Udik Pecas Ndahe

2008 September 23
by Ndoro Kakung

Ada satu hal yang membuat saya suka pada Agus Condro Prayitno. Apa itu? Mantan anggota DPR yang telah mengaku menerima sogokan berupa cek pelawat Rp 500 juta ini selalu terus terang.

berita di koran tangkas dan cergas hari ini

berita di koran tangkas dan cergas hari ini

Salah satu contoh keterusterangannya saya baca di koran hari ini. Setelah kembali memberikan keterangan di KPK kemarin, Agus secara blak-blakan menyebutkan nama-nama koleganya yang juga menerima cek serupa.

Dengan lucunya, Agus bahkan mengatakan sambil tertawa, “ Emir Moeis ternyata sama udiknya dengan saya, dia menukar sendiri (cek itu), ha-ha-ha…”

Anehnya, Emis Moeis yang disebut Agus itu hingga sekarang tak kunjung mengaku menerima dan mencairkan cek. Padahal lembaga seperti Pusat Pelaporan Analisa dan Transaksi Keuangan dan KPK sudah memiliki buktinya.

Alhasil, saya pun ikut ngakak setelah membaca pengakuan Agus itu. Tak disangka, banyak wakil rakyat kita yang ternyata sangat ndesit, udik, kampungan, seperti Agus dan ya … saya ini.

Bila ketahuan udiknya, mereka [termasuk saya] tak perlu malu. Sudah udik, ngapain malu? Bukan begitu bukan? Lagi pula sesama orang udik memang boleh saling meledek dan mentertawakan. Hidup udik!

>> Selamat hari Selasa, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean sudah pernah ngakak?

65 Tanggapan leave one →
  1. 2008 September 23

    hohohohoohoh…..
    “saya dah ngakak ndoro…”

  2. 2008 September 23

    sikapnya nggak jentelmen ya ndoro. katro! kalo salah ya ngaku saja. kampungan tuh emir moeis. nyebelin.

  3. 2008 September 23
    balitgetas permalink

    Naah. seandainya kalo semua corong rakyat transparan kayak gini khan sbenarnya bisa menghemat uang negara berapa truk ya? Sering jengah juga nih, ama kantor layanan publik d Indonesia.. (curcol mode: ON) hehehe.. Salam kenal buat Ndoro..

  4. 2008 September 23

    Lagi Puasa Ndoro……gede pahalanya kalo kita jujur…..Amien

    *Mudah-mudahan pada Puasa…*

  5. 2008 September 23

    ngakak mah tiap hari :D

  6. 2008 September 23
    balitgetas permalink

    Mungkin yg laen jujurnya nunggu lebaran Ndoro.. khan bisa langsung dimaafkeun.. dan sapa tahu malah dpt parcel ma uang fitrah lebaran… hehehe… :)

  7. 2008 September 23

    he..he…. gw ketawa juga ah sebagai org udik…wekekeke btw bahasa blognya berani banget euy… mantab om… sippp

  8. 2008 September 23

    udik ma ndeso sama ya ndor…

  9. 2008 September 23

    ndor kita sama2 orang udik *salaman*

  10. 2008 September 23

    sudah korupsi, udik, masih gak mau ngaku … huh

  11. 2008 September 23

    Sbg anak kota dan gedongan, tentu saja Emir Moeis malu mengaku sbg orang udik. Lebih baik diam seperti bosnya.

  12. 2008 September 23

    Salut buat Agus, tapi semakin vulgar pengakuannya, saya malah jadi semakin curiga. Jangan2 ini proyek untuk menjatuhkan lawan2 politik…?

    Berapa agus dibayar untuk membongkar semua ini? 750 juta? atau malah 1 miliar?

    Huss lagi puasa, ngga boleh berburuk sangka dong SKY…!!!! :D

    Kebanyakan nonton film2 teori konspirasi hihihi

  13. 2008 September 23
    PuhMan permalink

    Hodup “udik”

    … ndorrr … udik singkatan juga ya ndoor …

  14. 2008 September 23

    Paling ga saya dah salut ama Agus Condro untuk keterusterangannya.

    Jadi sekarang bolanya disiapa donk ?!!

  15. 2008 September 23

    *ngakak ngeliatin yang pada ketangkap kpk*

  16. 2008 September 23

    lho memang dari dulu wakil rakyat itu udik, makanya aku ga mau jadi wakil rakyat :P

  17. 2008 September 23

    apa sih? korupsi terus ngaku masih bisa bangga walaupun terus terang? malu2in, saya rasa orang2 yang ngaku korupsi tetap sampah masyarakat, sekalipun ada yang salut dengan terdakwa.

  18. 2008 September 23

    Kenapa nukar sendiri mesti dianggap udik yah?

  19. 2008 September 23

    Cek koq bisa cair yah? *ikutan udik*

  20. 2008 September 23

    maw lebaran,jd banyak yang udik..
    udik ke kampung halaman ndoro..

    +salam3jari+

  21. 2008 September 23

    adakah batasan udik sama non udik ?
    udik itu singkatan kan Ndoro ?

  22. 2008 September 23

    Mudik=Kembali ke Udik. Selamat mudik Ndoro!

  23. 2008 September 23

    dasar! tidak tahu malu!! besok orang-orang itu jangan dipilih lagi. dan jangan lupa untuk memenjarakannya, toh bajunya sudah siap.

  24. 2008 September 23

    Udik = Udut ndisik ?
    kalo bisa ya semua anggota DPR itu tdk menerima suap, itu baru joss..

