Perlip Pecas Ndahe

September 22, 2014 § 35 Komentar

Your words and my thoughts are heavy clouds over my head, but I know the sun is somewhere hidden behind. I want to rest for a moment now to gather my pieces. I want to take time to sort out the gem from the junk. I want things to flow again and I know only one thing to do: to be silent again, for just a moment….

Begitulah bait terakhir yang kuterima malam itu darimu. Selanjutnya hening.

Dan aku teringat pada kutipan yang masyhur itu, “Women use silence to express pain.”

Aku tak tahu kebenaran pernyataan itu. Sebab, tentang perempuan, ada sejuta tebakan sekaligus sejuta kemungkinan untuk salah.

Seseorang pernah mengatakan, “Bahkan 1001 malam pun tak cukup buat mendefinisikan perempuan.”

Ia mungkin hiperbolis … atau barangkali justru tahu diri. Perempuan memang susah ditebak. Meski para pria sering sok tahu, sesungguhnya mereka sangat kerap tertipu. « Read the rest of this entry »

Lovers Pecas Ndahe

September 12, 2014 § 48 Komentar

Antara Jakarta – Los Angeles. Betapa jauh jarak membentang. Tapi teknologi meringkusnya sedemikian dekat. Aku baru menyadarinya ketika larik-larik teks singkat mendadak nongol di depanku sore ini; mengusik konsentrasiku.

Seseorang dari masa lalu mendadak terlempar di depanku, dalam wujud teks yang berpendar di layar komputerku. Berikutnya adalah sebuah obrolan — sesuatu yang entah sekian tahun silam berhenti.

Teks-teks obrolan mengalir kencang, bersicepat dengan kegugupan. Dari sapaan ringan yang kasual sampai kenangan yang tak pernah hilang…sampai akhirnya … « Read the rest of this entry »

Powerphone Pecas Ndahe

September 2, 2014 § 37 Komentar

Internet bagaikan mal raksasa dengan banyak pintu. Semua orang boleh masuk, tapi lewat pintu yang berbeda-beda ukurannya.

Ada orang yang memiliki pintu akses lebar, sehingga bisa mengunduh dan mengunggah dokumen-dokumen ukuran besar. Ada pula yang pintu aksesnya kecil, sehingga harus bersusah-payah hanya untuk sekadar melihat-lihat isi mal raksasa itu.

Besar-kecilnya pintu akses ke Internet ditentukan oleh jenis koneksi tiap orang. Tersedia banyak pilihan, bisa melalui jaringan kabel optik atau wifi. Ada juga akses 3G dan 4G untuk peranti bergerak.

Salah satu alternatif terbaru untuk mengakses Internet diluncurkan baru-baru ini oleh BOLT! Super 4G LTE, penyedia layanan 4G LTE pertama di Indonesia yang menyediakan paket telepon pintar dan kartu akses data, dijuluki powerphone. Pada dasarnya, powerphone ini adalah sebuah telepon genggam yang di dalamnya diisi oleh kartu SIM khusus yang mennyediakan akses Internet 4G.

Telepon pintar yang diberi nama Bolt! Powerphone tersedia dalam dua model, hasil kerja sama dengan dua pabrikan, yaitu ZTE dari Tiongkok dan IVO dari Indonesia. « Read the rest of this entry »

Artikel Pecas Ndahe

Agustus 11, 2014 § 52 Komentar

Apa beda antara artikel di situs web dan tulisan di blog? Begitulah pertanyaan yang kerap muncul ketika saya diajak berbincang dengan teman-teman yang ingin belajar tentang blog.

Pertanyaan itu sangat bagus dan valid — sering ditanyakan para calon pengelola situs perusahaan dan pemerintahan. Mereka sulit membedakan antara situs perusahaan dan blog perusahaan. Mereka juga masih kebingungan membedakan bentuk tulisan di situs dan blog.

Kebetulan saya menemukan tulisan menarik di situs Social Media Today. Tulisan itu menunjukkan dengan gamblang perbedaan antara artikel dan blog. « Read the rest of this entry »

ISIS Pecas Ndahe

Agustus 8, 2014 § 32 Komentar

Apakah ISIS itu? Saya yakin masih banyak yang belum paham apa sesungguhnya ISIS (Islamic State in Iraq and Syria), bagaimana sejarahnya, bagaimana posisinya di tengah peta dunia Islam, dan sebagainya. Padahal kelompok militan ini sedang jadi buah bibir di mana-mana.

Saya juga tak paham benar tentang ISIS. Lalu mencari-cari ihwal ISIS. Dari linimasa di Twitter saya menemukan video di atas. Paparan dalam bentuk videografis itu bisa menjadi pintu untuk mengenal ISIS lebih baik.

>> Selamat hari Jumat, Ki Sanak. Apakah sampean sudah cukup jelas tentang ISIS?

Belanja Pecas Ndahe

Juni 11, 2014 § 83 Komentar

Libur telah tiba. Sampean mau ke mana bersama keluarga? Di rumah? Ke Taman Safari? Ancol? Bromo? Yogyakarta? Belitung? Raja Ampat? Bangkok? Singapura? Melbourne? Paris? Terserah, silakan pilih sesuai keinginan.

Saya mau ke Bali. Setelah didera hawa panas Jakarta dan tekanan pekerjaan, kerinduan bermain di pantai dan keasyikan petualangan di Night Safari begitu menggoda.

Hanya itu? Tentu saja tidak. Bali menyimpan segudang lokasi wisata, atraksi budaya, sawah terasering, air terjun, pantai nan elok, makanan yang lezat, dan semua yang dibutuhkan oleh mereka yang ingin berlibur.

Ini terlihat sempurna. Tujuan wisata sudah ditentukan. Agenda pun telah direncanakan.

Lantas? « Read the rest of this entry »

Jomblo Pecas Ndahe

Juni 5, 2014 § 68 Komentar

Apa enaknya hidup melajang? Apa pula susahnya?

Dua pertanyaan itu menari-nari di kepala setelah tadi malam saya bertemu dua sahabat baik, Ainun dan Motulz di sebuah kedai jus buah di Jakarta Selatan. Pertemuan itu sangat kasual. Maksudnya tanpa direncanakan sebelumnya dan tak punya agenda serius tertentu.

Kami hanya ingin bertemu dan ngobrol. Itu saja. Bukankah kadang kita memang hanya perlu bertemu, berhadap-hadapan, dan saling menatap mata untuk meneguhkan tali silaturahmi?

Maka obrolan pun bisa ke mana-mana. Kami memulai dengan bertanya kabar masing-masing. Sesekali kami bertukar gosip. Kali lain kami pun membahas situasi kekinian, termasuk tentu saja ihwal politik.

Politik? « Read the rest of this entry »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.661 pengikut lainnya.