Moge Pecas Ndahe

Februari 11, 2014 § 34 Komentar

Siapakah para pesepeda motor gede (moge) itu? Penggemar fanatik? Para pria kaya? Orang-orang yang kehilangan akal sehat?

Saya tak mampu menjawabnya ketika melihat foto yang saya ambil dari akun Instagram Triawan Munaf. Dia Triawan merekam gambar di bawah ini dari harian The Jakarta Globe.

moge, chaos, jakarta

Foto yang menunjukkan serombongan pengendara moge itu kemudian beredar di Twitter dan memicu kontroversi. Banyak yang mengecam tindakan pengendara yang masuk busway itu — tindakan yang melanggar aturan lalu lintas. « Read the rest of this entry »

Jokowi Pecas Ndahe

Februari 7, 2014 § 24 Komentar

Jokowi ke laut saja. Sudah setahun lebih gubernur DKI ini tersita waktu, tenaga, dan pikirannya mengurus daratan. Kalau tak salah, Jokowi terakhir menginjakkan kaki di Kepulauan Seribu pada Desember 2012.

Padahal di laut dan kepulauan di seberang Jakarta juga banyak masalah. Di Kepulauan Seribu, misalnya, setidaknya ada lima masalah utama: persediaan air bersih, permukiman, tempat pemakaman, dermaga, dan harga tiket kapal penyeberangan.

Memang jika dibandingkan, luas wilayah dan jumlah penduduk di Jakarta jauh lebih banyak dibanding Kepulauan Seribu. Tapi tetap saja kepulauan tersebut masuk wilayah administrasi pemerintah provinsi Jakarta sehingga layak diberi perhatian yang sama.

Lagi pula, di laut dan kepulauan dekat Jakarta tak ada kemacetan. Tak ada pesepeda motor yang melawan arus. Tak ada pasar yang penuh preman seperti di Tanah Abang.

Tak ada pula pengemudi kendaraan pribadi yang masuk busway. Maklum, di laut dan Kepulauan Seribu belum ada busway. Yang ada di laut dan Kepulauan Seribu paling sampah kiriman penduduk daratan Jakarta yang terbawa arus. « Read the rest of this entry »

Hurley Pecas Ndahe

Februari 6, 2014 § 19 Komentar

Agak kaget saya membaca status akun Twitter Elizabeth Jane Hurley di bawah ini.

Lama tak terdengar kabarnya, tiba-tiba bintang iklan dan aktris kondang ini masuk dalam pusaran gosip tingkat atas.

Seperti yang kita baca dari akunnya, kicauan Hurley itu menanggapi rumor yang menyebar hari-hari ini: dia diduga pernah menjalin hubungan gelap dengan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton.

Kisah asmara mereka konon terjadi sepanjang 2001-2005, pada masa jabatan Clinton yang kedua sebagai presiden Amerika.

Gosip itu bocor dari mulut aktor Tom Sizemore, mantan pacar Hurley. Ia mengaku pernah mengatur kencan antara mantan kekasihnya dan suami Hillary Clinton itu. « Read the rest of this entry »

Musik Pecas Ndahe

Februari 6, 2014 § 16 Komentar

One thing about music, when it hits you, you feel no pain.” – Bob Marley

bob marley, music

Ya, tak ada rasa sakit. Musik sebaliknya justru sering dianggap memiliki daya menyembuhkan. Dengan mendengarkan lagu-lagu, kita terhibur. Rasa sakit terobati.

Singing sad songs often has a way of healing a situation. It gets the hurt out in the open into the light, out of the darkness,” kata penyanyi country dari Amerika, Reba McEntire.

Maka kita lihat Bob Marley berjoget seraya mendendangkan lagu-lagu reggae. “No woman, no cry … no woman no cry ….” « Read the rest of this entry »

Facebook Pecas Ndahe

Februari 4, 2014 § 21 Komentar

Facebook berubah jadi media? Begitulah kesan yang saya tangkap setelah jejaring sosial itu memperkenalkan aplikasi baru, Facebook Paper, pada Kamis pekan lalu.

facebook paper

Aplikasi yang untuk sementara hanya tersedia untuk iPhone itu disebut sebagai curated visual news reader. Ia bagaikan koleksi surat kabar daring. Dengan aplikasi tersebut, pengguna bisa membaca dan berbagi berita dari media tradisional seperti Time, New York Times, dan USA Today. « Read the rest of this entry »

Super Bowl Pecas Ndahe

Februari 3, 2014 § 6 Komentar

Mengapa blog ini tak punya tulisan baru lagi? Kenapa sudah lebih dari sebulan blog ini seperti kuburan yang ditinggal juru kuncinya? Ke manakah pemiliknya? Apakah pemiliknya masih hidup? Sibuk? Tak punya ide tulisan?

Hahaha … namanya juga blogger. Rasa malas untuk menulis kadang menyergapnya, meskipun ide dan bahan tulisan berlimpah ruah. Boleh dong istirahat sejenak.

Sampean mungkin juga pernah mengalami saat-saat seperti itu. Wajar. Manusiawi. Blogger bukanlah robot yang memproduksi konten secara terus-menerus tanpa rehat. Ia boleh bosan, malas, dan membiarkan blognya tak disentuh untuk beberapa saat.

Nah, ketika semangat menulis itu muncul lagi, proses berikutnya adalah menuangkan gagasan dan bahan yang sudah ada menjadi konten yang, semoga, bermanfaat. Apa itu? « Read the rest of this entry »

Rumah Pecas Ndahe

Desember 16, 2013 § 59 Komentar

Rumah konon adalah miniatur Indonesia yang berubah dan sekaligus beragam. Di dalamnya, orang harus bijaksana tak mendesak-desak dan tak memaksa, tapi menolak didesak dan dipaksa.

Seorang teman pernah bercerita tentang rumah idamannya. “Gue pengen rumah kecil, kamar tidurnya 3-4 biji, kalau bisa modelnya model rumah Belanda gitu, dengan sebagian besar terbuat dari kayu, serta pake kursi rotan. Biar rumahnya kecil, gue pengen halamannya luas, banyak pohon buah-buahannya soalnya gue demen makan buah. Pengennya sih, rumah itu nggak berpagar, tapi susah ya. Nggak aman gitu, loh.”

Kawan saya lainnya menginginkan rumah berlantai dua. “Aku demen banget sama rumah nuansa country, banyak kayu berwarna gelap, minimalis. Rumah itu harus bertingkat dua, kebun belakangnya luas, halaman depannya setengah kali luas kebun belakang, dan tanpa pagar. Trus pake rumput jarum dan ada pohon-pohon cemara yang tinggi sehingga berkesan teduh.” « Read the rest of this entry »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.322 pengikut lainnya.