  25. 2008 September 23

    huhihihiih… agus tjondro malah jadi kayak pelawak aja ndoro..heheheh

  26. 2008 September 23
    Bagas permalink

    mayoritas emang dudul, pantesnya semua jadi dagelan.

  27. 2008 September 23

    ntar tes kejujuran aja pas mo jadi caleg :D

  28. 2008 September 23

    saya ga ngakak….senyum2 kecut aja. sedikit ‘kagum’

  29. 2008 September 23

    udik yang kebelet mo mudik :lol:

  30. 2008 September 23

    .,itu seh belum bisa dibilang udik..
    di manado lebih udik lagi.,anggota dewan yg masuk penjara krn korup, dgn bangganya bilang ”…anggota dewan yg belum belum masuk penjara, bukan polìtikus.”
    dasar tikus…!! ga’ tau diri..!!
    ..lho koq marah, bukan ngakak..?!?

  31. 2008 September 23

    orang2 udik yang kaya raya

  32. 2008 September 23

    ben udik sing penting nggaya…ya ra lik?
    wohohohohohohohohohohooho….

  33. 2008 September 23
    Giyem permalink

    Limang atus yuto…ck.ck..elok tenin iso dicairke meneh…wah..soyo gumun
    mesti do nggowo jerigen, kok yg di pasuruan ga dlmbentuk cair aja ya men ra suk-suk an marake mati..

  34. 2008 September 23

    Saya dah ngakak pagi tadi tapi teman-teman saya malah menyingkir pergi, jebul saya belum sikatan tho! Opo tumon!

  35. 2008 September 23

    ngakak ndoro..?
    Ya deh…wakakkkkkk *lebih udik*

  36. 2008 September 24
    iwanmalik permalink

    Sudah udik malu?
    ohh tiddaaaaaaak………………………
    Kenapa harus MALU
    Kalau MALU, nanti malu-maluan lo….
    haaa………………

    http://iwanmalik.wordpress.com

  37. 2008 September 24

    bukan orang indonesia kali kalau ga udik
    :)

  38. 2008 September 24

    jadi inget mudik ^^

  39. 2008 September 24

    Aku juga curiga tentang ‘politik’ sok jujur . Sama sekali tidak bisa ngakak sebab nggak bisa mudik

  40. 2008 September 24

    O…
    Mungkin Agus takut ama pentunganya pak polisi kalo gak ngaku…

  41. 2008 September 24

    udik sodaranya katrok ya mas… oh sepupunya ndesit..ya ya ya

  42. 2008 September 24

    Yaa, entahlah ini beneran apa cuma cari sensasi alias cari muka.. ndesoo.. Oiya,sekedar info nih dan berniat membantu.. bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan, silahkan kirimkan CV Anda ke email marketing@jacindonesia.co.id yaa.. karena JAC Indonesia memiliki 350 lowongan baru tiap bulannya.. silahkan mencoba dan terima kasih..

  43. 2008 September 24

    oooh…ndoro ternyata udik toh.. :D

  44. 2008 September 24

    Udiknya gak elit gitu ya…

  45. 2008 September 24

    He he he he…
    beginilah wakil rakyat kita Ndoro :D

  46. 2008 September 24

    udik? guwe bangettt,, :D

  47. 2008 September 24

    udiikkkkk???? ndesoooo?? katroookkkk?

    yang penting banyak duit… kekekekeke

    kok kayak tukul banget yahhhh… :P

  48. 2008 September 24

    Udik itu kan rahmat …..???

  49. 2008 September 24

    ayo guyu, ha ha ha
    ayo guyu, ha ha ha
    yen guyulah ajo seru-seru

    [persis lagune waljinah]

  50. 2008 September 24

    oh di DPR sekarang isinya orang udik toh?

    baru tahu

  51. 2008 September 24

    Ngakak hari Selasa ini?

    Sudah donk tadi bareng teman-teman…. :lol:

  52. 2008 September 24

    udah udik, ndesit, kampungan, ndeso, kamso, katrok, samin…

  53. 2008 September 24
    ricohsanusi permalink

    udah dirilis tuh nama2nya di det!k..
    hayo…

  54. 2008 September 24
    simong permalink

    saya selalu ngakak Ndoro

  55. 2008 September 24

    saya udik ke solo..

  56. 2008 September 24

    membaca tulisan anda begitu renyah, tapi mentes. izinkan aku belajar, ndoro kakung. salam kenal juga :)

  57. 2008 September 24
    mahma mahendra permalink

    udik tapi banyak duwit

  58. 2008 September 24

    wah, sebage orang udik, saya kok merasa kesindir,
    seumur2 jg baru sekali nyairin cek, itupun bukan cek pelawat :(
    lha, yg dimaksut nukar sendiri jadi udik apa ya kamsutnya? :O

  59. 2008 September 24
    yuhendrablog permalink

    itu cek bisa dibuat beli nasi warteg gak ndoro ?? *udik mode on*

  60. 2008 September 24

    saya ndak termasuk udik ndoro.
    gimana bisa jadi orang udik, udiknya aja ndak punya.
    *sigh

  61. 2008 September 24

    memang dari dulu wakil rakyat itu udik

  62. 2008 September 27

    hue hue hue… ngakak…. biar udik duitnya banyak… hehehe

  63. 2008 September 27

    wekekekekek agus sama kampungannya ama emir.. kasian juga yah…

  64. 2008 September 27

    bakal ada istilah baru neh: “koruptor profesional” en “koruptor amatir” :D

  65. 2008 September 30

    ahahaha!!dasar aneh bin ajaib ya koruptor di negeri kita ndoro???udah salah kok masih bisa ketawa gitu loh???hihihi*geleng2 kepala*

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS