Minang Pecas Ndahe
Maret 6, 2007 § 10 Komentar
Gempa melanda Ranah Minang, Sumatera Barat, pagi tadi, sekitar pukul 10.45 WIB. Gempa berkekuatan 5,8 pada skala Richter ini mengakibatkan sedikitnya 59 orang tewas, dan terus bertambah … Mari kita tunduk kepala dan berdoa.

waduhhh… lemah nusantoro kok jadi kayak gini yo? mbok ndoro tanya ke paklik sampeyan..
ndoro, sudah update jadi 70 itu ndoro,
semoga ga ada lagi yg kayak ginian deh…
turut berduka….
sore tadi sudah sampai 79…
apa memang indonesia berada di ring of fire??
turut berduka….
kog semakin rapuh aja bumi tercinta
Negara kita ini emg lg susyah.. kita sebagai bangsa mari berintrospeksi.. Jangan sekali-kali ditarik kesimpulan kalo ini merupakan azab/takdir Yang Maha Kuasa. Anggap saja ini sebagai pelajaran agar kita bersatu padu, saling membantu – singsingkan lengan baju. Buang jauh ketamakan, pagi ini saja pesawat GARUDA INDONESIA terbakar di jogja. Lagi arisan bencana memang negeri besar ini. So, MARI KITA ARISAN DOA DAN KEBAIKAN JUGA walaupun terdengar klise, mau apa lagi? Mari perbaiki mental, mulai dari kita sendiri2. Jangan main klakson mentang2 kita buru2, di ATM mari antri dgn rapi jgn maen serobot, dijalan kaga usa salip2an, geser pantat dan kaki kita ketika di angkutan umum agar org ga tersandung. sekian ndoro.
Prihatin sekali dengan kondisi ini, ditambah barusan Pesawat garuda untuk kesekian kalinya menambah pedih Indonesia 😦
Duh, Gusti..
Kenapa ndoro bilang mana lagi, jadinya pagi ini garuda yang kena ciloko.
turut berduka untuk semua korban di semua bencana:(
http://siluethorisontal.blogspot.com/2007/03/bersandar-pada-doa.html
Mirra turuik babelasungkawa karano gampo yanglah malando ranah minang tacinto. doa mira samoga kajadianko bisa mambuek awak labiah tabah dan manjauahn sado yang dilarang dek pancipta kito. Saba yo sanak yang ado di kampuang halaman ( salam dari mira )