Kucing Pecas Ndahe

Januari 21st, 2011 § 113 Komentar

Bagi sebagian orang, kucing itu binatang peliharaan yang lucu dan menggemaskan. Tapi buat mereka yang tak suka, kucing bisa saja dianggap sebagai hewan pengganggu.

Seperti kucing di kantor saya. Hewan berkaki empat ini hilir-mudik bebas setiap hari di sekitar kantor. Mereka makan, minum, merayu pasangan, dan berkegiatan seksual tanpa malu-malu. Yah, namanya juga kucing.

Tak cuma itu. Kucing-kucing yang hidup di sekitar kantor saya pernah memicu kehebohan dan kejengkelan. Saya ingat beberapa insiden di kantor yang ditimbulkan oleh para kucing beberapa tahun yang lalu. Mereka beraksi seenaknya, mengacak-acak meja, bahkan mengencingi sepatu seorang kawan.

Insiden kucing mengencingi sepatu itu paling saya ingat karena hampir seisi kantor membicarakannya di milis internal. Judul tretnya menyeramkan, sekaligus menggelikan, PERANG MELAWAN KUCING.

Perang dipicu oleh dua ekor kucing. Mereka kami beri nama dengan anggun. Yang satu Siska — singkatan dari “sisa katering”. Kami menyebutnya begitu karena kucing betina itu memang suka menggerayangi makanan sisa katering di pabrik. Yang satu lagi namanya Katerin, ya dari asal kata “katering” itu.

Semula Siska dan Katerin kami anggap sama seperti anggota pabrik lainnya. Dia punya status dan kedudukan yang sama pula dengan para buruh. Artinya, dia boleh tinggal dan mencari makan di kantor yang sama — sampai sebelum kejadian yang menjengkelkan itu terjadi.

Insiden itu terbuka setelah seorang kawan mengirim surel (surat elektronik) ke milis. Dia mengeluh dengan sangat sopan dan halus tentang ulah kucing yang mulai mengganggu itu. Begini isi emailnya:

Dear warga pabrik penyayang kucing,
Semalam, sewaktu saya hendak mengenakan sepatu dan kaus kaki yang saya parkir di bawah meja, saya mendapati kedua item tersebut telah basah.

Setelah saya endus, ternyata keduanya basah oleh air kencing kucing. Saya yakin itu adalah air seni kucing karena berbau tidak sedap dan begitu menyengat hidung.

Kekacauan yang ditimbulkan oleh Siska, Katerin, dan anggota keluarganya tidak hanya tragedi sepatu itu saja. Saya juga sering memergoki mereka mengacak-ngacak boks katering yang masih utuh di atas meja. Selain itu beberapa waktu lalu salah satunya membombardir ruang desain dengan air seninya yang membuat awak desain bekerja dengan aroma asam kecut.

Mohon maaf kepada segenap warga pabrik penyayang kucing, tapi saya sudah tidak tahan dengan siksaan Siska CS. Mohon solusinya.

Terimakasih atas perhatiannya.

nb: Semalam saya bertemu Siska di tangga, saya lempar sepatu dia.

Terus terang saya ngakak begitu membaca suret itu. Tapi tidak dengan para buruh yang lain. Mereka kontan mengirim surel balasan sebagai reaksi spontan dan ungkapan kejengkelan sekaligus keprihatinan atas nasib Mas Jabrik. Ada yang usul agar Siska diusir, “Dikeplok pakai koran atau diguyur air,” tulis seseorang.

Ada lagi yang mengajukan usul, “Gimana kalo kita pelihara anjing aja? Dijamin si Siska dan Katerin cs akan ngeriiiiiiii dipelototin …. si doggy.”

Tapi ada juga yang membela Siska. Dia menulis begini (dengan sedikit perbaikan ejaan), “Sebagai orang yang kadang-kadang suka kucing, saya setuju pabrik dibersihkan dari hewan yang berkeliaran di dalam pabrik. Tapi, Siska dan teman-temannya itu jangan ditendangin ya….”

Aneka surel lalu berseliweran di milis. Setiap komentar menunjukkan kepribadian si penulis. Seorang buruh yang menyukai urusan keamanan, misalnya, menulis tentang buruknya sistem keamanan di pabrik sebagai pangkal soal merajalelanya para kucing.

