Batas Pecas Ndahe

September 1st, 2008 § 60 Komentar

Agus Condro Prayitno mengaku menerima Rp 500 juta setelah pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Ia juga mengungkapkan nama-nama koleganya di PDI Perjuangan yang ikut menikmati uang serupa.

naluri mega

Ini bukan soal naluri, tapi moral, Jeung! (foto: detikcom)

Rekan-rekannya yang disebut itu kemudian ramai-ramai membantah pengakuan Agus. Pengurus partai juga mencoret nama Agus dari daftar calon legislator karena dinilai mencoreng nama partai. “Kesannya semua orang PDI Perjuangan busuk,” kata salah seorang anggota fraksi partai itu.

Siapakah Agus sebenarnya? Pahlawan yang jujur atau pecundang?

Sebelum sampean memilih, baca dulu kasus pembunuhan ini. Very Idham Henyansyah alias Ryan didakwa membunuh sebelas korban. Dalam pemeriksaan polisi, terungkap bahwa salah satu korbannya adalah Asrori. Ryan menuturkan jasad Asrori itu dikubur di belakang rumah orang tuanya di Jombang.

Pengakuan Ryan bikin geger karena sebelumnya polisi telah meringkus dan menuduh tiga orang lain — Imam Hambali, Devid Eko, dan Maman Sugianto — sebagai pembunuh Asrori.

Hakim pun sudah mengganjar Imam dan Devid dengan hukuman penjara selama 17 dan 12 tahun, dan sedang menyidangkan Maman atas tuduhan yang sama. Berkat pengakuan Ryan, nasib Imam, Devid, dan Maman tentu saja bakal berubah.

Jadi siapa sebenarnya Ryan? Seorang pembunuh keji atau pahlawan kebetulan?

Batas antara satu predikat dan predikat lainnya barangkali memang sungguh tipis. Betapa membingungkan pelabelan itu.

Celakanya kita sering kali terjebak sengkarut perbatasan yang yang absurd seperti ini tanpa tahu mana yang seratus persen benar atau salah.

>> Selamat hari Senin, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean berpuasa?

Tagged: , , , , , , , ,

§ 60 Responses to Batas Pecas Ndahe

  • pema mengatakan:

    wah batas nya tipis ya Ndoro…??? Yo shaum tho Ndoro!!!

  • kepikcantik mengatakan:

    pertamax duluuu!! :P

  • kepikcantik mengatakan:

    yaaaaaahhhhhhh…*gagal deh* *ugh*

  • Donny Verdian mengatakan:

    Batas antara bangsat dan sahabat memang tipis Ndoro…

    Anyway, selamat berpuasa bagi teman-teman yang berpuasa …

  • Adust Mandy mengatakan:

    Hohoho, Robinhood juga bisa dianggap sebagai pahlawan dan penjahat sekaligus.
    Tergantung yang melihat berada di pihak mana. Lha iya toh!
    Insya Allah shoum Ndoro!

  • Kesambet mengatakan:

    ndak komentar… (sambil ngelus-elus perut, buka kulkas,nglirik jam……)

  • Aris mengatakan:

    Kalau menurut naluri si Ibu itu bagaimana ndoro ?

    Hari ini sampeyan buka puasa dimana?

  • yati mengatakan:

    kebetulan kebetulan yang nggak kebetulan. jadi ga ketahuan bedanya saking tipisnya.

    met puasa, Ndoro. maafkan saya, lahir batin

  • Epat mengatakan:

    lha jare vox populei vox dei ndoro? :-D

  • Anang mengatakan:

    haiah. met puasa ndor. maapken saya ya.

  • ning mengatakan:

    selamat berpuasa ndoro..
    mohon maaf ya sudah seringkali lancang. :)

  • suprie mengatakan:

    saya puasa loh ndoro

  • suprie mengatakan:

    emang tipis, setipis kawan atau lawan bedanya ….

  • ika mengatakan:

    mau komen soal bu mega aja: wah bu, masa anak salah kok dibela sih????

    nyatanya koruptor dan yang disuap dari pdi p juga banyak kok,,masak mau ditutup2i terus..

  • m1ch3l mengatakan:

    bedanya kadang-2 tipis kadan-2 juga tebal, antara pahlawan dan pecundang
    pecundang bagi orang tertentu bisa jadi pahlawan bagi orang yang lain. begitu seterusnya….

    insya allah puasa ndoro…

  • ratno mengatakan:

    500 juta itu gak tipis loh, ndoro….
    eh tapi kalo pake cek pasti tipis ya? (bingung mode on)

  • wildankurnia mengatakan:

    bener ndoro,, setuju sayah..
    seperti nyang sering kita denger kalo orang pada cuap2
    batas “cinta dan benci” ituh cuman sekulit ari..
    *halah..
    hehehe.. maklum,, anak muda ndoro,, masih make analogi berbumbu cinta..

    salam kenal.. :)

  • galih mengatakan:

    Tumben kali ini paklik isnogud tidak angkat bicara? atau lagi lemes karena puasa hari pertama? met puasa paklik isnogud…

  • geRrilya mengatakan:

    memang tipis ndoro…makanya masih suka tembus. insyaallah puasa ndoro

  • pnsgila mengatakan:

    nice posting…

  • Eftu mengatakan:

    Jadi, gimana?

  • wewed mengatakan:

    >> Selamat hari Senin, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean berpuasa?

    Jawab: Lagi nggak makan, lagi merem kalo liat cewek bahenol :D

  • Yoyo mengatakan:

    weleh, itu Pak Permadi, piye toh Ndoro ?
    Ibu itu juga puasa, “mungkin”…………. :)

  • Titis Sinatrya mengatakan:

    ThinxXx: walah.. Duagelan semua ituh, 2,5 jam lagi ndoro buka di manakah? Diadjeng puasa ndak ndoro?

  • kw mengatakan:

    serem… tak ada yang bisa dipercaya lagi?
    hari ini puasa, ndoro.

  • fajar mengatakan:

    njur piye to ndoro, sing jenenge menungso yo lumrah nek ijo matane karo duit. Ndoro nek diwenehi duit gelem ra jal? :p

  • Ronggo Jambul mengatakan:

    Tipis setipis bayangan. Ada tapi sulit di raba. Mat puasa juga ndoro moga2 semua mawas diri di bulan romadhon ini.

  • cm4nk mengatakan:

    Kok kalimat terakhirnya bukan : “Selamat hari Senin, Ki Sanak.Apakah hari ini sampeyan sudah jadi “pahlawan”?? ;-)

  • Arsyad Salam mengatakan:

    ga mungkin ada asap kalo ga ada api.. ga mungkin agus cuman membual doang pasti . . . . . . . . :)

  • sapimoto mengatakan:

    Wah, mengungkap kebenaran malah dipecat. Atau jangan-jangan waktu dulu terima uang itu, gak pake acara bagi-bagi secara rata ke teman-teman partai???

  • Denny Eko Prasetyo mengatakan:

    ya ya ya… sebaiknya bagaimana kalau sudah begini, semua saling sikut,

  • apidd mengatakan:

    he eh..
    yang penting ya kita jangan cepet2 ikut ngehakimin sesuatu atw seseorang dengan serampangan..
    apalagi klw kita belom atw nggak tw duduk-jongkok-dan-dirinya permasalahan..
    hehehe

  • andry mengatakan:

    pengen ikutan aja ndoro….
    hehehehe…..
    orang2x di DPR jg gtu kali ya…
    temennya yg satu korupsi yg laen ikutan…
    kalo gak ikut nti disangka sok suci…
    kalo ikutan. yah.. gmana gtu……
    hahaha……
    salam ndoro….

  • tamansari mengatakan:

    ndoro kangen deh, kapan bukpus yuk ?

  • Okta Sihotang mengatakan:

    wah…semua pasti pada puasa…

  • nenyok mengatakan:

    salam tergantung dari sisi mana dan siapa yang dipakai ntuk melihat kalieeh :)

  • Indah sitepu mengatakan:

    Tergantung dlihat dr sisi mana

  • kenji mengatakan:

    ga ada pahlawannya kali ya… lama2 berita2 yang ada mirip sinetron juga :D

  • mantan kyai mengatakan:

    sesusah mikirin batasan gay dan banci … mbuh lah :) )

  • aRuL mengatakan:

    biarkan pengadilan yang memutuskan..
    kita yang memikirkan sendiri yg baik dan benar :D

  • kishandono mengatakan:

    Baik dan buruk itu relatif, bahkan yang buruk buat setan malah biasanya baik buat Tuhan (iya ga sih?) kecuali memperkosa anak setan… ups, bulan puasa…

  • si omm mengatakan:

    ckckckck..
    hal yang sudah biasa..

  • warmorning mengatakan:

    sepertinya batas tipis itu memang teramat sulit untuk di lihat mereka … ndoro puasa juga toh *malah balik nanya :) *

  • Emaknya Lituhayu mengatakan:

    *coret PDIP dari daftar partai yg bakal dicoblos*

    catatan kaki: tidak ada itikad baik memberantas korupsi, tidak mau mengoreksi diri sdr.

  • Sky mengatakan:

    mungkin bukan pahlawan, tapi minimal sudah mau jujur :)

  • sawung mengatakan:

    dunia ga hitam putih semuanya.
    banyak abu-abunya, itulah kenapa ada surga dan neraka

  • stenlymandagi mengatakan:

    …bedanya bukan tipis lagi, ndoro, tapi sudah tidak bisa dibedakan.. apalagi hidup di negeri impian ini, semuanya jadi tidak bisa dibedakan lagi.

  • dobelden mengatakan:

    koyok ngono kok memperjuangkan wong cilik :D

  • budimeeong mengatakan:

    Takut takut si

  • pasarsapi mengatakan:

    Makanya jangan di perbatasan, bingung tolah toleh. tentukan mau di kiri atau kanan, semua ada resikonya. Dan kanan sampeyan bisa jadi kiri saya iya tooh..??? Istiqomah Ndoro….met puasa juga

  • Adrians Kurniawan mengatakan:

    met puasa juga ndoro

  • Budi Prasetyo mengatakan:

    Bedane tipis banget antara benar salah….

    Salam Kenal Ndoro..

  • mrgep mengatakan:

    aku puasa setengah hari aja ya, ndoro…?
    laper aku….! tadi saur cuma makan nasi padang 2 porsi…

  • kecebongsoft mengatakan:

    Hehe bingung juga.., tapi kita ngga bisa berbuat benar untuk semua orang, soalnya pasti ad yang ngerasa klo perbuatan kita ngga benar. Jadi cukup menjadi benar untuk diri sendiri dan orang-orang yang kita sayangin aja deh :roll:

  • yoansoraya mengatakan:

    batas yg membingungkan..

  • thevemo™ mengatakan:

    saya puasa ndoro….

  • qizinklaziva mengatakan:

    batas betis apa ndoro???

  • Maximillian mengatakan:

    Ibu pasti lebih tahu…..

  • AngelNdutz mengatakan:

    humm…keji memang si Ryan..mgkn karena uda jelas bakalan dihukum mati, dy msh saja enggan menyibak misteri pembunuhannya…semua masih kabur

  • [...] HOT skandal BI Ternyata banyak yang ikut kolusi Politikus PDI lalu “bernyanyi” Tidak mau dipenjara [...]

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Batas Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 258 pengikut lainnya.