Time Pecas Ndahe

Desember 18, 2006 § 18 Komentar

Majalah Time menobatkan YOU sebagai tokoh tahun ini. Ya, sampean ini semua Ki Sanak. Sampeanlah yang menurut Time sebagai orang paling berpengaruh tahun ini di seluruh dunia. Sampean yang membuat internet berkembang seperti sekarang. Sampean yang menghidupkan situs-situs interaktif raksasa seperti MySpace, Flickr, dan YouTube. Sampeanlah juara sejati tahun ini. Selamat, Ki Sanak!

Ini kabar yang — terus terang — mengejutkan banyak orang. Sebuah penutup akhir tahun yang fenomenal. Hampir tak ada yang mengira Time akan demikian rendah hati memberikan penghargaan kepada warga global sebagai “person of the year”. « Read the rest of this entry »

Narsis Pecas Ndahe

Desember 9, 2006 § 12 Komentar

Eh, ternyata ada wajah saya di wikimu. Hihihi … Narsis, yack? Tapi, lihat deh, ulasannya.

Kampung Pecas Ndahe

Desember 2, 2006 § 8 Komentar

Ada kampung baru, namanya Kampung Boker. Ternyata ini kumpulan orang-orang gemblung yang suka ngerumpi, misuh-misuh, nggremeng, dan kadang-kadang ngomongin orang. Kalau sampean ndak suka, rasah crigis, ya ndak usah ke sana. Soalnya bau pete. Trembelane.

Asupan Pecas Ndahe

November 28, 2006 § 8 Komentar

Kalau buku ibarat protein bagi jiwa, maka musik adalah vitaminnya…. dan pekerjaan itu lemaknya. Silakan sampean gabungkan ketiganya dalam kehidupan ini, niscaya sampean bakal beroleh hikmah dan manfaatnya.

Begitulah resep “joss gandoss” ala komunitas buruh pabrik sego kucing. Sampean tertarik, Ki Sanak?

Bila ya, silakan mampir di acara Book Event ke-4. Kapan? Catat waktunya, 24 November – 3 Desember, 2006, dari pukul 09.00 -19.00 WIB, di Gedung A, Departemen Pendidikan Nasional, Jalan Jenderal Sudirman [samping Ratu Plaza], Jakarta.

Masih ada waktu, kan? Eh, ada diskon gede-gedean lo katanya — sampai 50 persen. Kapan lagi sampean menambah protein jiwa kalau tidak sekarang? « Read the rest of this entry »

Pindahan Pecas Ndahe

November 27, 2006 § 35 Komentar

Ya, Ki Sanak. Saya pindah dari rumah lama ke rumah baru ini. Dari tempat indekos lama, ke rumah sendiri di sini. Maaf Ki Sanak, pindahannya ndak pakai banyak cingcong, macam-macam penjelasan, dan petatah-petitih lainnya. Juga ndak pakai selamatan jenang bubur tujuh rupa. Pokoke pindah begitu saja. Wis!

Hanya alamat yang berbedalah sebagai pertanda kepindahan ini. Selebihnya kurang lebih sama. Tentu saja tak lupa saya mau kasih matur nuwun sebesar-besarnya kepada Pujiono yang telah membantu saya angkat-angkut barang dan menyediakan ubo rampe untuk pindah ke sini.

Untuk sementara itu saja, Ki Sanak. Semoga sampean betah di sini.

Salam Pecas Ndahe

Where Am I?

You are currently browsing the Woro-woro category at Ndoro Kakung.