Archive for the 'Gambariana' Category
Walkman Pecas Ndahe
You are what you have. Harta menunjukkan siapa kita. Begitulah kira-kira pelajaran yang saya dapat dari isi laci saya di pabrik.
Gara-gara menjelang weekend kemarin bongkar-bongkar laci lemari di bawah meja kerja, saya malah menemukan barang-barang antik ini: Walkman Sony dan kaset-kaset lawas.
Kaset? Halah. Tuwek? Bukan. Ini tentang vintage, hihihihi …
![]()
Saya sendiri merasa sudah lama sekali saya ndak menengok laci itu karena jarang duduk di belakang meja kerja pabrik. Ternyata barang-barang itu masih rapi di tempatnya. Ckckck … Read more
39 commentsBill Gates Pecas Ndahe
Chairman Microsoft Bill Gates memberikan kuliah umum kepada lebih dari 2.000 orang tadi pagi di Jakarta Convention Center. Ia bercerita macam-macam, tentang gemuruh kemajuan teknologi, kemilaunya era digital, kejayaan informasi garda depan, dan seterusnya.
Setelah itu, ia mengucapkan selamat tinggal pada peserta kuliah yang terdiri dari presiden, menteri, blogger, mahasiswa, usahawan, wartawan, juga … kemiskinan.
![]()
[foto dipinjam dari pelbagai sumber]
Sampai jumpa lagi, Tuan Gates. Semoga Anda tidur nyenyak dan mimpi indah dalam pelukan pundi-pundi dolar yang kian menggembung …
46 commentsRonaldo Pecas Ndahe
Bintang sepakbola Brasil Ronaldo tertipu waria? Hahaha … Begitulah berita yang saya baca di Channel 4. Kasusnya ini terjadi pekan lalu, tapi agak luput dari perhatian saya.
Ceritanya, pada sebuah malam, setelah bersenang-senang di diskotik, Ronaldo menawar seseorang yang disangkanya pelacur. Setelah harga disepakati, mereka berdua menuju sebuah motel di Rio de Janeiro.
Siapa sangka, begitu sampai di motel, dia baru mengetahui bahwa si wanita itu ternyata jadi-jadian alias waria. Ronaldo berniat membatalkan niatnya, tapi si waria ngotot minta dibayar. Akhirnya mereka bersitegang dan melibatkan polisi.
Ronaldo bersedia tetap membayar si waria meski tak jadi “memakainya”. Tapi salah satu waria kemudian meminta uang US$ 30 ribu sebagai tutup mulut agar rahasia ini tak bocor ke media … dan para blogger, hihihihi … Read more
32 commentsSenonoh Pecas Ndahe
Beginilah risikonya jika tak hati-hati memasang Adsense. Situs yang seharusnya untuk ibu hamil, bayi, dan balita, disusupi iklan tak senonoh.

Lanang Pecas Ndahe
Lanange jagad? Halah. Bukannya congkak, bukannya sombong loh. Tapi, ini bukan truk saya. Sumpah deh …hihihi
![]()
Spanduk Pecas Ndahe
Spanduk ini saya temukan di kawasan belakang Bandar Udara Soekarno-Hatta tadi pagi. Berkibar-kibar tertiup angin, spanduk kuning ini mencolok karena kata-katanya.
![]()
Dalam pikiran saya, spanduk ini mungkin sebuah provokasi. Barangkali juga klaim belaka. Mungkin juga pembuatnya sekadar ingin pamer: kekuasaan, otoritas, keangkuhan, atau kesalehan.
Tapi, saya jadi bertanya-tanya. Dengan logika spanduk itu, apakah mereka yang tak mengutuk goyangan Dewi Persik tergolong masyarakat yang akhlaknya bejat?
Bagaimana dengan masyarakat yang menikmati setiap liukan tubuh molek dan goyangan pantat bahenol Dewi Persik di TV?
45 comments

