Lompat ke isi

Bimbi Pecas Ndahe

Juli 3, 2008
oleh Ndoro Kakung

Seseorang kehilangan kejenakaannya tadi pagi. Parasnya lesi, seperti bayi kurang gizi. Matanya suwung, sedikit linglung.

“Hari-hari ini, saya teringat Bimbi, Tuan,” begitu bisiknya lirih.

Bimbi? Aha, tentu saja saya tahu siapa Bimbi, gadis lugu dalam lagu ciptaan Titiek Puspa yang legendaris itu.

Tapi, siapakah Bimbi sebenarnya? Gadis yang tak kenal lagi saudara? Pelacur murahan? Seleb numpang lewat atau seseorang yang kehilangan masa lalu?

“Bimbi itu seseorang hilang yang dibawa para peri, Tuan. Ia pergi mengarungi mimpi.”

Peri? Si penjerat hati? Apakah kau mengigau?

“Tidak, Tuan. Saya sadar sesadar-sadarnya kesadaran.”

Lalu mengapa kau sampai kehilangan imajinasi? Ke manakah hasrat pergi? Apakah ia juga kabur membonceng peri-peri?

“Saya tak tahu, Tuan. Hidup begitu membingungkan di setiap tikungan. Ke kiri salah, ke kanan semakin tak kaprah. Saya gamang.”

Dalam kegamangan, sebaiknya kau berpegangan.

“Sudah, Tuan. Tapi, saya malah merasa jadi Bimbi. Tuan tentu ingat bukan syairnya?”

Oh, ya.

Bimbi nama seorang gadis
sederhanana tapi manis

Pergi dari kampungnya
tujuannya ke kota
ingin hidup coba-coba

Cepat dia sesuaikan diri
lagaknya bak p’ragawati
Uang entah dari mana
segalanya dia punya
dan langsung ngetop namanya

Bimbi…
tak mau kenal lagi kampungnya…
Bimbi…
tak mau kenal lagi saudara…

Tahun ke masa berganti
Bimbi tak dikenal lagi
wajah serupa Bimbi
memelas pucat pasi
menanti di jalan sepi

“Nah, saya juga tak ingin berlari dengan wajah memelas pucat pasi, dan akhirnya menanti di jalan sepi, seperti Bimbi, Tuan. Saya takut kehilangan imajinasi.”

Kalau begitu janganlah kau jadi Bimbi. Jadilah dirimu sendiri.

>> Selamat hari Kamis, Ki Sanak. Apakah sampean sudah mendapatkan imajinasi hari ini?

34 Komentar leave one →
  1. Juli 3, 2008 3:21 am

    imajinasi sedang disusun Pak De..

    btw, bimbim slank juga pernah menepi di jalan sepi

  2. Juli 3, 2008 3:26 am

    udh muncul imajinasi buat belanja besok ndoro..
    plus imajinasi obrolan dengan pembimbing
    *deg2an neh jadinya hehe*

  3. Juli 3, 2008 4:16 am

    wah, nomer 3 uy.
    sepakat ma ndoro.. be your self :)

    mohon do’a nih. mo seminar tugas akhir (es ka es de ginih :D )

    salamhangat semua.
    berbagi cerita

  4. Juli 3, 2008 6:03 am

    aku juga telah kehilangan imajinasi ndoro, tapi aku bukan bimbi lho ndoro, aku pamman

  5. Juli 3, 2008 6:59 am

    waduh ini baru menyusun imajinasiuntuk hari ini doro…….

    sugeng enjang ngapunten kulo nderek …….nepangken

    lare…..BOYOLALI

  6. Juli 3, 2008 7:42 am

    hari ini menyusunin imajinasi untuk menyelesaikan pekerjaan kantor.. :lol:

  7. Juli 3, 2008 8:05 am

    SELAMA KITA MAMPU …….SUSUNLAH IMAJINASIMU AGAR TERATUR TIDAK SEMPRAWUT

  8. Juli 3, 2008 8:09 am

    sudah ndoro, imajinasi untuk melewati hari ini tanpa atasan di kantor…hihihihi…

  9. hanny tautan tetap
    Juli 3, 2008 8:20 am

    yang sulit justru membatasi imajinasi, ndoro… :D

  10. Juli 3, 2008 8:26 am

    tadi sayah salah baca.
    “seseorang kehilangan keperjakaannya tadi pagi”

