Jomblo Pecas Ndahe

Juni 5, 2014 § 66 Komentar

Apa enaknya hidup melajang? Apa pula susahnya?

Dua pertanyaan itu menari-nari di kepala setelah tadi malam saya bertemu dua sahabat baik, Ainun dan Motulz di sebuah kedai jus buah di Jakarta Selatan. Pertemuan itu sangat kasual. Maksudnya tanpa direncanakan sebelumnya dan tak punya agenda serius tertentu.

Kami hanya ingin bertemu dan ngobrol. Itu saja. Bukankah kadang kita memang hanya perlu bertemu, berhadap-hadapan, dan saling menatap mata untuk meneguhkan tali silaturahmi?

Maka obrolan pun bisa ke mana-mana. Kami memulai dengan bertanya kabar masing-masing. Sesekali kami bertukar gosip. Kali lain kami pun membahas situasi kekinian, termasuk tentu saja ihwal politik.

Politik? « Read the rest of this entry »

Rawa Pecas Ndahe

Mei 27, 2014 § 48 Komentar

Mau lihat sunrise di rawa nggak?

Apa? Sunrise? Di rawa? Nggak salah tuh?

Iya, bagus deh. Besok pagi yuk, kita ke sana. Tapi mesti berangkat sebelum subuh. Mau?

sunrise, rawa pening

Saat matahari terbit di Rawa Pening

Begitu potongan percakapan antara rombongan kami (Motulz, Handry, Teddy, Ainun) dan Jati pada malam pertama mendarat di Kayu Arum Spa & Resort, Salatiga. Jati adalah pengelola tempat penginapan yang tenang dan nyaman itu. « Read the rest of this entry »

Salatiga Pecas Ndahe

Mei 21, 2014 § 50 Komentar

Apa yang terlintas di benak sampean setiap kali mendengar kata Salatiga? Nama sebuah kota kecil di Jawa Tengah? Satya Wacana? Arief Budiman? Atau jangan-jangan sampean belum pernah mengetahui apa pun tentang Salatiga?

Dibanding Semarang atau Solo yang sama-sama di Jawa Tengah, Salatiga memang kalah pamor. Di peta, dia hanya semacam titik kecil di antara dua kota besar itu. Orang Solo pun umumnya hanya melewati Salatiga ketika menuju Semarang atau sebaliknya.

Kayu Arum

Rombongan sirkus – [duduk] Handry, Junita, Ainun, Kika; [berdiri] Me, Motulz, Ted Kho, Jati

Di peta turisme, dalam maupun luar negeri, Salatiga juga bukan kota tujuan utama. Mungkin hanya anak-anak yang mengambil kuliah di Universitas Kristen Satya Wacana yang khusus datang ke sana secara rutin. « Read the rest of this entry »

Pujiono Pecas Ndahe

Mei 14, 2014 § 21 Komentar

Bagaimana trik menambah jumlah follower di Twitter? Bagaimana taktik memperbarui status secara rutin di Twitter?

Teman saya @pujionojs yang memiliki sekitar 11,9 ribu pengikut di Twitter berbagi kiatnya dalam video di bawah ini.

Wawancara dilakukan oleh @pgridho dan @MR_Alung
Semoga bermanfaat.

>> Selamat hari Rabu, Ki Sanak. Apakah sampean merasakan video di atas berguna?

Sagrada Pecas Ndahe

April 29, 2014 § 37 Komentar

Barcelona adalah ruang pameran Antoni Gaudi. Karya-karya arsitek ternama yang hidup antara 1852 – 1926 ini bertebaran di seluruh penjuru kota dalam bentuk bangunan perkantoran, gedung apartemen, taman, stadion, juga gereja.

Salah satu mahakarya Gaudi adalah gereja Basilica De La Sagrada Familia di Carrer de Mallorca, 401, 08013. Gereja yang pembangunannya dimulai pada 1882 ini sampai sekarang terus direnovasi, dan diperkirakan baru selesai pada 2026 nanti.

Sagrada Familia, ticket, entry

Saya beroleh kesempatan mengunjungi bangunan bersejarah itu pada akhir Februari 2014 lalu, saat menengok acara World Mobile Congress di kota pinggir laut itu. « Read the rest of this entry »

Pelabuhan Pecas Ndahe

Maret 17, 2014 § 63 Komentar

Setiap pelabuhan punya cerita. Ada yang berkaitan dengan sejarah, misteri, juga tentang keberangkatan, dan kepulangan. Tentang pertemuan, juga perpisahan.

Karena itulah, pelabuhan menjadi tempat tujuan bagi banyak orang. Ia juga salah satu tempat wisata favorit para wisatawan. Di Barcelona, Spanyol, salah satu pelabuhan yang menjadi incaran para turis adalah Las Gorondrinas Port.

Ke sanalah saya jalan-jalan pada sebuah sore, Februari yang lalu. Setelah naik kereta bawah tanah dan berhenti di stasiun Plaza de Catalunya, kaki saya menyusuri jalan legendaris La Rambla.

las golondrinas port, map, barcelona

Dari La Rambla yang di kiri dan kanannya berjejeran kios cenderamata dan tempat makan, juga para seniman memamerkan keahlian dan hasil karyanya, saya tinggal berjalan lurus ke arah Columbus Monument di tengah Plaza de Portal de la Pau, lalu menyeberang jalan agar sampai ke Las Gorondrinas Port. « Read the rest of this entry »

Gelisah Pecas Ndahe

Maret 12, 2014 § 45 Komentar

Hujan selalu membuat kita gelisah, Kei. Setiap kali hujan jatuh, kamu pasti buru-buru meneleponku, menanyakan, “Kamu bawa payung? Jas hujan? Mau dijemput nggak, Mas?”

hujan, rain, payung, pasangan

Padahal dari apartemenku aku tinggal lari ke depan untuk sampai ke halte bus Transjakarta yang akan membawaku ke kantor. Aku tak perlu payung atau jas hujan. Biarlah basah sedikit tak mengapa. « Read the rest of this entry »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.588 pengikut lainnya.