Menurut dia, “Yang penting pengamanan di lantai satu, jadi begitu mereka masuk langsung aja diusir. Mereka biasanya masuk dari pintu samping dekat tempat absen. Dulu setahu saya sudah ada langkah pengamanan dari bagian umum dengan mengunci pintu itu tapi sekarang udah gak lagi. Malah kadang pintunya ngablak terus. Pintu lobi juga kadang ngablak. Ya jelas aja kucing jadi leluasa keluar-masuk.”

Para pecinta seni dan ilmu pengetahuan tak mau kalah. Mereka segera meriset dan mengusulkan jalan tengah dengan landasan argumen pendapat para tokoh dunia tentang kucing.

Salah seorang di antara mereka menulis, “Untuk bahan pertimbangan sebelum memutuskan nasib si Siska. Ada beberapa kutipan dan fakta tentang kucing. Hanya beberapa saja, kalau ditulis semua, butuh beberapa halaman.

“Kucing paling mungil adalah mahakarya.” — Leonardo da Vinci

“Tidak ada hadiah yang lebih agung dari rasa sayang seekor kucing.” — Charles Dickens, penulis novel terkenal sezaman Twain.

“Orang yang tidak pedulian menganggap suara berisik kucing berkelahi yang membuat jengkel. Ia salah. Yang membuat jengkel adalah tata bahasa yang dipakai kucing.” — Mark Twain, penulis terbesar abad ke-19.

“Jika manusia dikawinsilangkan dengan kucing, kualitas manusia akan meningkat tapi kualitas kucing menurun.” — Mark Twain.

“Saya tak pernah paham mengapa perempuan bisa mencintai kucing. Kucing itu suka kebebasan, tidak suka mendengarkan, cuek jika dipanggil, suka keluar malam, dan kalaupun di rumah lebih suka sendirian atau tidur. Dengan kata lain, kucing memiliki semua kebiasaan laki-laki yang dibenci perempuan, tapi perempuan tetap mencintai kucing.” — Jay Leno, komedian.

“Kalau saja saya bisa menulis semisterius kucing.” — Edgar Allan Poe, penulis cerita misteri.

Julius Caesar si penakluk dan Napoleon si penakluk Eropa memiliki “aelurophobia” alias takut kucing.Adolf Hitler, yang dikenal keji, benci kucing. Nama lain yang benci kucing: Jengis Khan dan Alexander the Great.

Sebaliknya Florence Nightingale, perempuan obsesi menolong korban perang ditiru Palang Merah, memiliki lebih dari 60 kucing selama ia hidup. Nama lain yang sayang kucing adalah Sir Winston Churcill, Abraham Lincoln, dan — setiap muslim pasti tahu: Nabi Muhammad.

Saat Ronald Reagan menjadi Gubernur California, ia menandatangani Perda yang melarang orang menendang kucing.

Sir Isaac Newton, penemu teori gravitasi, juga menemukan pintu kecil untuk kucing agar para kucing di rumahnya bisa keluar masuk rumah dengan gampang.

Saya jadi mikir, ini milis atau ensiklopedia ya? Eh, rupanya polemik kucing belum berhenti. Seorang sekretaris memberi nasihat lewat sebuah surel yang isinya:

Untuk penggemar kucing dan kelompok anti kucing. Setelah membaca beberapa kutipan penting tentang kucing, diusulkan agar para kucing hanya dapat berkeliaran sejauh mengikuti syarat yang sesuai dengan kutipan tokoh-tokoh dunia sebagai berikut:

1. Kucing yang direkrut untuk berkeliaran harus bertubuh mungil.
2. Punya rasa sayang, terutama terhadap pemilik kaos kaki yang keleweran dan tentu harus tahu kaos kaki itu bukan untuk dikencingi.
3. Kucing harus memiliki tatabahasa yang baik, agar pada saat berkelahi karyawan hanya mendengar bahasa dan suara-suara yang mudah dimengerti. Redaktur Bahasa perlu sekali-kali mengoreksi bahasa perkelahian mereka.
4. Para kucing harus bisa menulis artikel (jangan hanya cerita misteri). Lumayan kan buat temen pas deadline.
5. Kucing harus dilengkapi dengan pelindung tubuh dan helm supaya tidak cedera sewaktu-waktu ditendang oleh kelompok antikucing.
6. Kucing harus memakai pampers, supaya tidak kencing sembarangan.
7. Bagi yang akan menjalankan kawin silang dan mencintai kucing, harus dianggap sebagai masalah intern dan bisa berkonsultasi dengan SDM.

