Plester Pecas Ndahe

Benda serba guna buat para politikus, pejabat, capres, artis, yang hendak menutup borok-borok masa lalu supaya terlihat moncer sekarang dan di masa depan.

plester antibocor

Dijual di warung dan toko-toko terdekat. Ada diskon untuk pembelian partai besar.

>> Selamat hari Kamis, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean masih punya borok?

Tag: , , ,

56 Tanggapan ke “Plester Pecas Ndahe”

  1. coretanpinggir Berkata:

    Ha…ha…ha…ha…ha…. BEsok pasti warung2 kehabisan stok plester di mana-mana di negeri ini hi…hi…hi…hi…hi…hi…hi…hi…

  2. mizan Berkata:

    Anu, kalo mau beli dalam jumlah banyak dimana ya?

  3. suprie Berkata:

    setujuh ndoro

  4. cK Berkata:

    keren ndoro… :P

  5. sluman slumun slamet Berkata:

    hmmmm

  6. Epat Berkata:

    pasti laku itu ndoro dalam satu tahun kedepan…kekeke

  7. kw Berkata:

    ndoro jeli meliat peluang menyambut kampanye :)

  8. Mbilung Berkata:

    Cara lain adalah, membuat borok sebagai sebuah trend baru. Ndak keren kalau ndak punya borok. Saya kok yakin, jika biaya pencitraan ditanggung bersama, hasilnya lebih murah dibanding dengan biaya menutupinya.

    Sampeyan tertarik Mas? :D

  9. fistonista Berkata:

    ah paling plester ini hanya trend sesaat…

  10. edratna Berkata:

    Plesternya kurang gede ndoro…..masih bisa diintip…..

  11. zen Berkata:

    kurang asik, pak dhe. kurang satire. terlampau verbal sindirannya. hihihihi….

    *atau memang politisi kita kudu dibeginiin, ya?*

  12. Adis Berkata:

    Ndoro Kakung : Ki sanak, sudahkah anda berplester hari ini?
    Aku : SAYA PAKAI DUA!!

  13. dedidwitagama Berkata:

    Ketika seorang caleg mau beli dan amati kemasannya ada tulisan: “tidak diperjualbelikan untuk politis” :D

  14. novee Berkata:

    emang bisa, nDor..? terlalu kecil itu, kl politikus harusnya ya diperban bebat kaya mumi.. soalnya boroknya dari ujung rambut ampe ujung kaki..

    slamat hari kamis juga nDor.. udah lama ga borokan saya mah..
    trahir borokan waktu jatuh blajar sepeda itupun jaman duu..

  15. anto Berkata:

    Kenapa ga lakban aja doro ??

  16. dil Berkata:

    bisa pesen yang gambar kartun gak ndoro? :)

  17. ning Berkata:

    plester cara utk menunjukan borok!
    jgn pernah pakai !!

  18. kucluk Berkata:

    wekeke…
    *coba ah!!

  19. Anang Berkata:

    pasti laris manis

  20. M Shodiq Mustika Berkata:

    Kalau untuk pembelian partai besar, jangan-jangan malah dikorupsi ;)

  21. sancaludira Berkata:

    Pake yang lebih besar “pembalut”, pembalut borok maksudnya…. :-)

  22. katroboy Berkata:

    betul tuh pak de! :D

  23. guawijaya Berkata:

    Halah…maksudnya Om…
    Pelan2 terungkap….Insya Allah

  24. kangtutur Berkata:

    No Comment!!!
    *diplester soalnya*

  25. detnot Berkata:

    pake salep aja ndoro, lebih cepet sembuh

  26. pnsgila Berkata:

    hehehe…emang sampeyan paling top klo soal satire, ndoro…

  27. akokow Berkata:

    wah, bocornya udah kegedean, mending atapnya ganti sekalian :p

    tapi kalau liat tulisan kecil-kecilnya:
    Garansi : selama masa kampanye saja
    website : http://www.tidaktanggungkalobocor.com

    haduh..haduh..

  28. hanny Berkata:

    plester anti malu memang sudah tak lagi dipasarkan karena rendahnya demand. makanya sekarang keluar plester baru ini :)

  29. haripitrajaya Berkata:

    Huahaha…betul ndoro….

  30. itsar Berkata:

    kalo plester kurang kuat ndoro, harusnya lakban :)

  31. Singal Berkata:

    plesternya dipakai untuk …supaya tidak usah mengumbar janji..dan tidak banyak ngomonng…

  32. ulan Berkata:

    kalau saya enggak bole pake to ndoro??

  33. Titis Sinatrya Berkata:

    Thinxxx:: setuju ama komennya Ning, ditambah istighfar tuan.

  34. Titis Sinatrya Berkata:

    x_x

  35. wadiyo Berkata:

    dapat komisi berapa Kang?
    seneng tuh yang punya pabrik plester…
    kagak kurang besar tuh Kang?

    selamat ya bagi saudara-saudaraku yang mau ikut hajatan nasional.

  36. AngelNdutz Berkata:

    halah dalah tersedia rasa apa ajah nih Ndoro?

  37. Merahitam Berkata:

    Ndoro, itu foto siapa sih? Aku kok belum pernah lihat, mbok dikasih clue, biar aku ndak nebak-nebak itu foto artis.

  38. edo Berkata:

    hihihihi
    lucu ndoro :p

  39. black borot Berkata:

    baiar buat tambal bank biar nggak digerogoti tikus jadi uangnya bisa untuk rakyat e….

  40. anagustini Berkata:

    wakakak

  41. didats Berkata:

    ndoro,

    awalnya saya ga ngerti maksud dari fotonya.
    cari-cari di media online, tetep ga ketemu.

    trus lagi iseng, nyari2 tentnag media online, ketemu juga..

    hahaha…

    buat yg ga tau, kasih keyord baru: RM

  42. aRuL Berkata:

    mulutnya yang bocor yah ndoro xixiixxi

  43. adityasani Berkata:

    coor boccooorr boocccoorr booocccoooor, satu bocoor semua bocoorr…
    cooorr boccooorr boocooor boooccooorr, satu kopyooorr semua kopyyyoooorrr…. (nyanyikan bersama-sama ndoro)

  44. Dion Berkata:

    Ndoro, kalau bocor asosiasi saya biasanya kok kondom tho…? bukan plester

  45. -=«GoenRock®»=- Berkata:

    Plesternya yang ada gambar2nya itu lho ndoro, biar anak2 kecil juga tertarik beli. **halah**

  46. det Berkata:

    wallah ndoro…

    sini minta satu aja plesternya, lantai saya ada yang jebol :mrgreen:

  47. Andra Berkata:

    Rizal Malarrangeng ya?

  48. ika Berkata:

    benar, plester sangat sngat diperlukan menjelang pemilu..

  49. iambadung Berkata:

    ada plester bersayap gak ndoro?

  50. yasir maqosid Berkata:

    Yang dimaksud dengan gambar itu siapa sih Ndoro? Kayaknya Aman Jagau ya? Atau siapa…….

    Kisanak, apakah sampeyan tahu siapa yang dimaksud? Kalau tahu, informasikan ke saya.

    Ndoro Kakung Jr

  51. Merahitam Berkata:

    Ah ndoro, situ kalau ngasih info suka gak tuntas deh. Setelah cari kesana-kemari, nontonin berita di tv, saking pengen tahunya siapa capres kita itu, akhirnya aku tadi lihat si orang itu di TV. Huhuhuhuhu…

    *tendang Ndoro yang pelit :p

  52. antown Berkata:

    plesternya ada sayapnya nggak? xixixxixi

  53. yudhi Berkata:

    memang oye si om kumis ini. ehem.. tulisannya kurang tajem dhe :p

  54. sapi Berkata:

    eddan ! ayune rek

  55. yati Berkata:

    tapi….dua perempuan itu, anak-istrinya bukan sih? boroknya apa?

  56. rumah Berkata:

    bwaaahhaaa … mbah dimana bisa beli plesternya?

Tinggalkan Balasan