Sengketa Pecas Ndahe

November 18th, 2008 § 58 Komentar

Inilah judul-judul berita yang menyeramkan hari ini dari beberapa situs berita daring. Tentu saja judul-judul itu sesuai selera dan sudut pandang pembuatnya.

sodok

sodok-3

sodok-4

Nah, judul yang ini lumayan adem.

sodok-2

Dan, setelah membaca berita-berita itu, saya merasa seperti mengalami deja vu. Been there, done that.

Semoga kasus ini tak perlu menjadi sengkarut berkepanjangan karena seperti yang dikatakan oleh anggota Dewan Pers Abdullah Alamudin, “Mahkamah Agung pernah mengeluarkan keputusan dalam kasus Tempo dengan Tomy Winata. Waktu itu, Ketua MA mengatakan, kalau ada perselisihan antara media dan masyarakat, hendaknya didahulukan UU Pers.”

Akankah sejarah berulang? Entah. Kalau Dewi Lestari sih, bilangnya, “Malaikat juga tahu, siapa yang jadi juaranya …” :D

Tagged: , , , , , ,

§ 58 Responses to Sengketa Pecas Ndahe

  • Anang mengatakan:

    semoga lekas beres deh ndor

  • pitik mengatakan:

    antemi wae om…hahaha

  • Kyai slamet mengatakan:

    Asu! gedhe menang kerahe

  • kishandono mengatakan:

    panas dan makin panas saja ini tampaknya.

  • Epat mengatakan:

    orang awam juga bisa melek bakal mendukung siapa opininya :D

  • Donny Verdian mengatakan:

    Hehehehe…
    Ini yang kusuka dari TEMPO sejak doeloe, sekarang hingga selamanja
    Madjoe teroesss.. pantang moendoer selama modal masi ada hajar bleh!

  • thea mengatakan:

    jangan takut mewartakan kebenaran

  • Daus mengatakan:

    Ujian ini Ndor, semoga lulus ujiannya ;)

  • kai mengatakan:

    Lah kalo ini juga dipersoalin, trus berita gosip jadinya gimana?
    Kan kalo gak sesuai fakta, berarti “fitnah” juga..

  • Koen mengatakan:

    Belain Tempo ah. Lagi.

  • Yoyo mengatakan:

    Tempo : enak dibaca dan perlu
    Tempe : enak dibacem dan perlu

  • tirza mengatakan:

    awas yach…nich blog entar tak somasi juga lho….he..he..

  • bayusyerli mengatakan:

    wah.. rame nih.. duel yang menarik perhatian :P

  • yati mengatakan:

    ho oh….de javu. menguras banyak energi. gitu dah kalo ngerasa punya banyak uang dan kuasa…bisa ngapain aja

  • leksa mengatakan:

    Sejarah ga perlu berulang, Ndor…

    Orang satu itu emang perlu di”jewer” …

  • aRuL mengatakan:

    kita liat pengadilan semoga berkata benar

  • Catshade mengatakan:

    Somasi balik aja Ndoro… trus kalo menang, duit settlement-nya buat makan-makan :D

  • silly mengatakan:

    Semoga tidak menjadi masalah yang berbelit2 dan menjerat tempo ke kasus yang serius.

    btw, mo jadi apa negara ini kalo kebebasan pers sudah dikekang oleh kekuasaan dan Uang???… *sigh*

  • Ade mengatakan:

    kenapa ga mau pake hak jawab aja yak

  • silly mengatakan:

    Eh iya lupa, MAJU TERUS ndoro… I’ll back you up… errr, maksud saya, kalo ada apa2… saya ngumpet dibelakang panjenengan :)

  • pema mengatakan:

    Dan akhirnya……!!! Hidup Tempo…….!!!!!

  • cya mengatakan:

    kok gak ada judul situs berita daring yang ini ndor?

    beritanya lebih menyeramkan :) )

  • Daeng Nuntung mengatakan:

    seperti biasaaa…hidup Ndoro…

  • mayssari mengatakan:

    Di manapun dan kapanpun, hal macem itu akan terus berulang, berulang dan berulang…

  • giyem mengatakan:

    hayah! bakrie meneh! suru ngurusi lapindo wae ….

  • mBahe' lula mengatakan:

    lapindo ae’ ora beres-beres,
    piye’ iki cak Bakri.

  • mantan kyai mengatakan:

    sikas ndate

  • sugiyanto mengatakan:

    sikat ndoro………

  • iman mengatakan:

    Saya juga dejavu dengan..” .malaikat tahu siapa juaranya “

  • dondanang mengatakan:

    semoga tempo jadi juara lagi.

