<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Bahasa Pecas Ndahe</title>
	<atom:link href="http://ndorokakung.com/2009/02/21/bahasa-pecas-ndahe/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ndorokakung.com/2009/02/21/bahasa-pecas-ndahe/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 May 2012 13:32:48 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Retty</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2009/02/21/bahasa-pecas-ndahe/#comment-32727</link>
		<dc:creator><![CDATA[Retty]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2009 15:27:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=2886#comment-32727</guid>
		<description><![CDATA[Baji tongki bela a&#039;panaik masala bahasa...ero tong&#039;nga antulisiki inne, mingka tena tempo...Punna bicara manna dettong-dettong kulle injika...mingka parapopporoma punna disuro annulisi...ka talebaka kodong a&#039;pilajara....

(Terjemahan: baik juga ndoro ini naikin masalah bahasa...sebenarnya saya juga mau nulis soal ini, tapi nggak ada waktu...(-hohoho sibukan ndoro apa saya ya embuh) Kalau soal bicara biarpun kurang fasih masih bisa...tapi minta ampun kalau disuruh nulis...soalnya saya tidak pernah belajar sih...kasihan deh heheheh

Yang parah sih memang bahasa daerah secara sastrawi...bisa-bisa pinteran orang asing nantinya daripada yang punya bahasa (hahaha yang ini kagak ada terjemahan bahasa Makassarnya ya...)]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Baji tongki bela a&#8217;panaik masala bahasa&#8230;ero tong&#8217;nga antulisiki inne, mingka tena tempo&#8230;Punna bicara manna dettong-dettong kulle injika&#8230;mingka parapopporoma punna disuro annulisi&#8230;ka talebaka kodong a&#8217;pilajara&#8230;.</p>
<p>(Terjemahan: baik juga ndoro ini naikin masalah bahasa&#8230;sebenarnya saya juga mau nulis soal ini, tapi nggak ada waktu&#8230;(-hohoho sibukan ndoro apa saya ya embuh) Kalau soal bicara biarpun kurang fasih masih bisa&#8230;tapi minta ampun kalau disuruh nulis&#8230;soalnya saya tidak pernah belajar sih&#8230;kasihan deh heheheh</p>
<p>Yang parah sih memang bahasa daerah secara sastrawi&#8230;bisa-bisa pinteran orang asing nantinya daripada yang punya bahasa (hahaha yang ini kagak ada terjemahan bahasa Makassarnya ya&#8230;)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: edratna</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2009/02/21/bahasa-pecas-ndahe/#comment-32535</link>
		<dc:creator><![CDATA[edratna]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 02:18:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=2886#comment-32535</guid>
		<description><![CDATA[Udah lama pengin baca cerita yang pake bahasa Ibu, selain Panyebar Semangat....
dulu banyak karangan Any Asmara.
Bahasa Ibu memang ngangeni.....saya juga suka baca Mangle (walau sambil nebak-nebak).....
Segera meluncur ke TKP]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Udah lama pengin baca cerita yang pake bahasa Ibu, selain Panyebar Semangat&#8230;.<br />
dulu banyak karangan Any Asmara.<br />
Bahasa Ibu memang ngangeni&#8230;..saya juga suka baca Mangle (walau sambil nebak-nebak)&#8230;..<br />
Segera meluncur ke TKP</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Jonk</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2009/02/21/bahasa-pecas-ndahe/#comment-32519</link>
		<dc:creator><![CDATA[Jonk]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 15:14:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=2886#comment-32519</guid>
		<description><![CDATA[Saya seorang NewBie dalam dunia BLOG indonesia. Jujur saat pertama kali membuat sebuah BLOG saya sempat kebingungan kata sapaan apa yang kira2 pas buat BLOG saya.

Sempat berpikir beberapa hari, memilih antara  : saya - Anda, Aku - Kamu, Gue - Lu. Akhirnya saya memilih kata sapaan Gue - Kamu,  Bukan karena saya ingin disebut gaul, karena sebenarnya (sumpah) saya gak gaul sama sekali. Memang umur saya 20 tapi beneran saya gak gaul sama sekali.

Alasan saya memilih kata2  itu  karena kata sapaan itu memang membuat saya enjoy dalam nulis dan saya ingin membuat sesuatu yang beda dan mudah2han tidak membuat suatu kekacauan :). 

