Perli Pecas Ndahe
Oktober 27th, 2011 § 100 Komentar
Hari itu saya ada di sana bersama lebih dari 500 narablog. Sabtu pagi, 27 Oktober 2007, di bioskop Blitz, Megaplex, Jakarta, Menteri Komunikasi dan Informasi M. Nuh tengah menorehkan sejarah. Dalam pidato menyambut Pesta Blogger yang pertama, Pak Nuh mencanangkan 27 Oktober sebagai Hari Bloger Nasional.
Kontan tepuk tangan bergema bergaung-gaung dan senyum bertebaran di seluruh penjuru ruangan. Saya merinding. Hati saya penuh dan hangat. Saya merasakan semangat yang sama menyesaki para blogger yang hadir waktu itu.
Hari ini saya mengenang momen bersejarah itu masih dengan perasaan yang sama. Masih dengan hati yang sama meletup-letupnya. « Read the rest of this entry »
Berlin Pecas Ndahe
April 20th, 2011 § 53 Komentar
MUSIM semi di Berlin. Pada sebuah siang yang cerah dengan suhu 10 derajat Celsius. Ketika Laut Baltik mengirimkan angin dingin yang memerihkan pipi dan mengeringkan bibir. Bersama 12 blogger dari pelbagai negara, pada 9 April 2011 saya mengunjungi dinding paling legendaris di Eropa: Tembok Berlin.
Dulu dinding ini pernah memisahkan Berlin menjadi dua wilayah: Barat dan Timur. Tapi kini tembok ini tak seangker dulu. Sejauh mata memandang, tembok itu sekarang penuh grafiti yang indah karya pelukis-pelukis lokal.
“Setiap dua tahun sekali, pemerintah mengundang para artis setempat untuk ikut berpartisipasi melukis dinding ini,” kata pemandu wisata yang mengantar kami berkeliling. « Read the rest of this entry »
Restoran Pecas Ndahe
Maret 14th, 2011 § 67 Komentar
Seorang narablog jajan di sebuah restoran. Karena kecewa atas layanan restoran itu, dia lalu menuliskan kritik di blog.
Cerita kemudian bergulir begitu rupa, bahkan sempat terdengar bakal ada gugatan. Tapi batal. « Read the rest of this entry »
Amplop Pecas Ndahe
November 2nd, 2010 § 66 Komentar
Pada mulanya adalah sebuah amplop. Isinya undangan bertemu dengan sejumlah orang, para blogger, di sebuah kafe di Jakarta Selatan. Lalu ada pertemuan. Diskusi. Disusul sejumlah pertemuan dan diskusi lain.
Dari sepucuk amplop undangan pada suatu pagi yang cerah di tahun 2007 itulah lahir gagasan tentang Pesta Blogger. Selanjutnya adalah sejarah yang berulang setiap tahun.
Sabtu, 30 Oktober 2010, Pesta Blogger kembali berlangsung untuk keempat kalinya di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta. Sekitar 1.500 orang hadir di sana, saya salah satunya.
Tapi terlalu banyak peristiwa untuk ditulis. Terlalu sedikit untuk menangkap semua yang berkelebat cepat. Saya memilih melaporkannya lewat gambar hidup. Sebab gambar katanya lebih bermakna dari sejuta kata.
Survei Pecas Ndahe
Mei 21st, 2010 § 82 Komentar
Mayoritas blogger memiliki akun Facebook dan Twitter. Mereka juga tak keberatan membuat posting berbayar di blognya. Begitulah sekilas hasil survei termutakhir mengenai blogger di Indonesia.
Survei dilakukan secara daring pada perhelatan Pesta Blogger 2009, Oktober silam, dan hasilnya baru diumumkan secara resmi oleh Maverick kemarin.
Survei daring itu digelar untuk mengetahui perilaku blogger di Internet. Survei diikuti oleh 1471 responden, terdiri dari 1005 laki-laki dan 443 perempuan. « Read the rest of this entry »


