Keran Pecas Ndahe

Agustus 27th, 2008 § 61 Komentar

Ada keran air minum gratis di dua halte bus Transjakarta mulai hari ini. Warga dan calon penumpang busway yang mendadak kehausan bisa langsung menyesapnya. Tinggal pencet, air mancur, lalu sodorkan mulut sampean. Dijamin segar, katanya.

keran air

Asyik sih, seperti di negara-negara maju itu. Tapi, saya jadi mikir, berapa lama fasilitas publik ini mampu bertahan? Rasanya sih ndak sampai setahun sudah rusak. Berani taruhan?

>> Selamat hari Rabu, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean sudah mencoba keran air minum gratis itu?

Tagged: , , , , , , ,

§ 61 Responses to Keran Pecas Ndahe

  • Abihaha mengatakan:

    air mancur di JKT dipakai mandi, kalo ini dipakai cuci muka barangkali. Saya bertaruh tidak sampai 4 bulan.

  • Epat mengatakan:

    paling gak sampai 6 bulan sudah musti di raplace ndoro kekeke

    btw, menurut saya yang lebih dibutuhkan itu sebenarnya adalah toilet umum, khususnya di shelter2 busway yang antriane bisa mengular-ngular ituh.

  • dondanang mengatakan:

    Saya berani taruhan ndoro *siapin duit seribuan* kurang dari 1 tahun airnya ndak mancur lagi.

  • oscar mengatakan:

    saya berani taruhan seminggu lagi disekitar lokasi pasti sudah bau pesing…

  • ndebakulsempak mengatakan:

    yo taruhan taruhan. . .sini uangnya pasang ke saya. . . :D
    **bandar judi mode on**

  • dendy mengatakan:

    saya pasang 3 bulan ndoro heheheheheh…. btw airnya dah mateng blon tuh

  • Sony HP mengatakan:

    Saya juga pengin ky gitu ad d kampus saya :D

  • norjik mengatakan:

    wah enak ..ada tombo ngelak nya ya skg :)

  • Proof { } mengatakan:

    masang gituan, di rumah bisa gak ya?
    jadi gak usah mask air atau beli aqua galon

  • omoshiroi_ mengatakan:

    kaya bisa nyampe setahun lho ndoro..asalkan ga boleh dipake..tiap satu keran dijaga sama 10 org polisi..dikelilingi sama tembok 10 mter..dipasangin kaca anti pluru..

    ^iki arep nggawe opo tho?^

    +salam3jari+

  • penyu mengatakan:

    wekekek mungkin sebulan dua bulanan bisa2 ancur kalo ga ada yg jaga n ngerawat wekek, tapi enak juga ya kalo tiap kendaraan umum ada fasilitas minum gratisnya hehehe

  • Donny Verdian mengatakan:

    Ndak mbayangke kalau di lubang kerannya tau-tau dipasang upil orang iseng dan kita meminumnya..? Yeahhh!

  • Jenk mengatakan:

    hadiahnya apa kalo menang tarohan, ndoro ?

    Loh kok ?

  • mathematicse mengatakan:

    MMmm, nanti ada yang memanfaatkan untuk refill galon isi ulang…. wakakakakakak… :D :mrgreen:

  • BARRY mengatakan:

    Airnya dari gentong AQUA atau air keran biasa?

  • aRuL mengatakan:

    bukannya di ITB juga ada yakz :?:

  • Anang mengatakan:

    waw kemajuan buat negeri ini, tp saya bertaruh cuma sebulan aja ha

  • Nazieb mengatakan:

    Mungkin ketika postingan ini dibuat, airnya sudah mampet…

    Masih syukur sih, mampet, coba kalo ada yang minum, ternyata airnya keruh dan bau… yaiks…

  • Morning Coffee mengatakan:

    gak mau…. gak mau……
    gak yakin….
    kayanya gak deh….
    gak aja ah…
    yang penting gak nyobain…..
    buat nyuci Bus aja deh….

