Pos Pecas Ndahe

November 21, 2006 § 2 Komentar

kartu pos

Mungkin saya saja yang terlalu ndesit. Mungkin juga ini gara-gara zaman yang terlalu maju. Tapi yang jelas saya tetap takjub ketika tiba-tiba menemukan kartu pos seperti ini. Kok ya masih ada yang beginian ya di zaman serba digital ini?

Saya nyaris tak pernah ke kantor pos dalam lima tahun terakhir ini, apalagi berurusan dengan yang namanya benda-benda pos. Semua yang berkaitan dengan kertas pelan-pelan menghilang dan digantikan oleh yang serba digital [paperless]. Semua urusan surat-menyurat telah digantikan oleh surel (surat elektronik] atau sandek [pesan pendek]. Lah ini kok tiba-tiba saya menemukan produk dari kertas bin manual seperti ini.

Saya juga tertarik tema kartu pos remaja itu. Apa ya kartu pos remaja ini khusus untuk anak muda yang mau saling berkirim kartu? Apa ya masih ada anak generasi iPod yang masih pakai kartu pos seperti ini? Logikanya, kalau ada kartu pos remaja tentunya ada kartu pos untuk anak-anak, orangtua, ibu-ibu, bapak-bapak, kakek-nenek bukan?

Biasanya sih, orang zaman sekarang berkirim kartu pos bila sedang berlibur di sebuah tempat wisata nun jauh di mana. Lalu, karena mau pamer pada sanak saudara, mereka kirim kartu pos bergambar tempat yang dikunjunginya. Nah, kartu pos remaja ini cuma bergambar nyiur melambai tanpa penjelasan atau keterangan tempat. Jadi ya ndak jelas apa sebetulnya tujuan memasang foto kelapa itu. Sekadar pemanis atau apa, saya ndak tahu.

Ngomong-omong, kapan sampean terakhir mengirim kartu pos ke sanak kerabat, teman, pacar, istri, suami .. atau minimal kartu pos berisi jawaban TTS dari sebuah koran?

§ 2 Responses to Pos Pecas Ndahe

Tinggalkan komentar

What’s this?

You are currently reading Pos Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta