Deface Pecas Ndahe

Deface, crack, penyusupan, penyamunan digital, dan sebangsanya tampaknya memang aksi yang hebat dan bisa membuat orang berdecak kagum.

deface kpu jatim

Tak jarang aksi itu bahkan memicu gelak tawa jika menyangkut orang yang sangat kita kenal. Apalagi bila aksi penyusupan digital itu dilakukan di situs-situs milik pemerintah atau lembaga resmi, seperti Komisi Pemilihan Umum, Jawa Timur.

Tapi, terus terang saya malah cemas melihat fenomena itu, apalagi frekuensinya kian sering belakangan ini. Saya khawatir aksi semacam ini akan menimbulkan dampak yang tak terduga, kontra produktif, dan membahayakan kebebasan hak publik mendapatkan informasi.

Saya merasa merajalelanya serangan yang membabi-buta, terutama ke situs-situs pemerintah dan organisasi publik berpotensi menimbulkan gelombang tuntutan agar ranah Internet diatur, dikontrol, dan diawasi ketat. Tuntutan itu bisa dari tokoh yang merasa dirugikan, bisa dari lembaga, pemerintah, atau siapa saja.

Barangkali saya berlebihan. Tapi, seandainya Internet lalu benar-benar dikontrol kelak hanya gara-gara merebaknya aksi penyusupan, siapa yang rugi? Sang tokoh, blogger, hacker, cracker, atau publik? Saya kira sampean jauh lebih tahu jawabannya ketimbang saya.

>> Selamat hari Senin, Ki Sanak. Apakah sampean sudah berbuat baik hari ini?

25 Tanggapan ke “Deface Pecas Ndahe”

  1. JalanSutera.comâ„¢ Berkata:

    sebaiknya jarang sering-2 deface, ya?

  2. Habib Kopdang Berkata:

    Betul Tuan.
    Bagaimanapun juga, kalau namanya mengganggu kepentingan pihak lain, harus berpikir 2-3 kali..

    Bisa-bisa regulasi adalah jawaban paling gampang dan ndak perlu mikir. ;)

  3. kangtutur Berkata:

    Roy Suryo lagi? :wink:

  4. taliguci Berkata:

    edisi jum’at red hot, sekarang poligami. kira-kira edisi minggu depan apa ya ndoro? mungkin sang penyusup inget petuah ndoro, agar rajin posting, biar jadi seleb blog :)

  5. Eka Yudha Berkata:

    404 Forbidden Ndoro :)

  6. erly Berkata:

    Ya sama aja kayak demo di jalan2, makin banyak aja akibat euforia reformasi. Jadi kalau dulu diki2 demo, dikit2 demo, nanti lama2 jadi dikit2 deface, dikit2 deface :p

  7. Yoyo Berkata:

    “bawaan orok” Ndoro, ntar kerasa-nya kalau udah kejadian

  8. cK Berkata:

    xixixixixi…another deface?

    seharusnya mereka bertemu muka secara jantan.. :roll:

  9. novee Berkata:

    kalo skali2 sih lucu.. tp kalo keseringan ya bosen..

    btw kalo makan roti sepotong berdua tuh namanya berbuat baik, romantis ato ngirit ya Ndor..?
    hari ini baru itu doang berbagi yg bisa dilakukan..

  10. daustralala Berkata:

    Saya termasuk yang setuju kalau ada aturan khusus soal ranah internet.

  11. Donny Verdian Berkata:

    Kok blum ada dobrakan deface yang lain ya..?
    Awalnya menarik, lama-lama bosen juga!

  12. rama Berkata:

    makanya coba dia ikut kopdar di monas kemaren…

    digebukin yg ada…

  13. PuhMan Berkata:

    ndoro, menyedihkan memang bagi mereka-mereka yang mempunyai keahlian tapi tidak untuk berbuat baik bagi sesamanya, ini sama saja dengan sebutan Pinter Keblinger.
    ndoro, penyusupan semacam ini seharusnya tidak terjadi

  14. arief Berkata:

    wealah… ternyata… kacau juga…
    Lagian salahnya admin juga kok… kenapa sudah dideface ga dibenerin juga..

    Kan memalukan.. Mungkin dia pikir UU-ITE udah cukup memproteksi diri kali. tapi, gimana caranya hayoo???

  15. cyn Berkata:

    security nya kudu diperketat kali ya ndoro ;-) *iyaaaaaaaaaaaa la cyn*

  16. Epat Berkata:

    epribadi need a prosess ;)

  17. hariadhi Berkata:

    segala sesuatu daripada nyang berlebihan itu merugiken, ya ndoro..?

  18. sluman slumun slamet Berkata:

    ya mbok diganti potonya nurdin halid ato tante ayin saja :D

  19. miund Berkata:

    saya pikir deface begini mesti didukung kemampuan sotopop yang mumpuni ndoro, biar gak bosen dan gak mentah gitu keliatannya. dan bener, awalnya lucu, lama-lama bosen.

    apa kabar ndorokakungsss? :D

  20. silly Berkata:

    Haduh, saya juga sangat kewalahan dengan hacker ini. Berkali-kali dia berhasil membongkar password saya membuat saya merasa wilayah pribadi saya sudah dilanggar. Walaupun saya bukan siapa2, tapi saya juga berhak atas kenyamanan hidup dan aktivitas blogging saya bukan?

    sekali dua kali sich romantis… lama2 bener… Nge-eneg-in… uggghhh… :(

  21. ning Berkata:

    smakin menguatkan tuduhan, kalo blogger itu gak ada kerjaan alias penganguran makanya suka iseng.

    * epppssssss…, salah ya?!?*

  22. Denny Berkata:

    wah, ndoro paling semangat kalo soal Roy Suryo, jangan2 ndoro ada menyimpan perasaan spesial yah hehehe…

    kidding ndoro…

  23. dobelden Berkata:

    karena moment pemilu bentar lagi kali ndoro… klo dah lewat sepertinya akan tenang lagi :D

  24. wadiyo Berkata:

    kasih aja
    lontong balap khas suroboyo,
    pasti siiiiiippp

  25. ngodod Berkata:

    saya ndak bayangin lo blog saya di-deface.
    [ndak sadar diri mode = on]

Tinggalkan Balasan