  • angin berbisik mengatakan:

    negara kita tertinggal banget ya? kalau di indo, pasti dah buat cuci muka, isi botol aqua, cuci piring kotor, cuci tangan….dan untuk make harus berebut antri… trus tau2 airnya abis…..
    :)

  • Ogi mengatakan:

    bertahan satu tahun?? satu bulan kaleee

  • Titis Sinatrya mengatakan:

    ThinxXx:: Apakah kita semua sepakat kalau mental bangsa kita belum pernah bisa merawat dan menghargai fasilitas umum, sepakat [?]…

  • Arsyad Salam mengatakan:

    gimana cara minumnya ituhhh apa gak luber keluar??? :) :)

  • kw mengatakan:

    belum liat tuh. dan tak akan pernah nyoba meski gratis. ngeriii….
    setahun itu kelamaan ndoro. kalau aku kok menduga maks sampai 3 minggu fasilitas itu tak akan berfungsi.

    gimana masih berani taruhan? :)

  • Catshade mengatakan:

    Yang di ITB apa kabarnya tuh? :roll:

  • mayssari mengatakan:

    Di depan PDAM Pusat Solo sekarang ada pembatasan pengambilan air, padahal banyak pedagang asongan yang mengantri tiap harinya..
    Kok gak dibangunin yang baru aja ya?

  • senandung mengatakan:

    kok bukan wc aja sih? kalo air minum sih, semua orang juga bisa bawa sendiri kali…

  • mBecak-eksekutif mengatakan:

    lumayanlah,
    bisa hemat,
    tidak usah beli minuman dipinggir jalan,
    haus…langsung aja tinggal…glek, glek,, glek.

    hilang deh hausnya….

    hari ini aku baik-baik saja kisanak.
    tapi belum nyoba air krannya.

  • Retty mengatakan:

    He..he…he…komentar “senandung” yang paling pas deh! Sementara ini yang lebih dibutuhkan kayaknya memang fasilitas wc umum daripada air minum gratis…
    Air putih di restoran aja nggak berani disentuh orang asing, masih minta air botol…kalau orang lokal? Hmm…perubahan pola pikir bahwa air mancur keluar ini pasti sehat dan bersih kayaknya perlu waktu!

  • hanny mengatakan:

    keluarnya air, tuh, ndoro? hehehehe bukannya mango smoothies? :D

  • dobelden mengatakan:

    wah brarti ndoro emang meragukan ketertiban warga indonesia neh :lol:

    tp the fact sih yaks :D

    bisa jadi baru sekali isi, air dah gak ada isinya lage tuh :lol: yang penting proyek dah jalan dan komisi dan masuk kantong, soal kontinyunya program? itu soal laen, iya ndak saudarasanak? :D

  • ika mengatakan:

    iya neh,,kayaknya gak sampe setaun udah jebol..,hehe terus pas ngajuin dana perbaikan di mark-up, masuk kantong yang ngurusin,,ujung2nya duit lagi..

  • Emaknya Lituhayu mengatakan:

    Masyarakat belum percaya kpd pemerintah atas kelayakan air tsb sbg air minum. Masyarakat jg blm semuanya siap diberi fasilitas spt itu krn ada kebutuhan lain yg lbh urgent yaitu wc.

  • Bumi-Langit mengatakan:

    aku ndak bakalan percaya sama higienisnya ndoro
    palagi banyak orang2 kita yang ngusil
    yah pasti ndak bakalan bertahan lama!

  • kepikcantik mengatakan:

    eeeewwww…sepertinya kelayakan untuk diminumnya meragukan.. dari mulut ke mulut siiiy..*malas membayangkan*

  • Daus mengatakan:

    Lama ndak naik busway.

  • queenalea mengatakan:

    wehhhh kok masih rada ga tegel’……….aja di dada!……msh horor aje!….takutnya ada yg iseng…..kerannya dikasih apaan gitu!……tembok aje dicoret22………apelagi keran seucrit kek gitu……….bagus kalo ga dipeperin xxxx!