Mudah-mudahan persyaratan ini bisa memfasilitasi semua pihak yang berhubungan dan antikucing.

Salam.

Kenangan tentang perang melawan kucing itu tiba-tiba membuat saya merasa begitu beruntung bekerja di kantor ini.

>> Selamat hari Jumat, Ki Sanak. Apakah sampean suka kucing?

§ 113 Responses to Kucing Pecas Ndahe

  • arumaarifu mengatakan:

    buahahahahah….. gambarnya kucing playboy….

    • bang Ngangan mengatakan:

      itu bukan kucing playboy, tapi kucing garong,Pak.
      Wah saya sih suka sekali dengan kucing Ndoro…bisa jadi teman dan keluarga sekaligus.

      • Andika mengatakan:

        Awas, jangan ditiru.haha

  • Triunt mengatakan:

    Jadi keingetan kucing tetangga yang sering maling tahu bacem di rumah :( (

  • ansella mengatakan:

    wkwkwkwkwk….. saya suka hewan tapi kalau dibandingkan dengan kucing saya lebih suka anjing ndoro :)

    ‘menunggu update selanjutnya tentang nasib para kucing’

  • rahmatullah mengatakan:

    Saya sudah sering memelihara kucing, sesering itupun orang-orang disekitar, dari orang rumah pribadi sampai kos-kosan, bulying mereka.

    2 hari lalu kucing kecil saya yang kecil hilang. saksi mata terakhir mengatakan klo kucing ditendang-tendang.

    padahal tiap makan siang dan malam, saya selalu sisakan makanan saya :(

  • faisal mengatakan:

    muahahaha..

    Apakah sudah diidentifikasi, ini kucing yang dimaksud para pujangga itu atau yang dimaksud trio macan..?

  • dony arisandy mengatakan:

    lucu sekali ya balesan dari para anggota milis internal itu, apalagi yang terakhir yang dari sekretaris itu! :lol:

  • Bung Iwan mengatakan:

    Wah. Saya kagum betapa telatennya Ndoro mencari tau ttg quote kucing! :) )
    Saya sayang kucing. Tapi saya merasa tak sanggup memeliharanya. Saya bukan orang yg telaten.

  • [...] This post was mentioned on Twitter by Ndoro Kakung, Ndoro Kakung, Lydia Gandini, Cega Wirajaya, Sabrina and others. Sabrina said: Ngakak baca tulisannya @ndorokakung ini baca deh @nurulnekochan -» Kucing Pecas Ndahe http://bit.ly/fEFYpC [...]

  • andinoeg mengatakan:

    padahal kucing khan lucu

  • Yoes Menoez mengatakan:

    hehehe….lucu banget ya kalo ada milis internal yg membahas “masalah remeh temeh” di kantor kayak gitu…lumayan buat obat stress kl lg bnyk kerjaan, pake referensi2 keren lg ulasan ttg kucingnya…

    Salam kenal dari Jogja…minta ijin ngelink yaaa…!

  • Malinda mengatakan:

    hahaha lucuuuu, seru banget surel yang ngebahas masalah kucing, apalagi surel dari sekretarisnya benar2 menunjukkan kompetensinya hahahahaha :)

  • [...] Tinggalkan Balasan Cancel reply [...]

  • DV mengatakan:

    Eh kupikir itu cerita rekayasa ternyata beneran ya temen njenengan itu :)

    Saya dulu suka kucing setelah sesudahnya saya sampe sekarang lebih suka anjing

  • sandalian mengatakan:

    kantornya aneeeh :) )
    tadinya saya pikir yang menjadi korban adalah paman, tapi ndoro secara eksplisit menyebut mas jabrik :D

  • domba garut! mengatakan:

    Sempet2nya ya itu fotografer mengabadikan momen assoy begitu :D hebaat… moga2 masalahper-kucing-annya udah kelar ya…

  • Pipin Fitriadi mengatakan:

    ahaha.. lucu! Saya suka baca tentang drama yang terjadi akibat dua ekor kucing ini.. sungguh menarik

    Saya biasa saja, tidak begitu suka ataupun benci pada kucing :0)

  • Triyanto Banyumasan mengatakan:

    numpak ngikik aja Ndor… :lol:

  • Miftahgeek mengatakan:

    Ha, ha, yang ne kocak neh :D

    “Saya tak pernah paham mengapa perempuan bisa mencintai kucing. Kucing itu suka kebebasan, tidak suka mendengarkan, cuek jika dipanggil, suka keluar malam, dan kalaupun di rumah lebih suka sendirian atau tidur. Dengan kata lain, kucing memiliki semua kebiasaan laki-laki yang dibenci perempuan, tapi perempuan tetap mencintai kucing.” — Jay Leno, komedian.

  • Orin mengatakan:

    suka ga suka sama kucing Ndor. suka ngeliat doang coz lucu, palagi kucing angora atw sejenisnya, ga suka pelihara atau meluk2, emang alergi dg perbuluan begitu he he. Tapi seru yah kantornya :D

  • Admin mengatakan:

    keren nih artikel

    15 Gratisan dari Internet

  • Bang Aswi mengatakan:

    Di rumah, ada kucing sombong yang sok sibuk memantau musuh bebuyutannya, tikus. Setiap dilihat, pasti sedang duduk ‘menggeremeng’ di kolong-kolong meja tempat para tikus berseliwera. Memang kerjanya bagus. Beberapa kali saya dapatkan tikus tertangkap pasrah. Namun kesel juga setelah tahu saya nggak ada, mereka tetap memberantaki tempat sampah dan mengendus-endus hidangan di atas meja makan. Arghhhh!

  • imroee mengatakan:

    kucingnya panas juga

  • Fahrizi mengatakan:

    whahahahahahahhhahahahhahaha *ngakak

    kasihan juga sih kucing nya..
    ahahah

  • Denuzz BURUNG HANTU mengatakan:

    Ngakak baca tulisan ini… :D
    Satu kantor heboh cuma masalah kucing!…

    Denuzz juga pernah ada pengalaman buruk bersama kucing…
    Dan Denuzz termasuk anggota Forum Anti-Kucing Se-Dunia!…

    Coba nih baca cerita tentang kucing ini…
    http://burunghantu.net/2010/11/09/hampir-diperkosa-kucing/

    Salam sayang dari BURUNG HANTU… Cuit… Cuit… Cuit…

  • TUKANG CoLoNG mengatakan:

    saya lebih suka beternak pak

  • Kurnia Septa mengatakan:

    saya juga geli sama kucing :(

  • naruto mengatakan:

    wkwkwwk ada-ada aja, hihihi seru ceritanya

  • imroee mengatakan:

    sebelumnya saya tidak mengerti dengan apa yang sedang dibacara di postingan ini, tapi bagian terakhir: “Kenangan tentang perang melawan kucing itu tiba-tiba membuat saya merasa begitu beruntung bekerja di kantor ini” meyakinkan saya bahwa KUCING itu bukan binatang tapi MANUSIA.

    • morishige mengatakan:

      nice point! :)

  • MeMeZ mengatakan:

    Ngga suka sama kucing. Kelakuannya genit-genit manja…

  • Mbah Jiwo mengatakan:

    tulisan yang sangat kocak sekali…

  • Jidat mengatakan:

    Beberapa hari yang lalu baru saja menguburkan kucing saya, ndoro. Hiks.

  • ikhwanalim mengatakan:

    dibahas yah? dibahas benar-benar di kantor.. hihihi :D

    lucu sekali obrolan2 di surelnya,pak. terutama keseriusan dari sekretaris di surel terakhir. :D

  • danie mengatakan:

    saya suka kucing, pernah piara kucing betina, tapi ilang kecantol kucing jantan.

  • luthfie fadhillah mengatakan:

    porno gafi ndoro ^____^

  • elkay mengatakan:

    Surel nya kocak-kocak, mau dong kerja di pabrik sampeyan ndoro….

    btw, yang ambil foto kucing itu sapa ya? niat banget deh hahaha

  • Jabrik mengatakan:

    Hehe jadi malu :D

  • Multibrand mengatakan:

    Waaah fotonya itu ….. LOL

  • Nopi mengatakan:

    kucing tetaplah kucing ndoro, tapi yang pasti mereka jujur

  • Rovicky mengatakan:

    Slompret !! aku biasane ketawa ngakak baca tulisanmu ndoro. Tapi kali ini kucingku protes .. tes .. tes !
    Ini dia kucingku :
    http://www.facebook.com/gembul.mukiyo

  • Peluang Usaha mengatakan:

    seharusnya kucing yang akan masuk pabrik tersebut ditest dulu ndoro..kl lulus baru diizinkan kerja di sana..

  • meong-meong pusss, doraemon kan juga kucing :D

  • julicavero mengatakan:

    wekekekeke…kucingnya bukannya berperang tuh tp “berperang”wwkwkkw…

  • eser mengatakan:

    Waduh,, pooorrrnooo ndoro… Btw saya termasuk orang yang tidak suka dengan kucing

  • niee mengatakan:

    hahahaha, kucing emang kadang nyebelin,
    tapi sekalinya lucu dan gak nakal seru buat diajak main..
    ya ujung2nya tergantung situasi kucingnya juga seh :lol:

  • a mengatakan:

    waktu kecil saya suka pelihara kucing, bahkan suka tidur bareng. saya pelihara dari ketika ibunya melahirkannya. setelah besar, ulahnya kadang menjengkelkan. karenanya kadang saya sentil telinganya, saya tabok, saya pukul pakai sapu, saya tendang, saya usir, dsb.

    suatu hari, kucing saya pulang dalam keadaan luka-luka. sepertinya habis terserempet mobil. hati saya sedih. saya tinggal mandi, dia hilang, pergi entah kemana. mungkin mati. artinya dia pulang hanya untuk mengucapkan selamat tinggal…

    saya menangis, menangis seperti ketika adik saya meninggal, ketabrak mobil di depan mata saya.

    saya menyukai kucing, tapi tapi gak suka dengan kucing yang sering kencing sembarangan, suka nyuri ikan, dsb.

    Selamat tinggal Kucing, dengar-dengar, di surga nanti banyak kucing… di neraka, mungkin banyak anjing dan tikus… :-D

  • goldman mengatakan:

    haha,, ndoro,, mantap tenan artikele,,
    saia tongkrongi terus artikel ndoro,,,
    tetap semangat menulis.

  • Iman mengatakan:

    Waduh kasar… kalau kucing mau kawin pakai cara kasar ini. Manusia jangan tiru cara ini lho. Manusia harap rayu dan mesra dong. hehehe

  • Dana mengatakan:

    Wah, orang-orang di kantornya Ndoro asyik habis. Saya sampe ngakak baca cerita ini.

  • Istana Crocs mengatakan:

    kucing memang tidaklah sepandai anjing yang dapat dilatih dengan baik ya.

    untuk ndoro kakung nya, salam kenal nih…

  • Admin [KAFEIN4U] mengatakan:

    kucingnya harus dikasih pil KB agar sejahtra :D cukup 2 ajah :D :D wakakaka..

  • bram mengatakan:

    Meleleh kalo udah ngeliat tatapan kucing minta makan.hihi

  • koeshariatmo mengatakan:

    kasus kucing sampe segitu parahnya..

  • devieriana mengatakan:

    enggak, saya nggak suka kucing, saya takut sama kucing :cry:

  • mruteck mengatakan:

    wah..kalau saya sih paling malas memelihara kucing karena takut kena penyakit toxoplasma hehehe

  • yysablondigital mengatakan:

    wah kucing, nga tahan deh takut ama baunya

  • morishige mengatakan:

    saya yakin di balik semua banyolan yang ada di post ini, njenengan menyimpan pesan terselubung ndor..

    tapi masalahnya saya belum bisa menemukan pesannya.
    *puyeng*

  • blogsukadi mengatakan:

    asalkan bukan kucing didalam karung, saya pikir masih baik-baik saja, Ndoro.. :D

  • kahar mengatakan:

    hahaha…kucing sembarangan, mesum di sembarang tempat, kalau ketauan warga bisa diarak keliling kampung tuh kucing,,hehehe

  • eko magelang mengatakan:

    paling males…denger kucing birahi……ambil air dan byurrrrrrrrrrrr……bubar-2…

  • nino mengatakan:

    lingkungan kerja yg menyenangkan ya, ndoro.

  • The-netwerk mengatakan:

    wow..
    nice..
    sempatkan mengunjungi website kami http://www.the-netwerk.com
    sukses selalu!

  • Sunu Wibirama mengatakan:

    hohoo….ternyata gambar di atas hanya cocog buat prolog-nya ajah. Kenaaaa deh! :D

  • archer mengatakan:

    waduh gambarnya kucing lagi anu… hehehe

  • halobro mengatakan:

    sharing yg menarik n lucu. makasih kawan.

  • edratna mengatakan:

    Hahaha…saya ngakak bacanya….
    Jika di milis seliweran tentang kucing dengan aneka macam saran, pasti deh suasana kantor jadi gayeng….dan ini mengurangi stres di kejar dead line

  • hitamputih19 mengatakan:

    Kucinge jadi TT ya Ndor

  • Fahrizi mengatakan:

    waduh..kucing nya ada- ada saja ya ndoro :)

  • maRio mengatakan:

    wakakakakakakak..
    tuh kreatif juga debat dalam milis internal :p

  • hajarabis mengatakan:

    nice info..sukses selalu..
    Kunjungi juga website kami di http://www.hajarabis.com
    Telp : 0341 – 8441777
    “We make you online..!”

  • Nyenengke mengatakan:

    Yang penting bukan kucing garong, Ndoro.. :D

  • pujangga mengatakan:

    anda menjadi inspirator bagi blog saya,,,,

  • ded mengatakan:

    Saya pernah punya pengalaman dengan kucing, ketika tetangga kami punya kucing yang sangat banyak sampai belasan ekor tapi tidak diurusin.
    Siang malam kami dibikin repot ya kotorannya, muntahnya dimana-mana, aroma kencing juga demikian, yang lebih parah lagi malam hari.
    Kucing tersebut ribut, cakar-cakaran memperebutkan betina. Kami semua kesal, mohon maaf saya pernah berniat mau meracuni saja, tapi GA TEGA.
    Ternyata tidak lama kemudian saya dan keluarga kaget entah kenapa, suatu pagi kami melihat seekor kucing tergeletak dan mati di samping rumah saya, ternyata sepanjang jalan di got dan sebagainya kami temui kucing-kucing lain jugamati.
    Ada orang lain yang sudah tidak tahan lagi dengan kelakuan kucing-kucing ini, mungkin MERACUNInya.
    Tapi yang jelas bukan kami yang melakukan, tapi kami kami terbebas dari TEROR KUCING.

  • batik madura mengatakan:

    kucing kalo hanya 1 atau 2 emang lucu, tp kalo dah rame2 jadi kayak preman hehehehe. racun emang bs jadi solusi cepat.

    Fotonya mantap, kucing XXX

  • Sybiana mengatakan:

    Wah banyak juga nich penggemar kucing

  • Elka Firmanda mengatakan:

    pic kucingnya masuk kategori pornografi om.. #ngikik

  • Johnny Wirjosandjojo mengatakan:

    Salam kenal. Moga-moga saya dapat bekerja di kantor yang menyenangkan seperti itu….
    :)

  • yoriyuliandra mengatakan:

    Salam kenal…
    tulisan life science yang menghibur.

    Salam untuk siska dan katerin :mrgreen:
    Mudah2an mereka sanggup untuk mengadakan lifestyle modification biar bisa diterima secara utuh

  • amru mengatakan:

    Kayak orang, karakter kucing juga macem2. Ada yang manja banget, ada yang lucu, ada juga yg nyebelin. Kalo udah keterlaluan kek gini mungkin lebih baek diasingkan yah, hehe..

  • reyno mengatakan:

    Keren banget tuh kucing di kasih nama Siska! kasih aja nama Mulan (neMU di jaLAN) :D

  • Toko Bunga Bekasi mengatakan:

    Yah kita harus hormati juga..itu kucing lagi kasmaran dan mungkin merasa dunia ini milik si kucing…ha..ha…

  • Johnny Wirjosandjojo mengatakan:

    Aksi kucing membikin perselisihan, salah-salah dari kawan jadi lawan, salah paham bung karena aksi kucing. Urusan kecil jadi meruncing…hehe

    Di pondokan saya tiap sandal yang lupa dimasukan ke dalam pasti diberakin kucing.
    :)

  • affan mengatakan:

    cerita segar di pagi hari ini… Saya juga pencinta kucing, bahkan di keluarga bisa dibilang saya adalah pelatih dan teman bermain kucing. Meski sering dicakar dan digigit, tapi saya masih tetap sayang kucing.
    ijin ngelink ndoro ya….

