Tanggapan ke “Spanduk Pecas Ndahe”

  1. Donny Verdian Berkata:

    Gambarnya kok kecil tho Ndoro?

  2. Goenawan Lee Berkata:

    Wah, ada vandalisme ndorokakung.com warne amerah tapi ga blink-blink di situ! :lol:

  3. sarah Berkata:

    Oh..dewi persik, malangnya dirimuw…
    Waaa….janganJangan ndoro ini salah satu fans berat dewi persik yaa.. :mrgreen:

  4. yano sumampow Berkata:

    yang tidak mengutuk…..apa dong? lha ngapain ngutukin orang yang ga dikenal ya

  5. Yahya Kurniawan Berkata:

    Kasihan …

  6. mikow Berkata:

    Di Bandung malah di cekal

  7. nonadita Berkata:

    yang tidak mengutuk…
    mungkin para pengakses YouTube dan blogger-negatif-penyuka-esek esek……

  8. Wazeen Berkata:

    ah orang-orang yang otoriter nan otoritarian dan tidak otoritatif…I love you dew…

  9. detnot Berkata:

    Jangan2 yg bikin spanduk yg di tolak cintanya sama dewi persik?

    btw
    sempet2nya ada orang bikin grafiti “ndorokakung.com” di bibir sungai.

    *saking nge-fansnya sama blog ndoro mungkin ya ?

  10. detnot Berkata:

    *kelupaan belum siyul-siyul

  11. Aris Heru Utomo Berkata:

    kok spanduknya warna kuning sich??? jadi mengingatkan pada …

  12. Nazieb Berkata:

    Bukankah masyarakat yang beakhlaqul karimah itu suka memaafkan dan tidak suka mengutuki siapapun?

  13. dewa Berkata:

    apakah kita sudah berhak untuk menghakimi orang lain dari hal seperti itu??

  14. paydjo Berkata:

    ndoro sekarang ganti profesi jadi pemborong pembangunan saluran air to ?

  15. Blog Kenthir Berkata:

    [...mbayangin goyangan Dewi Persik...] goyaaaaang teruusss….seeerrr….

  16. kangtutur Berkata:

    Apakah?
    Aduh… biyung…!

  17. kw Berkata:

    ayooo kutuk dewi persik jadi batu saudara saudara…!
    *sambil diam diam memelototi belahan dadanya ingin meremasnya….

    duh mesumnya. masih boleh kan? :)

  18. puputs Berkata:

    jah… dapet peringkat 7 terbesar pengakses situs yang di bloh, masih bisa juga pasang baner kayak gitu.

    nb: seandainya dia pasang baner di detik,

  19. silent reverie Berkata:

    mungkin yang bikin spanduk disuruh sama saiful jamil :)

  20. ulan Berkata:

    saya mengutuk dewi persik…
    bimsalabim!!!
    “jadi kodok!!!”

    om doro kakung juga tak kutuk…
    tulketuk kadal kesit!!!!
    “jadi cecek!!!”

    *lariiiiiiiiiiiiiiiiiiiii*

  21. GuM Berkata:

    “dewi persik” itu nama klub sepak bola dari mana to, pak?

  22. kikie Berkata:

    ternyata senang mengutuk adalah ciri masyarakat akhlakul karimah
    apakah kutukannya ampuh? irmada itu utusan Tuhan?
    hehehehe

  23. pejalanblog Berkata:

    iklan gratis buat dewi persik …
    ntar malah tambah banyak dah yang penasaran pengen liat goyangannya die…

    Sayah mah dukung Persib ajah… Hidup Persib!

    *permios….*

  24. wieda Berkata:

    jadi pengin liat dewi persik…sopo to dia?

  25. wieda Berkata:

    dewi persik goyangnya kaya inul?

  26. wieda Berkata:

    ayu rak?

  27. semprulis Berkata:

    kutukan semprul.. :D

  28. Koen Berkata:

    Saya teh bacanya: mengutuk goyangan dewi persik di atas ndorokakung. Emang gitu ya?

  29. Aristianto Berkata:

    Ndoro, ngapain berdiri disitu? Abis pasang spanduk?

  30. kombor Berkata:

    Goyangan Dewi Persik mah nggak apa-apa dikutuk. Toh yang ditunggu-tunggu orang adalah nip-slip yang seperti disengaja.

    ***ada nip-slip lagi nggak ya?***

  31. mbakDos Berkata:

    ikut prihatin untuk dirimu ya, ndoro…
    kan kalok dia diboikot, panjenengan ndak bisa menikmati goyangannya lagi…

  32. hoek soegirang Berkata:

    hohoho….jelas, yang suka ngliadh dewi fersik berarti bejadh. kalimadh di sfanduk itu benul-benul nglalu sangadh. IRMADA? artinya ofo tho ndoro?

  33. durungadus Berkata:

    “masyarakat peduli goyang, mendukung dewi persik”

  34. h45m1 Berkata:

    ndoro lagi Vivis tuh…hehehe…salam kenal yaa ndoro kakung…

  35. dobelden Berkata:

    kodenya spam protectionya kecil banget ndoro :(

    padahal konon mbak dewi inih di dukung ma kiai :lol:

  36. JoEy D`JuVe Berkata:

    Yang Pasti setiap mencari berita tentang dewi persik… saya di cubit sama istri Kang Mas…

    BTW boleh Tukerasn Link Pak De…

    Suwun yo Eyang…

  37. bakulsempak Berkata:

    wah jian..mesakke tenan dewi persik.

    mugakno manot karo mas saipul jamel wik :D

  38. ku goyang ku gergaji… | dag.dig.dug Berkata:

    [...] Ampun deh… [...]

  39. maznur Berkata:

    lha kayaknya dewi persik gak cuma perlu dicekal tapi dicekel ae ndoro, he he

  40. palelopeyang Berkata:

    itu orang yang dibawah spanduk, jangan2 ndoro lagi mengamati spanduk ya…?? hehehe…

  41. Amrul Berkata:

    bisa jadi mas..yang semangat dengan goyangan dewi persik bisa jadi bejat…

    salah satu contohnya adalah tragedi “pemegangan payudara dewi persik” kemarin itu lho…

    itu kan terjadi karena kebejatan…dan yang mengumbar nafsu itu justru sang korban…
    dalam hal ini dewi persik…

  42. -tikabanget- Berkata:

    spanduk yang ber-logical fallacy..

  43. Ndoro Kakung Pecas Ndahe Berkata:

    [...] sejak kapan spanduk itu dipasang. Tapi, kalau ndak salah spanduk itu masih satu serial dengan spanduk yang ini. Keduanya dibuat bersamaan dengan keluarnya pernyataan sikap Pemerintahan Kota Tangerang yang [...]

  44. jojo Berkata:

    Sampeyan agamanya apa tho?

    Menurut agama yang saya anut, Islam, goyangan dewi persik adalah suatu hal yang buruk. Dan kita perlu mendukung orang-orang yang ingin menghapus keburukan. Lagian spanduk tidak mengganggu siapa-siapa.

  45. iqranegara Berkata:

    yang dikutuk cuma goyangannya kok, bukan orangnya. jadi ya masih dalam batas wajar ada spanduk itu

  46. dalban Berkata:

    dewi persik wis di emak-emek wong oekeh,
    emoh aku kon kawin kari de’e!
    yo ora dhe

Tinggalkan Balasan