Udik Pecas Ndahe

September 23rd, 2008 § 65 Komentar

Ada satu hal yang membuat saya suka pada Agus Condro Prayitno. Apa itu? Mantan anggota DPR yang telah mengaku menerima sogokan berupa cek pelawat Rp 500 juta ini selalu terus terang.

berita di koran tangkas dan cergas hari ini

berita di koran tangkas dan cergas hari ini

Salah satu contoh keterusterangannya saya baca di koran hari ini. Setelah kembali memberikan keterangan di KPK kemarin, Agus secara blak-blakan menyebutkan nama-nama koleganya yang juga menerima cek serupa.

Dengan lucunya, Agus bahkan mengatakan sambil tertawa, “ Emir Moeis ternyata sama udiknya dengan saya, dia menukar sendiri (cek itu), ha-ha-ha…”

Anehnya, Emis Moeis yang disebut Agus itu hingga sekarang tak kunjung mengaku menerima dan mencairkan cek. Padahal lembaga seperti Pusat Pelaporan Analisa dan Transaksi Keuangan dan KPK sudah memiliki buktinya.

Alhasil, saya pun ikut ngakak setelah membaca pengakuan Agus itu. Tak disangka, banyak wakil rakyat kita yang ternyata sangat ndesit, udik, kampungan, seperti Agus dan ya … saya ini.

Bila ketahuan udiknya, mereka [termasuk saya] tak perlu malu. Sudah udik, ngapain malu? Bukan begitu bukan? Lagi pula sesama orang udik memang boleh saling meledek dan mentertawakan. Hidup udik!

>> Selamat hari Selasa, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean sudah pernah ngakak?

Tagged: , , , , , ,

§ 65 Responses to Udik Pecas Ndahe

  • pema mengatakan:

    hohohohoohoh…..
    “saya dah ngakak ndoro…”

  • JalanSutera.com™ mengatakan:

    sikapnya nggak jentelmen ya ndoro. katro! kalo salah ya ngaku saja. kampungan tuh emir moeis. nyebelin.

  • balitgetas mengatakan:

    Naah. seandainya kalo semua corong rakyat transparan kayak gini khan sbenarnya bisa menghemat uang negara berapa truk ya? Sering jengah juga nih, ama kantor layanan publik d Indonesia.. (curcol mode: ON) hehehe.. Salam kenal buat Ndoro..

  • whynot mengatakan:

    Lagi Puasa Ndoro……gede pahalanya kalo kita jujur…..Amien

    *Mudah-mudahan pada Puasa…*

  • cah ndesit mengatakan:

    ngakak mah tiap hari :D

  • balitgetas mengatakan:

    Mungkin yg laen jujurnya nunggu lebaran Ndoro.. khan bisa langsung dimaafkeun.. dan sapa tahu malah dpt parcel ma uang fitrah lebaran… hehehe… :)

  • Masenchipz mengatakan:

    he..he…. gw ketawa juga ah sebagai org udik…wekekeke btw bahasa blognya berani banget euy… mantab om… sippp

  • Wahyu HIdayat mengatakan:

    udik ma ndeso sama ya ndor…

  • Anang mengatakan:

    ndor kita sama2 orang udik *salaman*

  • Dhani Aristyawan mengatakan:

    sudah korupsi, udik, masih gak mau ngaku … huh

  • Aris mengatakan:

    Sbg anak kota dan gedongan, tentu saja Emir Moeis malu mengaku sbg orang udik. Lebih baik diam seperti bosnya.

  • Sky mengatakan:

    Salut buat Agus, tapi semakin vulgar pengakuannya, saya malah jadi semakin curiga. Jangan2 ini proyek untuk menjatuhkan lawan2 politik…?

    Berapa agus dibayar untuk membongkar semua ini? 750 juta? atau malah 1 miliar?

    Huss lagi puasa, ngga boleh berburuk sangka dong SKY…!!!! :D

    Kebanyakan nonton film2 teori konspirasi hihihi

  • PuhMan mengatakan:

    Hodup “udik”

    … ndorrr … udik singkatan juga ya ndoor …

  • anto mengatakan:

    Paling ga saya dah salut ama Agus Condro untuk keterusterangannya.

    Jadi sekarang bolanya disiapa donk ?!!

  • iorme mengatakan:

    *ngakak ngeliatin yang pada ketangkap kpk*

  • Hedi mengatakan:

    lho memang dari dulu wakil rakyat itu udik, makanya aku ga mau jadi wakil rakyat :P

  • budiernanto mengatakan:

    apa sih? korupsi terus ngaku masih bisa bangga walaupun terus terang? malu2in, saya rasa orang2 yang ngaku korupsi tetap sampah masyarakat, sekalipun ada yang salut dengan terdakwa.

  • akokow mengatakan:

    Kenapa nukar sendiri mesti dianggap udik yah?

  • dondanang mengatakan:

    Cek koq bisa cair yah? *ikutan udik*

  • omoshiroi_ mengatakan:

    maw lebaran,jd banyak yang udik..
    udik ke kampung halaman ndoro..

    +salam3jari+

  • Yoyo mengatakan:

    adakah batasan udik sama non udik ?
    udik itu singkatan kan Ndoro ?

  • sampok mengatakan:

    Mudik=Kembali ke Udik. Selamat mudik Ndoro!

  • kishandono mengatakan:

    dasar! tidak tahu malu!! besok orang-orang itu jangan dipilih lagi. dan jangan lupa untuk memenjarakannya, toh bajunya sudah siap.

  • ikankoi mengatakan:

    Udik = Udut ndisik ?
    kalo bisa ya semua anggota DPR itu tdk menerima suap, itu baru joss..

