<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ndoro Kakung &#187; Blog</title>
	<atom:link href="http://ndorokakung.com/category/blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ndorokakung.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Feb 2012 04:35:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ndorokakung.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/5528931ced950992211502a6002437c3?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Ndoro Kakung &#187; Blog</title>
		<link>http://ndorokakung.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ndorokakung.com/osd.xml" title="Ndoro Kakung" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ndorokakung.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pedoman Pecas Ndahe</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2012/02/06/pedoman-pecas-ndahe/</link>
		<comments>http://ndorokakung.com/2012/02/06/pedoman-pecas-ndahe/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 01:01:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndoro Kakung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesiana]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[dewan]]></category>
		<category><![CDATA[etika]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[pedoman]]></category>
		<category><![CDATA[pers]]></category>
		<category><![CDATA[siber]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=6143</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah ditorehkan di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat, 3 Februari 2012. Dewan Pers dan komunitas pers hari itu mengesahkan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Pedoman itu menjadi panduan untuk seluruh pengelola media siber di Indonesia. Penyusunan Pedoman ini, kata anggota Dewan Pers Agus Sudibyo, untuk merespons perkembangan pesat media siber di Indonesia dan meningkatnya jumlah pengaduan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=6143&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejarah ditorehkan di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat, 3 Februari 2012. Dewan Pers dan komunitas pers hari itu mengesahkan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Pedoman itu menjadi panduan untuk seluruh pengelola media siber di Indonesia.</p>
<p>Penyusunan Pedoman ini, kata anggota Dewan Pers Agus Sudibyo, untuk merespons perkembangan pesat media siber di Indonesia dan meningkatnya jumlah pengaduan terhadap media siber yang diterima Dewan Pers. </p>
<p>Adapun proses penyusunan Pedoman Pemberitaan Media Siber dimulai sejak tahun lalu. Saya juga sempat diundang satu kali dalam diskusi perumusan draft pedoman. </p>
<p>Dewan membuka peluang pedoman ini direvisi di masa mendatang karena media siber terus berkembang pesat. <span id="more-6143"></span></p>
<p>Saya rasa sampean perlu mengetahui isi pedoman tersebut. Siapa tahu kelak sampean berurusan dengan salah satu media siber dan ingin mengecek apakah ada pelanggaran atau tidak.</p>
<p>Dari situs <a href="http://dewanpers.or.id/kegiatan/berita/910-dewan-pers-komunitas-pers-sahkan-pedoman-pemberitaan-media-siber" title="Dewan Pers" target="_blank">Dewan Pers</a>, saya kutipkan isi Pedoman Pemberitaan Media Siber seperti berikut ini. </p>
<p><strong>PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER</strong></p>
<p>Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers.</p>
<p>Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut:</p>
<p><strong>1. Ruang Lingkup</strong></p>
<p>a.	Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.</p>
<p>b.	Isi Buatan Pengguna (User Generated Content) adalah segala isi yang dibuat dan atau dipublikasikan oleh pengguna media siber, antara lain, artikel, gambar, komentar, suara, video dan berbagai bentuk unggahan yang melekat pada media siber, seperti blog, forum, komentar pembaca atau pemirsa, dan bentuk lain.</p>
<p><strong>2. Verifikasi dan keberimbangan berita</strong></p>
<p>a.	Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi.</p>
<p>b.	Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi pada berita yang sama untuk memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan.</p>
<p>c.	Ketentuan dalam butir (a) di atas dikecualikan, dengan syarat:</p>
<p>1)	Berita benar-benar mengandung kepentingan publik yang bersifat mendesak;</p>
<p>2)	Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas disebutkan identitasnya, kredibel dan kompeten;</p>
<p>3)	Subyek berita yang harus dikonfirmasi tidak diketahui keberadaannya dan atau tidak dapat diwawancarai;</p>
<p>4)	Media memberikan penjelasan kepada pembaca bahwa berita tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya. Penjelasan dimuat pada bagian akhir dari berita yang sama, di dalam kurung dan menggunakan huruf miring.</p>
<p>d.	Setelah memuat berita sesuai dengan butir (c), media wajib meneruskan upaya verifikasi, dan setelah verifikasi didapatkan, hasil verifikasi dicantumkan pada berita pemutakhiran (update) dengan tautan pada berita yang belum terverifikasi.</p>
<p><strong>3. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)</strong></p>
<p>a.	Media siber wajib mencantumkan syarat dan ketentuan mengenai Isi Buatan Pengguna yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, yang ditempatkan secara terang dan jelas.</p>
<p>b.	Media siber mewajibkan setiap pengguna untuk melakukan registrasi keanggotaan dan melakukan proses log-in terlebih dahulu untuk dapat mempublikasikan semua bentuk Isi Buatan Pengguna. Ketentuan mengenai log-in akan diatur lebih lanjut.</p>
<p>c.	Dalam registrasi tersebut, media siber mewajibkan pengguna memberi persetujuan tertulis bahwa Isi Buatan Pengguna yang dipublikasikan:</p>
<p>1)	Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul;</p>
<p>2)	Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan;</p>
<p>3)	Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.</p>
<p>d.	Media siber memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus Isi Buatan Pengguna yang bertentangan dengan butir (c).</p>
<p>e.	Media siber wajib menyediakan mekanisme pengaduan Isi Buatan Pengguna yang dinilai melanggar ketentuan pada butir (c). Mekanisme tersebut harus disediakan di tempat yang dengan mudah dapat diakses pengguna.</p>
<p>f.	Media siber wajib menyunting, menghapus, dan melakukan tindakan koreksi setiap Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan dan melanggar ketentuan butir (c), sesegera mungkin secara proporsional selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah pengaduan diterima.</p>
<p>g.	Media siber yang telah memenuhi ketentuan pada butir (a), (b), (c), dan (f) tidak dibebani tanggung jawab atas masalah yang ditimbulkan akibat pemuatan isi yang melanggar ketentuan pada butir (c).</p>
<p>h.	Media siber bertanggung jawab atas Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan bila tidak mengambil tindakan koreksi setelah batas waktu sebagaimana tersebut pada butir (f).</p>
<p><strong>4. Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab</strong></p>
<p>a.	Ralat, koreksi, dan hak jawab mengacu pada Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan Dewan Pers.</p>
<p>b.	Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab.</p>
<p>c.	Di setiap berita ralat, koreksi, dan hak jawab wajib dicantumkan waktu pemuatan ralat, koreksi, dan atau hak jawab tersebut.</p>
<p>d.	Bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber lain, maka:</p>
<p>1)	Tanggung jawab media siber pembuat berita terbatas pada berita yang dipublikasikan di media siber tersebut atau media siber yang berada di bawah otoritas teknisnya;</p>
<p>2)	Koreksi berita yang dilakukan oleh sebuah media siber, juga harus dilakukan oleh media siber lain yang mengutip berita dari media siber yang dikoreksi itu;</p>
<p>3)	Media yang menyebarluaskan berita dari sebuah media siber dan tidak melakukan koreksi atas berita sesuai yang dilakukan oleh media siber pemilik dan atau pembuat berita tersebut, bertanggung jawab penuh atas semua akibat hukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu.</p>
<p>e.	Sesuai dengan Undang-Undang Pers, media siber yang tidak melayani hak jawab dapat dijatuhi sanksi hukum pidana denda paling banyak Rp500.000.000 (Lima ratus juta rupiah).</p>
<p><strong>5. Pencabutan Berita</strong></p>
<p>a.	Berita yang sudah dipublikasikan tidak dapat dicabut karena alasan penyensoran dari pihak luar redaksi, kecuali terkait masalah SARA, kesusilaan, masa depan anak, pengalaman traumatik korban atau berdasarkan pertimbangan khusus lain yang ditetapkan Dewan Pers.</p>
<p>b.	Media siber lain wajib mengikuti pencabutan kutipan berita dari media asal yang telah dicabut.</p>
<p>c.	Pencabutan berita wajib disertai dengan alasan pencabutan dan diumumkan kepada publik.</p>
<p><strong>6. Iklan</strong></p>
<p>a.	Media siber wajib membedakan dengan tegas antara produk berita dan iklan.</p>
<p>b.	Setiap berita/artikel/isi yang merupakan iklan dan atau isi berbayar wajib mencantumkan keterangan ”advertorial”, ”iklan”, ”ads”, ”sponsored”, atau kata lain yang menjelaskan bahwa berita/artikel/isi tersebut adalah iklan.</p>
<p><strong>7. Hak Cipta</strong></p>
<p>Media siber wajib menghormati hak cipta sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p><strong>8. Pencantuman Pedoman</strong></p>
<p>Media siber wajib mencantumkan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini di medianya secara terang dan jelas.</p>
<p><strong>9. Sengketa</strong></p>
<p>Penilaian akhir atas sengketa mengenai pelaksanaan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini diselesaikan oleh Dewan Pers.</p>
<p><strong>Jakarta, 3 Februari 2012</strong></p>
<p>&gt;&gt; <em>Selamat hari Senin, Ki Sanak. Apakah sampean masih melihat ada kekurangan dalam pedoman itu?</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://ndorokakung.com/category/blog/'>Blog</a>, <a href='http://ndorokakung.com/category/indonesiana/'>Indonesiana</a> Tagged: <a href='http://ndorokakung.com/tag/berita/'>berita</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/dewan/'>dewan</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/etika/'>etika</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/jurnalis/'>jurnalis</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/pedoman/'>pedoman</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/pers/'>pers</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/siber/'>siber</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/wartawan/'>wartawan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndorokakungmu.wordpress.com/6143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndorokakungmu.wordpress.com/6143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndorokakungmu.wordpress.com/6143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndorokakungmu.wordpress.com/6143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndorokakungmu.wordpress.com/6143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndorokakungmu.wordpress.com/6143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndorokakungmu.wordpress.com/6143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndorokakungmu.wordpress.com/6143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndorokakungmu.wordpress.com/6143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndorokakungmu.wordpress.com/6143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndorokakungmu.wordpress.com/6143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndorokakungmu.wordpress.com/6143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndorokakungmu.wordpress.com/6143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndorokakungmu.wordpress.com/6143/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=6143&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndorokakung.com/2012/02/06/pedoman-pecas-ndahe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d5cb2e365e99e42886dd55a56eb3361f?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Ndoro Kakung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Matt Pecas Ndahe</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2012/01/20/matt-pecas-ndahe-2/</link>
		<comments>http://ndorokakung.com/2012/01/20/matt-pecas-ndahe-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 04:12:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndoro Kakung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[ide]]></category>
		<category><![CDATA[matt mullenweg]]></category>
		<category><![CDATA[posting]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=6119</guid>
		<description><![CDATA[Pernah merasa buntu pikiran dan tak tahu hendak menulis apa? Pernah sedih lantaran blog sudah lama tak diperbarui? Saya sering merasakannya. Lalu tiba-tiba saya menemukan blog Bapak WordPress, Matt Mullenweg itu. Di antara beberapa tulisannya, saya temukan posting ini: Jadi beginilah cara saya memperbarui blog ini. &#62;&#62; Selamat hari Jumat, Ki Sanak. Bagaimana cara sampean [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=6119&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah merasa buntu pikiran dan tak tahu hendak menulis apa? Pernah sedih lantaran blog sudah lama tak diperbarui? </p>
<p>Saya sering merasakannya. Lalu tiba-tiba saya menemukan blog Bapak WordPress, Matt Mullenweg itu. Di antara beberapa tulisannya, saya temukan <a href="http://ma.tt/2012/01/just-blog-something/" title="resolusi 2012 Matt Mullenweg">posting ini</a>:</p>
<p><a href="http://ndorokakung.com/2012/01/20/matt-pecas-ndahe-2/matt/" rel="attachment wp-att-6120"><img src="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2012/01/matt.png?w=450&#038;h=185" alt="" title="matt" width="450" height="185" class="aligncenter size-medium wp-image-6120" /></a></p>
<p>Jadi beginilah cara saya memperbarui blog ini. </p>
<p>&gt;&gt; <em>Selamat hari Jumat, Ki Sanak. Bagaimana cara sampean mengisi kekosongan blog?</em> </p>
<br />Filed under: <a href='http://ndorokakung.com/category/blog/'>Blog</a> Tagged: <a href='http://ndorokakung.com/tag/ide/'>ide</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/matt-mullenweg/'>matt mullenweg</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/posting/'>posting</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/wordpress/'>wordpress</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndorokakungmu.wordpress.com/6119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndorokakungmu.wordpress.com/6119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndorokakungmu.wordpress.com/6119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndorokakungmu.wordpress.com/6119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndorokakungmu.wordpress.com/6119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndorokakungmu.wordpress.com/6119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndorokakungmu.wordpress.com/6119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndorokakungmu.wordpress.com/6119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndorokakungmu.wordpress.com/6119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndorokakungmu.wordpress.com/6119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndorokakungmu.wordpress.com/6119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndorokakungmu.wordpress.com/6119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndorokakungmu.wordpress.com/6119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndorokakungmu.wordpress.com/6119/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=6119&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndorokakung.com/2012/01/20/matt-pecas-ndahe-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d5cb2e365e99e42886dd55a56eb3361f?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Ndoro Kakung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2012/01/matt.png?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">matt</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perli Pecas Ndahe</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2011/10/27/perli-pecas-ndahe/</link>
		<comments>http://ndorokakung.com/2011/10/27/perli-pecas-ndahe/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2011 07:03:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndoro Kakung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[hari blogger nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=6077</guid>
		<description><![CDATA[Hari itu saya ada di sana bersama lebih dari 500 narablog. Sabtu pagi, 27 Oktober 2007, di bioskop Blitz, Megaplex, Jakarta, Menteri Komunikasi dan Informasi M. Nuh tengah menorehkan sejarah. Dalam pidato menyambut Pesta Blogger yang pertama, Pak Nuh mencanangkan 27 Oktober sebagai Hari Bloger Nasional. Kontan tepuk tangan bergema bergaung-gaung dan senyum bertebaran di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=6077&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari itu saya ada di sana bersama lebih dari 500 narablog. Sabtu pagi, 27 Oktober 2007, di bioskop Blitz, Megaplex, Jakarta, Menteri Komunikasi dan Informasi M. Nuh tengah menorehkan sejarah. Dalam pidato menyambut Pesta Blogger yang pertama, Pak Nuh mencanangkan 27 Oktober sebagai Hari Bloger Nasional.</p>
<p>Kontan tepuk tangan bergema bergaung-gaung dan senyum bertebaran di seluruh penjuru ruangan. Saya merinding. Hati saya penuh dan hangat. Saya merasakan semangat yang sama menyesaki para blogger yang hadir waktu itu. </p>
<p>Hari ini saya mengenang momen bersejarah itu masih dengan perasaan yang sama. Masih dengan hati yang sama meletup-letupnya. <span id="more-6077"></span></p>
<p>Tak terasa empat tahun berlalu sejak hari itu. Dan ranah blog terus berderak-derak. Ia sesak oleh pelbagai macam aktivitas. Apa yang layak kita renungkan pada hari yang monumental seperti sekarang ini?</p>
<p>Saya merasa blog dan blogger punya peran mewarnai wajah Internet Indonesia. Dari gegap gempita pemberitaan mengenai blog dan blogger, khalayak makin mengenal kehidupan di mayantara, lengkap beserta segenap manfaatnya. Banyak orang yang kemudian tergerak menjadikan Internet sebagai kanal gerakan sosial. </p>
<p>Orang-orang yang aktif memakai Internet saling berhubungan dan melahirkan pelbagai macam aktivitas yang bermanfaat buat sekitarnya. Ada banyak gagasan dan inisiatif yang lahir dari pertemuan itu.</p>
<p>Hari ini saya mengenang momen penting empat tahun lalu itu ketika beberapa komunitas spontan menggelar acara untuk merayakan Hari Blogger. Saya senang mendengarnya. Ini persis seperti saat 17 Agustus tiba. Semua orang, di mana pun mereka berada, merasa perlu merayakannya dengan cara masing-masing.  </p>
<p>Kita mungkin tak perlu merisaukan di mana tempat yang paling cocok menyelenggarakan perhelatan narablog. Mau di Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi atau di mana saja. Tuhan toh tak pernah merestui peta. Kita manusia saja yang selalu bertikai mengenai batas-batas. </p>
<p>Lagi pula, menjadi blogger itu bisa berarti siap memilih jalan yang sunyi. Berkarya untuk dirinya sendiri dan menghindar dari kemasyhuran. Sebab popularitas itu membelenggu. Ia bahkan rawan menjadi sasaran perli khalayak. </p>
<p>Kadang banyak yang tak sadar bahwa gemuruh di ranah blog mungkin mirip perjalanan kembang api. Seseorang dengan cepat terlontar bercahaya ke angkasa, bak bintang luncur dengan suara riuh. Tapi tak lama kemudian ia meredup, lalu menghilang di kegelapan malam, jatuh sebagai arang yang getas.</p>