  • Aris mengatakan:

    Pesimisme ndoro dan para blogger mengenai kelangsungan sarana publik yg disediakan oleh pengelola transjakarta tampaknya mencerminkan prilaku masyarakat kita yang memang belum bisa menjaga/memelihara bersama sarana publik yg disediakan. Masih dibutuhkan kesadaran bersama, pengelola dan masyarakat, utk mulai menjaga sarana-sarana publik.

    Usul, bagaimana kalau para blogger, yg kebetulan melintasi halte yg ada drinking waternya, juga ikutan mengawasi penggunaan dan kebersihannya.

    *provokator mode on*

  • Indah Sitepu mengatakan:

    huhuhuuhuhuhhu butuh kebranian utk minum air di halte busway ^_*

  • pnsgila mengatakan:

    walah…mending perbaiki dulu tuh fasilitas busway yg ada, jangan nambah2 dulu. Yg ada aja gak beres, malah nambah lagi yg aneh.

  • ratno mengatakan:

    kayaknya selama kali di dekat halte dukuh atas masih mengalir maka fasilitas air minum ini akan terus berjaya, hehe

  • treen mengatakan:

    waduh. yang jual air kemasan gak laku lagi nih.

  • kangtutur mengatakan:

    wah… mesti buru-buru nyobain nih…
    takut keburu rusak
    *parkir motor dimana yah*

  • dorion55 mengatakan:

    Tanya : ” Kapan ya kira2 rusaknya?”
    Jawab : “Kamu gitu dech.. wong udah kasi gratis..malah negative thinking, nggak nyukurin hidup kamu..!!
    Tanya : “Gratis ya Pak De..!!”
    http://cartoondori.blogspot.com

  • brandallokajaya mengatakan:

    walah ndoro kok sinis gitu…….
    semoga aja air kek gitu tetep abadi biar kayak di negeri jiran gitu lo…….
    saya gak mau taruhan ndoro dah mo bulan puasa

  • njepret mengatakan:

    mbok yo optimis gitu lo!
    sama negeri sendiri itu mbok ya sing menghargai!

  • cK mengatakan:

    airnya bersih khan?? :-?

  • budimeeong mengatakan:

    2 bulan dah dijamin rusak dan kotor ndoro…. :-(

  • dyhary mengatakan:

    Minum berjamaah dari keran!

  • DenBaguse mengatakan:

    Airnya higenis ndak ya… apa kayak air mineral

  • denny mengatakan:

    kalo PDAM saja make kaporitnya berlebihan, ini bagaimana yah?

  • Hasan mengatakan:

    Semoga Transjakarta, terus membenahi layanan kepada masyarakat Jakarta, terutama masalah antrian di terminal Dukuh Atas, yng masih belum teratur

  • denny mengatakan:

    kung, kalo yang namanya FREE emang enak ya. yah begitulah typical org indonesia. Seperti kasus pak lurah yang memprkosa anak yang masih SMP.

    Video peristiwa pemerkosaan itu bisa dilihat DISINI

  • idiotz mengatakan:

    kok repot repot. mending tiap beli tiket busway dikasih air mineral gelasan :mrgreen: tapi ndak bisa mark-up anggaran :mrgreen:

  • 1rw@n mengatakan:

    inovasi tiada henti pemerintah :D

  • eMo mengatakan:

    tu aernya terjamin sehat ga sih?? jakarte gitu lohh..

  • ikankoi mengatakan:

    gratis kok mau yang josss….

  • sitidjenar mengatakan:

    sekalian gratis ma busnya gak??

  • acep mengatakan:

    setidaknya dah memulai…good start.

  • bisaku mengatakan:

    Gratis ya harus nrimo … gitu aja kok repot :D

  • akang mengatakan:

    pemerintah buang duit aja.orang indonesia mah ga pantes dikasih gratisan,orange pada jork-jorok

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Keran Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 258 pengikut lainnya.