Spion Pecas Ndahe
Maret 5, 2007 § 22 Komentar
Setiap naik mobil, saya selalu melirik spion di atas untuk melihat situasi di belakang. Setiap kali itu pula saya melihat sopir-sopir di belakang. Saya sering penasaran, siapa orang-orang di belakang kemudi itu? Mereka lagi ngapain ya di balik kaca hitam atau reflektor yang tak tembus pandang itu?
Pernah terpikir, jangan-jangan ada Dian Sastro di mobil belakang itu dan sedang ngejar-ngejar saya. Halah. Eh, siapa tahu, kan …
Jangan-jangan saya sedang dibuntuti intel dari Kodim mana gitu. Atau, jangan-jangan pengemudi di mobil belakang itu sedang melakukan “tiupan-kerja” dengan penumpang di sebelahnya? Siapa yang tahu, kan?
Kaca hitam satu arah gampang membuat orang menduga-duga. Pikiran yang liar bisa membayangkan apa saja. Pikiran yang pendek paling cuma misuh, “Siapa sih, yang main klakson di belakang?”
Rasa penasaran itulah yang membuat saya selalu melirik ke spion. Kadang kala, jika beruntung, saya melihat perempuan cantik menyopir sendirian, seperti pengemudi Toyota Vios perak di bawah ini. Maksud hati berkenalan, apa daya mobilnya lebih kencang dari mobil saya.
Tak jarang saya melihat sopir galak berambut cepat yang hobinya mencet klakson begitu kendaraan di depannya lambat sedikit. Ndak sabaran banget gitu. Seperti mas sopir di bawah ini. Mungkin dia sedang terburu-buru mau jemput ndoro tuannya di kantor.
Kali lain, saya melihat sopir-sopir yang sedang melamun ketika berhenti di lampu merah. Entah apa yang dilihatnya di luar jendela. Entah apa yang dipikirkannya saat itu. Mungkin tentang lalu lintas yang selalu macet.
Mungkin juga dia tengah memikirkan anak-istrinya di rumah, harga beras yang mulai turun …. atau barangkali dia justru sedang melamunkan majikannya yang seksi di jok belakang. Siapa yang bisa menebak?
Ki Sanak, seringkah sampean memperhatikan pengemudi di belakang lewat spion? Apa yang sampean lihat?
Beri peringkat:
Bagikan ini:
- Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
- Klik untuk berbagi pada Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
- Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
- Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik




Sepanjang jalan yang saya liat di spion atas cuman warna putih doank….
*lagi bawa mbl box*
…”sedang melakukan “tiupan-kerja” dengan penumpang di sebelahnya? ..
Lah niku pasti pengalaman peribadi Ndoro Kakung… 😀
ini pasti kerjaan orang yang sering terjebak macet. iya, khan?
ndoro pelit ah,
ndi ta cewe cakep? aku ora iso liat..
cilik ‘men gambarne…
😛
Lho, spion e sek iso digawe nginceng mburi
biasannya yg aku liat gi pasang tampang serius…resah…gelisah…gak tahu perut mules ato takut terlambat.
paparazi tenan ki ndoro 😀
wah ra duwe mobil…cuman yen wengi2 ngiter2 karo motor neng ngguri alfa bintaro, lan akeh mobil kacane gelap peteng2an yo itu berarti lagi melakuakn tiupan-kerja..hihi
Katana, pasti!!
mbok ya ndoro ga usah iseng too…
jadi takut saya..takut kalo kalo di depan mobil saya, ada mobil ndoro dan saya jadi ketahuan lagi melakukan ‘tiupan-kerja’..
wakakakakakak….
“tiupan-kerja” wakakakakakak… apik tenan terjemahane, nek uwong sing ora ngerti terus dikon praktek kan malah mlembung lo ndoro.
Berhubung aku jarang duduk dibelakang kemudi, aku lebih suka lihat2 ke kaca samping, lebih asoi 🙂
saya ga pernah liat spion… 😛
saya naik angkot….jadi ngapain liat spion … 🙂
Saya melihat suara sungai ndoro 🙂
mending liat langsung
trus teriak
“yak belakang kosong, banting kanaaan!”
dasar usil! mau tau aja urusan orang 😛
iso digawe kanggo nginceng sing liyane ra, mas? nek pancen iso… wah gelem aku karo spion kuwi. pesen siji yoh… eh.. 5 wae ding 🙂
Wah… lagi nyetir sendirian kung? mbah putri kok ndak diajak? atau jangan-jangan…. jangan-jangan…. …
…
..
….
..
oooohhhh… itu tokh fungsinya spion tengah (yang dipake foto2)… ta’ pikir fungsinya buat bedakan. Berhubung gak pernah bedakan ya jadinya nda pernah aku pake hihihih
kalo kurang jelas, pengilon yang di kamar ditempelkan situ aja, kung….
duh ndoro iseng banget motrat motret spion.. kasiyan orang yang kepotret tho yaa ntar terkenal
Wahahahha… ternyata ndoro juga paparazzi. hehehehe… bakat itu dadi spionase, xixixiixx….
ndoro abis beli kamera, pulang sambil ajar moto (karang simbah…)