  • sabai95 mengatakan:

    saya nggak suka kucing, tapi suka MALU-MALU KUCING…

  • anak_papua mengatakan:

    Kucing liar memang begitu Mas, kecuali kucing yang memang dipelihara dari kecil. Pasti kelakuannya lebih baik.
    Salam……….

  • rubiyanto19 mengatakan:

    Kucingnya sudah kebelet Pakde, he he he

  • Kang Rama mengatakan:

    Malu – malu kucing. Walaupun malu tapi tetap mengeong

  • SEO Inverse Workshop mengatakan:

    salam kenal jika ber minat kunjungi website kami di http://www.nathansaputra.net thanks gan

  • great post gan………salam kenal

  • yath mengatakan:

    bakal jadi blog wajib buat dikunjungi,..
    salam kenal :)

  • agusoka mengatakan:

    kunjungan perdana ..hahaha lucu juga kucingnya .. salam kenal semuanya..

  • Rulan mengatakan:

    Ihhhh,….. ndoro kakung porno….
    Geli ih liatnya tapi…… gmn yah???
    Ini masuk kategori penyebaran pornographi ga??
    Moga2 ga ketahuan pak menteri…. hi hi hi :)

  • nadiasabrina mengatakan:

    hauhauhuahuahuaha.. Ndoooroooo! ini kocak banget. Kalo kata ibuku, kucing itu binatang yang paling ‘bandel’. Pergi 2 minggu, balik2 hamil.. :) )

    Tulisan yang menyegarkan mata ndoro! :D

  • fanoy mengatakan:

    gambar kucingnya porno.. untung disensor :) )

  • hahahaha,,, kucing memang kadang lucu, apalagi kalo bobok, tapi sekarang makin sebel juga,,, soalnya makin lama makin gak tau diri

  • bank_zack mengatakan:

    kren bgt crita kucing’a ,.,.
    ane pngen jadi ktawa 2 haari 2mlem,.,.,.hehehehheeeeeeeee


          

  • si culun mengatakan:

    Tulisan ringan yang luar biasa
    dengan gambar yang………..ah,kucing banget !

  • yohandi mengatakan:

    he.. he postingan yang cukup menggelitik, cukup menghibur

  • syaffa mengatakan:

    kucing juga butuh advokasi… ^_^

  • nUMALA mengatakan:

    Barangsiapa menyayangi yang di bumi makan akan disayangi yang di langit ….manusia di beri pikiran dan perasaan tentu harus lebih peka perasaanya dari seekor kucing , kalo yang berbuat itu manusia mungkin baru lain ceritanya ….btw happy blogging

  • Goceng Blog mengatakan:

    Xixixi..
    Kami juga penya pengalaman seru tentang kucing.. yang jelas ikan bandeng yang baru digoreng istri lenyap seketika, padahal udah kebayang makan ikan bandeng goreng..nyam..nyam..

  • ekkyrezky mengatakan:

    nice post ndor, nggawe ngekek tenan iki! :D

  • e c h a mengatakan:

    hmmm saya tetep pecinta kucing #ngikik

  • seragam sekolah mengatakan:

    hahah kucing garong VS tikus KANtor

  • pia soegijarto mengatakan:

    Sungguh menarik tulisan ini, Ndoro..
    Mengingatkan tentang kenangan bersama kucing-kucingku di waktu kecil ;)

  • Gusti Dana mengatakan:

    Ada yang mirip sama kelakuan pejabat kita ya ndoro kakung…xixixixi..

    salam kenal dan pesahabatan selalu :)

  • edo mengatakan:

    1 kata : LOL!

  • CROCS Murah mengatakan:

    kucing garong tuh gan…. :D

  • niken mengatakan:

    kucing oh kucing… nasibmu…

    saya suka kucing ndoro.. dirumah ada 2 ekor kucing tiap hari dengan telaten aku kasih makan.. walaupun hanya sekelas kucing kampung dekil biasa. :D

  • agusisdiyanto mengatakan:

    Kucing….lebih banyak “dukanya” dari pada “sukanya” ….apalagi kucing jenis ketering …..sering kali makan lebih awal dibanding ndoronya…..
    Tapi ada yang paling sy suka….dari kucing yaitu : NASI KUCING. …

  • Listeria mengatakan:

    LOL nice pic!! :lol:

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kucing Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 262 pengikut lainnya.