Kambing Pecas Ndahe

Februari 23rd, 2009 § 121 Komentar

Pesan singkat itu mendadak masuk lewat BlackBerry messenger. Isinya pendek saja, “Ndoro tukeran posting, yuk!” Saya baca pengirimnya. Raditya Dika!

Saya kaget. Di tengah gemuruh acara peluncuran komunitas Bengawan Sabtu malam yang lalu, pesan itu telah membetot saya dari sebuah planet yang riuh ke desa antah berantah.

Sampean mestinya tahu siapa Raditya Dika. Dia mahasiswa, blogger, penulis novel laris Kambing Jantan. Ia sekarang melebarkan sayap kegiatannya dengan menjadi bintang film yang dibuat berdasarkan blog dan novel karyanya itu. Kenapa tiba-tiba dia mengirim pesan ke saya?

Saya lalu mengirim jawaban, dan beberapa pertanyaan lewat fasilitas yang sama. Kami lalu terlibat perbincangan teks digital.

Jadi, intinya, Radit hendak meluncurkan Kambing Jantan di bioskop-bioskop mulai 5 Maret 2009. Dia meminta saya mengomentari perhelatan itu. Tapi bagaimana saya bisa berkomentar bila menonton pun belum?

Aha, itu masalah saya, bukan masalah Radit. Dyem!

Saya pun terpaksa meluncur ke perpustakaan terbesar di jagad ini, Google. Dari sanalah saya menemukan beberapa informasi, termasuk tautan trailer Kambing Jantan di Youtube.

Kambing Jantan, Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh disutradarai Rudi Soedjarwo. Radit memerankan dirinya sendiri dalam film itu.

Enda Nasution (iya, Enda yang itu) bercerita bahwa Kambing Jantan adalah film kedua — setelah Jomblo karya Adithya Mulya — yang dibuat berdasarkan blog dan buku laris. Sampean tentu ingat Jomblo, film laris yang melahirkan bintang komedi baru Ringo Agus Rahman itu, kan?

Seingat saya, Jomblo tergolong film yang populer dan Agus dikenal baik di kalangan anak-anak muda. Akankah Kambing Jantan dan Radit mengikuti jejak kesuksesan pendahulunya?

Saya ndak tahu. Tapi, setelah melihat trailer Kambing Jantan, saya menangkap kesan Radit itu sangat Mr Bean. Seperti halnya Rowan Atkinson, sosok dan tampang Radit sangat karikatural. Ia sudah lucu bahkan ketika tak melakukan apa-apa. (Radit, kamu beruntung memiliki wajah bloon seperti itu, ha-ha-ha …)

Saya pun ndak tahu bagaimana Rudi Soedjarwo memindahkan sebuah kisah novel ke atas pita seluloid. Saya mengenalnya sebagai sutradara yang kurang konsisten. Karyanya kadang bagus, kadang cemen. Apakah pembaca novel akan terhibur atau justru kecewa dengan karyanya yang terbaru ini?

Saya juga belum tahu bagaimana akting Radit. Apakah alamiah atau terkesan dibuat-buat? Tak adil rasanya bila saya mengomentari lebih detail soal Kambing Jantan tanpa menonton lebih dulu. Silakan saja sampean nonton sendiri dan memberi penilaian. Kabarnya Radit akan mengundang beberapa blogger untuk menyaksikan preview Kambing Jantan pada 28 Februari 2009.

Saya hanya berharap Radit benar-benar akan menjelma sebagai komedian baru yang mewarnai film-film layar lebar kita yang sedang sesak oleh pocong, kuntilanak, gendruwo, wewegombel yang menggelikan itu.

Buat saya, ketimbang menonton hantu-hantu ndak jelas itu, masih lebih nyaman melihat seseorang yang nyata. Seseorang yang dekat dengan kita, dan bisa kita nikmati karyanya lewat blog. Seorang blogger: Raditya Dika.

>> Selamat hari Senin, Ki Sanak. Apakah sampean mulai tergoda hendak menonton Kambing Jantan?

