Lompat ke isi

Kangen Pecas Ndahe

September 4, 2008
oleh Ndoro Kakung

Di siang yang panas dan lengas seperti sekarang ini, aku ingin merebahkan kenangan ke peraduan. Sepotong musim gugur yang pedih. Sekeping romansa biru yang perih.

Waktuku tak banyak. Mungkin hujan sebentar lagi mengguyur Jakarta. Dan senja berubah pucat kelabu. Sedang aku tak sempat mendengar desahmu.

Aku ingat, ketika air mata bidadari jatuh, engkau sering berbisik lirih, “A thing of beauty is a joy forever ….”

“Kenapa?” tanyaku.

“Karena ada keindahan di balik hujan,” jawabmu — perempuan khayalku.

Aku tahu hidup dengan keindahan mungkin sesuatu yang bisa menyebabkan kita bersyukur, merasa cukup, tanpa menjadi serakah.

Hidup bergerak di dalam, jauh, seperti tatkala kita mendengarkan perubahan suara gerimis. Gemuruh sungai. Gejolak badai.

“A thing of beauty is a joy forever ….” begitu kau pernah berkata.

Waktu itu matamu bercahaya biru. Matahari di tangan kananmu. Dan rembulan di tangan kirimu. Aku luruh dalam diammu.

Senyummu puisi. Tawamu pelangi. Rinduku tak terperi.

Sekarang izinkan aku sejenak merebahkan kenangan ke peraduan, tidur, dan mengenangmu bersama suara sendu Green Day …

summer has come and passed
the innocent can never last
wake me up when september ends …

43 Komentar leave one →
  1. nikenike tautan tetap
    September 4, 2008 1:45 pm

    ini terinspirasi dari lagu Green Day itu kah?

    mungkin, nik

  2. September 4, 2008 2:05 pm

    Emang jakarta ujan ndoro? Jogja panas T.T

  3. September 4, 2008 2:06 pm

    membayangkan ndoro di Vclip Green Day,…
    :lol:

    pasti keren yo, le? :P

  4. September 4, 2008 2:06 pm

    selamat siang ki sanak, sampeyan sedang merindukan siapa? :mrgreen:

  5. September 4, 2008 2:06 pm

    kangen-kangenan tapi soundtrack nya Green Day.. ga romantis :cool:

  6. September 4, 2008 2:13 pm

    pantes jakarta hujan gerimis siang ini kekeke

  7. September 4, 2008 2:13 pm

    wah wah pasti kangen sama yangti tuh ^^ *sotoy*

  8. September 4, 2008 2:13 pm

    wihh keren, greenday rock!! tapi aku lebih suka yang time of your life, lebih sendu dan dalem maknanya

  9. September 4, 2008 2:20 pm

    Kenapa september selalu spesial ya..?
    Karena gerbang pergantian musim kah?
    Ada September Ceria, September Pagi, dan September Ends

  10. September 4, 2008 2:31 pm

    ah ndoro lebay, weekekekkee

  11. September 4, 2008 2:49 pm

    *liat komen cK*
    Iya ndoro, kok gak ada pertanyaan “selamat siang ki sanak, sampeyan sedang merindukan siapa?”

  12. September 4, 2008 2:49 pm

    September kii yo wayahe poso … emang sampeyan kangen mbek sopo?

  13. September 4, 2008 2:50 pm

    aih aih macam apa pula ni… kangen2an yuk

  14. September 4, 2008 2:59 pm

    Keburu ngantuk Ndoro?

  15. September 4, 2008 2:59 pm

    Dalem aja ndoro kangennya..
    Bukankah september harusnya ceria??
    Seperti kata vinna panduwinata, “september ceria…”

  16. September 4, 2008 3:40 pm

    ndoro kalo lagi kangen kaya apa si tampangnya? :D

  17. September 4, 2008 3:42 pm

    Aduh..bahasa metaforanya terlalu tinggi..
    laper-laper begini, kurang mudeng saya ndoro :)
    Salam kenal..

  18. September 4, 2008 4:11 pm

    kangen itu masa lalu hahahaha!

  19. September 4, 2008 4:18 pm

    Perempuan khayalmu… kan mengoyak sunyi, menepis rindu yang mengelilingi jazirah hatimu… dengan dekapan terindah

  20. September 4, 2008 5:20 pm

    “Karena ada keindahan di balik hujan,” jawabmu — perempuan khayalku
    Terimakasih ndoro sesuai dengan suasana hati, semoga tulisan ndoro menjadikan amal ndoro karena ndoro menjadikan senang dan nyaman di hati semuanya yang menjalankan puasa maupun tidak puasa ….

  21. BAsirun tautan tetap
    September 4, 2008 5:21 pm

    Semedot atiku…..

  22. tamansari tautan tetap
    September 4, 2008 7:11 pm

    ah..ndoro jadi kangen ;) )

  23. September 4, 2008 7:33 pm

    .,.omg,ndoro. aq lagi kangen sama perempuan khayalku..

  24. September 4, 2008 9:16 pm

    wuih… abis baca ini jadi sejuk rasanya

  25. September 4, 2008 10:07 pm

    gaya tok…biasa dengerin kangen band, ngaku2 green day xixixi :P

  26. September 4, 2008 10:46 pm

    aaahh. ndoroooo……

  27. September 5, 2008 12:04 am

    Wah ndoronya lagi kasmaran kali yach. Ngtos-atos ndoro kalau khyalannya kepanjangan bisa di tulis jadi novel lho….

  28. September 5, 2008 12:56 am

    ahh, ndoro… jangan merindukan aku…
    karena sebentar lagi aku akan turun kebumi,…
    menemanimu meniti pelangi…
    bermain hujan yang menyirami bumi…
    hingga mentari bersemi kembali…

    Puisi diambil dari… http://LEBAY.COM... hahahahahahaha…

  29. September 5, 2008 2:25 am

    keindahan dibalik hujan ya ndoro kakung

    kalo gitu marilah kita mencicipi titik hujan pertama seperti kanak-kanak

    Tapi kudengar pula di tempat lain sorak sorai ceria,
    imajinasi yang terbang jauh, senyum tulus,
    persaudaraan, mereka itu agus, kartini, sartika, tan,
    karno, hatta, cut dan kanak-kanak lain dari taman
    bermain dan belajar di kolong jembatan tol……….

    Terbang melayang ke negeri impian
    dalam kepak sayap burung garuda

    Menyisir pelangi
    menyapu awan
    meniup api matahari
    mencicipi titik hujan pertama…………….

    Mengetuk pintu surga,
    tok tok tok lalu sembunyi

    Sambil memecahkan teka-teki
    dari mana datangnya tawa………

    Lalu mengapa tawa dan tangis,
    bisa lahirkan air mata….

    Lucu ya kak

    Ayo cicipi keduanya

    Apakah rasanya beda ya?

  30. September 5, 2008 2:57 am

    Ndoro ndengerin Green Day? Muwahuahuahuahaaa!!!!

  31. September 5, 2008 7:11 am

    tak kirain kangen band nyanyi lagunya grindei :D

  32. September 5, 2008 7:29 am

    Yang paling indah adalah kenangan
    Yang paling menyakitkan adalah juga kenangan

  33. September 5, 2008 8:48 am

    kok bisa ya???
    (*,*)

  34. September 5, 2008 8:54 am

    @mas hedi: hihihihi *tos*

  35. September 5, 2008 9:06 am

    when September ends… it’s Iedul Fitri! :D ~

    wanna skip fasting, ndoro?

    *tapi prosanya bagus! seperti biasanya*

  36. September 5, 2008 9:46 am

    ndoro, salam kenal mampir ke blog ku ya..
    ini puisi prosa atau apa ?
    yg jelas bagus

  37. September 5, 2008 12:04 pm

    Yang jelas dalem banget.. :shock:

  38. September 5, 2008 12:24 pm

    “Karena ada keindahan di balik hujan,”

    setujuuu…

  39. September 6, 2008 2:55 am

    Hujan menang membawa berkah….

  40. September 7, 2008 4:32 am

    salam

    euleueh euleuh serasa termehek-mehek..mmm kangen..kangen..rasa yang menggetar-getar *halah* :)

  41. September 8, 2008 4:02 am

    ah, aku mengenal kata “lengas” akhirnya. suwun, pak deh…

    :)

  42. September 8, 2008 8:36 am

    jadi kangen ndoro…tapi bukan sama perempuan khayal…perempuan bener

Lacak Balik

  1. Bidadari at nonadita di sini!

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS