Perintah Pecas Ndahe

April 16th, 2008 § 30 Komentar

Bacalah berita ini di Sumbawa News.

perintah salat jumat

Inti beritanya adalah …

Desa Cenggu Kecamatan Belo ditetapkan sebagai proyek percontohan (pilot project) penerapan Jumat Khusu oleh pemerintah Kecamatan Belo. Bagi warga yang tidak shalat Jumat beberapa kali, akan dijemput dengan keranda mayat …

Waduh, keranda mayat? Kok mengerikan begitu ya? Mosok ibadah harus ditegakkan melalui ancaman? Apakah Tuhan perlu dibela seperti itu?

Saya jadi teringat sinetron-sinetron horor di televisi …

§ 30 Responses to Perintah Pecas Ndahe

  • Pak e mengatakan:

    waduh … apa pemerintah pusat ngerti yach …
    nggak harus segitunya … malah nggak kena klo pake acara paksaan begitu ….

    Wheew

  • Gage Batubara mengatakan:

    Untung saya ga sholat

  • Donny Verdian mengatakan:

    Wah medheni :) Tapi kreatif itu, Ndoro hehehe

  • Chic mengatakan:

    wondering mempan ga ancamannya…

    laaah di kitab aja dibilangin kalo ngga sholat jumat 3 kali dianggap kafir aja ngga mempan… hihihihi

  • bhi mengatakan:

    Ndoro sudah berapa kali tidak dateng jumatan dibunderan? perlu kami jemput juga? :P

  • xonket mengatakan:

    :-o Saling mengigatkan memang wajib *setau saya yang awam ini* tapi gx segitunya kaleeee… :-/

  • edy mengatakan:

    saya ga mau ksana ah :mrgreen:

  • venus mengatakan:

    ini perintah apaan sih? menyebalkan, njelehi, dan malu2in :(

  • suprie mengatakan:

    koq ada yah, kan gak ada paksaan di Islam, as far as i know, klo gak solat yah nanti konsekuensi nya sama yang di atas …

  • rezayazdi mengatakan:

    Ah ndoro… macam ndak tahu sajah, sampeyan kan tinggal di Indonesia di mana banyak sekali manusia yang pegang kunci surgaaa….

  • sandal mengatakan:

    Wah, yang ga datang di Juminten juga wajib jemput nih :D

  • munyuk pemalu mengatakan:

    serem bgt….panaaaaaaaaassssssssssssss…!!!!!!!!!

  • herman saksono mengatakan:

    wah kalau gitu sering2 aja nggak jumatan, lumayan diarak gratis :D

  • jalansutera mengatakan:

    pertanyaan saya: siapa yang mengawasi orang yang membawa keranda itu? apakah mereka sudah mendapat dispensasi untuk tidak ikut sholat jumat karena mendapat tugas mengawasi orang yang tidak sholat jumat? kalo memang demikian, apakah dispensasi itu diberikan langsung oleh Yang Maha Kuasa? benar-2 peraturan yang aneh bin wagu…

  • Rio Octaviano mengatakan:

    mungkin keranda mayat itu jelmaan dari mobil mewah?

  • kw mengatakan:

    duh noraknya “kita”. siapa yang harus bertanggunjawab nih :)

  • antobilang mengatakan:

    sebelum dimasukin keranda, diambil nafasnya dulu gak tuh?

  • -tikabanget- mengatakan:

    di Aceh sana, dulu waktu hari Jumat ituh, sayah nemu temen2sayah ngumpet waktu jam-jam Jumatan.
    katanya, ada pulisi yang merazia para pria (cek KTP) yang berkeliaran waktu jam sholat Jumat.

  • hoek soegirang mengatakan:

    hoh…aneh sangadh ya caranya? secara untuk beribadah adalah kesadaran diri sendiri, bukan karena faksaan. kalo geto sih, ntar yang fada jumatan bukan karena Allah, tafi karena beranda dunk yak?

  • Abiha mengatakan:

    Karepe tho, wong arep sa’ndunya-akerat ndak sholat, Gusti Pangeran ndak akan kekurangan apapun kok.

  • Mihael Ellinsworth mengatakan:

    Stupid and Cruel, in a funny way. :mrgreen:

  • Wazeen mengatakan:

    saya males sholat jumat khotbahnya gituan terus…

  • Jed mengatakan:

    yang bikin perda itu sekolah gak seh?

  • Rystiono mengatakan:

    Yah…biasalah…mengalihkan perhatian masyarakat dari ketidakmampuan mengatasi masalah yang lebih gede…

    Biasa itu … *sok politikus mode on*

  • aristo mengatakan:

    apa harus gitu ya nyari pahala.

  • ady wicaksono mengatakan:

    ndoro gak jadi daftar KTP belo, hehehehe, takut dijemput ya

  • nexlaip mengatakan:

    ndoro, saya liat ndoro, live di o channel kemarin yaaa…..kesana dateng sendiri apa di jemput pake keranda mayat ndoro?

  • Titis mengatakan:

    Negoro mowo toto, deso mowo coro sing ndak faham yo monggo bikin Negoro opo adeg deso dhewe …..

  • Iwan Awaludin mengatakan:

    Biasa aja deh, mungkin pada mau ngikutin Abu Bakar yang ngeluarin peraturan yang ngga bayar zakat akan diperangi. Eh buat yang pada sebel dengan peraturan dari pemda tersebut, apa komentar kamu terhadap peraturan pemerintah perancis yang melarang penggunaan pakaian yang dianggap sebagai atribut agama di sekolah?
    Kalo gue sih ngga peduli sama peraturan pemda sumbawa atau pemerintah prancis, lha wong ngga ada di sana koq. Kalo gue tinggal di sana, dan peraturannya ada pengaruh sama gue, baru gue komentar hehehe.

  • olangbiaca mengatakan:

    Ada-ada aja ya

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Perintah Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 258 pengikut lainnya.