<p>Hanya yang tekun dan menyimpan bara hasrat terus berbagi yang akan bertahan. Ngeblog bukan lari jarak pendek. Ia lebih mirip maraton. Di tengah perjalanan, seorang blogger bisa saja megap-megap kehabisan napas. Tak ada yang bersorak memberi semangat atau tepuk tangan.</p>
<p>Tak perlu risau atau patah semangat. Menjadi blogger adalah sebuah pilihan. Buat saya, ia pilihan yang tak pernah saya sesali.</p>
<p>&gt;&gt; <em>Selamat hari Kamis, Ki Sanak. Apakah sampean sudah memperbarui blog hari ini?</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://ndorokakung.com/category/blog/'>Blog</a> Tagged: <a href='http://ndorokakung.com/tag/blog/'>Blog</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/blogger/'>blogger</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/hari-blogger-nasional/'>hari blogger nasional</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndorokakungmu.wordpress.com/6077/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndorokakungmu.wordpress.com/6077/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndorokakungmu.wordpress.com/6077/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndorokakungmu.wordpress.com/6077/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndorokakungmu.wordpress.com/6077/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndorokakungmu.wordpress.com/6077/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndorokakungmu.wordpress.com/6077/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndorokakungmu.wordpress.com/6077/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndorokakungmu.wordpress.com/6077/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndorokakungmu.wordpress.com/6077/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndorokakungmu.wordpress.com/6077/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndorokakungmu.wordpress.com/6077/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndorokakungmu.wordpress.com/6077/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndorokakungmu.wordpress.com/6077/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=6077&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndorokakung.com/2011/10/27/perli-pecas-ndahe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>100</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d5cb2e365e99e42886dd55a56eb3361f?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Ndoro Kakung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Panduan Pecas Ndahe</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2011/10/21/panduan-pecas-ndahe/</link>
		<comments>http://ndorokakung.com/2011/10/21/panduan-pecas-ndahe/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 05:27:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndoro Kakung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesiana]]></category>
		<category><![CDATA[ethic]]></category>
		<category><![CDATA[etika]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=6069</guid>
		<description><![CDATA[Penyanyi dan pemain sinetron Syaiful Jamil mengalami kecelakaan di jalan tol Cipularang, 3 September 2011. Kecelakaan tersebut merenggut nyawa Virginia Anggraeni, istri Saiful. Dalam tempo beberapa menit saja, kabar mengenai peristiwa nahas tersebut beredar cepat melalui Twitter. Lewat akunnya di Twitter, seorang wartawan bahkan mengirimkan twit berisi foto jenazah Virginia yang tergeletak di pinggir jalan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=6069&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penyanyi dan pemain sinetron Syaiful Jamil mengalami kecelakaan di jalan tol Cipularang, 3 September 2011. Kecelakaan tersebut merenggut nyawa Virginia Anggraeni, istri Saiful.</p>
<p><a href="http://about.automationdirect.com/images/ethics/ethics2.jpg"><img src="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/10/ethics2.jpg?w=139&#038;h=150" alt="ethic, ethics" title="ethics2" width="139" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-6070" /></a>Dalam tempo beberapa menit saja, kabar mengenai peristiwa nahas tersebut beredar cepat melalui Twitter. Lewat akunnya di Twitter, seorang wartawan bahkan mengirimkan twit berisi foto jenazah Virginia yang tergeletak di pinggir jalan.</p>
<p>Meski memancing keingintahuan khalayak, foto itu ternyata malah memicu kecaman para pengguna Twitter. Mereka menganggap menyebarkan foto jenazah merupakan tindakan yang tidak etis, tidak sensitif, dan melukai perasaan keluarga almarhumah. Sadar akan kesalahannya, si penyebar foto segera meminta maaf dan menghapus twit itu. <span id="more-6069"></span></p>
<p>Pada 5 November 2009,  seorang anggota Brimob Kepolisian Daerah, Sulawesi Selatan, bernama Evan juga pernah memicu kehebohan di Facebook. Gara-garanya, ia menulis status berbunyi, “Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yang butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil….”</p>
<p>Dalam waktu sekejap, status itu dibanjiri kecaman para pengguna Facebook lainnya. Mereka menilai status itu tak layak keluar dari seorang anggota Brimob. Seorang warga Sleman bahkan melaporkan tindakan Evan itu ke Komisi Kepolisian Nasional. Kasus ini berakhir setelah komandannya turun tangan dan Evan meminta maaf lewat Facebook.</p>
<p>Dua cerita di atas adalah dua contoh kasus kontroversial di media sosial yang pernah terjadi di Indonesia. Ada banyak kasus lain yang juga memicu kegegeran. Kasus-kasus semacam itu kemungkinan besar akan terus bertambah seiring makin banyaknya pengguna media sosial di Indonesia.</p>
<p>Dinamika media sosial sama bergemuruhnya dengan kehidupan sehari-hari. Di sana ada hal-hal yang menyenangkan, sekaligus memprihatinkan. Hal-hal yang mengganggu kenyamanan orang berinternet itu seperti yang terjadi pada kasus penayangan jenazah Virginia dan penulisan status Evan Brimbo di Facebook.</p>
<p>Ketidaknyamanan terjadi di antara karena pelanggaran etika dan norma sosial.  Penyebabnya bisa saja karena yang bersangkutan memang sengaja melakukannya atau lantaran sang pelaku belum mengetahui “aturan main” beraktivitas di Internet.</p>
<p>Fenomena itu membuat sebagian pengguna Internet tergerak melakukan sesuatu. Beberapa di antara mereka yang tergabung dalam pelbagai komunitas berinisiatif membuat panduan perilaku di Internet.</p>
<p>Salah satu hasilnya bisa dibaca di situs <a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/09/19/hasil-focus-group-discussion-fgd-dan-draf-acuan-etika-online/" title="Internet Sehat" target="_blank">Internet Sehat</a>.</p>
<p>Menurut tulisan di situs itu, komunitas menilai bahwa Internet seperti dua sisi mata uang. Jejaring mayantara ini dapat membantu mencari, mendapatkan, mengelola dan mendistribusikan banyak informasi yang positif dan bermanfaat bagi individu maupun masyarakat luas. Tapi ia juga membuka peluang bagi diri sendiri terkena dampak negatif ataupun menghadapi perkara dari pihak lain yang dirugikan atau merasa dirugikan.</p>
<p>Dampak negatif ataupun perkara yang timbul akibat penggunaan Internet, dalam batas-batas tertentu dapat diselesaikan secara musyawarah, namun seseorang tetap dapat terkena konsekuensi hukum secara perdata dan/atau pidana.</p>
<p>Agar khalayak terhindar dari jerat hukum, komunitas bersepakat menyerukan kepada seluruh masyarakat luas pada umumnya dan pengguna Internet pada khususnya, agar bijak saat beraktivitas di Internet.</p>
<p>Komunitas juga telah merumuskan acuan etika daring (dalam jaringan) yang bersifat konsep umum, tidak mengikat, boleh diadopsi siapapun, dan diadaptasi sesuai kebutuhan masing-masing.</p>
<p>Etika itu pada dasarnya menyerukan bahwa semua pengguna Internet harus menjunjung tinggi dan menghormati: nilai-nilai kemanusiaan, kebebasan berekspresi, perbedaan dan keragaman, keterbukaan dan kejujuran, hak individu atau lembaga, hasil karya pihak lain, norma masyarakat, tanggung-jawab.</p>
<p>Kita berharap dengan adanya panduan perilaku, kasus foto jenazah dan Evan Brimob tak akan terulang lagi di masa datang.</p>
<p>&gt;&gt; <em>Selamat hari Jumat, Ki Sanak. Apakah sampean peduli pada masalah etika di Internet?</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://ndorokakung.com/category/blog/'>Blog</a>, <a href='http://ndorokakung.com/category/indonesiana/'>Indonesiana</a> Tagged: <a href='http://ndorokakung.com/tag/ethic/'>ethic</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/etika/'>etika</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/internet/'>internet</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/internet-sehat/'>Internet Sehat</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndorokakungmu.wordpress.com/6069/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndorokakungmu.wordpress.com/6069/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndorokakungmu.wordpress.com/6069/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndorokakungmu.wordpress.com/6069/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndorokakungmu.wordpress.com/6069/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndorokakungmu.wordpress.com/6069/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndorokakungmu.wordpress.com/6069/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndorokakungmu.wordpress.com/6069/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndorokakungmu.wordpress.com/6069/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndorokakungmu.wordpress.com/6069/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndorokakungmu.wordpress.com/6069/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndorokakungmu.wordpress.com/6069/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndorokakungmu.wordpress.com/6069/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndorokakungmu.wordpress.com/6069/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=6069&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndorokakung.com/2011/10/21/panduan-pecas-ndahe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>80</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d5cb2e365e99e42886dd55a56eb3361f?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Ndoro Kakung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/10/ethics2.jpg?w=139" medium="image">
			<media:title type="html">ethics2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sampoerna Pecas Ndahe</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2011/09/06/sampoerna-pecas-ndahe/</link>
		<comments>http://ndorokakung.com/2011/09/06/sampoerna-pecas-ndahe/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Sep 2011 05:35:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndoro Kakung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[misi]]></category>
		<category><![CDATA[pendapat]]></category>
		<category><![CDATA[putera sampoerna]]></category>
		<category><![CDATA[visi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=6052</guid>
		<description><![CDATA[Di media yang beritanya didominasi oleh kekacauan dan kata-kata yang menciutkan hati, sering kali kita merasa beruntung karena masih mendengar kabar dari orang-orang yang bekerja demi kebaikan lingkungannya. Orang-orang yang masih sudi menyisihkan waktunya untuk orang lain. Di masa ketika kita kerap menyaksikan tayangan di televisi yang penuh dengan skandal dan pelanggaran hukum, kita kadang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=6052&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di media yang beritanya didominasi oleh kekacauan dan kata-kata yang menciutkan hati, sering kali kita merasa beruntung karena masih mendengar kabar dari orang-orang yang bekerja demi kebaikan lingkungannya. Orang-orang yang masih sudi menyisihkan waktunya untuk orang lain.</p>
<p><a href="http://www.puterasampoerna.com"><img src="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/09/blog-putera.png?w=450&#038;h=272" alt="" title="Blog Putera Sampoerna" width="450" height="272" class="aligncenter size-medium wp-image-6054" /></a></p>
<p>Di masa ketika kita kerap menyaksikan tayangan di televisi yang penuh dengan skandal dan pelanggaran hukum, kita kadang masih merasa beruntung karena mengenal para pemimpin, baik di perusahaan, organisasi, maupun komunitas kecil, yang memiliki integritas dan keteguhan moral.</p>
<p>Pada waktu kabar yang berseliweran terbuang percuma acap kali kita merasa beruntung masih ada orang-orang yang dengan tekun mengarsipkan perasaan, pikiran, pandangan, gagasan, juga hasrat dalam bentuk tulisan. Dari sanalah kita dapat belajar, mengambil hikmah, mungkin juga memperoleh inspirasi. Seperti yang saya lihat dalam blog milik <a href="http://www.puterasampoerna.com/" title="blog Putera Sampoerna" target="_blank">Putera Sampoerna</a>. <span id="more-6052"></span></p>
<p>Lahir di Schidam, Belanda, 13 Oktober 1947, Putera adalah generasi ketiga dari keluarga Sampoerna. Kakeknya, Liem Seeng Tee, mendirikan perusahaan rokok Sampoerna. Putera merupakan presiden direktur ketiga perusahaan rokok PT. HM Sampoerna. Dia menggantikan ayahnya Aga Sampoerna. </p>
<p>Pada tahun 2000, Putera menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan operasional perusahaan  kepada anaknya, Michael Sampoerna. Dia sendiri duduk sebagai Presiden Komisaris PT HM Sampoerna Tbk, sampai saham keluarga Sampoerna (40%) di perusahaan yang sudah go public itu <a href="http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2005/03/21/EB/mbm.20050321.EB107445.id.html">dijual kepada Philip Morris International</a>, Maret 2005, senilai Rp18,5 triliun. </p>
<p>Saya tak tahu benar apa kesibukan Putera sekarang. Tak banyak publikasi yang bisa kita baca tentang tokoh yang satu ini. Jarang juga kita dengar dia bersedia diwawancara jurnalis. Tampaknya dia tipe orang yang tertutup, enggan dipublikasikan secara luas dan blak-blakan. </p>
<p>Belakangan saya baru tahu sedikit mengetahui kegiatannya di blog <a href="http://www.puterasampoerna.com" title="blog Putera Sampoerna" target="_blank">Putera Sampoerna</a> itu.</p>
<p>Putera adalah salah satu sedikit tokoh (bisnis) di Indonesia yang membuat blog sebagai upaya pendokumentasian tulisan-tulisannya. Upaya semacam ini layak diapresiasi, terlepas dari kelebihan dan kekurangan isinya.</p>
<p>Teks yang tersimpan di blog adalah rekaman sejarah seseorang. Kelak ia bisa ditengok kembali oleh siapa pun: anak, cucu, generasi penerusnya, juga publik secara luas. Catatan yang terekam itu menjadi semacam upaya melawan lupa.</p>
<p>Mengapa Putera membuat blog?</p>
<blockquote><p>&#8220;I have no political agenda and did not create this blog to stroke my own ego. It was simply created to bring to the fore issues within the areas that my foundation is working on, and to seek support for its endeavors.&#8221;</p></blockquote>
<p>Kalimat itu sebenarnya merupakan <a href="http://www.puterasampoerna.com/meaningful-comment-from-indra-p/" title="jawaban atas kritik" target="_blank">jawaban Putera</a> atas kritik seorang pembaca, Indra P. yang menyebut tulisan-tulisan Putera sangat klise.</p>
<blockquote><p>&#8220;Your posts are pretty good, but they’re too cliché and there are many similar thoughts out there, too. I’m confused as to why your posts receive so many compliments. I don’t mean to be negative about your posts, but I feel that all these &#8216;compliments&#8217; are a direct reflection of the criticism you wrote about this country.&#8221;</p></blockquote>
<p>Atas kritik yang tajam itu, Putera menjawab: </p>
<blockquote><p>&#8220;I am glad that there are many with similar thoughts, and I would assume that you would be among them. That being the case, then allow me (through this blog) to serve as a messenger to deliver&#8217;our&#8217; common beliefs on those subject matters that I think matter most to those not yet enlightened and/or to elevate these considerations to the fore and to the &#8216;Top of Mind&#8217; of the public domain.&#8221;</p></blockquote>
<p>Apa pun kritik dan jawabannya, buat saya sikap Putera telah menunjukkan kerendahan hatian dan keterbukaan. Mungkin tak semua orang melihat sikap ini. Tapi bagi saya, itu tanda ia sanggup menerima kekurangan dirinya dan bersedia mendengarkan suara orang lain. Saya kira ini yang contoh sikap yang layak diteladani oleh siapa pun. </p>
<p>Sebagaimana galibnya media sosial, blog adalah tempat kita berdialog, saling membuka diri. Blog adalah ruang berbagi dan menerima. Dengan membuat blog, berarti Putera hendak berbagi dan memperoleh masukan dari luar. Ia ingin membangun dialog. Sesuatu yang tak publik dapatkan dengan mudah setahun yang lalu, sebelum Putera membuat blog. </p>
<p>Harap maklum, sebagai petinggi dari sebuah imperium bisnis yang rawan kritik, Putera mungkin secara sadar maupun tidak telah membangun sekat komunikasi dan akses publik. Tak semua orang bebas bertemu dan berkomunikasi langsung dengannya.</p>
<p>Kini, paling tidak buat saya, Putera telah membuat perubahan, dari yang dulunya tertutup menjadi sedikit terbuka. Ia membuat perbedaan &#8212; seperti tagline blognya, <em>Together We Can Make a Difference</em>. Dari blognya kita juga makin mengetahui sebagian dari hasrat dan cita-citanya untuk masyarakat dan negeri ini.</p>
<p>Akankah kelak kita akan membaca lebih banyak lagi pikiran-pikiran dan tulisan-tulisan yang tak klise dari Putera di blog? Akankah dia terus membuat perbedaan? Hanya Putera yang bisa membuktikannya.</p>
<p><em>&gt;&gt; Selamat hari Selasa, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean sudah menulis dan berbagi?</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://ndorokakung.com/category/blog/'>Blog</a>, <a href='http://ndorokakung.com/category/ulasan/'>ulasan</a> Tagged: <a href='http://ndorokakung.com/tag/blog/'>Blog</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/inspirasi/'>inspirasi</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/misi/'>misi</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/pendapat/'>pendapat</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/putera-sampoerna/'>putera sampoerna</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/visi/'>visi</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndorokakungmu.wordpress.com/6052/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndorokakungmu.wordpress.com/6052/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndorokakungmu.wordpress.com/6052/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndorokakungmu.wordpress.com/6052/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndorokakungmu.wordpress.com/6052/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndorokakungmu.wordpress.com/6052/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndorokakungmu.wordpress.com/6052/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndorokakungmu.wordpress.com/6052/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndorokakungmu.wordpress.com/6052/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndorokakungmu.wordpress.com/6052/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndorokakungmu.wordpress.com/6052/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndorokakungmu.wordpress.com/6052/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndorokakungmu.wordpress.com/6052/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndorokakungmu.wordpress.com/6052/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=6052&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndorokakung.com/2011/09/06/sampoerna-pecas-ndahe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>138</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d5cb2e365e99e42886dd55a56eb3361f?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Ndoro Kakung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/09/blog-putera.png?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">Blog Putera Sampoerna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Google+ Pecas Ndahe</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2011/07/22/google-pecas-ndahe-2/</link>
		<comments>http://ndorokakung.com/2011/07/22/google-pecas-ndahe-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jul 2011 10:40:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndoro Kakung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=5973</guid>
		<description><![CDATA[“I miss the days when you had one phone number and one answering machine, and that one answering machine has one cassette tape, and that one cassette tape either had a message from a guy or it didn&#8217;t.” Saya membaca kutipan dialog Mary Harris (diperankan oleh Drew Barrymore dalam film He’s Just Not That Into [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=5973&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>“I miss the days when you had one phone number and one answering machine, and that one answering machine has one cassette tape, and that one cassette tape either had a message from a guy or it didn&#8217;t.”</p></blockquote>
<p>Saya membaca kutipan dialog Mary Harris (diperankan oleh Drew Barrymore dalam film <em>He’s Just Not That Into You</em>) itu di sebuah blog. Penulisnya, sebut saja namanya Ririn, mengutip kalimat itu karena merasa seperti gadis yang kesepian di tengah keramaian pasar malam. Dia kehilangan pembicaraan yang intim dan personal, dari satu orang ke orang lain. Dan ia merindukan masa-masa ketika media sosial belum seriuh sekarang. </p>
<p>Media sosial memang telah mengubah cara orang berkomunikasi. Dulu satu individu bercakap-cakap dengan satu individu. Sekarang individu berkomunikasi dengan khalayak atau sebaliknya. </p>
<p>Perhatikan orang-orang seperti Ririn. Pada awal Facebook masuk Indonesia, mereka beramai-ramai mendaftarkan diri ke situs pertemanan itu. Setiap hari mereka memberikan <em>photo tagging</em> pada profil teman, menuliskan percakapan <em>wall to wall</em>, termasuk bergunjing setiap kali ada teman di jaringan pertemanan mereka mengganti status berhubungan: lajang, rumit, atau menikah. <span id="more-5973"></span></p>
<p>Sampai sekarang Ririn dan teman-temannya masih membanjiri halaman profil Facebook dengan status-status baru. Saya menduga mereka juga terus mengunggah foto-foto sewaktu kongko di kafe-kafe. Sesekali mereka menghabiskan waktu bersama berjam-jam di depan komputer atau menjelajahi layar telepon seluler pintar demi mendapatkan kabar terbaru dari sahabat, keluarga, atau orang-orang yang belum pernah mereka temui, tapi masuk dalam jaringan pertemanan.</p>
<p>Keriuhan mereka berubah ketika Twitter datang. Layanan pesan pendek berlogo burung biru itu dengan cepat menyedot perhatian Ririn dan teman-temannya yang sebenarnya masih akrab dengan Facebook. Mereka berbondong-bondong membuat akun baru dan aktif memperbarui status setiap saat. Mereka juga berbagi informasi dari media massa tradisional yang dianggap menarik, aneh, lucu, atau misterius.</p>
<p>Kehebohan Twitter belum berlalu, sekarang sudah muncul lagi satu media sosial baru: Google Plus Project (disingkat Google+). Meskipun belum semua orang bisa mendaftar secara bebas, alias hanya berdasarkan undangan, pengguna layanan baru ini diperkirakan mencapai 20 juta pada akhir pekan ini. </p>
<p>Google+ adalah layanan yang membuat pergaulan orang di dunia maya makin luas. Ia memiliki tombol rekomendasi Google PlusOne pada hasil pencarian di halaman Google.com. Dalam jejaring sosial, aktivitas merekomendasikan sesuatu memang salah satu aktivitas utama. Hal-hal yang dianggap menarik oleh seseorang biasanya cenderung dibicarakan dan disebarkan ke jaringan pertemanan. Informasi dan status seseorang semakin deras mengalir.</p>
<p>Saya maklum bila gelombang informasi melalui media sosial yang terus berdatangan begitu cepat itu membuat orang-orang macam Ririn justru jadi gamang. Setiap kali membuka Facebook, ia langsung kenyang disuguhi berita terbaru dari teman-temannya. </p>
<p>Begitu pula saat membuka lini masa Twitter. Ia mulai jenuh membaca kicauan atau tautan kiriman orang. Ada yang saling ejek dan lempar cacian. Ada pula yang mengeluh soal pekerjaan, teman yang kurang menyenangkan, kerinduan, dan segala macam remeh-temeh lainnya. Ia merasa semua orang di delapan penjuru angin dunia ini sedang mengumbar rasa senang, marah, dan pertengkaran secara telanjang di ruang publik nyaris setiap detik.</p>
<p>Sekarang semuanya berubah. Dulu, Ririn senang setiap kali memperoleh notifikasi “comment” atau “mention” dari teman di Twitter. Kini tidak lagi. </p>
<p>Jika dulu ia kaget mendengar kabar bahwa kawannya akan menikah atau sedih saat tahu pria yang diincar ternyata sudah mengganti status hubungan menjadi berpacaran, sekarang masa bodoh. <em>Enough is enough</em>. Ia merasa tak punya cukup kapasitas lagi untuk aktif di pelbagai layanan media sosial. </p>
<p>Saya pun merasa demikian. Media sosial begitu gegap-gempita &#8230; dan melelahkan. <em>&#8220;I miss the days when you had one phone number and one answering machine &#8230;&#8221;</em>.</p>
<p>&gt;&gt; <em>Selamat hari Jumat, Ki Sanak. Sampai hari ini sudah berapa orang yang masuk ke Circle sampean</em>?</p>
<br />Filed under: <a href='http://ndorokakung.com/category/blog/'>Blog</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndorokakungmu.wordpress.com/5973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndorokakungmu.wordpress.com/5973/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndorokakungmu.wordpress.com/5973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndorokakungmu.wordpress.com/5973/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndorokakungmu.wordpress.com/5973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndorokakungmu.wordpress.com/5973/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndorokakungmu.wordpress.com/5973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndorokakungmu.wordpress.com/5973/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndorokakungmu.wordpress.com/5973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndorokakungmu.wordpress.com/5973/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndorokakungmu.wordpress.com/5973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndorokakungmu.wordpress.com/5973/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndorokakungmu.wordpress.com/5973/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndorokakungmu.wordpress.com/5973/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=5973&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndorokakung.com/2011/07/22/google-pecas-ndahe-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>69</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d5cb2e365e99e42886dd55a56eb3361f?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Ndoro Kakung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Instagram Pecas Ndahe</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2011/07/08/instagram-pecas-ndahe/</link>
		<comments>http://ndorokakung.com/2011/07/08/instagram-pecas-ndahe/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jul 2011 05:29:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndoro Kakung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[foto]]></category>
		<category><![CDATA[gramfeed]]></category>
		<category><![CDATA[Instagram]]></category>
		<category><![CDATA[iPhone]]></category>
		<category><![CDATA[kamera]]></category>
		<category><![CDATA[photography]]></category>
		<category><![CDATA[webstagram]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=5946</guid>
		<description><![CDATA[Kawan baik saya, seorang fotografer jempolan, tiba-tiba mengeluh. &#8220;Asem tenan, Mas. Instagram itu lama-lama bisa membuat kamera DSLR saya pensiun,&#8221; katanya. &#8220;Loh, kenapa, Mas?&#8221; saya bertanya. &#8220;Hasilnya keren-keren. Nggak kalah dibanding kamera DSLR. Saya pikir, daripada keberatan bawa kamera, mending bawa iPhone saja, terus motretnya pakai Instagram.&#8221; Saya pun ngakak. Bukan apa-apa, sejak keranjingan main [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=5946&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kawan baik saya, seorang fotografer jempolan, tiba-tiba mengeluh. &#8220;Asem tenan, Mas. Instagram itu lama-lama bisa membuat kamera DSLR saya pensiun,&#8221; katanya. </p>
<p><a href="http://ndorokakung.com/2011/07/08/instagram-pecas-ndahe/pemuda/" rel="attachment wp-att-5962"><img src="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/07/pemuda.jpg?w=450&#038;h=450" alt="" title="Patung Pemuda Senayan" width="450" height="450" class="aligncenter size-medium wp-image-5962" /></a></p>
<p>&#8220;Loh, kenapa, Mas?&#8221; saya bertanya. <span id="more-5946"></span></p>
<p>&#8220;Hasilnya keren-keren. Nggak kalah dibanding kamera DSLR. Saya pikir, daripada keberatan bawa kamera, mending bawa iPhone saja, terus motretnya pakai Instagram.&#8221;</p>
<p>Saya pun ngakak. Bukan apa-apa, sejak keranjingan main Instagram dua bulan lalu, saya  mendadak merasa bagaikan Mat Kodak profesional. Cuma jeprat-jepret kembang, pohon, atau gembok pintu saja hasilnya membuat saya terkaget-kaget. </p>
<p>Di Instagram, selembar foto tidak hanya bernilai lebih dari seribu kata, tapi juga membuat seseorang seolah-olah menjadi fotografer profesional. Ia mampu merekayasa foto yang biasa-biasa saja menjadi terlihat luar biasa berkat filter khusus dan tambahan berbagai macam aplikasi penunjang, seperti Camera+, Photoshop Express, dan High Dynamic Range (HDR). Filter dan aplikasi itu mampu menyulap sebuah foto menjadi bagaikan lukisan Picasso. Gradasi dan saturasi warna-warna yang dihasilkannya begitu kaya.</p>
<p>Kalau sampean belum tahu, Instagram adalah aplikasi berbagi foto khusus untuk perangkat berbasis iOS buatan Apple, seperti iPod dan iPhone, yang dikembangkan oleh Kevin Systrom dan Yosyp Shvab. Dengan menggunakan aplikasi ini, pengguna bisa merekam gambar, menyunting, dan mengunggahnya ke berbagai layanan jejaring sosial.</p>
<p><a href="http://ndorokakung.com/2011/07/08/instagram-pecas-ndahe/sampireun/" rel="attachment wp-att-5958"><img src="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/07/sampireun.jpg?w=450&#038;h=450" alt="" title="sampireun" width="450" height="450" class="aligncenter size-medium wp-image-5958" /></a></p>
<p>Instagram memang memiliki konsep jejaring sosial. Para penggunanya bisa saling berhubungan atau membagikan karyanya ke media-media sosial yang ada saat ini. Jadi di Instagram kita bisa mengikuti (follow) orang lain maupun sebaliknya, diikuti oleh orang lain. Foto-foto kita juga dapat dikirim ke Facebook, Twitter, Foursquare, Posterous, Tumblr, dan Flickr.</p>
<p><a href="http://ndorokakung.com/2011/07/08/instagram-pecas-ndahe/lotus/" rel="attachment wp-att-5947"><img src="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/07/lotus.jpg?w=150&#038;h=150" alt="" title="lotus" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-5947" /></a>Tak mengherankan bila sejak diperkenalkan pada Oktober 2010, Instagram menorehkan jejak statistik yang mengesankan. Hingga akhir Juni lalu, situs Mashable mencatat jumlah pengguna Instagram lebih dari 5 juta, dengan pertumbuhan 130 ribu pengguna baru per minggu. Kevin Systrom, co-founder dan CEO Instagram, mengatakan kepada Mashable bahwa ada 860 ribu foto yang diunggah ke layanan tersebut setiap hari.</p>
<p>Meski belum diketahui secara persis jumlah penggunanya di Indonesia, Instagram belakangan ini popularitasnya menunggang pasang naik. Di Twitter dan Facebook mulai sering terlihat foto-foto kiriman pemakai Instagram. Bahkan sekarang sudah ada komunitas penggemar Instagram + iPhone, yakni <a href="http://iphonesia.tumblr.com/">iPhonesia</a>. </p>
<p><a href="http://ndorokakung.com/2011/07/08/instagram-pecas-ndahe/lampuuk/" rel="attachment wp-att-5961"><img src="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/07/lampuuk.jpg?w=450&#038;h=450" alt="" title="Lampuuk" width="450" height="450" class="aligncenter size-medium wp-image-5961" /></a><br />
Ada kemungkinan popularitas Instagram didongkrak oleh masuknya iPhone secara resmi ke Indonesia dan aktivitas anggota iPhonesia itu.</p>
<p>Bermula dari sebuah mailing list yang dibuka pada Januari 2011, hingga saat ini iPhonesia memiliki 691 anggota dan terus bertambah setiap hari. Selain aktif berkomunikasi di milis dan mengunggah foto-foto di Instagram, mereka kerap menggelar acara berburu foto bersama (PhotoWalk) dan mini gathering atau “miring”. Di milis tersebut, anggota bertukar informasi seputar aplikasi-aplikasi, teknik editing, serta hasil olah digital fotografi di iDevice. Mereka pun punya akun Twitter <a href="http://twitter.com/iphonesia">@iphonesia</a>.</p>
<p>Di Instagram, para pengguna saling menyapa dengan cara memberi “Like” atau komentar. Makin banyak “Like” berarti makin disukai. Sedangkan foto yang paling populer akan masuk halaman khusus yang disebut Popular Page. Seorang pengguna Instagram itu akan merasa bangga seandainya fotonya diberi banyak “Like” dan masuk Popular Page.</p>
<p>Awalnya, karya-karya foto di Instagram hanya bisa dinikmati secara eksklusif oleh para pemilik iPhone. Anda mustahil melihat-lihat foto teman Anda ataupun orang lain melalui komputer, yang juga sama-sama menggunakan Instagram. Ini karena Instagram belum membuka akses (API) untuk layanan lain.</p>
<p>Setelah Instagram API resmi dibuka, berbondong-bondong orang membuat layanan yang menjembatani kebutuhan ini. Di antaranya ada <a href="http://web.stagram.com/n/ndorokakung">Webstagram</a> dan <a href="http://www.gramfeed.com/">Gramfeed</a>. Berkat layanan seperti itu, kita bisa melihat hasil foto-foto Instagram via komputer. Kita juga dapat melihat foto apa yang sedang populer di ranah Instagram, tanpa perlu login atau punya akun di Instagram. Sedangkan bila login menggunakan otentikasi Instagram, kita bisa mengakses karya kita sendiri dan teman-teman yang ada dalam jaringan sosial kita, serta memberi komentar.</p>
<p>Seandainya sampean mau menengok semua foto Instagram saya, silakan membuka <a href="http://www.gramfeed.com/ndorokakung">Gramfeed</a> atau <a href="http://instaprof.appspot.com/profile/ndorokakung">Instaproof</a>. Sampean juga bisa ngiler (hihihi &#8230;) bila memandang daftar foto-foto saya yang masuk Popular Page di <a href="http://populagram.appspot.com/user/ndorokakung">Populagram</a>. Nah, kalau mau mengintip statistik Instagram saya bisa klik <a href="http://statigr.am/ndorokakung">Statigram</a>.</p>
<p>Saya yakin popularitas Instagram masih akan terus menanjak sampai beberapa bulan ke depan seiring dengan semakin banyaknya jumlah pemilik perangkat berbasis iOS. Ia sedang terang-benderang bagaikan matahari pada jam 12 siang. Ia baru akan memasuki malam dan meredup sinarnya bila muncul layanan lain yang lebih menjerat hati seperti embun pagi.</p>
<p>Tapi, lebih dari semua itu, janganlah berkecil hati atau gundah kalau belum mampu memanfaatkan Instagram. Teknologi bukan segalanya. Ada hal-hal dalam fotografi yang tak tergantikan oleh mesin dan aplikasi, misalnya kepekaan, komposisi, sudut pandang, dan momentum. Bagaimanapun, siapa di balik kameralah yang paling menentukan.</p>
<p>&gt;&gt; <em>Selamat hari Jumat, Ki Sanak. Apakah sampean hari ini sudah memotret?</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://ndorokakung.com/category/blog/'>Blog</a> Tagged: <a href='http://ndorokakung.com/tag/foto/'>foto</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/gramfeed/'>gramfeed</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/instagram/'>Instagram</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/iphone/'>iPhone</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/kamera/'>kamera</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/photography/'>photography</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/webstagram/'>webstagram</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndorokakungmu.wordpress.com/5946/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndorokakungmu.wordpress.com/5946/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndorokakungmu.wordpress.com/5946/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndorokakungmu.wordpress.com/5946/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndorokakungmu.wordpress.com/5946/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndorokakungmu.wordpress.com/5946/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndorokakungmu.wordpress.com/5946/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndorokakungmu.wordpress.com/5946/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndorokakungmu.wordpress.com/5946/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndorokakungmu.wordpress.com/5946/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndorokakungmu.wordpress.com/5946/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndorokakungmu.wordpress.com/5946/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndorokakungmu.wordpress.com/5946/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndorokakungmu.wordpress.com/5946/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=5946&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndorokakung.com/2011/07/08/instagram-pecas-ndahe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>93</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d5cb2e365e99e42886dd55a56eb3361f?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Ndoro Kakung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/07/pemuda.jpg?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">Patung Pemuda Senayan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/07/sampireun.jpg?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">sampireun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/07/lotus.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">lotus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/07/lampuuk.jpg?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">Lampuuk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aplikasi Pecas Ndahe</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2011/05/16/aplikasi-pecas-ndahe-2/</link>
		<comments>http://ndorokakung.com/2011/05/16/aplikasi-pecas-ndahe-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 05:56:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndoro Kakung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[blackberry]]></category>
		<category><![CDATA[Oon]]></category>
		<category><![CDATA[TujuhLangit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=5881</guid>
		<description><![CDATA[Pada sebuah malam yang riuh, seorang kawan tiba-tiba memamerkan BlackBerry miliknya. &#8220;Sudah pernah lihat ini belum, Ndoro?&#8221; dia bertanya seraya menunjukkan sesuatu di layar. Lelaki itu Oon namanya, kepala pengembang aplikasi di TujuhLangit. Malam itu, di tengah berlangsungnya Obrolan Langsat, dia menunjukkan aplikasi BlackBerry khusus untuk saya. Terus terang saya kaget campur senang. Aplikasi khusus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=5881&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada sebuah malam yang riuh, seorang kawan tiba-tiba memamerkan BlackBerry miliknya. </p>
<p>&#8220;Sudah pernah lihat ini belum, Ndoro?&#8221; dia bertanya seraya menunjukkan sesuatu di layar.</p>
<div id="attachment_5888" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://primemob.com/ndorokakung/app"><img src="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/05/aplikasindoro.jpg?w=450&#038;h=337" alt="" title="aplikasindoro" width="450" height="337" class="size-medium wp-image-5888" /></a><p class="wp-caption-text">BlackBerry app Ndoro Kakung</p></div>
<p>Lelaki itu <a href="http://twitter.com/bbgue" title="Twitter @bbgue">Oon</a> namanya, kepala pengembang aplikasi di <a href="http://7langit.com">TujuhLangit</a>. Malam itu, di tengah berlangsungnya <a href="http://obrolanlangsat.com" title="Obsat">Obrolan Langsat</a>, dia menunjukkan aplikasi BlackBerry khusus untuk saya. <span id="more-5881"></span></p>
<p>Terus terang saya kaget campur senang. Aplikasi khusus Ndoro Kakung? Wah, ini suatu kejutan yang mennyenangkan. Sebuah kehormatan besar buat saya karena dihadiahi sesuatu yang saya percaya juga berguna buat sampean. <!--more--></p>
<p>Rasanya saya belum pernah melihat ada blogger yang memiliki aplikasi BlackBerry sendiri. Mungkin saya salah. Yang jelas saya takjub ada aplikasi semacam itu.</p>
<p>Dengan aplikasi itu, para pengundung akan memperoleh akses ke blog, Facebook, dan akun Twitter saya. &#8220;Setiap kali ada update status, pengunduh akan memperoleh notifikasi,&#8221; kata Oon berpromosi.</p>
<p>Saya langsung setuju ketika Oon bertanya apakah saya mau dibuatkan aplikasi itu. Pertama karena saya pemakai telepon pintar itu. Kedua, perangkat komunikasi serba guna ini cukup populer di Indonesia. Hingga Mei 2011 ini penggunanya diperkirakan lebih dari 1,4 juta.</p>
<p>Nah, Ahad kemarin, aplikasi itu sudah jadi dan langsung dibagikan ke publik. Sampean juga bisa mengunduh <a href="http://primemob.com/ndorokakung/app" title="aplikasi ndoro kakung" target="_blank">di sini</a>. </p>
<p>Di dalam aplikasi itu sampean bisa membaca isi blog saya, juga status-status terbaru di Facebook dan Twitter. Ada juga foto-foto karya saya. Bahkan sampean bisa mendengar suara saya lo, hihihi&#8230;</p>
<p>Untuk sementara, aplikasi itu hanya untuk BlackBerry OS 6.0.0 (9780, 9700, 9650), OS 6.0.0 (9300, 9330), OS 5.0.0 (9700, 9650, 9630, 8900), dan OS 5.0.0 (9300, 8520, 9330, 8530). &#8220;Untuk versi di bawahnya menyusul,&#8221; kata Oon.</p>
<p>Setelah ini apakah Oon juga akan menyediakan aplikasi Ndoro Kakung versi Android, iPhone dan seterusnya? &#8220;Tunggu kejutan berikutnya,&#8221; kata Oon sambil tertawa.</p>
<p>&gt;&gt; <em>Selamat hari Senin, Ki Sanak. Apakah sampean sudah mengunduh aplikasi BB Ndoro Kakung?</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://ndorokakung.com/category/blog/'>Blog</a> Tagged: <a href='http://ndorokakung.com/tag/aplikasi/'>aplikasi</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/blackberry/'>blackberry</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/blog/'>Blog</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/oon/'>Oon</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/tujuhlangit/'>TujuhLangit</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndorokakungmu.wordpress.com/5881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndorokakungmu.wordpress.com/5881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndorokakungmu.wordpress.com/5881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndorokakungmu.wordpress.com/5881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndorokakungmu.wordpress.com/5881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndorokakungmu.wordpress.com/5881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndorokakungmu.wordpress.com/5881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndorokakungmu.wordpress.com/5881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndorokakungmu.wordpress.com/5881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndorokakungmu.wordpress.com/5881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndorokakungmu.wordpress.com/5881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndorokakungmu.wordpress.com/5881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndorokakungmu.wordpress.com/5881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndorokakungmu.wordpress.com/5881/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=5881&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndorokakung.com/2011/05/16/aplikasi-pecas-ndahe-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>45</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d5cb2e365e99e42886dd55a56eb3361f?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Ndoro Kakung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/05/aplikasindoro.jpg?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">aplikasindoro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kompetisi Pecas Ndahe</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2011/03/26/kompetisi-pecas-ndahe-2/</link>
		<comments>http://ndorokakung.com/2011/03/26/kompetisi-pecas-ndahe-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Mar 2011 00:50:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndoro Kakung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[nokia E7]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=5783</guid>
		<description><![CDATA[Atlet dayung kaliber internasional, Bill Havens, tengah menjalani masa karantina menjelang kejuaraan dunia mendayung. Tiba-tiba Havens menerima kabar istrinya akan segera melahirkan. Begitu mendengar kabar penting itu, Havens memilih untuk mengemas kopernya dan segera pulang. Ia bahkan melewatkan peluang meraih medali kejuaraan dunia dengan meninggalkan kamp latihan. Ia memutuskan untuk menunggui istrinya yg akan melahirkan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=5783&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Atlet dayung kaliber internasional, Bill Havens, tengah menjalani masa karantina menjelang kejuaraan dunia mendayung. Tiba-tiba Havens menerima kabar istrinya akan segera melahirkan.</p>
<p>Begitu mendengar kabar penting itu, Havens memilih untuk mengemas kopernya dan segera pulang. Ia bahkan melewatkan peluang meraih medali kejuaraan dunia dengan meninggalkan kamp latihan. Ia memutuskan untuk menunggui istrinya yg akan melahirkan.</p>
<p>Belasan tahun kemudian, tepatnya pada 1952, Bill menerima telegram dari putranya, Frank yang pada saat itu baru saja memenangkan medali emas kano 10.000 meter pada Olimpiade di Finlandia.</p>
<p>Telegram itu berbunyi: <span id="more-5783"></span></p>
<blockquote><p>&#8220;Ayah, terima kasih karena telah menunggu kelahiran saya. Saya akan pulang membawa medali emas yang seharusnya ayah menangkan beberapa tahun yang lalu. Anakmu tersayang, Frank&#8230;&#8221; </p></blockquote>
<p>Dari kisah di atas kita bisa belajar bagaimana kehadiran keluarga berdampak sangat besar bagi anggota keluarga tersebut. Begitu pentingnya keluarga sampai membuat Theodore Roosevelt, mantan Presiden AS, berkata, &#8220;Aku lebih suka melewatkan waktu bersama dengan keluargaku daripada dengan para petinggi dunia mana pun.&#8221;</p>
<p>Pada akhirnya ternyata kita akan sampai pada suatu titik di mana pada dasarnya semua yang kita lakukan, seluruh jerih payah kita terima dalam pekerjaan, semua untuk mereka: keluarga yang kita cintai.</p>
<p>Kita akan menemukan bahwa jabatan, prestasi, dan promosi tak sebanding dengan kebersamaan di antara keluarga.</p>
<p>Jadi relakah sampean menukar kehangatan dalam keluarga dengan kesibukan dalam pekerjaan yang mungkin sudah sangat berlebihan dan padat?</p>
<p>Kisah yang inspiratif ini saya dapat dari sebuah milis tanpa saya ketahui sumber aslinya.  Ada banyak kisah sejenis yang mungkin juga pernah sampean dengar. Cerita-cerita itu selalu menggugah dan membuat orang melakukan sesuatu.</p>
<p>Sampean mungkin juga memiliki kisah yang inspiratif seperti di atas tapi belum pernah dipublikasikan. </p>
<p>Sekarang ada kesempatan untuk memberitahukan kepada publik kisah sampean itu. Kebetulan, Nokia E7 mengadakan lomba menulis “Share Your Success Story”. Sampean bisa mengikuti kompetisi ini mendaftarkan diri di <a href="http://goo.gl/yxIgv">sini</a>.</p>
<p>Kisah sukses yang dimaksud tidak harus dalam bidang bisnis, tapi bisa juga pencapaian dalam bidang personal dan kehidupan pribadi sampean yang dapat menjadi insipirasi bagi orang lain.</p>
<p>Contoh cerita semacam itu bisa dilihat dari sosok para Magn-E7, orang-orang yang memberikan arti baru tentang kesuksesan. Kisah mereka bisa dibaca di <a href="http://goo.gl/yxIgv">halaman ini</a>.</p>
<p>Kompetisi berlangsung mulai 14 Maret – 1 April 2011. Setiap pekan akan dipilih pemenang mingguan yang akan mendapatkan <em>voucher</em> MAP senilai Rp. 500.000 dan kisah suksesnya akan dipublikasikan di media massa.</p>
<p>Satu pemenang utama akan dipilih oleh Nokia dan mendapatkan <em>voucher</em> MAP senilai Rp 2.000.000, satu unit Nokia E7 dan kisah suksesnya juga akan ditampilkan di media massa.</p>
<p>Banyak orang di luar sana menunggu kisah-kisah sukses sampean yang memberi inspirasi. Tuliskan. Sebarkan. Dan buatlah perbedaan. Mari, bersama publik merawat republik.</p>
<p>&gt;&gt; <em>Selamat hari &#8230; , Ki Sanak. Sampean mau ikut lomba ini tak?</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://ndorokakung.com/category/blog/'>Blog</a> Tagged: <a href='http://ndorokakung.com/tag/advertorial/'>advertorial</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/inspirasi/'>inspirasi</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/kisah/'>kisah</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/kompetisi/'>kompetisi</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/nokia-e7/'>nokia E7</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/sukses/'>sukses</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndorokakungmu.wordpress.com/5783/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndorokakungmu.wordpress.com/5783/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndorokakungmu.wordpress.com/5783/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndorokakungmu.wordpress.com/5783/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndorokakungmu.wordpress.com/5783/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndorokakungmu.wordpress.com/5783/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndorokakungmu.wordpress.com/5783/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndorokakungmu.wordpress.com/5783/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndorokakungmu.wordpress.com/5783/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndorokakungmu.wordpress.com/5783/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndorokakungmu.wordpress.com/5783/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndorokakungmu.wordpress.com/5783/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndorokakungmu.wordpress.com/5783/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndorokakungmu.wordpress.com/5783/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=5783&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndorokakung.com/2011/03/26/kompetisi-pecas-ndahe-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>65</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d5cb2e365e99e42886dd55a56eb3361f?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Ndoro Kakung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Restoran Pecas Ndahe</title>
		<link>http://ndorokakung.com/2011/03/14/restoran-pecas-ndahe/</link>
		<comments>http://ndorokakung.com/2011/03/14/restoran-pecas-ndahe/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Mar 2011 07:51:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndoro Kakung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[kemang]]></category>
		<category><![CDATA[nasi goreng]]></category>
		<category><![CDATA[reputasi]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndorokakung.com/?p=5765</guid>
		<description><![CDATA[Seorang narablog jajan di sebuah restoran. Karena kecewa atas layanan restoran itu, dia lalu menuliskan kritik di blog. Cerita kemudian bergulir begitu rupa, bahkan sempat terdengar bakal ada gugatan. Tapi batal. Saya mengetahui kisah itu dari situs SalingSilang. Dalam tulisan yang bertajuk Mestikah Mereview Nasi Goreng Menuai Gugatan itu disebutkan: Widianto.h Didiet, seorang bloger, membuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=5765&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang narablog jajan di sebuah restoran. Karena kecewa atas layanan restoran itu, dia lalu menuliskan <a href="http://wisata.kompasiana.com/kuliner/2011/02/22/nasi-goreng-kemang-wajib-pakai-kendaraan-mewah">kritik di blog</a>. </p>
<p><a href="http://ndorokakung.com/2011/03/14/restoran-pecas-ndahe/kasus-ngk-1/" rel="attachment wp-att-5777"><img src="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/03/kasus-ngk-1.png?w=450&#038;h=382" alt="" title="kasus-NGK-1" width="450" height="382" class="aligncenter size-medium wp-image-5777" /></a></p>
<p>Cerita kemudian bergulir begitu rupa, bahkan sempat terdengar bakal ada gugatan. Tapi batal. <span id="more-5765"></span></p>
<p>Saya mengetahui kisah itu dari situs <a href="http://salingsilang.com/headline/artikel/Mestikah-Mereview-Nasi-Goreng-Menuai-Gugat">SalingSilang</a>. Dalam tulisan yang bertajuk <em>Mestikah Mereview Nasi Goreng Menuai Gugatan</em> itu disebutkan:</p>
<blockquote><p>Widianto.h Didiet, seorang bloger, membuat review kuliner tentang sajian dan pelayanan Nasi Goreng Kemang. Review itu rupanya berbuntut panjang, ketika blog Didit dikomentari ratusan orang. Selain itu percakapan di twitter pun sempat seru antara @Widianto_Didietdengan @NGKemang, yang ditimpali komentar dan retwit oleh para followernya.</p></blockquote>
<p>Masih menurut SalingSilang, &#8220;Buntut dari hirukpikuk tulisn Didiet ini, NGK menunjuk seorang Lawyer –setidaknya ada orang yang mengaku lawyernya NGK—bernama Andru Bimaseta Siswodihardjo yang memberikan komentar di blog Didiet dan mengajak bertemu untuk berembuk mencari jalan keluar. Pengacara ini meminta Didiet untuk menghubunginya dan memberi batas waktu tangga 1 &#8211; 2 Maret 2011. Jika sampai batas waktu tersebut dia tak dihubungi, Andru akan melakukan gugatan baik perdata maupun pidana.&#8221;</p>
<p>Saya lalu menuliskan opini tentang <a href="http://blog.tempointeraktif.com/blog/makan-malam-berujung-gugatan/">makan malam yang berujung gugatan</a> itu.</p>
<p>Menurut saya, apa yang dilakukan oleh para narablog seperti Widi itu sah-sah saja, asalkan memang sesuai dengan fakta dan kenyataan. Sepanjang kritik mereka masuk akal dan dilandasi oleh niat baik, pihak yang mendapat keluhan layak berlapang dada dan menerimanya sebagai masukan.</p>
<p>Narablog bukanlah jurnalis yang harus melaporkan sesuatu sesuai dengan kaidah jurnalistik yang mengutamakan prinsip verifikasi, check and recheck, ataupun keseimbangan tulisan. Mereka tak wajib meminta pendapat pemilik produk atau layanan yang ditulis. Tulisan mereka semata-mata opini, yang bisa saja mencoreng reputasi sebuah produk atau layanan, atau malah sebaliknya.</p>
<p>Menggugat mereka adalah langkah yang keliru dan lemah secara hukum. Seandainya saya pemilik restoran itu, saya justru akan memperbaiki layanan. Saya juga akan mengundang Widi lagi dengan suguhan dan layanan yang lebih bagus daripada yang pernah dia bayangkan. Sebab, menurut saya, pelanggan berhak mendapatkan yang terbaik dari restoran saya. Bukan gugatan. Saya pun yakin langkah ini akan membuat Widi mengubah pendapat dan kesannya terhadap restoran saya.</p>
<p>Ternyata apa yang saya pikirkan menjadi kenyataan. Pemilik restoran NGK akhirnya benar-benar mengundang Widianto untuk menjernihkan masalah. </p>
<p>Widianto memenuhi undangan itu. Dan setelah pertemuan terjadi, dia menuliskan lagi <a href="http://wisata.kompasiana.com/kuliner/2011/03/11/nasi-goreng-kemang-love-at-second-sight/">kesannya</a> pada kunjungan kedua.</p>
<p><a href="http://ndorokakung.com/2011/03/14/restoran-pecas-ndahe/kasus-ngk/" rel="attachment wp-att-5768"><img src="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/03/kasus-ngk.png?w=413&#038;h=450" alt="" title="kasus-NGK" width="413" height="450" class="aligncenter size-medium wp-image-5768" /></a></p>
<p>Pada tulisan kedua ini, pendapat Widianto berubah 180 derajat.</p>
<blockquote><p>&#8220;Akhirnya, aku bertemu dengan pihak Nasi Goreng Kemang untuk membicarakan permasalahan yang sempat mengganjal sebelumnya, dimana ada ketidak enakan yang terjadi ketika aku mampir kesana.&#8221;</p></blockquote>
<p>Hari ini saya juga mendengar kabar bahwa pemilik NGK mengundang para blogger yang tergabung di komunitas <a href="http://kopdarjakarta.com/">Kopdar Jakarta</a> untuk berkunjung mencicipi sajian restoran. Gratis! Tak dibutuhkan seorang jenius untuk menebak apa maksud dan tujuan undangan itu bukan?</p>
<p>Saya senang kasus itu akhirnya diselesaikan dengan baik. Pemilik NGK bertindak cepat. Kesimpangsiuran dapat diurai. Dan semua mendengar cerita dengan <em>happy ending</em>.</p>
<p>Dari kasus ini kita bisa mengambil hikmah dan belajar tentang bagaimana memperlakukan konsumen, menangani keluhan, dan menyelesaikan krisis.</p>
<p>&gt;&gt; <em>Selamat hari Senin, Ki Sanak. Menurut sampean, restoran mana yang layak kita kunjungi?</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://ndorokakung.com/category/blog/'>Blog</a> Tagged: <a href='http://ndorokakung.com/tag/blogger/'>blogger</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/kemang/'>kemang</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/nasi-goreng/'>nasi goreng</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/reputasi/'>reputasi</a>, <a href='http://ndorokakung.com/tag/review/'>review</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndorokakungmu.wordpress.com/5765/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndorokakungmu.wordpress.com/5765/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndorokakungmu.wordpress.com/5765/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndorokakungmu.wordpress.com/5765/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ndorokakungmu.wordpress.com/5765/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ndorokakungmu.wordpress.com/5765/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ndorokakungmu.wordpress.com/5765/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ndorokakungmu.wordpress.com/5765/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndorokakungmu.wordpress.com/5765/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndorokakungmu.wordpress.com/5765/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndorokakungmu.wordpress.com/5765/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndorokakungmu.wordpress.com/5765/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndorokakungmu.wordpress.com/5765/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndorokakungmu.wordpress.com/5765/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;blog=4074538&amp;post=5765&amp;subd=ndorokakungmu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndorokakung.com/2011/03/14/restoran-pecas-ndahe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>67</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d5cb2e365e99e42886dd55a56eb3361f?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">Ndoro Kakung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/03/kasus-ngk-1.png?w=450" medium="image">
			<media:title type="html">kasus-NGK-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ndorokakungmu.files.wordpress.com/2011/03/kasus-ngk.png?w=413" medium="image">
			<media:title type="html">kasus-NGK</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
