Seseorang tibat-tiba datang dan mengajukan pertanyaan aneh. Saya bilang aneh karena ia bertanya begini.
“Ndoro, para mantan presiden dan presiden kita sekarang itu sebetulnya saling mengenal nggak sih? Kalau kenal, kenapa saya jarang melihat mereka saling berkunjung? Mengapa mereka tak pernah terlihat bersama-sama di luar acara resmi kenegaraan, dalam suasana yang bersahabat?
Almarhum Soeharto, misalnya. Ketika dia berkuasa dulu, rasa-rasanya nggak pernah terlihat pernah bertandang ke rumah Soekarno. Kalaupun pernah, saya belum sekalipun melihat foto mereka berdua dalam situasi santai, saling merangkul dan tertawa.
B.J. Habibie, penerus Soeharto, yang sempat menjadi presiden sebentar, begitu juga. Ia nggak pernah terlihat mendatangi Cendana setelah jadi presiden. Soeharto pun seingat saya nggak pernah main ke kediaman resmi Habibie.
Lalu Abdurrahman Wahid kayaknya belum pernah berkunjung ke rumah Habibie ketika jadi presiden, apalagi berfoto berdua di kediaman resmi mereka.
Setelah Abdurrahman dilengserkan dan Megawati Soekarnoputri naik, saya pun nggak pernah melihatnya mengetuk pintu rumah Abdurrahman. Atau Abdurrahman yang gantian berkunjung ke rumah Megawati.
Susilo Bambang Yudhoyono sama saja. Setelah empat tahun menjadi presiden, ia belum pernah terlihat umum mendatangi rumah Megawati, apalagi ngobrol santai layaknya dua sahabat.
Mungkin saya salah, dan melewatkan perisitiwa saling kunjung itu. Maklum, saya nggak tiap hari baca koran atau nonton berita di televisi. Sampean mungkin lebih tahu.
Benarkah para presiden kita saling bermusuhan, Ndoro? Kalau iya, aneh sekali.”
Terus terang saya ndak bisa menjawab pertanyaan itu segera. Ingatan saya terlalu pendek untuk mengenang acara-acara non resmi para presiden yang penuh kehangatan.
Adakah di antara sampean yang bisa menjawab pertanyaan teman saya itu. Benarkah para presiden kita tak pernah saling mengunjungi sebagai layaknya sahabat?
>> Selamat hari Kamis, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean sudah mengunjungi rumah atau kantor sahabat sampean?
Tag: gus dur, habibie, iseng, kunjungan, megawati, pertanyaan, presiden, sahabat, sby, silaturahmi, soeharto, soekarno
Agustus 7, 2008 pukul 1:12 am
GusDur waktu berkuasa sowan ke yangKung kok.
Agustus 7, 2008 pukul 1:23 am
karena digantikan ya jelas bermusuhan lah ndoro…..
analoginya jabatan itu cewek.. dan presiden itu cowok dan mantan2nya….. sesama mantan kencenderungannya pasti kress… kekekekekekekekekke………. ga rela cewek yang digandeng direbut lelaki lain…….
wahahahahahaha… maruk…. wis jadi presiden seumur hidup ae…
Agustus 7, 2008 pukul 1:45 am
hermansaksono [pikir] mereka masih memendam dendam.
Agustus 7, 2008 pukul 2:10 am
apa perlu diadakan KOPDAR para mantan presiden dan presiden …..ndoro…
Agustus 7, 2008 pukul 2:38 am
berkunjung mungkin enggak, tapi saling kirim SMS siapa tahu?
Agustus 7, 2008 pukul 2:46 am
Presiden itu sibuk mengurusi negara, Ndoro..
Ndak sempet itu yang namanya sowan..
Kalo kunjungan ke luar negeri ya sering..
Agustus 7, 2008 pukul 2:59 am
sy mengiyakan komentar anang aja
Agustus 7, 2008 pukul 3:01 am
makanya ndoro … mending jadi mantan kyai daripada mantan presiden …
Agustus 7, 2008 pukul 3:04 am
ya ya ya…
Agustus 7, 2008 pukul 4:19 am
soal kunjung mengunjung ga masalah itu,..
toh masih bisa kirim parcell
Agustus 7, 2008 pukul 4:33 am
… atau kirim kurir
Agustus 7, 2008 pukul 4:35 am
ada yang bermusuhan ada juga yang tidak sempat berkunjung, itu sih cuma masalah kepentingan aja.. pemimpin di Indonesia saat ini tidak pernah menciptakan suasana kerja sama yang ada hanya suara konflik..