Tapi kalau di kehidupan sehari2, saya masih menggunakan kata sapaan kayak kamu, anda dsb. &quot;gunakan situasi berbeda dalam keadaan yang berbeda&quot; kata2 gue hanya ada di BLOG, di kehidupan sebenarnya saya hanyalah seorang yang benar2 katro :D

&quot;wilujeung dinten basa ambu&quot; ( bener gak ya ejaannya ?? :D )]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya seorang NewBie dalam dunia BLOG indonesia. Jujur saat pertama kali membuat sebuah BLOG saya sempat kebingungan kata sapaan apa yang kira2 pas buat BLOG saya.</p>
<p>Sempat berpikir beberapa hari, memilih antara  : saya &#8211; Anda, Aku &#8211; Kamu, Gue &#8211; Lu. Akhirnya saya memilih kata sapaan Gue &#8211; Kamu,  Bukan karena saya ingin disebut gaul, karena sebenarnya (sumpah) saya gak gaul sama sekali. Memang umur saya 20 tapi beneran saya gak gaul sama sekali.</p>
<p>Alasan saya memilih kata2  itu  karena kata sapaan itu memang membuat saya enjoy dalam nulis dan saya ingin membuat sesuatu yang beda dan mudah2han tidak membuat suatu kekacauan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . </p>
<p>Tapi kalau di kehidupan sehari2, saya masih menggunakan kata sapaan kayak kamu, anda dsb. &#8220;gunakan situasi berbeda dalam keadaan yang berbeda&#8221; kata2 gue hanya ada di BLOG, di kehidupan sebenarnya saya hanyalah seorang yang benar2 katro <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&#8220;wilujeung dinten basa ambu&#8221; ( bener gak ya ejaannya ?? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  )</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sanggita</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2009/02/21/bahasa-pecas-ndahe/#comment-32514</link>
		<dc:creator><![CDATA[sanggita]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 12:56:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=2886#comment-32514</guid>
		<description><![CDATA[@Chandramawat,
Kadang saya juga heran kenapa yang tinggal beberapa lama di Jakarta jadi ikut2an pake lu-gue dan berusaha menghilangkan kemedokan bahasa daerahnya dalam interaksi sehari2. Suka aneh dengernya.

Saya sih tetep menggunakan aku-kamu daripada lu-gue meski lingkungan sekitar Jakarta-banget. Kadang juga mencampurkan dengan bahasa Jawa kromo inggil dalam percakapan supaya lebih mirosoni. 

Saya lahir dalam keluarga seniman. Dan saya bangga dengan ke-Jawa-an saya. 

*Tapi kalo sedang meeting ya kemedokan de-be-ge ala Jawa-nya harus diminimalisir, hehe]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Chandramawat,<br />
Kadang saya juga heran kenapa yang tinggal beberapa lama di Jakarta jadi ikut2an pake lu-gue dan berusaha menghilangkan kemedokan bahasa daerahnya dalam interaksi sehari2. Suka aneh dengernya.</p>
<p>Saya sih tetep menggunakan aku-kamu daripada lu-gue meski lingkungan sekitar Jakarta-banget. Kadang juga mencampurkan dengan bahasa Jawa kromo inggil dalam percakapan supaya lebih mirosoni. </p>
<p>Saya lahir dalam keluarga seniman. Dan saya bangga dengan ke-Jawa-an saya. </p>
<p>*Tapi kalo sedang meeting ya kemedokan de-be-ge ala Jawa-nya harus diminimalisir, hehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: chandramawat</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2009/02/21/bahasa-pecas-ndahe/#comment-32465</link>
		<dc:creator><![CDATA[chandramawat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 16:13:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=2886#comment-32465</guid>
		<description><![CDATA[Kebanyakan orang sekarang suka pada &quot;belagu&quot;, baru bbrp hari di jkt dah gak mau pake bahasa daerahnya sendiri. Jangan kan di jkt, orang2 di kampung juga sekarang gak pada mau pake bahasa daerahnya sebagai bahasa pergaulan.
Termasuk ketika mengajarkan anak bicara, hampir tak pernah saya jumpai orang tua di sebagaian besar daerah yang masih mengajarkan bahasa daerah. 
Malahan saya suka heran pada kebanyakan orang yang mengaggap dan mengatai &quot;kampungan/ndeso/dsb&quot; dengan nada tak enak kepada orang yang suka menggunakan atau berlogat bahasa daerah. Bagai saya yang menggunakan bahasa ibu/daerah itu adalah orang2 yang mempunyai identitas, tak seperti mereka yang tak lagi mengakui kedaerahannya.
Orang Sunda harus bangga dengan Basa Sunda-nya, Orang Jawa juga sama, begitu pula dengan orang Batak, Padang dll harus bangga dan menunjukan bahsa dan budayanya masing2.
Tak dewasa rasanya jika kita masih mengolok-olok atau merasa &quot;geli&quot; dan terkekeh menghina kepada yang masih memegang bahasa dan budayanya.