  11. Juli 3, 2008 8:51 am

    @mbak Tika :
    siapa??? siapa??? siapa yang keperjakan nya ilang mbak???
    *tolah toleh*
    ndoro kakung??
    yaaaaaaaaahhhh di mah udah lama kali mbak..
    *kabur*

  12. Juli 3, 2008 9:23 am

    kasian si bimbi dari artis kok jadi pelacur…

  13. Juli 3, 2008 9:37 am

    saya lom mendapat imajinasi pakdhe hari ini

  14. Juli 3, 2008 10:15 am

    Hari ini lumayan udah bisa duduk di depan komputer lagi…..dan dapat imaginasi gara-gara sms nyasar….

  15. Juli 3, 2008 10:51 am

    Imajinasi saya lagi bebas melayang. Maklum.. bos dua-duanya lagi keluar kota semua hehehehe….

  16. Juli 3, 2008 10:54 am

    thx udah memberi saya imajinasi utk cari lagu bimbi yg asli…kangen je
    *segera download*

  17. Juli 3, 2008 11:00 am

    sedang berimajinasi untuk to do list hari ini ndoro :D

  18. Juli 3, 2008 11:17 am

    bimbi itu kancil! dulu waktu kecil saya punya bola bimbi, yang rengek-rengek saya minta belikan bolanya sekarang hilang entah kemana…

  19. Juli 3, 2008 11:43 am

    Sedang berimajinasi soal cewek di kantor pagi tadi. Hmm…

  20. Juli 3, 2008 2:06 pm

    imajinasi ku dibawa peri ndor
    tak bisa berimajinasi
    terbelenggu gerigi-gerigi

  21. Juli 3, 2008 3:12 pm

    Imajinasiku sedang dikubur dalam2 oleh someone, ndoro… jadi daripada fight, nguras energi… diemin ajah… ntar jugacapek sendiri…

    Maap, curhat colongan :D

    Eh, tapi didunia nyata enggak loh, tidak ada yg boleh membunuh imajinasiku… malah sedang dituangkan dalam kreativitas yg real…

    thanks postingnya ndoro… :D

  22. Juli 3, 2008 3:58 pm

    Bimbi … masih banyak di sekitar Jakarta … sayang tak secantik Tante Titik Puspa :D

  23. Juli 3, 2008 4:29 pm

    bimbi itu pelacur ya? :)
    berimajinasi mah ga pernah berhenti ndoro, gampang sii

  24. Juli 3, 2008 6:00 pm

    bimbi sapa..? lagi ngomongin sapa sih..
    cuma imajinasi sampeyan doang tha, nDor..?
    hari ini boro2 sempet berimajinasi deh, mumet!

  25. Juli 3, 2008 7:09 pm

    sampai saat ini belum ada imajinasi buat postingan yang bagus…… :)

  26. Juli 3, 2008 7:31 pm

    Thinxxx:: [?] .

  27. Juli 3, 2008 10:28 pm

    Salam buat bimbi, ndoro :) Imajinasiku apa ya????

  28. Juli 3, 2008 10:53 pm

    imajinasi….
    hampir setiap saat saya berimajinasi :D

  29. Juli 3, 2008 11:18 pm

    imajinasi lagi pesiar ndoro

  30. Juli 3, 2008 11:46 pm

    Wah,comment q g up2date ya!plng bontot jeh!bimbi itu imajinasi,utopis,eufisme hidup!*halah,nulis opo tho aq*

  31. Juli 4, 2008 12:05 am

    Janganlah berhenti berimajinasi, karena… gratis! :D

  32. Juli 4, 2008 11:18 am

    Salam
    berimajinasi sampai mati :)

  33. Juli 5, 2008 6:05 pm

    heh eh… ternyata bloger masa kini masih ada yg kenal bimbi juga yah?!
    Salam kenal aj d

  34. Juli 11, 2008 6:36 pm

    http://yogapermanakusumah.co.cc/2008/07/modal-menjadi-seorang-entrepreneur.html

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS