Lompat ke isi

Dino Pecas Ndahe

Juni 27, 2008
oleh Ndoro Kakung

Dino Patti Djalal, Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional/Juru Bicara Kepresidenan, nanti malam akan meluncurkan buku terbarunya: Harus Bisa! Seni Memimpin a la SBY.

buku dinno pati djalal

Saya beruntung sempat membaca itu lebih dulu — hadiah dari seorang kawan baik [thanks, Nduk]. Dan, sebagai balasan kebaikan hatinya, saya bikin posting ini.

Kesan saya begitu pertama kali melihat buku itu: keren. Buku setebal 416 halaman (di luar kata pengantar dan epilog) ini dicetak dalam versi sampul hard cover. Kualitas kertasnya bagus dan cetakannya nyaris sempurna.

Sayang, foto di sampul depannya kurang “menjual”. Nggak banget, kalau meminjam istilah anak muda generasi iPod.

Isinya?

Nah, ini dia. Begitu saya buka-buka halamannya, tiba-tiba terjatuh selembar kertas berisi daftar sembilan ralat. Halah. Apakah penyuntingnya kurang teliti?

Bisa jadi penyuntingnya memang kurang teliti atau buku itu tak melewati sentuhan seorang redaktur bahasa.

Setelah membacanya sekilas, saya masih mendapatkan sejumlah kesalahan pengetikan (typo), misalnya di halaman 3, alinea 4. Ada kata “menyemuti”, padahal mestinya “menyelimuti”.

Ada juga kesalahan ejaan, contohnya di halaman 5, baris terakhir. Kata “kebelakang”, mestinya “ke belakang”.

Masih banyak typo dan kesalahan ejaan lain di halaman berikutnya yang terlalu panjang kalau disebutkan semua di sini.

Bagaimana pun, dengan segala kekurangan dan kelebihannya, ini buku yang layak dibaca. Dino mampu menuturkan kisah-kisah dari Ring-1, jantung Istana Kepresidenan, dengan bahasa yang mengalir lancar dan enak dibaca — ah, jadi ingat tagline majalah itu. Dalam satu kata: mengasyikkan.

Buku ini merupakan semacam kumpulan ingatan dan kesan Dino terhadap atasannya. Sebuah catatan untuk melawan lupa. Ia menjadi berharga karena buku semacam ini masih jarang.

Berkat buku ini, kita juga jadi tahu apa yang dirasakan Dino mengenai atasan dan pekerjaannya. Kita memperoleh gambaran yang lebih lengkap tentang sosok SBY sebagai seorang presiden, suami, dan manusia biasa.

Dino berhasil memotret profil bosnya dari dekat sehingga tergambar betul bagaimana pemikirannya, nilai-nilai yang dianutnya, etos kerjanya, kecemasan, kesedihan, juga ketakutan-ketakutannya.

Tentu saja ada kesan hiperbolik dalam penilaian Dino di buku ini. Orang juga bisa menganggap buku ini sekadar upaya mempercantik citra bosnya menjelang 2009.

Ah biarlah pembaca yang menilai. Saya sih, terus terang senang membaca buku ini. Pertama, karena memperoleh buku ini secara gratis (hehehe …). Kedua, lantaran pengetahuan saya jadi bertambah.

Bravo, Dino!

>> Selamat hari Jumat, Ki Sanak. Apakah sampean sudah membaca buku hari ini?

62 Komentar leave one →
  1. Juni 27, 2008 5:53 am

    hihi beneran pertamax lg nih..
    kesan pertama saya pas liat buku itu ndoro..
    potonya merusak pemandangan..
    kesan kedua : mbuh.. ga niat mbaca soalnya.. hehe

    met jumat juga, sy belum baca buku hari ini, soalnya lg ga mut baca..

  2. Juni 27, 2008 6:10 am

    woh, pantesan prei usil, baru dapat hadiah buku ternyata.

  3. Juni 27, 2008 7:02 am

    ini bukan biografi ya ndor? belum baca ndoro tp aku yakin belum minat beli. hi hi hi…

  4. Juni 27, 2008 7:05 am

    Nek njenengan tak potret piye ndoro?

  5. Juni 27, 2008 7:13 am

    Ndak kepengen..
    Tapi kalo dikasih mau..:)

  6. Juni 27, 2008 7:24 am

    menjelang pemilu 2004 tiba2 saya menerima setumpuk buku mengenai yang dibuat oleh sby. :D modus yang sama seperti saat ini.

  7. Juni 27, 2008 7:44 am

    Good campaigne from sby kekeke

  8. Juni 27, 2008 7:56 am

    Suatu saat, atasan saya bertugas ke Kantor Perwakilan di London, salah satu sesi adalah presentasi mengenai Ekonomi dan Politik Luar Negeri yang dibawakan oleh Opung Anwar Nasution dan seorang anak muda yait Bung Dino ini.

    Saking terkesannya dengan Bung Dino, lebih dari sepuluh tahun yang lalu ia sudah menduga dan mengatakan dalam hati, Dino akan menjadi “orang”.

  9. Juni 27, 2008 8:18 am

    Makanya, harusnya editornya ndoro kakung, biar gak banyak typo hehehehe :D saya belum baca buku hari ini, wong baru sampe kantor, masih terkantuk-kantuk… :D

  10. Juni 27, 2008 8:27 am

    bagian dari propaganda politik kah??..tapi kayana bole juga tu buat dibaca2…:D

  11. Juni 27, 2008 8:46 am

    saya cuman baca pdf manual, ndoro. ndak papa kan…?

  12. Juni 27, 2008 8:55 am

    buku putih?
    eh… kovernya biru!

    @ngodod
    ~download dimana pdf-nya?~

  13. Juni 27, 2008 9:00 am

    Tadi pagi bru dibahas di salah satu TV swasta dan keliahatannya menarik…. banyak menyoroti soal gaya kepemimpinan ya Ndoro..?? **mo cari bukunya ahh..**

  14. Juni 27, 2008 9:26 am

    gimana kalo dibikin versi pdf-nya,ndoro?? :D *j/k*

  15. Juni 27, 2008 9:44 am

    Kesalahan typo karena kejar tayang mungkin, Ndoro.. ;)
    Kan kampanye udah hampir mulai *lah apa hubungannya ya*

    Btw sama bukunya Andi Malarrangeng bagusan mana yah?
    Ada ulasan ttg CIA-nya juga nggak ?

  16. Juni 27, 2008 9:55 am

    menarik ndoro bukunya..
    tapi bisa gak ya digratisken kayak buku sekolah depdiknas.. :)

  17. Juni 27, 2008 10:19 am

    di mana ada pembagian buku gratisnya ndoro? pakai kupon nggak? boleh ditukar sama BLT nggak?

  18. Juni 27, 2008 10:52 am

    ABS : Asal Bapak Senang..

    hihihihiihihi..

    2009:dapat jatah menteri apa ya??

  19. Juni 27, 2008 11:22 am

    jadi yang ngasih siapa om??

  20. Juni 27, 2008 11:39 am

    ya .. apa menariknya coba kepemimpinan presiden kita yang satu ini.

  21. Juni 27, 2008 11:46 am

    memang tahun 2009 ada apa ndoro?

    *wagu mode on*

  22. Juni 27, 2008 11:53 am

    masih merasa kurang tenar to??

  23. Juni 27, 2008 12:02 pm

    Aihh… buku ni bakal masuk Kick andy ga ya??
    *xixixi*

  24. Bocah tautan tetap
    Juni 27, 2008 12:04 pm

    Dibikin pakai duit rakyat, ya Ndoro?

  25. Juni 27, 2008 12:05 pm

    Wuih..416 halaman ndoro?? masih banyak buku yang teronggok di kamar, ga bakal kebaca..tapi menarik juga membaca profil Ring-1 dari sudut pandang seorang Dino

  26. Juni 27, 2008 12:23 pm

    saya lagi baca novel horor. baru mulai baca…

  27. Juni 27, 2008 12:50 pm

    beli gak yah beli gak yah??
    *pencinta buku*

  28. Juni 27, 2008 1:02 pm

    hai aku anak solo juga lhooo solo goimo

  29. Juni 27, 2008 1:31 pm

    wah ada menteri EYD baru :D

  30. Juni 27, 2008 2:29 pm

    nyarinya nunggu yang edisi revisi aja deh :p

    saya belum baca buku, belum ada buku menarik disekitar saya…
    hihihi

  31. Juni 27, 2008 2:36 pm

    berat ndak materinya ndoro?

    kalo berat, saya mo nyari buku sinchan memimpin negara aja ah :D

  32. Juni 27, 2008 3:55 pm

    Ada versi pdf-nya, ndoro? Hehe…

  33. Juni 27, 2008 4:08 pm

    Ini salah satu bedanya Dino dgn Marty. Meski sama2 pinter, Marty belum menulis buku, sementara Dino selain buku ini juga sering menulis di media massa. ah jadi ingat Dino pernah sekamar dgn beliau waktu di Dili.

  34. Juni 27, 2008 4:21 pm

    Hari ini sudah baca buku, Ndoro.

    Itu kapan mulai dijual?

  35. Juni 27, 2008 4:53 pm

    Kayae berat bacaannya
    Klo dipinjemin mau sih :D

  36. Juni 27, 2008 5:21 pm

    ada yang bikin penasaran ga ndoro….dongengnya?????

  37. Juni 27, 2008 7:42 pm

    :D buku berat susah ngertinya,.

  38. Juni 27, 2008 7:55 pm

    Wah, ndak asik ini.. Biasanya kan kampanye itu bagi-bagi duit, lha ini kok malah bikin buku.. Gak dibagi gratis lagi..

  39. Juni 27, 2008 8:49 pm

    Ndoro, nempil dong…

  40. Juni 27, 2008 10:17 pm

    mau dong punya kawan baik yang suka ngasih buku hehehehe

  41. Juni 27, 2008 11:45 pm

    Ealah
    Hingat bingar sekali di sini. Jadi kapan jij undang saya ke peluncuran buku, catatan harian atau apa gitu? Hihihi
    Harus bisa :D

    It was to see you tadi ;)

  42. Juni 28, 2008 4:44 am

    regane piro Juragan ?

  43. Juni 28, 2008 5:34 am

    Sama kayak diatas… Hargane piro? Lewat dirimu dapat diskon gak? :D

  44. Juni 28, 2008 6:18 am

    tertarik..
    pengen tau dong dalemnya istana kayak apa..
    halaaahh..

  45. Juni 28, 2008 11:14 am

    Betapapun tetap menarik membaca cerita orang yang mengenal tokoh dari dekat…..paling tidak kita bisa memahami, bagaimana kehidupan sang tokoh dalam kesehariannya.

  46. Juni 28, 2008 3:22 pm

    aku masih belum baca tuh buku!!!

    ada gag yg mo minjemin????hehehehehe

  47. Juni 28, 2008 5:15 pm

    kok jadi ingat bukunya Pak Harto yang ditulis Abdul Gafur dulu, menjelang pergantian kabinet..
    * prejudice prejudice he he

  48. Juni 28, 2008 10:12 pm

    wah rame2 bikin buku nih para penaseha presiden. Maw saingan ama Andi Malarangeng yak??

  49. Juni 28, 2008 10:15 pm

    yah kok gambar ku jd monyet?? ga terima hua hua hua hua…
    lucu juga

  50. Juni 29, 2008 12:23 am

    entar ada buku juga dari sang penyusun UU ITE

  51. Juni 29, 2008 1:36 am

    Nunggu buku bekase ndoro aja deh….

  52. Juni 29, 2008 4:35 am

    ndoro…saya nunggu hasil scan nan nya aja deh…

  53. Juni 29, 2008 8:08 am

    untuk dibacasebagai pengetahuan sih, boleh boleh aja, tapi kalo disuruh milih lagi ? sorry la yau, kapok !!!

  54. Juni 29, 2008 11:14 am

    Salam kenal, ndoro. Kenapa sih buku kaya’ gitu diterbitinnya menjelang 2009, kenapa nggak sewaktu SBY telah baru menjadi presiden, ‘kan kesannya promosi. Harganya berapa, Ndoro

  55. Juni 29, 2008 7:34 pm

    Jadi kesimpulannya, direkomendasiin atau nggak nih bukunya, Ndoro? Cuti berikutnya cari ah…

  56. Juni 29, 2008 7:43 pm

    jadi sayah bisa dapet geratis juga ndak?

  57. Juli 1, 2008 10:21 am

    Ndor,aku ki mung kurir loh, yang kasih bukunya tetangga tercinta di sebelah itu hehehe..thanks ya udah dateng ke acaranya kemaren..

  58. Juli 11, 2008 8:49 am

    saya dan beberapa mahasiswa indonesa juga dapat buku ini secara gratis, tapi sepertinya sudah direvisi karena ralat-ralat yang yang dikemukakan diatas sudah tidak saya temui lagi di buku tersebut

  59. Juli 11, 2008 7:04 pm

    bagi2 gratisan nih ndoro

  60. Mei 5, 2009 2:10 pm

    Ich…wOuooooooow!!!!!!!!!!

    keren Buangetttttttttttttzzzzzzzz bO’
    dari awal memang saya sudah tertarik untuk membaca buku ini….
    Dan ternyata……. Ich wOuuuuwwwwww……

  61. Juni 24, 2009 1:48 pm

    saya sangatlah saluttttt dengan bapak ,betapa payahnya itu semua namun sungguhhh sekali bisa memmbuahkan hasil yans sempurna….saya juga lagi baca nih…

Lacak Balik

  1. Sontoloyo « k.a.n.g.t.u.t.u.r

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS