Keajaiban Pecas Ndahe

Agustus 2, 2007 § 18 Komentar

Carpe diem. Seize the day.

Seseorang pernah berkata begini, “Menulislah hari ini. Lalu diamlah sejenak dan saksikan keajaiban yang terjadi.”

Ah, saya ingat. Orang itu Henriette Anne Klauser, penulis buku Writing on Both Sides of the Brain.

Semula saya nyaris tak percaya pada kata-kata itu. Soalnya, bagaimana saya bisa percaya kalau mau mulai menulis saja sudah males duluan? Boro-boro dapat keajaiban. Halah, itu namanya hil-hil yang mustahal.

Sampean mungkin juga pernah mengalami saat-saat seperti itu ketika dulu hendak memulai membuat blog dan mengisinya.

“Blog? Menulis? Binatang apa itu?” Barangkali begitu pikiran sampean dulu.

Tapi, coba lihat sekarang. Sudah berapa banyak blog sampean? Berapa kali dalam seminggu sampean mengisinya? Sudah berapa posting yang sampean bikin? Ternyata ndak susah kan mengelola blog itu? « Read the rest of this entry »

Mulut Pecas Ndahe

Agustus 1, 2007 § 18 Komentar

Mulutmu harimau kamu. Mengerkah kepalamu. Begitulah ajaran lama yang seharusnya kita pegang. Supaya kita ndak waton ngomong, asal njeplak.

“Makanya Mas, jaga mulut sampean, jangan asal ngomong,” kata teman saya. “Soalnya mulut sampean itu tajam seperti silet. Bisa melukai hati.”

Lah tapi kan saya ngomong apa adanya. Berdasarkan bukti. Ndak asal njeplak.

“Halah, bukti apa, Mas … Mbok ya sampean ini jangan kayak politikus itu, yang katanya punya bukti ini, bukti itu. Padahal sampean cuma ndobos doang. Nggedabrus, ora nggenah.”

Loh, bukti ya bukti. Kok situ pakai nanya bukti itu apa. Memangnya sampean ndak tahu apa yang dimaksud dengan bukti? « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently viewing the archives for Agustus, 2007 at Ndoro Kakung.