Tagged: , , , , , ,

§ 121 Responses to Kambing Pecas Ndahe

  • Sharon mengatakan:

    Saya sedang menanti-nantikan… Pengen banget nontonnya Ndoro… :D Rasanya pengen nyuruh Dika cepet2 aja rilis film nya

  • handaru mengatakan:

    Semoga tak dibuat2 kayak waktu ketemu Tukul di Bukan Empat Mata. :D

  • KiMi mengatakan:

    Aku dan teman-teman kosan rencananya pengen nonton bareng film Kambing Jantan. Penasaran dengan filmnya. Selucu bukunya kah? Dan penasaran juga sih liat aktingnya Raditya Dika. :)

  • abdee mengatakan:

    Insya Allah saya akan nonton…

  • KaiToU KiD mengatakan:

    wehe.. jadi pengin nonton :D

  • hanny mengatakan:

    nonton bareng yuuuukkk. kira-kira ada premiere khusus blogger gak, ya? *lirik dika*

  • Genduk mengatakan:

    Aq pengeeeeennn…

  • GiE mengatakan:

    Pengen nontooon… Moga-moga aku dapet tiket gratis buat nonton pelemna si radit… *asli penasaran* :lol:

  • Tips Kecantikan mengatakan:

    wah penasaran…ditunggu premiernya ndoro

  • alle mengatakan:

    setuju.. muka radit karikatural bgt,..
    emmm,.. klo muka sarah gimana ndor? hihi..

  • Miss Anna mengatakan:

    menunggu juga kambing betina nya ndoro….btw raditya neh penulis novel yah……

  • rika mengatakan:

    hehehe good marketing. indeed :D

  • Girls Corner mengatakan:

    wajah bloon kek mr.bean ato si ace ventura tuh lagi laris manis yah….

  • kita tunggu saja tanggal mainnya filmnya sukses apa ndak :D

  • badoer mengatakan:

    wah saya ikutan nonton ajah.. nunggu lounching sek, bar kui nonton di SGM.. :D

  • DV mengatakan:

    Pengen Ndoro! Pengen nonton, tur adoh jhe…
    Aku sendiri agak sedikit menyayangkan langkah si Kambing untuk difilmkan meski oleh seorang sutradara top sekalipun sekelas, Rudy Sujarwo.

    Kenapa demikian?
    Karena takutnya filmnya tak terlalu bagus dan malah menghadirkan image yang kurang sempurna bagi bukunya.

    Tapi entahlah… malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya :)

    (udah nonton trailernya, so far, to be honest aku mesti bilang akting Kambing kurang sip dikit)

  • dilla mengatakan:

    Wuaah ga sabar pengen nontoon!

  • Pitra mengatakan:

    saya pasti akan ikut nonton kalo diundang.. :D :D

  • Dony Alfan mengatakan:

    Nah kalau kisah2 ndoro di blog, kapan diangkat jadi film? :D

  • Dony Alfan mengatakan:

    Nah kalo kisah2 ndoro di blog, kapan diangkat jadi film? :D

  • antown mengatakan:

    siapa yang beruntung nanti? ehem2…

  • galihsatria mengatakan:

    Kapan mbah ndorokakung maen film? *pletakk

  • candra mengatakan:

    saia sudah ndoro, tergoda sekali.. :D

  • Ina mengatakan:

    saya blm nonton…dan pasti di Makassar bakalan telat maennya. :(

  • abu salam mengatakan:

    setiap usaha yang baik sudah selayaknya diapresiasi positif, hidup kambing hitam … eh salah kambing jantan ….

  • kw mengatakan:

    wow.. yuk yuk yuk….

  • suryaden mengatakan:

    kalo liat trailernya… wajib nonton saya…

  • Epat mengatakan:

    wah harusnya ada nobar utk para blogger neh :D

  • AgusNaim mengatakan:

    wah tanggal 5 maret ya ndoro.. siap siap nonton ah :D

  • Treante mengatakan:

    setuju nih ma Epat, harusnya diadain nobar sesama blogger :)

  • andrias ekoyuono mengatakan:

    @Pitra
    Diundang gratis, plus dapat doorprize hadiah hadir ?
    mmm…..kayaknya kenal deh..

  • Prasetya Yudha mengatakan:

    Wah..tanggal 5 siap-siap antre panjang nih di 21amplaz bt nNtn premiernya..hahaha..siapkan pasukan..:-D

  • radith mengatakan:

    Thanks Ndoro :D

  • ricohsanusi mengatakan:

    maaf, ga bakal nonton kayaknya..
    saya lebih ke tipe pembaca daripada penonton…

  • cahsholeh mengatakan:

    Alhamdulillah, posting hari ini adalah ini….
    Saya sudah khawatir kalau ada judul “Bengawan Pecasndahe” (doh)…

    • Andy MSE mengatakan:

      ternyata ndor-kak tidak jeli melihat ini…hihihi

      • Ndoro Kakung mengatakan:

        @wogh, andy kesenengan :P … padahal memang sengaja kubiarin :D

  • si tono mengatakan:

    hehe.. semoga aja cepat diputar di telepisi soalnya kebetulan sekali saya kurang hobi berkunjung ke bioskop.. :mrgreen:

  • Henie ZR mengatakan:

    saya nunggu review-nya mumu dulu deh….:)

  • bodrox mengatakan:

    jadi pengen makan sate kambing :)
    btw, tag nya kok nggak “catatan harian bloger populer?”

  • Kritikus Pilem mengatakan:

    jadi, kapan Ndoro akan ngajak saya nonton? :D

  • silly mengatakan:

    saya penggemar buku2 gokil kek raditya dika… and after watching the trailer…keknya lebih greget baca bukunya ketimbang nonton filmnya… moga2 trailernya belum mewakili seluruh isi film-nya… masih ada harapan :)

    tapi saya setuju banget, wajah Dika sudah sangat menjual…lucu dari sononya… saya yakin tersenyumpun dia sudah bikin org happy :)

  • nika mengatakan:

    “Kambing Jantan adalah film kedua setelah Jomblo yang dibuat berdasarkan blog dan novel laris karya Adithya Mulya”

    Ndoro, kambing jantan itu buku Radit. Buku Adit itu Jomblo, Gege mengejar cinta (entah apakah Gege Batubara?), Kejar Jakarta, D`Bijis, Travelers Tale.

  • sanggita mengatakan:

    Silahken deh pada nonton. Saya sih biasa ajah.

    *lagi-sok-cool

  • kita mengatakan:

    saya nunggu keluar d zeenemax deh..males nonton ke bioskop..hehe.. rawan..

    *rawan pocong, rawan genderuwo, n lain-lain,hihi*

  • Mbilung mengatakan:

    kambing nonton kambing?

  • Satrion mengatakan:

    Nggak ah, masak nonton kambing…. di gule aja, Sedaaappp..!

  • imi surya putera mengatakan:

    Moga2 filmnya sukses, shingga ada sekuel lanjutannya ; kambing betina, kambing hitam, adu kambing, atau gulai dan sate kambing, hi…hi…hi…

  • Ben mengatakan:

    jadi acara nonton gratisannya 5 maret? wah kebetulan saya di jakarta…
    *gag pokus*

  • yeyekh mengatakan:

    hmm,nonton ga yah?
    ada yg mo traktir..:D

    salam kenal..
    monggo klo mw mampir..
    http://yeyekh.wordpress.com

  • roy saputra mengatakan:

    saya mau nonton, ndoro! ^^

  • dony mengatakan:

    saya suka bukunya tapi takut nontonnya
    saya usahain nonton kok ndoro :)

  • Wahyu Hidayat mengatakan:

    umm…masih pikir-pikir ndor..taruma sama yang namanya bioskop

  • abror mengatakan:

    sumpah aku jg pengen nonton filmnya bang radith,;iat trai;ernya aja dah lucu banget.Bner katamu mas wajahnya radith absurd…wkwkwk

  • Billy Koesoemadinata mengatakan:

    hmm…hmm…
    penasaran sih,, tapi.. gimana ya??
    hmm…

    *mikir panjang banget

  • boyin mengatakan:

    asikkk..bulan depan pulang..nyari bajakannya aja dah di blok M..hee

  • Rizal mengatakan:

    moga aja pilm ini bisa meningkatkan minat saya yang udah drop buat nnton pilm Indonesia :D

  • wahyu mengatakan:

    semoga..
    mengingat hantu jamu gendong,kuntilanak beranak dan kawan-kawan tidak menarik hati saya untuk menonton ^_^

  • Narmadi mengatakan:

    Nunggu diputer aja baru deh komentar pilm nya…

  • nenden mengatakan:

    kalo aku sih penasaran nunggu film dari blognya ndoro, kisah-kisah metafora dan diajeng yang menggantung itu kalo digarap Miles ato Nia Dinata mungkin bisa ngalahin Arisan ato Laskar Pelangi hehehe..piye ndor ?

    lah ntar ada kamu jadi cameo dong :D

  • eviwidi mengatakan:

    Saya menunggu undangannya Radit….*Sok blogger*…:)

  • kiky mengatakan:

    saya suka sekali sm buku2nya raditya dika…sampe2 saya buat blog biar bs dapet tiket gratis.tp lama2 saya jg pngen pny blog yg ga cm sekadar ikut2an…tp bnr2 sy jalanin……

  • nadhika mengatakan:

    iya, ni lg penasaran ma tampangnya radit di film….
    sabar euy…..

  • boyhidayat mengatakan:

    mbok ya support toh ndoro, si babi ngesot itu temen ku dikampus loh ? satu jurusan, bahkan waktu beli buku babi ngesotnya aku ngutang hahah dan dikasih diskon 20 % hahaha

    mampir-mampir yo ndoro, di blog ku yang hina hahhaha

  • M4nk mengatakan:

    Wwwwww…kambing promo di sini?? :D
    pilihan tepat untuk promo ke blogger yak.. ;-)
    Bakalan kyk Jomblo..??hmmm..kayaknya beda deh..

  • yanti mengatakan:

    Novel2 Radit emang ngehibur banget, termasuk untuk gw yang dah emak2.

    Tapi gw rada pesimis nih sama film kambing jantan akan semenghibur novelnya, sebab hampir 100% film yang gw tonton yg diangkat dari novel/buku selalu tidak semenarik novelnya.

    Gak tau scriptwriter-nya yang terlalu kreatif atau pikiran gw yang telah ter-mainset sama novelnya.

    Buat Radit, good luck…

    http://www.ismudiati.co.cc

  • anjas mengatakan:

    bukan subjektif ya, tapi saya emang ndak suka pelem2 indonesia,, bukan ndak suka sih, tapi ndak tertarik.. maaf, pelem indonesia terlalu dangkal dan ndak bermutu — sehingga akan lebih banyak waktu terbuang mubazir saat menontonnya. Kalau ada film indonesia yang dianggap baik dan berhasil di pasaran, berhasil pula menerima sekian penghargaan — selama dianggap dan berhasilnya masih di bumi Indonesia, tetap aja pelem itu ndak menarik (bagi saya). Bukan filmnya yang baik, tapi masyarakat yang bilang baik itu yang ndak bisa menilai atau (maaf) memang sampai segitulah masyarakat kita menaruh standar sebuah film yang baik.

    Saya bukan orang yang faham perfilm-an, tapi itu bukan alasan untuk tidak bisa menilai bahwa akting dan kualitas film kita begitu buruk dan dibuat-buat.
    Ugh, jadi tertantang untuk terlibat dalam proses pembuatan film.
    Tapi kalau saya aktornya, dan sutradaranya orang Indonesia, kayaknya nggak akan jadi-jadi filmnya. Soalnya habis waktu hanya untuk saling berdebat.. :)

  • dapit mengatakan:

    smg pelemnya keren kayak yg digembor2kan hehehe

  • asyadeeq mengatakan:

    Tampak ga seseru buku’y (liat di trailer’y) heuheu… pi mudah2an core comedy nya ga ilang, karena ‘komedi bodoh’nya lah yang membuat radit besar dan di kenal,,
    salam ^^

  • nurrahman18 mengatakan:

    lumayan tergoda Ndoro Kakung

  • amalia mengatakan:

    kambing jantan is cihuuuuy!
    menuruTQ Kambing jantan tu bgs bgt dr novel, Komikny, daaan filmnya (blm th bagus pa kagak mdh2an aja. amien)

  • ndahdien mengatakan:

    mau protes ndoro, sy trmasuk penggemarnya radit semua bukunya nangkring dirak buku tp koq ndak dapet undangan dr radit?? **sok kenal

    mbok ikutan ndempel2 rudi, nia ato mira lesmana skalian.. yakin deh film dgn bintang utama ndoro kakung bakal lebih laris & dipastikan menang diberbagai festival bloger:D

  • Jaya mengatakan:

    Saya gak bisa nonton ndoro, karena di Aceh gak ada bioskop.. hiks…hiks…

  • iskandarjet mengatakan:

    Waktu acara kopdar Kompasiana Sabtu kemaren, saya sempat ketemu dan mencium bau badan si kambing jantan ini (gmn baunya? nggak tau juga. soalnya di dekat saya banyak banget makanan sih. dan sialnya, nggak ada menu gulai kambing!!)

    Nih orang ternyata jauh lebih muda dan culun dibandingin tampangnya di blog ataupun di cuplikan filmnya. Tapi pas dia ngasih kartu nama… gile cing… Editor in Chief!

    Yup, biarpun kambing, ternyata radit udah bikin usaha penerbitan sendiri, brur! Mungkin ini dampak dari pengalamannya waktu nyodorin naskah buku kambing jantan ke penerbit kali ya…

    Ya, meskipun belum tentu meledak-ledak, bolehlah si kambing ini bersiap jadi seleblogger berikutnya…

    Weldon buat ndoro dan kambingnya…

  • cK mengatakan:

    ndoroooooo, aku diajak dooonk nonton ini… *ngarep*

  • hariadhi mengatakan:

    hmmmm… cuma nanya aja kenapa countdownnya berhenti di angka 3 ya ndoro?

    *ntar kalau ada duit pengen beli tiketnya. :)

  • Budiono Darsono mengatakan:

    kalau gak bisa bikin komentar, gampang kok, cari aja kambing hitam…hus..hus…..mbekkkk

  • Nikko Haendratnio mengatakan:

    iya nih pak, saya juga nunggu film perdana kambing jantan..
    kayaknya benar juga kata pak ndoro kakung soal raditya dika mirip Mr.Bean..
    hhehe,, :)

  • siwi mengatakan:

    Wohoho.. ga sabar nunggu tanggal 5 buat nonton aksinya di radith, karena kemarin ga ikutan pasang banner buat dapet tiket premiernya :P

  • Bang Fer mengatakan:

    Menunggu DVD nya aja lah…lagi krisis global,cineplex ndak nurunin harga padahal BBM dah turun…hiks…

  • kangtutur mengatakan:

    ngiri euy!!! :lol:

    *semangat… semangat…!

  • Edison mengatakan:

    Vigilance Theme Pecas Ndahe ya Ndoro?

    Padahal tadinya saya juga mau pakai theme baru ini, tapi huruf di sidebar ada yg terlalu kecil menurut saya…

    Sekarang sudah keburu dipakai ndoro, jadinya batal deh… nanti terkesan ikut-ikutan blogger kondang :)

  • aryagamis mengatakan:

    dapet premier tapi kagak tau mau kesono gimana… :-(

  • rambutkusut mengatakan:

    Jomblo, film laris yang melahirkan bintang komedi baru Ringo Agus Rahman itu, kan?

    klo kambing jantan melahirkan *binatang* komedi baru, ndoro..

    huhuhuhu…

  • Donny Dhirgantoro mengatakan:

    dah liat trailernya ndoro.. tapi kok ada kayak badut kambing lari2an gitu ya… kayak jomblo yang ada ayam lari2 di kampus itu..
    pantesan sama…
    mudah2an kalo mau kenalan
    nggak ada tabrak2an ( ditabrakin)
    kayak di sinetron…
    mau ngenalin tokoh ditabrakiiiin mulu…
    tapi, kayaknya sih enggak…

  • kunderemp mengatakan:

    Benar… Rudi Sudjarwo tidak konsisten mutunya.
    Tragedi dan Rumah Ketujuh jelek (aku udah baca dahulu skenario Rumah Ketujuh yang menurutku cerdas dan aku sangat kecewa dengan filmnya) sementara AADC dan Mengejar Matahari bagus.

  • ichanx mengatakan:

    pasti… pasti gw bakal nonton ni film…. kalo perlu, kambing2 peliaraan saya bawa juga… siapa tau ada nilai-nilai perkambingan yang bisa dijadikan panutan oleh para ternak saya… hihihi

  • fickry mengatakan:

    radit, blognya salah satu paporit saya…
    mencoba menikmati pilemnya juga boleh dicoba…

  • [...] Kambing Pecas Ndahe Pesan singkat itu mendadak masuk lewat BlackBerry messenger. Isinya pendek saja, “Ndoro tukeran posting, [...] [...]

  • azaxs mengatakan:

    Weleh.. harus ke surabaya ato solo dulu.. di ponorogo ga da bioskop.. hehe

  • Multibrand mengatakan:

    Mas,
    Pantas kalau Anda diajak barter posting, sama2 bagus!

  • edratna mengatakan:

    Ternyata RD ini seangkatan sama si bungsu, dan sama-sama aktif di PMR SMA 70…jadi, pengin juga nonton film nya nanti.
    Akankah lebih lucu dari Jomblo?

  • Om Shani mengatakan:

    Wach Pak………….Rame Banget ya Blognya……..Mampir donk Biar Blogku Juga rame kaya punya bapak

  • senoaji mengatakan:

    yang jelas asik, wis

  • bursabukusolo mengatakan:

    Agar generasi kita tidak terjerumus ke dalam pergaulan menyimpang, silahkan baca artikel kami terbari seputar Manfaat Khitan Wanita. Dalam pandangan saya, salah satunya faktor generasi perempuan kita mengumbar nafsu sexnya adalah karena tidak dikhitan sembari kecil. Kenyataannya, dan ini dibuktikan secara medis, khitan wanita memiliki manfaat menstabilkan libido seksual wanita. Lebih lengkapnya, baca di : http://www.bursabukusolo,wordpress.com
    Semoga bermanfaat.

  • fachry mengatakan:

    wahh ikut gabung ahh

    kayaknya seru bangett niiee

  • suwung mengatakan:

    diputer dimana ndoro?
    kalo diputer apa ngak mumet?

  • cha mengatakan:

    hai, aku sebenernya lebih takut kalo filmnya ga dibuat maksimal,,,…
    tapi tentu saja akan tetep nonton!

  • roberthendrik mengatakan:

    sebelumnya sih saya gak gitgu suka nonton film indo di bioskop, soale seringkali kualitetnya gak terjamin, tapi jadi penasaran nih stelah baca tulisan ini,haha

    apalagi bapak bilang kalau mukanya kayak ROWAN ATKINSON,hehe.. penggemar mr. Bean juga nih..

  • Alderina/Sharon mengatakan:

    @robert : ntar kalau dah keluar di Sby, nonton sama-sama yuk…

    omong-omong di kutu buku ada nonton bareng nya loh :D barusan liat di emailnya :D

  • njepret mengatakan:

    ndak pernah ada pesan masuk lewat blackberry messenger saya.
    soalnya emang gak punya blackberry :D

  • Genx mengatakan:

    Dulu suka banget nonton bioskop tp begitu marak film dalam negeri kok malah ga pernah bahkan ada tiket nonton gratis aja ga pernah tak pake,…bukannya ga cinta produk dalam negri sih hanya saja filmnya itu lho yg bikin geli bukan lucu lho,…..tp mudah-mudahan kamibing hitam eh kambing jantan ini bisa mnghibur beneran,…..kayanya pingin juga nih liat kambing yang ini hehehe…..

  • cenya95 mengatakan:

    ada bajakannya, tidak ?

  • mas stein mengatakan:

    walah bukan penggemar nonton bioskop ndoro, kecuali istri saya ngancem baru saya mau brangkat

  • budimeeong mengatakan:

    Mudahan sempat nonton

  • Novi mengatakan:

    Nonton kalo sudah dapat rekomendasi dari ndoro… :-)
    Denger2 ada bule kribo yang ikutan main film di Kambing Jantan dan blog bahasa Indonesianya lucu juga, ga kasih link-nya ah biar googling aja sendiri.

  • dexter--neutron mengatakan:

    duh ndorodunya.blogspot.com pingin nonton

  • debong mengatakan:

    Saya sih memang penggemar Raditya Dika, Ndoro.. jadi saya bersemangat sekali untuk menonton filmnya… duh semoga bagus yaaa….

