Lompat ke isi

Deface Pecas Ndahe

Juni 16, 2008
oleh Ndoro Kakung

Deface, crack, penyusupan, penyamunan digital, dan sebangsanya tampaknya memang aksi yang hebat dan bisa membuat orang berdecak kagum.

deface kpu jatim

Tak jarang aksi itu bahkan memicu gelak tawa jika menyangkut orang yang sangat kita kenal. Apalagi bila aksi penyusupan digital itu dilakukan di situs-situs milik pemerintah atau lembaga resmi, seperti Komisi Pemilihan Umum, Jawa Timur.

Tapi, terus terang saya malah cemas melihat fenomena itu, apalagi frekuensinya kian sering belakangan ini. Saya khawatir aksi semacam ini akan menimbulkan dampak yang tak terduga, kontra produktif, dan membahayakan kebebasan hak publik mendapatkan informasi.

Saya merasa merajalelanya serangan yang membabi-buta, terutama ke situs-situs pemerintah dan organisasi publik berpotensi menimbulkan gelombang tuntutan agar ranah Internet diatur, dikontrol, dan diawasi ketat. Tuntutan itu bisa dari tokoh yang merasa dirugikan, bisa dari lembaga, pemerintah, atau siapa saja.

Barangkali saya berlebihan. Tapi, seandainya Internet lalu benar-benar dikontrol kelak hanya gara-gara merebaknya aksi penyusupan, siapa yang rugi? Sang tokoh, blogger, hacker, cracker, atau publik? Saya kira sampean jauh lebih tahu jawabannya ketimbang saya.

>> Selamat hari Senin, Ki Sanak. Apakah sampean sudah berbuat baik hari ini?

25 Komentar leave one →
  1. Juni 16, 2008 1:29 pm

    sebaiknya jarang sering-2 deface, ya?

  2. Juni 16, 2008 1:33 pm

    Betul Tuan.
    Bagaimanapun juga, kalau namanya mengganggu kepentingan pihak lain, harus berpikir 2-3 kali..

    Bisa-bisa regulasi adalah jawaban paling gampang dan ndak perlu mikir. ;)

  3. Juni 16, 2008 1:44 pm

    Roy Suryo lagi? :wink:

  4. Juni 16, 2008 3:04 pm

    edisi jum’at red hot, sekarang poligami. kira-kira edisi minggu depan apa ya ndoro? mungkin sang penyusup inget petuah ndoro, agar rajin posting, biar jadi seleb blog :)

  5. Juni 16, 2008 3:05 pm

    404 Forbidden Ndoro :)

  6. Juni 16, 2008 3:10 pm

    Ya sama aja kayak demo di jalan2, makin banyak aja akibat euforia reformasi. Jadi kalau dulu diki2 demo, dikit2 demo, nanti lama2 jadi dikit2 deface, dikit2 deface :p

  7. Juni 16, 2008 3:11 pm

    “bawaan orok” Ndoro, ntar kerasa-nya kalau udah kejadian

  8. Juni 16, 2008 4:42 pm

    xixixixixi…another deface?

    seharusnya mereka bertemu muka secara jantan.. :roll:

  9. Juni 16, 2008 5:03 pm

    kalo skali2 sih lucu.. tp kalo keseringan ya bosen..

    btw kalo makan roti sepotong berdua tuh namanya berbuat baik, romantis ato ngirit ya Ndor..?
    hari ini baru itu doang berbagi yg bisa dilakukan..

  10. Juni 16, 2008 5:26 pm

    Saya termasuk yang setuju kalau ada aturan khusus soal ranah internet.

  11. Juni 16, 2008 7:07 pm

    Kok blum ada dobrakan deface yang lain ya..?
    Awalnya menarik, lama-lama bosen juga!

  12. Juni 16, 2008 7:14 pm

    makanya coba dia ikut kopdar di monas kemaren…

    digebukin yg ada…

  13. PuhMan tautan tetap
    Juni 16, 2008 7:30 pm

    ndoro, menyedihkan memang bagi mereka-mereka yang mempunyai keahlian tapi tidak untuk berbuat baik bagi sesamanya, ini sama saja dengan sebutan Pinter Keblinger.
    ndoro, penyusupan semacam ini seharusnya tidak terjadi

  14. Juni 16, 2008 7:43 pm

    wealah… ternyata… kacau juga…
    Lagian salahnya admin juga kok… kenapa sudah dideface ga dibenerin juga..

    Kan memalukan.. Mungkin dia pikir UU-ITE udah cukup memproteksi diri kali. tapi, gimana caranya hayoo???

  15. Juni 16, 2008 8:53 pm

    security nya kudu diperketat kali ya ndoro ;-)
    *iyaaaaaaaaaaaa la cyn*

  16. Juni 16, 2008 9:55 pm

    epribadi need a prosess ;)

  17. Juni 16, 2008 11:30 pm

    segala sesuatu daripada nyang berlebihan itu merugiken, ya ndoro..?

  18. Juni 17, 2008 1:02 am

    ya mbok diganti potonya nurdin halid ato tante ayin saja :D

  19. Juni 17, 2008 4:18 am

    saya pikir deface begini mesti didukung kemampuan sotopop yang mumpuni ndoro, biar gak bosen dan gak mentah gitu keliatannya. dan bener, awalnya lucu, lama-lama bosen.

    apa kabar ndorokakungsss? :D

  20. Juni 17, 2008 7:09 am

    Haduh, saya juga sangat kewalahan dengan hacker ini. Berkali-kali dia berhasil membongkar password saya membuat saya merasa wilayah pribadi saya sudah dilanggar. Walaupun saya bukan siapa2, tapi saya juga berhak atas kenyamanan hidup dan aktivitas blogging saya bukan?

    sekali dua kali sich romantis… lama2 bener… Nge-eneg-in… uggghhh… :(

  21. Juni 17, 2008 12:26 pm

    smakin menguatkan tuduhan, kalo blogger itu gak ada kerjaan alias penganguran makanya suka iseng.

    * epppssssss…, salah ya?!?*

  22. Juni 19, 2008 12:32 am

    wah, ndoro paling semangat kalo soal Roy Suryo, jangan2 ndoro ada menyimpan perasaan spesial yah hehehe…

    kidding ndoro…

  23. Juni 19, 2008 7:24 pm

    karena moment pemilu bentar lagi kali ndoro… klo dah lewat sepertinya akan tenang lagi :D

  24. Juni 20, 2008 11:22 am

    kasih aja
    lontong balap khas suroboyo,
    pasti siiiiiippp

  25. Juni 22, 2008 9:23 pm

    saya ndak bayangin lo blog saya di-deface.
    [ndak sadar diri mode = on]

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS