Cerpenista Pecas Ndahe

Pada mulanya adalah imajinasi. Lalu keinginan menuangkannya dalam bentuk teks yang bersambung. Dan, akhirnya menjadi sebuah cerita pendek. Ki Sanak, ini dia: CERPENISTA.

cerpenista

Adalah Herman Saksono, lelaki sintal anggota Cah Andong, komunitas blogger Yogyakarta, yang mengembangkan situs partisipatif ini.

Kemudian, kawan-kawan penyedia blog hosting dagdigdug mengajaknya dalam sebuah kerja sama strategis.

Maka, Sabtu pekan lalu, keduanya pun bersepakat bergandengan tangan. Kesepakatan itu dirayakan dalam acara tumpengan plus kopdar kerakyatan di Wisma Joglo, Yogyakarta.

Apa itu Cerpenista?

Cerpenista adalah aplikasi web untuk menulis cerpen bergotong-royong sambung menyambung. Di sini seorang pengguna dapat menjadi sutradara sekaligus penonton sebuah cerita. Sutradara, karena alur cerita di tangan si penulis; dan penonton karena lanjutannya tergantung orang lain.

Sampean juga bisa ikut berpartisipasi, belajar menulis cerpen di sana. Jangan takut salah. Coba saja dulu. Siapa tahu lama-lama sampean malah ketagihan. Barangkali saja nama sampean bakal terukir dalam catatan sejarah sebagai angkatan sastrawan baru era 2008.

Kalaupun sampean belum tertarik ikut menulis, nikmati saja foto-foto kopdar heboh di Wisma Joglo, Sabtu malam itu. Klik saja album Mbak Yeni Sandal.

>> Selamat hari Selasa, Ki Sanak. Apakah sampean sudah mencoba bikin cerpen hari ini?

Tag: , , , , , , , ,

43 Tanggapan ke “Cerpenista Pecas Ndahe”

  1. masbagyo Berkata:

    terimakasih infonya ndoro. keponakan-keponakan saya pada hobi biikin cerpen. mestinya seneng dapat link dari ndoro.

  2. TYO GAPTEK Berkata:

    Ndoro, cerpinista juga masuk di Okezone.com loh…keren euy

  3. hanny Berkata:

    tsaaaaah. lelaki sintal, ya :D

  4. sandal Berkata:

    Woo ndoro ngajak gelut ikiiii :D

  5. Yahya Kurniawan Berkata:

    Koleksi foto saya juga ada, lho, Ndoro. Tapi layak dipublikasikan ndak ya…

  6. arya Berkata:

    MBAK SANDAL?
    BWAKAKAKAKAKA

  7. edy Berkata:

    jangankan hendak berpartisipasi…
    sejak masih nempel di blognya momon, trus ada di 3D sampe akhirnya bikin blog terpisah saya ga bisa akses, ndoro
    filter di kantor sepertinya ga bisa akses kata “nista”
    bahkan untuk komen di sini juga mestonya ga bisa, terpaksa cari akses lain
    mbok ya diganti namanya misal jadi cerpenisti.com

    sukses buat cerpenista!

  8. mantan kyai Berkata:

    lelaki sintal??? bahenol ya ndoro :D

  9. kucluk Berkata:

    jadi pembaca setia aja ah!!…

  10. Donny Verdian Berkata:

    Saya sudah ndaftar :)

  11. Epat Berkata:

    salut n sukes bwat temen-temen CA ;-)

  12. trendy Berkata:

    nulis cerpen..itu aja kok repot!
    wekekekekekeekek!

  13. Yahya Kurniawan Berkata:

    @edy
    Kayaknya yang terfilter bukan kata nista deh, wakakakaka.

  14. JalanSutera.com™ Berkata:

    jaman web 2.0 nih… :P

  15. Anang Berkata:

    saya akan mencoba meramaikan

  16. Goenawan Lee Berkata:

    *pajang kertas karon NDORO WICAK*

  17. yati Berkata:

    hari ini? lom sempet :(

  18. Ady Berkata:

    Boleh gabung ? kok daftarnya lama ya ?

  19. nonadita Berkata:

    *mendadak ingat lagu numa numa alias OST launching Cerpenista.com*

  20. ndebakulsempak Berkata:

    ah hati saya jadi PUSPAS gara2 cerpenista :D

  21. ngodod Berkata:

    wagh.., ndak bisa datang di wisma joglo gara2 harus ke jepara. nasib….

  22. Kesambet Berkata:

    Mantaaaffff….Ndor…ini bacaan kala senggang :D

  23. wongpitoe Berkata:

    salah satu komunitas blogger, Blogfam juga mengembangkan cerita model seperti ini, cerfet (cerita estafet), malah salah satu cerita sudah pernah dibukukan dengan nama The Messenger (GPU).
    Di cerfet, setiap penulis ngak ada yang tahu awal atau akhir cerita, karena berkembang penulisannya di setiap penulis.

  24. dondanang Berkata:

    apakah saya bakal jadi nista?

  25. dana Berkata:

    Jadi kapan mau dibukukan kisanak?

  26. yusdi Berkata:

    numa numa…..

  27. El Locco Berkata:

    Info baru.. Info baru….

  28. Daus Berkata:

    Udah register, belum apruf kayaknya :P

  29. Pitra Berkata:

    yang penting dari acara peluncuran itu adalah joged numa numa nya seseorang yang tak mau disebut namanya. Nama asli diawali H diakhiri N, akrab dgn awalan huruf M.

  30. Herman Saksono Berkata:

    Makasih ya ndoro :D

    @wongpitoe: saya baru tahu sekarang kalau blogfam malah sudah menerbitkan buku cerfet. Kalau boleh tahu, di Blogfam mekanismenya gimana? Kayaknya saya perlu banyak konsultasi sama Blogfam nih.

    @Daus: sudah terapruf kok, di sini tertera Daus adalah ‘penulis’, jadi sudah bisa ikutan nulis.

  31. kishandono Berkata:

    saya sudah ikut! baru menulis beberapa kalimat, seperti D3 sedikit sulit diakses lewat operamini.

  32. zam Berkata:

    bacaan nista di saat kerja..

    jangan buka saat jam kerja!

  33. Selamat Atas Peluncuran Cerpenista DagDigDug! » CAHANDONG.ORG Berkata:

    [...] Cerpenista Pecas Ndahe [...]

  34. Titis Sinatrya Berkata:

    ThinxXXx: Jreng jreng jreng… kabhar diajeng di up date dong ndor…

  35. nico Berkata:

    @nonadita: baru sadar kalo numa numa dirancang sebage ost cerpenista:D

  36. MaNongAn Berkata:

    MaNongAn [pikir] Ndoro tidak rela mendengar Pakde membuang tiket denpasar, maka Ndoropun membalas dgn membuang tiket ke jkt. *fyuh*

    Btw, yg poto bertiga sudah saya pasang.

    .::he509x™::.

  37. silly Berkata:

    Cerpenista itu apa hubungannya ama Fashion nista ???? :P

  38. Ogi Berkata:

    maap ga bisa datengg

  39. Emaknya Lituhayu Berkata:

    *lirik Silly diatas*

    tumben bisa komen pendek hihihi..

    Isi cerpennya apa ndoro? Apakah kisah cinta sepasang blogger? Atau petualangan cinta seorang blogger playboy cap tiga roda? Hahaha..

  40. Fa Berkata:

    @Mbak Hanny: lelaki sintal dengan goyang numa-numa yang fenomenal! :D *betul kan Ndoro?*

  41. creativesimo Berkata:

    Cerpen tentang Penipu dan Pandora itu sudah dibuat belum?

  42. Cerpen Nista! « Andra & my Backbone Berkata:

    [...] Cerpen Nista! Saya tertarik dengan cerpenista yang diceritakan ndoro kakung. [...]

  43. Cerpenista Berkata:

    Kutipan Cerpenista…

    Di sini seorang pengguna dapat menjadi sutradara sekaligus penonton sebuah cerita. Sutradara, karena alur cerita di tangan si penulis; dan penonton karena lanjutannya tergantung orang lain….

Tinggalkan Balasan