  • adityasani mengatakan:

    alaaah, bakrie doang ndoro, sekali pukul aja ituu..hahaha

  • Nazieb mengatakan:

    Hoo.. orang kaya masih sempet baca koran juga ya?

  • Merasa benar, selesaikan saja. :D

  • arya mengatakan:

    ndor, coba skrinsut beritapipa dotkom dimuat ndor…. hihihihi

  • silent reverie mengatakan:

    kata2 yg kurang adem, suka bikin allergy…

  • Dony Alfan mengatakan:

    Iya, hak jawab dulu dong. Jangan langsung ‘sodok’

  • Mas Kopdang mengatakan:

    kata Bah Regae Marley sih, TEMPO bakalan digugat Bakrie.. masalah menang apa kalah, terserah lah..nah terus ntar Freedom institute lewat Bakrie Award bakalan ngasih TEMPO penghargaan sebagai “pengusung kebebasan PERS..”
    :lol:

    aya-aya wae, nak Pendi inih…! :P

  • abu salam mengatakan:

    jangan takut menyuarakan kebenaran, meski itu terasa menyakitkan karena yakinlah hanya kebenaran yang akan menang meski melewati jalan nan panjang dan berliku. Hidup tempe … eh Tempo… hidup kebenaran…

  • zetta mengatakan:

    kalau perselisihan blogger dg penguasa atau pengusaha gmn ya?

  • zen mengatakan:

    Cover-e pancen power full, Ndor…. Gahar abis. Nek Lambok ijeh nggarap cover, mesti ora gahar ngono, tp satire-e sik lbh kuat.

  • nico kurnianto mengatakan:

    baru tau saia kalau ada sengketa lagi antara media dengan masyarakat.. semoga aja gak ada sengketa antara blogger dengan masyarakat yak

  • dobelden mengatakan:

    tuh tanggul lapindo jebol… tanggung jawab bakrie grup gmn tuh?

  • rezco mengatakan:

    kyk gini mah tempo malah seneng… :mrgreen:
    covernya itu nonjok bangetss…mantab!!!

  • qizinklaziva mengatakan:

    ya….. Bakrie lagiiiiiiiiiii!!!!!!

  • Penggemar Tempo mengatakan:

    Tempo oh Tempo, dulu tahun 85-an (waktu gw sma), terkenal tukang salah ketik, setiap penerbitan selalu ada ralat untuk edisi sebelumnya, salah foto, salah nama lah dan sebagainya, kadang salah asumsi berita, mementingkan opini pribadi wartawannya, 24 tahun berlalu, ternyata sama aja he.he.he

  • det mengatakan:

    kui masalah opo sih cak?

  • toboss mengatakan:

    tempo???
    halah gak ada yang bener !!!

    kayaknya sekarang ada dewa baru dan TUHAN BARU !!

  • mudha mengatakan:

    makanya jangan suka mencari-cari kesalahan orang.

  • reatheryan mengatakan:

    masalah…
    cepat ato lambat pasti kelar juga :-P

  • syahrizal pulungan mengatakan:

    mudah mudahan aja kebenaran pasti diatas mas…

  • antown mengatakan:

    serem :(

  • minanube mengatakan:

    dewi lestari koq dipercayai…
    itu namanya murtad alias syirik. ingat pakde syirik iku dosa gede..

    percayalah pada tuhan :D

  • Audi mengatakan:

    Akankah sejarah berulang? Entah. Kalau Dewi Lestari sih, bilangnya, “Malaikat juga tahu, siapa yang jadi juaranya …”

    Mang siapa yang bakalan juara mas? *penasaran*

  • The Tracer mengatakan:

    biasanya yang banyak salahnya itu overacting…somasi lah, lapor polisi lah…jadi pengusaha kok cengeng gitu sih, beli aza saham tempo, pasti deh ntar beritanya bagus-bagus. Lihat tuh Metro TV punya Surya Paloh, berita tentang Golkar pasti bagus-bagus. Kalau Tempo dibeli Bakri, nasib Ndoro bagaimana?..*kabur*

  • erickningrat mengatakan:

    yeah…….

  • Nyante Aza Lae mengatakan:

    ndoro kakung?…yg Tempo dikepung sm om Tomy Winata g ada tuh..tambain dunkk…hehhheee

  • cisthouse mengatakan:

    Medeni…Serem…Menakutkan

  • kita mengatakan:

    ahh..berita lama..saiah telat bacanya..hehe..tapi gak papa deh..saiah demen koment di blog ini..hihi

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Sengketa Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 258 pengikut lainnya.