Jangan sampai bahasa ibu/daerah hanya jadi cerita bagi anak cucu kita.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kebanyakan orang sekarang suka pada &#8220;belagu&#8221;, baru bbrp hari di jkt dah gak mau pake bahasa daerahnya sendiri. Jangan kan di jkt, orang2 di kampung juga sekarang gak pada mau pake bahasa daerahnya sebagai bahasa pergaulan.<br />
Termasuk ketika mengajarkan anak bicara, hampir tak pernah saya jumpai orang tua di sebagaian besar daerah yang masih mengajarkan bahasa daerah.<br />
Malahan saya suka heran pada kebanyakan orang yang mengaggap dan mengatai &#8220;kampungan/ndeso/dsb&#8221; dengan nada tak enak kepada orang yang suka menggunakan atau berlogat bahasa daerah. Bagai saya yang menggunakan bahasa ibu/daerah itu adalah orang2 yang mempunyai identitas, tak seperti mereka yang tak lagi mengakui kedaerahannya.<br />
Orang Sunda harus bangga dengan Basa Sunda-nya, Orang Jawa juga sama, begitu pula dengan orang Batak, Padang dll harus bangga dan menunjukan bahsa dan budayanya masing2.<br />
Tak dewasa rasanya jika kita masih mengolok-olok atau merasa &#8220;geli&#8221; dan terkekeh menghina kepada yang masih memegang bahasa dan budayanya.</p>
<p>Jangan sampai bahasa ibu/daerah hanya jadi cerita bagi anak cucu kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ricohsanusi</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2009/02/21/bahasa-pecas-ndahe/#comment-32451</link>
		<dc:creator><![CDATA[ricohsanusi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 11:02:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=2886#comment-32451</guid>
		<description><![CDATA[dari dulu pengen posting artikel pakai bahasa jawa diblog,
belum kesampaian sampai sekarang, :(]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dari dulu pengen posting artikel pakai bahasa jawa diblog,<br />
belum kesampaian sampai sekarang, <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Tolong Dong &#124; AgusNaim.web.id Mendukung Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2009/02/21/bahasa-pecas-ndahe/#comment-32449</link>
		<dc:creator><![CDATA[Tolong Dong &#124; AgusNaim.web.id Mendukung Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 10:58:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=2886#comment-32449</guid>
		<description><![CDATA[[...] beberapa istilah dalam kerjaan-ayas yang selama ini pakai bahasa jawa. Nah, kebetulan kok beberapa Seleb Blog juga sedang membicarakan masalah Bahasa [...]]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] beberapa istilah dalam kerjaan-ayas yang selama ini pakai bahasa jawa. Nah, kebetulan kok beberapa Seleb Blog juga sedang membicarakan masalah Bahasa [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Arip</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2009/02/21/bahasa-pecas-ndahe/#comment-32411</link>
		<dc:creator><![CDATA[Arip]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 03:20:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=2886#comment-32411</guid>
		<description><![CDATA[Susah yo moco boso tulisan jowo nek orak nganggo logat kampunge dw..]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Susah yo moco boso tulisan jowo nek orak nganggo logat kampunge dw..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dony</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2009/02/21/bahasa-pecas-ndahe/#comment-32409</link>
		<dc:creator><![CDATA[dony]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 02:57:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=2886#comment-32409</guid>
		<description><![CDATA[roaming ndoro ... aseli
iyah juga yah kenapa harus bahasa ibu ndoro ? kok bukan bapak ?]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>roaming ndoro &#8230; aseli<br />
iyah juga yah kenapa harus bahasa ibu ndoro ? kok bukan bapak ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Wahyu Hidayat</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2009/02/21/bahasa-pecas-ndahe/#comment-32407</link>
		<dc:creator><![CDATA[Wahyu Hidayat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 00:37:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=2886#comment-32407</guid>
		<description><![CDATA[la kita orang betawi kaya mana ya ??!! ada blog nya kagak yak ??!!! *nyablak mode : ON*

btw ndor : theme barunya keren juga]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>la kita orang betawi kaya mana ya ??!! ada blog nya kagak yak ??!!! *nyablak mode : ON*</p>
<p>btw ndor : theme barunya keren juga</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

