Linux Pecas Ndahe

Desember 16th, 2008 § 41 Komentar

Linus Torvalds, si pencipta Linux, buka bisnis penerbangan di Jakarta? Apakah sistem reservasi tiketnya juga memakai Linux?

Linus Airways

Agen penjualan tiket Linus Airways di Jalan Panjang, Jakarta.

Tentu saja tidak. Meski namanya mirip, Lintas Nusantara (Linus) Airways milik orang Indonesia asli. Baru tadi pagi saya memperhatikan sebuah ruko yang melayani pemesanan tiket Linus Airways, walaupun nyaris setiap hari melintas di Jalan Panjang, Jakarta Barat. Basbang ya? Hehehe …

Setelah saya cari di Google, ada info bahwa Linus Airways ternyata sudah tiga tahun beroperasi di Indonesia, tepatnya 1 April 2005. Beritanya bisa dibaca di sini.

Dengan menggunakan pesawat Boeing 737-200 berkapasitas 122 kursi (sekarang sudah tak ada, menurut Mbilung) dan Jetliner BAe 146-200, maskapai ini melayani tiga rute penerbangan, yakni Jakarta-Tanjung Pandan, Jakarta-Palembang dan Jakarta-Medan-Banda Aceh.

Armada pesawat mereka itu disewa dari perusahaan leasing Air Smith Amerika Serikat dengan pola dry lease (tanpa menggunakan kru). Pesawat yang disewa ini bekas dipakai perusahaan penerbangan South West. Apakah layanan maskapai ini nyaman dan aman? Tepat waktu?

Saya belum tahu karena ndak pernah naik montor mabur. Mungkin “the real manusia koper” Mbilung yang duitnya meteran dan sering bepergian naik pesawat bisa bercerita. Bertanyalah kepadanya agar tak sesat.

>> Selamat hari Selasa, Ki Sanak. Apakah kira-kira sampean berani naik Linus Airways?

Tagged: , , , , , , , ,

§ 41 Responses to Linux Pecas Ndahe

  • Toni mengatakan:

    Belum ndoro, takut nyungsep lagi kayak yang lain :)

  • pecinta Indonesia mengatakan:

    mirip si jagoan juga masih mending,
    ntar jadi jagoan beneran seperti si empunya linux.

  • Nazieb mengatakan:

    Berani sih berani Ndoro..
    Duitnya itu loh.. ndak cukup.. :P

  • Cak Ngur mengatakan:

    Waduh kok ya kayak nya mikir ya kalo mau naik Linus..,
    takut ada rute tambahan nya.
    Jakarta – awang2.

  • antown mengatakan:

    itu duitnya meteran, duitnya ndoro kilometeran hihuhhuhu

  • Herman Saksono mengatakan:

    Ini paid posting bukan Ndoro?

  • Epat mengatakan:

    Saya belum tahu karena ndak pernah naik montor mabur.

    waaaah… mbujuki ah kie…

  • Ndoro Kakung mengatakan:

    @ hermansaksono: bukan, mon.
    @ epat: pancal kon!

  • ndebakulsempak mengatakan:

    Wah linus airways bakal kena ndoro efek

  • Mbilung mengatakan:

    737-200 nya sudah ndak ada, sudah dipakai sama Iraqi Airways. BAe-nya masih ada 2. Dua-duanya bekas, bukan beli baru.
    Saya suka BAe 146-200, gak brisik.

  • rama mengatakan:

    hahaha.. sepertinya dia baru ikut seminarnya pak nukman kemaren, jadi langsung gatel pengen bisnis. Tapi kayaknya khilaf dia buka bisnis disini (LOL)

  • rama mengatakan:

    hahaha.. sepertinya dia baru ikut seminarnya pak nukman kemaren, jadi langsung gatel pengen bisnis. Tapi kayaknya khilaf dia buka bisnis disini (LOL)

  • suryaden mengatakan:

    jadi inget di aceh ada penerbangan SMAC,
    siap modar ato cacat,
    mungkin kalo ini linus, lindungi anus anda…

  • cahayasura mengatakan:

    ndak berani duitnya…

  • Frenavit Putra mengatakan:

    Waduh ndoro kalo ditanya berani ato nggak naek Linus Airways kayaknya jawabanya nanti dulu… Bukannya gak berani, lha duwit untuk beli tiketnya gak ada…. he..he…. Tapi gimana ya??? Yang udah punya nama aja masih sering kecelakaan, lha apalagi yang kayak gini.

    Kalo menurut ndoro gimana???

  • mantan kyai mengatakan:

    waduh. sawahe wes ntek. ra kuwat mbandani tiket

  • omoshiroi_ mengatakan:

    Meskipun duwit saya meteran jg (soalnya ngeprint sendiri ndoro), tapi saya takut ketinggian je..jadi lebih milih naek andong aja ndoro..

  • Mbilung mengatakan:

    wah mbuh mas kalo soal 737-nya dijual, yang jelas sudah ndak dipakai sama Linus saja. Dulu pesawat itu juga disewa kok sama Linus.

  • kw mengatakan:

    baru dengar juga. naikpesawat itu, berani banget.

  • evi mengatakan:

    sama nih kayak pesawatnya pak Surya Paloh BAe 146-200, jet dgn 4 engine.

    sayang si Linus ini dari semarang bablas Pangkalan Bun ga balik Jkt lagi :(

  • abu salam mengatakan:

    ko rasa2 nya baru kedengeran juga ya ndoro ada maskapai seperti linus .. kuper banget kali ya …

  • Iprit mengatakan:

    wah naik pesawat padahal kan pesawat tinggi dan besar nanti kalau klumah gimana geger otak ndoro yang paling enak mah naik ke tempat tudur. terus tidur

  • Catatanmuslim mengatakan:

    Linux khan gratis dan opensource, ini gratis juga gk ya :d

  • bangsari mengatakan:

    sepertinya sebentar lagi ndoro juga mau bikin ndoro air wais.

  • wawankutilang mengatakan:

    kalu linus aku tahu, pesawat itu berulAng kali mengantarku ke Pangkalan Bun Kalteng, hehe..
    salam kenal

  • donyariya mengatakan:

    ndoro, southwest itu kan terkenal sebagai cheap airlines di US sana. berdoa aja kali yah, semoga Linus kecipratan bagusnya.

    mungkin gak terdengar juga si Linus ini karena gak pernah aneh2 yah ndoro ? kalo sering anehnya kan pasti banyak yang complain tuh -publikasi terselubung.

    ada yang berminat nyoba dan share pengalamannya ?

  • Budiono Darsono mengatakan:

    ndorokakung airways..wusss kaan terbang……..maburrrrrrrr

  • Dhani Aristyawan mengatakan:

    Boleh aja sih naik Linus Airways selama KERNEL-nya sudah diupdate yang terbaru, mestinya gratis ya, kan pesawatnya open source, atau cukup dengan donation aja …

  • pnsgila mengatakan:

    Saya nunggu windows airways aja deh, ndoro…

  • dwiprayogo mengatakan:

    Duit saya juga meteran kok. Soalnya recehan 100an nya banyak. kalo di jejerin bisa meteran kok hehehe….

  • ivn mengatakan:

    ntar buat ndoro airways aja….

  • masdanank mengatakan:

    wah aku malah baru tau nih, ada linus airways, perusahaannya diakui gak tuh sama pemerintah??? masalah berani apa gak ya tergantung man, kalo kondisi kaya gini aku lebih milih yang pasti-pasti aja deh, tapi kalo lebaran or liburan mungkin aku mau naik nih pesawat yang penting masuk di dalam pesawat lesehan juga gak apa-apa kaya KA sapujagad siapatau juga ada pesawat sapujagad he…he…he…, tapi yang jadi pertanyaan ada gak ya yang jurusan ke tempatku ????

  • boyin mengatakan:

    kayake tadi mataku bacanya linux deh…?mode on: bingung

  • Hedwig™ mengatakan:

    Jaman dulu penguasa bonbin Ragunan.. namanya ya Linus.. lupa situmorang atau simanjuntak ya belakangnya… :)

    gak nyambung ya kang ?

  • Treante mengatakan:

    Ndoro ini sebenernya udah kakung apa belum?
    keren banget dah article-nya :-)

  • ciwir mengatakan:

    adiknya emprit airlines…

  • Dony Alfan mengatakan:

    Cuma tiga rute nih? Jakarta-Solo gak ada? hehe

  • semblotongan mengatakan:

    ampun ndoro, sahaya kapok naek linus ke negeri laskar pelangi, berisiknya minta ampun mirip bajaj bajuri.

    jangan pernah pngin naek linux..eh linus, mendingan naik andong saja..huakakaka

  • Turkey 3 mengatakan:

    jakarta in my country everybody say jakarta is the wonderful country thankls bro

  • Donny Verdian mengatakan:

    Walah… namanya meragukan tapi entahlah…
    Berani ndak berani nek adanya cuman itu ya mesti harus tho!

  • Anonymous mengatakan:

    selama make linus utk flight smg-pbun belum ada keluhan. penerbangan nyaman & pelayanan ramah (bukan promosi). armadanya Jetliner BAe 146-200, seat 3-3, rute jkt-smg-pbn-smg-pbn-jkt (terpisah). tarifnya bisa diadu ama kompetitornya. sekedar info utk minggu kedua januari ’09, linus pasang 700 sementara kompetitornya pasang 900.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

Please log in to WordPress.com to post a comment to your blog.

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Linux Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 253 pengikut lainnya.