Agustus 7, 2008 pukul 6:13 am
sepakat budiernanto. karena belum ada kepentingan jadi ga perlu berkunjung…
nanti sore/petang saya akan berkunjung ke apartemen orang paling keren se bangsari
Agustus 7, 2008 pukul 7:01 am
ahh,, andaikan mereka bisa memisahkan mana yang kerjaan mana masalah pribadi,,,,
rasanya indonesia akan berasa lebih nyaman dan damai…..
mengutip lagu slank : sampai kapan, semua itu akan terjadi……
ga mungkin ,,, ga mungkin semua itu terjadi…. 100 tahun lagi mungkin….
Agustus 7, 2008 pukul 7:04 am
Hmm… bukannya habibie ke jerman makanya gak bertamu ke gus dur? hehe,, kalau saya sih pribadi lebih menghargai sikapnya habibie. habibie gak banyak ‘cangkem’. gak mencela presiden2 setelah dia. malah, waktu bbm naik (lagi), habibie kan buat pernyataan ‘bantu pemimpinmu mengatasi masalah, jangan memperkeruh suasana’.. menurut saya sikap dia patut ditiru sama mantan presiden lainnya…
just my humble opinion…
Agustus 7, 2008 pukul 7:05 am
Presiden Berkunjung ?
Blogwalking mungkin iya….
Agustus 7, 2008 pukul 7:10 am
ah endak begitu juga!!…
justru ajang silaturohmi mereka yang gak mau dipublish! jadi gag da yang tau!…
sapa tau mereka sering epon2an tiap hari…
sapa tau mereka sering nonton bareng, maen bareng, cangkruk bareng..
wekeke….
Agustus 7, 2008 pukul 7:58 am
Kalau suksesi berjalan mulus, ya hubungannya akrab, Tuan..
masalahnya apakah adakah hal yang mulus di negeri ini dalam politisinis nusantara?
Agustus 7, 2008 pukul 8:14 am
ThinxXx: Semuanya dagelan, belum siap berdemokrasi hanya siap jadi [menang] tapi tidak siap kalah [lengser].
Agustus 7, 2008 pukul 8:24 am
mungkin mereka saling nge-plurk *halah*
Agustus 7, 2008 pukul 8:25 am
suruh aja mereka sering2 nonton teletubis,
biar bisa ‘BERPELUKAAAAAN” *teletubis : mode on*
setiap hari. : )
Agustus 7, 2008 pukul 8:44 am
SBY ke tempat mang ato ndoro…hhehehehe..
Agustus 7, 2008 pukul 8:44 am
Mbuh, ndoro. Kyknya jadi presiden itu malah bikin mereka tidak tambah dewasa…
Agustus 7, 2008 pukul 9:07 am
gengsi kah?
yg senior bilang “saya kan duluan jadi presiden, ngapain sowan ke junior”
yg sedang menjabat bilang “saya kan presiden, masa menghadap ke bawahan”
Agustus 7, 2008 pukul 9:27 am
saya berkunjung di rumah sampeyan pagi ini…
Agustus 7, 2008 pukul 9:29 am
ah, mbuh ra ruh.
makanya, jangan pilih presiden yang sudah tua.
saatnya yang muda memimpin. gimana kalo ndoro nyalon presiden?
Agustus 7, 2008 pukul 9:31 am
mungkin saling mengkritik adalah juga bentuk silaturahmi…
Agustus 7, 2008 pukul 9:33 am
Karena ada beberapa mantan presiden yang masih napsu mau jadi presiden lagi, ya ga mungkinlah sowan2an apalagi mesra2an…
Padahal, klo mau bersinergi, bertukar pikiran dan saling membantu dalam keadaan negara yag kacau balau centang perentang ini, awww.. betapa indahnya…. eh.. ini ga malah cakar2an dan saling menjatuhkan….
“GA TAU OTAK MEREKA PADA KEMANA”
*esmosi*
Agustus 7, 2008 pukul 9:58 am
sekarang pak wapress aja kesan gak sejalan ma presidennya….
*khan yg mengutarakan inipun pak wapres kita juga toh?
Agustus 7, 2008 pukul 10:08 am
Selamat hari kamis juga ndoro…Hari ini saya berencana berkunjung ke tempat praktek dokter saya, ndoro…Hehehe…
Agustus 7, 2008 pukul 10:18 am
wah Ndutz setuju bgt tuh sama Kanda Ndutz, presiden qt ituh sibuk kali Ndoro
Agustus 7, 2008 pukul 10:24 am
suprie [akan] mengunjungi kantor sahabat nya pas makan siang
Agustus 7, 2008 pukul 10:38 am
GoenRock[rasa]mungkin sebetulnya mereka tetap saling mengunjungi, tetapi tidak terekspos oleh media
Agustus 7, 2008 pukul 10:39 am
Cih! Plurk laknat! maaf ndoro
Agustus 7, 2008 pukul 10:42 am
kalo ndoro masih suka bertemu dengan Enda kan ? secara mantan manusia kursi, dan manusia kursi terkini :-p
Agustus 7, 2008 pukul 11:28 am
Hari ini saya berkunjung ke blog beberapa orang, termasuk blog Ndoro kakung.
Agustus 7, 2008 pukul 11:52 am
Setidaknya kalau pun mereka saling mengunjungi dan kita ndak tau itu ya wajar lha wong kita ini cuma rakyat yang bergantung pada media, mau atau tidaknya si media melaporkannya.
Sapa tau.. sapa tau Gusdur, Mega dan SBY itu sering pergi ke karaoke dan nyanyi-nyanyi lagu perjuangan bareng-bareng ya siapa tau tho…
Agustus 7, 2008 pukul 11:59 am
Ah Gus Dur bukan dilengserkan Ndoro tapi beliau dikudeta..
Agustus 7, 2008 pukul 12:06 pm
BTW, siapa nanti yg bakal jadi presiden pesta blogger 2008..?
Agustus 7, 2008 pukul 12:15 pm
’saling berkunjung?’, akh… pada want to knooooow ajah…
Agustus 7, 2008 pukul 12:19 pm
hmm … mungkin karena lebih banyak off the record ndoro …
Agustus 7, 2008 pukul 12:45 pm
kalo mau berkunjung sebagai teman khan tidak perlu dipublikasikan (mungkin lohhhhh)
Agustus 7, 2008 pukul 12:48 pm
janjian di cafe sambil ngopi kali ndoro.
kan di rumah gak enak..
Agustus 7, 2008 pukul 1:08 pm
ndoro ternyata satu pikiran dengan JK;)
Agustus 7, 2008 pukul 1:25 pm
JalanSutera.com™ Berkata:
makanya, jangan pilih presiden yang sudah tua.
saatnya yang muda memimpin. gimana kalo ndoro nyalon presiden?
Lho…kok pernyataan paradox..ndoro kan sudah tua
Agustus 7, 2008 pukul 1:37 pm
kayaknya Ndoro bisa tuh jadi fasilitator mempertemukan 4 mantan presiden kita.. gimana kalo Ndoro bkin acara apa gitu lalu minta mereka2 semua hadir.. (kayaknya banyakan blogger yang datang hehehe)
:)
Agustus 7, 2008 pukul 1:41 pm
ndoro, saya seiya sama mas kucluk, sebenarnya mereka saling kontek n setor muka, mung tidak di konsumsi oleh wartawan. namanya juga politik…di depan mungkin saling jaim, tapi di belakangnya ada konspirasi yang saling menguntungkan. (ngasal banget …)
Agustus 7, 2008 pukul 2:10 pm
mmm … menurutku sih, mereka saling mengenal dan saling mengunjungi layaknya teman/sahabat. hanya saja mungkin tidak terekspos. kan “kopdar”nya tidak mesti di rumah yang dikunjungi. bisa aja kan “kopdar”nya dirumah siapa, atau dimana gitu … yang pasti tidak tercium media masa, jadi tidak terekspos.
bukan ga mungkin lho … mereka diluar itu nampak bermusuhan, berseteru padalah klo ketemu bisa ber-haha hihi ngetawain gossip tentang perseteruan mereka …
*positive feeling .. positive thinking*
Agustus 7, 2008 pukul 2:15 pm
aneh. kok kayaknya saya pernah ngebaca posting ini, di mana ya?
Agustus 7, 2008 pukul 2:21 pm
au ah..
Agustus 7, 2008 pukul 2:21 pm
itu bedanya politisi jaman sekarang dengan jaman dulu.
sekarang perbedaan ideologi dan pemikiran diikuti permusuhan pribadi.
itulah salah satu alasan saya bakal golput :p
Agustus 7, 2008 pukul 2:37 pm
jusuf kalla bilang itu di pertengahan juli lalu. saya ngeh pertamanya pas baca esai tjipta lesmana di halaman 5 opini kompas pada sabtu, 26 juli 2008: ttg mantan2 presiden yg gak saling menyapa.
padahal, bush jr. dari republik aja bisa minta bill clinton dan carter dari demokrat utk jadi wakil amrik dalam misi2 luar negeri tertentu. di sini mah, boro2!
Agustus 7, 2008 pukul 2:41 pm
mungkin mereka berjumpa lewat dunia maya saja ndoro, atau komunikasi lewat batin saja…atau…
Agustus 7, 2008 pukul 3:45 pm
Soal ego aja ndoro..
Agustus 7, 2008 pukul 3:50 pm
karena mereka …… BUKAN BLOGER.
ah, untung saya Bloger !
.::he509x™::.
Agustus 7, 2008 pukul 4:19 pm
Dendam kesumat, Ndoro, seringkali timbul karena presiden yang lama merasa dikhianati kepercayaannya oleh presiden yang baru (Supersemar, Soeharto-Habibie, Gus Dur-Mega, Mega-SBY…mungkin nanti SBY-JK?). Orang yang selama ini dikira bijak bestari dan rekanan (atawa protege) setia kok ternyata menikam dari belakang, menyalahgunakan reputasinya.
Nha, presiden yang baru, meski belum tentu itu salahnya, ndhilalah juga merasa gengsi untuk meminta maaf… mungkin karena sudah kadung menjabat sebagai presiden yang tak boleh ujug-ujug terlihat lemah atau keliru di hadapan rakyat jelata. Alih-alih sowan ke pihak yang merasa tersakiti, ia malah menyibukkan diri dengan ‘mainannya’ yang baru, republik ini. Padahal dendam lama yang tak tertutup, berpotensi untuk berulang menjadi lingkaran setan tak berkesudahan.
Yah, semoga pemimpin itu mengakui kalau ada yang belum selesai dengan tuntas dari masa lalunya…
Agustus 7, 2008 pukul 4:26 pm
kok bisa mikirin kayak gini?! terkadang emang gak penting tapi bagus buat topik obrolan juga…
Agustus 7, 2008 pukul 4:37 pm
mungkin buat kepentingan politik kedepannya ndoro,..
namanya juga politik, hari ini ramah, bsk2 musuhan…
yah biasa mungkin yah ndoro !!
Agustus 7, 2008 pukul 4:46 pm
Saya pernah lihat SBY dan MEGA jalan bareng di Warung Kopi…..
Agustus 7, 2008 pukul 4:49 pm
waduh…ndak tahu ndoro…belum pernah jadi apapun saya……
cuman rakyat biasa……
Agustus 7, 2008 pukul 5:04 pm
Mungkin perlu elite club yang isinya mantan presiden
Agustus 7, 2008 pukul 5:10 pm
cuman mau bilang selamat hari kamis ^^
Agustus 7, 2008 pukul 7:07 pm
Kan ‘lawan’ politik?? tapi apa harus jadi lawan kehidupan sehari2 juga??!! **ga ngerti dehhh..**
Agustus 7, 2008 pukul 8:35 pm
Well, sepertinya mereka punya protokol komunikasi ‘telepati’ yang connected-all-the-time, jadi gak harus keliatan publik, toh?
Agustus 7, 2008 pukul 9:28 pm
itulah INDONESIA…………………………………………………..
Agustus 7, 2008 pukul 10:48 pm
lho, yang nanya JK kan? wooo…ternyata kalo sama wapres saling mengunjungi ya, ndoro?
Agustus 8, 2008 pukul 12:13 am
wah, ndak tau sy ndoro, kali2 aja tnyta mereka punya grup sndiri. ky srimulat gtu, anggotanya presiden dan mantan presiden, tp utk konsumsi terbatas, makanya kita yang di luar batas ini ndak tahu. apalagi gembus
Agustus 8, 2008 pukul 4:06 am
silly [think] hermansaksono and Suprie has became a plurk addict
hatii kena penyakit PAD (Plurk Addict Dissorder)
Agustus 8, 2008 pukul 11:35 am
bukannya presiden2 kita itu saling bermusuhan satu sama laen? hehe
Agustus 8, 2008 pukul 2:23 pm
gimana kalo kita bwt arisan presiden ndoro…. biar pada ngumpul sambil menikmati wedang ronde…
Agustus 11, 2008 pukul 6:14 am
kalo sy baca di buku² n koran jg, mereka pernah kok foto bareng
coba cari lagi deh ndoro…
Agustus 14, 2008 pukul 12:15 pm
Iya ya Ndoro. Siapa tau setelah saling silaturrohim malah bisa jadi koalisi baru yg menguntungkan negara dan bangsa, dan rukyah kecil seperti saya…
Agustus 14, 2008 pukul 12:32 pm
Jadi kapan ndoro ndaftar jadi caleg nih? Tak dukung ndoro…
http://template-web-gratis.com
Agustus 16, 2008 pukul 10:23 am
Mereka rukun damai, kok
September 17, 2008 pukul 1:00 pm
kayaknya mbikin arisan ,jadi ide bagus