  • Ogi mengatakan:

    belum tertarik nonton film indo, jelek2 mlulu sih

  • zulfan abidan.m.kh mengatakan:

    Saya tadinya ngelirik aja nggak ke bukunya Raditya, setelah seorang keponakan saya bilang cerita asiek baru ta’ sabet semuanya, dan berharap ada lagi lanjutan pada waktu ngebaca sy merasa ada magnit yang menarik saya kedalam alur cerita sehingga tertawa saya(baru kali ini saya baca buku cerita ketawa) wajar dan saya seperti saksi dari berbagai kejadian yang dialami penulis, dan Saya berharap perpindahan cerita ke pita seluloid, tidak menjadi “aneh dan nyeleneh” semoga nanti film tersebut bisa membuat penonton seperti kena daya magisnya dari gerak lakon si empunya cerita dan pemain lainnya agar KITA bisa melupakan cepat parodi para pembual yang sebentar lagi mempunyai hajat demokrasi, untuk sineas2 Indonesia angkat realita walau pun cuma sajian sesaat, selamat datang Raditya ubahlah dunia perfilman Indonesia biar bisa bersanding dalam kancah perfilman Dunia.

  • Simpatiku_Untukmu mengatakan:

    aku ingin menangis.. tapi tak tahu kepada siapa.. aku ingin mengeluh tapi tak tahu buat apa.. aku ingin berbgai tapi tak tahu.. dengan siapa.. tak tahu mimpi yang mana lagi yang ku alami.. tak tahu mimpi tak pasti manalagi yang ku ingini.. hanya ingin biarkan ia datang di hatiku.. di hatiku…. apakah kamu? bisa mengerti bahasaku? apakah kamu? tahu apa yang harus aku perbuat? apakah kamu perduli, dengan itu? Oh Tuhan… Sepinya dunia bila Tanpa SenyumMu.. Adili sajalah aku.. asal aku boleh melihat Engkau tersenyum kepadaku…… (lagi). amin.

  • presto mengatakan:

    raditya dika itu pelm sampah! sok2 ngelucu! padahal gak lucu sama sekali!

  • roberthendrik mengatakan:

    @alderina. boleh2 ditunggu aja muncul film nya di jakarta trus nonton,hehe.pnasaran ama filmnya

  • Jogjaboy mengatakan:

    Pengen liat si ndoro, liat trailernya kok kayaknya cukup lucu dan menghibur.
    Kalo nyebut nama ndoro 3 kali dapet tiket gratis ga ya?? :D

  • krida mengatakan:

    “ndoro kakung” kapan tulisan di blogku bisa di buat film he he

  • indungg mengatakan:

    Paling paling nunggu VCD bajakannya Ndoro..’
    Maklum Ndoro hidup di pedalaman kalimantan yg belum ada bioskop…
    Yang ada malah Caleg2 NArsis di Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

  • fadhlierlanda mengatakan:

    pingin nonton filmnya nih, tu kan baru trailernya.

  • Rusa Bawean mengatakan:

    saya sudah nonton kemaren filmnya

  • rangga mengatakan:

    wah berduet ya

    ndoro dengan RD

    rprimadasa@ymail.com

  • rangga mengatakan:

    Apa persamaan dan perbedaan antara lima orang idolaku ini?
    Derby romero
    Raditya dika
    Anas urbaningrum
    Afgan
    Yudi latif

    Kalau derby romero dan afgan sangat romantis tapi Raditya dika romantisnya kalau sama kuda nil kali ya…

    Kalau anas urbaningrum perilaku politiknya sangat menawan tapi kalo raitya dika ndak ada wajah politikus handal (gw doain drop out).

    Kalau kang yudi latif cerdas puoool, beda dengan raditya dika yang kecerdasaannya hampir sama dengan simpanse. He..he..

    Kalau derby romero aktingnya luar biasa bagus, aktingnya radith kayak ayam petarung aja…

    Kalau radith gokil yang lainnya harus ngakuin hal itu

    Persamaannya:

    Sama2 pake kacamata kuda, meski radith lebih pantes pake kacamata kuda sih
    Sama-sama famous, suer dith lo tu sebenernya ndak pantas jadi orang terkenal lebih pantes lo jadi penjaga kebun binatang aja. Lo udah nyebarin binatangisme di Indonesia.

    Saat maghrib berlalu 7 mater 09 masehi
    Salam salaman yuk!
    Kapan kalian tampil bersama?

    rangga prima
    rprimadasa@ymail.com

  • Trinity mengatakan:

    Saya udah nonton. Setuju bahwa mendingan liat aslinya, baca blog/bukunya, krn filmnya asli garing dan membosankan.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kambing Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 258 pengikut lainnya.