Badminton Pecas Ndahe
Juni 20th, 2011 § 66 Komentar
Seorang atlet tak lahir dalam semalam. Ia telah berjalan jauh sebelum akhirnya tiba di puncak kejayaan. Legenda bulutangkis Indonesia Rudy Hartono, juga “raja smash” Liem Swie King, atau Hastomo Arbi, Taufik Hidayat, misalnya, berbulan-bulan menggedor dirinya sendiri. Mereka mengibaskan raket ribu kali, berlari puluhan kilometer memutari lapangan, mengangkat barbel, senam, push-up, sit-up, dan seterusnya
Tubuh memang tak bisa dibiarkan terkulai seperti baju lusuh. Tubuh seorang atlet ibarat busur yang direntang sebelum sebuah performance ditembakkan.
Tubuh juga misteri. Banyak hal bisa terjadi pada saat yang menentukan tiba. Latihan berbulan-bulan pada dasarnya adalah untuk mengatur pelbagai hal yang mungkin itu ke dalam suatu tertib. Dan pertandingan, seperti yang terjadi sirkuit bulutangkis Djarum Super Serius, adalah ujian terpuncak untuk mengalahkan misteri itu.
Seorang atlet dengan demikian, jauh di dasar dirinya, adalah seorang yang sendirian. « Read the rest of this entry »
Produktif Pecas Ndahe
Juni 16th, 2011 § 34 Komentar
Nowadays, business is all about productivity – and our folks produce.
John Hoeven
Saya sepakat dengan Hoeven, senator Amerika Serikat dari Dakota Utara itu. Produktif itu selalu mengacu pada proses atau kegiatan menghasilkan sesuatu. Bisa barang, bisa tulisan, bisa juga gagasan.
Saya yakin sampean pun termasuk orang-orang yang produktif. Sampean adalah golongan orang bukan hanya bisa omong kosong, tapi benar-benar mampu melakukan sesuatu. Mereka yang tak termasuk kelompok “no action talk only.”
Nah, kebetulan ada tantangan menarik buat sampean yang mampu dan berani membuktikan kemampuan. Apa itu?
Namanya kompetisi ide kreatif Aksi Indonesia Produktif. Kompetisi ini bertujuan memotivasi masyarakat Indonesia agar lebih produktif. Hadiah totalnya Rp 100 juta. Menarik, kan? « Read the rest of this entry »
TOA Pecas Ndahe
Juni 6th, 2011 § 67 Komentar
Siapakah bintang pasar malam sejati? Badut sirkus, pemain akrobat, penyanyi orkes dangdut yang bergoyang panas di panggung hiburan?
Buat saya, orang yang selalu menjadi bintang di semua pasar malam adalah tukang obat asongan (TOA). Dialah orang yang dengan penampilan begitu unik mampu membuat orang tertarik mendekat. Tua-muda, besar-kecil, pria-wanita, terpesona oleh orasinya yang nyaris tak pernah putus sepanjang malam.
Saya ingat, waktu kecil dulu dulu, setiap kali ada pasar malam di alun-alun, para tukang obat biasanya memakai setelan baju dan celana hitam, kaus dalam putih, serta entah kenapa selalu berkumis. Saat bekerja, dia ditemani satu atau dua asisten. « Read the rest of this entry »