  • ika mengatakan:

    huhihihiih… agus tjondro malah jadi kayak pelawak aja ndoro..heheheh

  • Bagas mengatakan:

    mayoritas emang dudul, pantesnya semua jadi dagelan.

  • aRuL mengatakan:

    ntar tes kejujuran aja pas mo jadi caleg :D

  • yati mengatakan:

    saya ga ngakak….senyum2 kecut aja. sedikit ‘kagum’

  • kangtutur mengatakan:

    udik yang kebelet mo mudik :lol:

  • stenlymandagi mengatakan:

    .,itu seh belum bisa dibilang udik..
    di manado lebih udik lagi.,anggota dewan yg masuk penjara krn korup, dgn bangganya bilang ”…anggota dewan yg belum belum masuk penjara, bukan polìtikus.”
    dasar tikus…!! ga’ tau diri..!!
    ..lho koq marah, bukan ngakak..?!?

  • grubik mengatakan:

    orang2 udik yang kaya raya

  • maruria mengatakan:

    ben udik sing penting nggaya…ya ra lik?
    wohohohohohohohohohohooho….

  • Giyem mengatakan:

    Limang atus yuto…ck.ck..elok tenin iso dicairke meneh…wah..soyo gumun
    mesti do nggowo jerigen, kok yg di pasuruan ga dlmbentuk cair aja ya men ra suk-suk an marake mati..

  • Donny Verdian mengatakan:

    Saya dah ngakak pagi tadi tapi teman-teman saya malah menyingkir pergi, jebul saya belum sikatan tho! Opo tumon!

  • budimeeong mengatakan:

    ngakak ndoro..?
    Ya deh…wakakkkkkk *lebih udik*

  • iwanmalik mengatakan:

    Sudah udik malu?
    ohh tiddaaaaaaak………………………
    Kenapa harus MALU
    Kalau MALU, nanti malu-maluan lo….
    haaa………………

    http://iwanmalik.wordpress.com

  • kw mengatakan:

    bukan orang indonesia kali kalau ga udik :)

  • aLe mengatakan:

    jadi inget mudik ^^

  • Ronggo Jambul mengatakan:

    Aku juga curiga tentang ‘politik’ sok jujur . Sama sekali tidak bisa ngakak sebab nggak bisa mudik

  • O…
    Mungkin Agus takut ama pentunganya pak polisi kalo gak ngaku…

  • mantan kyai mengatakan:

    udik sodaranya katrok ya mas… oh sepupunya ndesit..ya ya ya

  • Suci Utami mengatakan:

    Yaa, entahlah ini beneran apa cuma cari sensasi alias cari muka.. ndesoo.. Oiya,sekedar info nih dan berniat membantu.. bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan, silahkan kirimkan CV Anda ke email marketing@jacindonesia.co.id yaa.. karena JAC Indonesia memiliki 350 lowongan baru tiap bulannya.. silahkan mencoba dan terima kasih..

  • kepikcantik mengatakan:

    oooh…ndoro ternyata udik toh.. :D

  • pnsgila mengatakan:

    Udiknya gak elit gitu ya…

  • sulistia mengatakan:

    He he he he…
    beginilah wakil rakyat kita Ndoro :D

  • eMo mengatakan:

    udik? guwe bangettt,, :D

  • Indah Sitepu mengatakan:

    udiikkkkk???? ndesoooo?? katroookkkk?

    yang penting banyak duit… kekekekeke

    kok kayak tukul banget yahhhh… :P

  • Muda Bentara mengatakan:

    Udik itu kan rahmat …..???

  • ekomagelang mengatakan:

    ayo guyu, ha ha ha
    ayo guyu, ha ha ha
    yen guyulah ajo seru-seru

    [persis lagune waljinah]

  • dobelden mengatakan:

    oh di DPR sekarang isinya orang udik toh?

    baru tahu

  • devry mengatakan:

    Ngakak hari Selasa ini?

    Sudah donk tadi bareng teman-teman…. :lol:

  • den Koplak mengatakan:

    udah udik, ndesit, kampungan, ndeso, kamso, katrok, samin…

  • ricohsanusi mengatakan:

    udah dirilis tuh nama2nya di det!k..
    hayo…

  • simong mengatakan:

    saya selalu ngakak Ndoro

  • adproindonesia mengatakan:

    saya udik ke solo..

  • Anjari Umarjianto mengatakan:

    membaca tulisan anda begitu renyah, tapi mentes. izinkan aku belajar, ndoro kakung. salam kenal juga :)

  • mahma mahendra mengatakan:

    udik tapi banyak duwit

  • the hermawanov mengatakan:

    wah, sebage orang udik, saya kok merasa kesindir,
    seumur2 jg baru sekali nyairin cek, itupun bukan cek pelawat :(
    lha, yg dimaksut nukar sendiri jadi udik apa ya kamsutnya? :O

  • yuhendrablog mengatakan:

    itu cek bisa dibuat beli nasi warteg gak ndoro ?? *udik mode on*

  • ngodod mengatakan:

    saya ndak termasuk udik ndoro.
    gimana bisa jadi orang udik, udiknya aja ndak punya.
    *sigh

  • Adwan mengatakan:

    memang dari dulu wakil rakyat itu udik

  • wox mengatakan:

    hue hue hue… ngakak…. biar udik duitnya banyak… hehehe

  • arsyadsalam mengatakan:

    wekekekekek agus sama kampungannya ama emir.. kasian juga yah…

  • kai mengatakan:

    bakal ada istilah baru neh: “koruptor profesional” en “koruptor amatir” :D

  • kita mengatakan:

    ahahaha!!dasar aneh bin ajaib ya koruptor di negeri kita ndoro???udah salah kok masih bisa ketawa gitu loh???hihihi*geleng2 kepala*

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

Please log in to WordPress.com to post a comment to your blog.

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Udik Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 253 pengikut lainnya.