Archive for December, 2006
Natal Pecas Ndahe
Dari saya dan keluarga untuk sampean semua yang merayakannya:
Malam kudus, sunyi senyap
bintang-Mu gemerlap …
Pamit Pecas Ndahe
Ki Sanak, hari ini saya pamit mau tamasya dulu, ngelencer. Saya mengajak bedes-bedes cilik dan simboknya itu jalan-jalan melihat-lihat kota lain, motret gunung dan sawah, memancing ikan, dolanan banyu, ngoyak kirik, lan sapanunggalane. Adakah yang tertarik ikut? Read more
16 commentsHermaprodit Pecas Ndahe
Apa enaknya jadi makhluk hermaprodit (berkelamin ganda)? Tanyakanlah pada mas komodo. Reptil melata raksasa ini ternyata bisa beranak-pinak meski tanpa pejantan. Lah terus di mana yang namanya kenikmatan “berhubungan” itu? Apa malah ndak rugi ya komodo itu bisa punya keturunan, tapi tanpa melakukan “itu”? Read more
17 commentsKalatida Pecas Ndahe
Ketika kian rumit dan majemuk dunia, manusia kian perlu akan sebuah peta. Mungkin peta ajaib seperti milik Dora yang bisa menunjukkan arah mana saja. Orang butuh arah meskipun arah itu kemudian membawa begitu banyak kekecewaan.
Bli Pedande, kawan saya di Bali, mengirimkan kalimat itu ke kotak surat elektronik saya tempo hari. Pada mulanya saya bingung, Bli Pedande ini mau ngomong apa? Kenapa dia tiba-tiba bercerita tentang manusia dan peta? Setelah saya baca lanjutan kalimatnya, saya baru paham maksudnya. Read more
14 comments






